Perkembangan Ekonomi dan Kebijakan Bank Indonesia Terkini – Balain News
Connect with us

Banjarmasin

Perkembangan Ekonomi dan Kebijakan Bank Indonesia Terkini

Published

on

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Imam Subarkah. Didampingi (kiri) Ekonom Ahli, Kelompok Perumusan Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Wilayah dan Provinsi, Muslimin Anwar, (kanan) Kepala Divisi Implementasi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Manajemen Intern (SP PUR & MI), Robi Ariadi, (kanan) Kepala Tim Implementasi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SP PUR), Roy Ramantho Sarwono. (Foto: Ady)

BalainNews.com, BANJARMASIN – Perkembangan Ekonomi Nasional Pemulihan ekonomi global diprakirakan terus berlanjut meski lebih rendah dari proyeksi sebelumnya seiring ketegangan geopolitik Rusia – Ukraina yang terus berlanjut dan berdampak pada perlemahan transaksi perdagangan, kenaikan harga komoditas, dan ketidakpastian pasar keuangan global, di tengah penyebaran Covid-19 yang mulai melandai.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, memaparkan, perbaikan ekonomi domestik diprakirakan terus berlangsung didukung oleh peningkatan konsumsi, investasi nonbangunan, dan kinerja ekspor, sejalan dengan mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi yang membaik. Sejumlah indikator dini, seperti penjualan eceran, ekspektasi konsumen, dan PMI manufaktur mengindikasikan pemulihan ekonomi domestik terus berlangsung. Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh kinerja positif berbagai lapangan usaha, seperti industri pengolahan, perdagangan, transportasi dan pergudangan, serta informasi dan komunikasi.

“Untuk keseluruhan tahun 2022, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi nasional akan mencapai 4,5 – 5,3%. Pertumbuhan ekonomi akan dipengaruhi oleh kinerja ekspor yang terdampak perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan perdagangan dunia yang lebih rendah akibat ketegangan geopolitik Rusia – Ukraina yang masih berlanjut,” beberapa Imam Subarkah.

Respon Kebijakan Bank Indonesia

Dengan pertimbangan atas hal-hal tersebut, Rapat Dewan Gubernur pada Bulan April 2022 memutuskan bahwa Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut melalui berbagai langkah, antara lain:

Memperkuat kebijakan nilai tukar Rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar;
melanjutkan implementasi kebijakan makroprudensial yang akomodatif;
melanjutkan kebijakan transparansi suku bunga dasar kredit (SBDK);
memastikan kecukupan kebutuhan uang dan kesiapan BI-FAST;
melonggarkan kebijakan penyimpanan uang elektronik; dan memperkuat kebijakan internasional, termasuk promosi perdagangan dan menyukseskan Presidensi G20 tahun 2022.

Bank Indonesia juga terus memperkuat kebijakan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal (CEMUMUAH) serta inklusif dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi. Di sisi non tunai, Bank Indonesia terus mendorong inovasi sistem pembayaran termasuk dalam rangka mendukung elektronifikasi keuangan pemerintah dan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta mendorong akselerasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) yang inklusif dan efisien melalui kebijakan sistem pembayaran nontunai antara lain melalui layanan BI-FAST melalui mobile banking  serta meningkatkan komunikasi kepada masyarakat dan lembaga terkait. Sinergi dengan Pemerintah juga terus dilakukan untuk mendorong percepatan digitalisasi pembayaran melalui elektronifikasi bansos, transaksi Pemda, dan transportasi.

Di sisi tunai, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada triwulan I 2022 meningkat 13,58% (yoy). Bank Indonesia memperkuat layanan kas kepada masyarakat melalui implementasi digitalisasi layanan kas keliling (PINTAR), menjaga ketersediaan uang tunai, termasuk tambahan penyediaan uang sebesar Rp27,4 triliun sehingga menjadi Rp202,7 triliun selama periode bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1443H serta memperkuat kerja sama kelembagaan dalam pengedaran uang ke seluruh wilayah NKRI.

Perkembangan Ekonomi dan Inflasi Kalimantan Selatan

Perekonomian Kalimantan Selatan pada triwulan I 2022 tetap tumbuh positif yaitu sebesar 3,49% (yoy), melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,55% (yoy). Perlambatan antara lain disebabkan oleh kinerja lapangan usaha (LU) pertambangan yang terkontraksi sebagai dampak dari pemberlakuan larangan ekspor batubara pada awal tahun 2022. Selain itu, keterbatasan bahan baku TBS akibat faktor trek turut mempengaruhi perlambatan kinerja sektor pertanian dan industri pengolahan, terutama CPO.

