Connect with us

Umum

Waspada Legalisasi Zina Dalam Peraturan Menteri

Published

on

Opini, 4 November 2021

Oleh: Hj. Muzayyanah Yuliasih, M.M., M.Pd.(Ketua Bidang Pendidikan & Pelatihan PP Muslimat Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia)

Pemerintah melalui Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menandatangani Permendikbud Ristek no 30 tahun 2021 terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual (PPKS) di lingkungan perguruan tinggi, 31 Agustus 2021 lalu.

Permendikbud ini spontan mendapat respon, kritik keras dari berbagai pihak disertai kecaman agar dicabut dan dibatalkan. Ada apa gerangan? Berdasarkan kajian kritis terhadap Permendikbud Ristek no 30 Tahun 2021 yang penulis himpun dari berbagai pihak, mengangkat beberapa catatan penting, antara lain:

1. Permendikbud Ristek no 30 tahun 2021 rupanya merupakan modifikasi yang sebenarnya adalah duplikasi dari draft lama Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) yang berkali-kali diajukan Komnas Perempuan namun ditolak masyarakat luas dan DPR selama periode 2014-2019. Penolakan RUU P-KS karena rancangannya dianggap bertentangan dengan landasan moralitas bangsa Indonesia yang bersumber dari Pancasila, terutama Sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Sila Kemanusiaan yang Adil dan beradab.

2.   Karena diadopsi dari RUU PKS yang ditolak, Permendikbud Ristek no 30 tahun 2021 ini masih mengandung paradigma “sexual-consent”, yang menganggap standar benar dan salah dari sebuah aktivitas seksual bukan nilai agama, tapi berdasarkan persetujan dari para pihak, selama tidak ada pemaksaan, telah berusia dewasa, maka aktivitas seksual menjadi halal, meskipun dilakukan di luar pernikahan yang sah. Hal ini menjadi fatal, bertolak belakang dengan landasan moralitas bangsa Indonesia yang berketuhanan yang Maha Esa. Jika dibiarkan tanpa koreksi maka peraturan ini akan menjadi pintu gerbang budaya liberal dan sekuler: pergaulan bebas, perzinahan, dan penyimpangan seks dengan segala bentuknya (LGBT: Lesbian-Gay-Biseksual-Transgender).

Dalam Alquran surat Al-Isra ayat 32 Allah berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا

Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.

Ibnu Abbas radliyallah ‘anhuma berkata: “Mereka pada masa jahiliyah memandang zina yang dilakukan dengan sembunyi-sembunyi tidaklah mengapa. Namun, mereka memandang buruk zina yang dilakukan dengan terang-terangan. Lalu Allah mengharamkan zina yang dilakukan dengan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan.”

Dari Abdullah bin Umar radliyallahu‘anhuma, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sampai orang-orang bersetubuh di jalan-jalan seperti layaknya keledai.” Aku (Ibnu ‘Umar) berkata, “Apa betul ini terjadi?”. Beliau lantas menjawab, “Iya, ini sungguh akan terjadi.”

Allah SWT melarang para hamba-Nya mendekati perbuatan zina. Maksudnya adalah mendekati zina, melakukan perbuatan yang membawa pada perzinaan. Secara tegas Islam mengharamkan perbuatan zina, baik dilakukan secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Jika perbuatan itu dibiarkan merajalela di tengah-tengah masyarakat, dalam insitusi yang menjadi basis pendidikan, hal itu sama artinya dengan mencetak generasi yang akhlaknya serendah binatang (keledai).

3. Definisi ‘Kekerasan Seksual’ dalam Permendikbud no 30 tahun 2021 mengacu pada perspektif feminisme radikal yang dikembangkan oleh budaya Barat yang sesungguhnya justru melanggengkan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Mahasiswa akan dianggap melakukan kekerasan seksual jika mengomentari pakaian yang dikenakan mahasiswi yang menimbulkan hasrat seksual. Perlu diketahui, konten yang diusung kaum feminis ini berakar dari pemikiran Marxisme yang cenderung antipati terhadap nilai-nilai agama.

4. Penjelasan pada Pasat 1 ayat 1 yang berbunyi: “Kekerasan Seksual sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. menyampaikan ujaran yang mendiskriminasi atau melecehkan tampilan fisik, kondisi tubuh, dan/atau identitas gender Korban…”.

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Kalsel

Banjarmasin1 hari ago

Penyerahan DIPA dan Alokasi TKDD Tahun 2022 Provinsi Kalimantan Selatan

BANJARMASIN, balainnews.com – Sebagai tanda dimulainya pelaksanaan APBN tahun 2022, telah dilaksanakan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan dan...

Banjarmasin2 hari ago

Wakil Ketua KPK: Bangun UKPBJ Yang Berintegritas

BANJARMASIN, balainnews.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar mengatakan aksi pencegahan korupsi baik yang didorong oleh...

Banjarmasin2 hari ago

Kanwil DJP Kalselteng Akan Peringati Hari Anti Korupsi SeDunia, Diperingati Dengan Penyampaian Materi Dan Kampanye Simpatik

BANJARMASIN, balainnews.com – Hari Anti Korupsi Se-Dunia tanggal 10 Desember 2021, diperingati tanggal 9 dan 10 Desember 2021 oleh Ditjen...

Banjarmasin2 hari ago

Korem 101/Ant Fasilitas BMPD Kalsel Salurkan Bantuan Korban Banjir HST

BANJARMASIN, balainnews.com – Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah menerima bantuan sembako untuk warga terdampak Banjir di Kabupaten HST dari...

Banjarbaru2 hari ago

Jelang Hari Armada RI, TNI AL-Lanal Banjarmasin Kenang Jasa Para Pahlawan Dan Ziarah Di TMP Bumi Kencana

BANJARBARU, balainnews.com – Bertempat di TMP (Taman Makam Pahlawan) Bumi Kencana Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan, TNI AL dalam hal...

Kalsel2 hari ago

Ombudsman Kalsel Dorong Pembangunan Desa Berintegritas DI Kabupaten Banjar

MARTAPURA, balainnews.com – Bertempat di Mahligai Sultan Adam Martapura, Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pertemuan dan koordinasi kelembagaan...

Banjarbaru3 hari ago

Sosialisasi Koordinasi Dan kerjasama Dalam Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan Dan Anak

BANJARBARU, balainnews.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (1/12/2021) menyelenggarakan Sosialisasi Koordinasi dan kerjasama Dalam...

Daerah3 hari ago

Peduli Warga Terdampak Banjir Di HST, UPZ Bank Kalsel Serahkan Bantuan Rp 100 Juta

BARABAI, balainnews.com – Di awal tahun 2021, musibah banjir melanda masyarakat Kalimantan Selatan dan menggenangi beberapa kabupaten dan kota. Penghujung...

Daerah3 hari ago

Prihatin dengan Bencana Banjir HST, Wakapolda Kalsel Turun Cek ke Lokasi

BARABAI, balainnews.com – Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si. bersama Jajaran langsung melakukan peninjuan dan pengecekan...

Banjarmasin3 hari ago

Gaung Bahaya HIV/AIDS Tenggelam Ditengah Corona

BANJARMASIN, balainnews.com – Seorang aktivis HIV/AIDS Kalsel, Gatot Noor Saputra membagi-bagikan bunga kepada pengguna jalan dalam rangka memperingati Hari AIDS...

Advertisement

Populer