Pandemi Covid-19 yang semakin terkendali dan pelonggaran PPKM telah mendorong peningkatan aktifitas perekonomian dan peningkatan permintaan masyarakat. Kondisi ini serta trend/pola musiman selama Puasa dan Hari Raya Idul Fitri, mendorong kenaikan inflasi Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan April 2022 menjadi sebesar 1,15% mtm, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang inflasi 0,93% mtm. Secara year to date, inflasi sampai dengan April 2022 tercatat 2,69%.

Inflasi terutama didorong oleh inflasi angkutan udara sejalan dengan peningkatan permintaan pada periode cuti bersama dan mudik lebaran di tengah kenaikan harga avtur. Selain itu, inflasi juga bersumber dari kenaikan PPN, harga minyak goreng sebagai dampak dari pencabutan HET minyak goreng kemasan dan kenaikan harga BBRT dan BBM nonsubsidi sejalan dengan peningkatan harga migas dunia.

Sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi, maka tekanan permintaan terhadap barang dan jasa diprakirakan juga meningkat sehingga berpotensi mendorong kenaikan inflasi. Namun kapasitas produksi yang terpasang saat ini masih dapat memenuhi peningkatan permintaan dimaksud sehingga inflasi akan tetap terkendali. Selanjutnya, kami juga menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat untuk berbelanja bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penumpukan stok barang karena pasokan barang terjaga.

Bank Indonesia tetap konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna menjaga inflasi agar berada dalam kisaran sasaran 3,0±1% pada 2022.

Transformasi Ekonomi Melalui Hilirisasi SDA

Untuk mendukung pengembangan perekonomian Kalimantan Selatan, transformasi ekonomi menjadi penting dilakukan dengan tujuan meningkatkan daya saing daerah yang memiliki SDA terhadap dinamika global.

Saat ini, struktur ekspor Kalsel yang didominasi oleh SDA seringkali dipengaruhi oleh fenomena Commodity Boom, yaitu peningkatan kinerja ekspor didorong harga komoditas yang tinggi. Di sisi lain, kondisi tersebut juga menyebabkan kerentanan ekonomi terhadap gejolak/volatilitas harga.

Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan penguatan struktur ekonomi Kalsel yang dapat dilakukan melalui transformasi manufaktur. Pertumbuhan nilai ekspor komoditas low, medium, dan high tech manufactures lebih stabil dibandingkan komoditas primer.

Dalam hal ini, dukungan program hilirisasi perlu terus didorong untuk mendukung penguatan manufaktur, antara lain pengembangan gasifikasi batubara, produk oleochemical, mendorong pengembangan industri ban dan aspal karet, serta produk olahan udang.

Pengembangan Pariwisata Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Dalam rangka menjaga momentum pemulihan pertumbuhan ekonomi dan mendorong penguatan struktur ekonomi Kalimantan Selatan, identifikasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru sangat diperlukan. Hasil Growth Diagnostic BI Kalsel, salah satu sektor yang berpotensi dikembangkan adalah Pariwisata berbasis alam dan budaya.

Pemerintah mendorong pemulihan aktivitas pariwisata di masa Pandemi melalui implementasi sertifikat CHSE untuk meningkatkan level of confidence wisatawan dalam berwisata. Hingga akhir 2021, terdapat sebanyak 103 usaha tersertifikasi CHSE di Kalsel. Sertifikasi CHSE pada usaha pariwisata menjadi salah satu pendorong pemilihan aktivitas oleh wisatawan.

Untuk mewujudkan sektor pariwisata sebagai sumber baru pertumbuhan ekonomi Kalsel, koordinasi dan kerjasama antar stakeholder di daerah diperlukan untuk menyiapkan aspek infrastruktur maupun fasilitas pendukung pariwisata. Ke depan, pengembangan pariwisata Kalsel juga perlu diarahkan pada Quality Tourism melalui pengembangan 3A (Atraksi, Aksesbilitas, Amenitas) 2P (Pelaku Usaha dan Promosi).

Perkembangan UMKM, QRIS dan CBP Rupiah

Dalam rangka pengembangan UMKM, Bank Indonesia memfokuskan pada pengembangan klaster pangan dan digitalisasi UMKM. Pengembangan klaster pangan bertujuan untuk mendukung stabilitas nilai Rupiah dalam kerangka pengendalian inflasi baik inflasi nasional maupun inflasi daerah. Sedangkan pengembangan UMKM memiliki sasaran akhir untuk mendorong UMKM yang berdaya saing untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

KPwBI Kalsel melakukan berbagai upaya untuk mendorong UMKM Naik Kelas melalui berbagai program. Dimulai dari peningkatan kapasitas melalui Bantek, pelatihan keuangan, penguatan produk dengan pelatihan packaging dan sertifikasi, dan pendampingan pemasaran digital melalui Karya Kreatif Borneo Tahun 2022 dalam mendukung KKI dan GBBI Tahun 2022.

Beberapa agenda KPwBI Kalsel dalam pengembangan UMKM di 2022 antara lain Karya Kreatif Banua (Mei 2022), Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Kalsel (Juli 2022) dan Pamor Borneo (Agustus 2022).

Pada tahun 2022 terdapat target penambahan jumlah pengguna baru QRIS secara nasional sebanyak 15 juta. Per posisi Maret 2022, jumlah pengguna QRIS di Kalimantan Selatan sebesar 136.936 atau terdapat 66.181 pengguna baru jika dibandingkan posisi Desember 2021. Hal tersebut juga sejalan dengan jumlah merchant yang terus meningkat, di wilayah Kalsel jumlah merchant QRIS pada Triwulan I 2022 tercatat sebanyak 183.284 dengan dominasi merchant kategori usaha mikro dan kecil.

Sepanjang tahun 2022, KPwBI Kalsel terus melaksanakan kampanye program Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Kampanye tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kualitas uang yang beredar di masyarakat, menjaga masyarakat agar terhindar dari kasus uang palsu, menerapkan uang Rupiah menjadi satu-satunya alat pembayaran di NKRI serta menumbuhkan kecintaan kebanggaan dan pemahaman akan Rupiah. Untuk mencapai tujuan dimaksud, KPwBI Kalsel telah melaksanakan berbagai kegiatan edukasi CBP yang dilakukan di berbagai instansi dan masyarakat baik secara online maupun offline. [riv/rls]

Sebarkan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalsel

Banjarbaru1 hari ago

Hadiri Bakti Sosial Anniversary Galuh Autosport Borneo, Acil Odah Kagumi Raiders Perempuan Banua

BalainNews.com, BANJARBARU – Istri Gubernur Kalimantan Selatan, Hj Raudhatul Jannah atau yang akrab dengan sapaan Acil Odah itu membuka acara...

Banjarmasin2 hari ago

Penuh Bahagia, Ijab Kabul Doni Saputra Dan Fitria Azzahra Di Saksikan Gubernur Kalimantan Selatan

BalainNews.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin turut menghadiri sekaligus menjadi saksi dari nikah pasangan Doni...

Banjarmasin3 hari ago

UPZ Bank Kalsel Beri Bantuan Biaya Pengobatan Operasi Mata Katarak kepada Satu Warga Lansia Banjarmasin

BalainNews.com, BANJARMASIN – Kesehatan adalah sesuatu yang sangat berharga setelah keimanan karena Kesehatan merupakan salah satu unsur penunjang utama dalam...

Banjarmasin3 hari ago

Rakernis Bidang PPA Dan P2KB, Gubernur Kalsel : Lindungi Perempuan Dan Anak Untuk Wujudkan Keluarga Sejahtera

BalainNews.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor mengharapkan peningkatan komitmen perlindungan perempuan dan anak serta terbentuknya keluarga yang...

Banjarmasin3 hari ago

Dorong Upaya Penurunan Stunting Di Banua, Paman Birin : Wujudkan Target Di Angka 14% Pada Tahun 2024

BalainNews.com, BANJARMASIN – Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program...

Kalsel3 hari ago

Rakerda Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an, Paman Birin : Pengurus Harus Bekerja Cepat, Profesional Dan Mandiri

BalainNews.com, TAPIN – Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin menekankan peran krusial LPTQ, tidak hanya sebagai wadah pengembangan...

Kalsel7 hari ago

Haul Akbar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Ke-218, Paman Birin : Bersyukurnya Banua Memiliki Datu Kalampayan

BalainNews.com, MARTAPURA – Sejak pagi, hujan mengguyur sebagian Kabupaten Banjar, termasuk lokasi acara peringatan haul ke 218 Datu Kalampayan di...

Kalsel7 hari ago

Dari Kediaman Pribadi, Paman Birin Bersama Ulama Dan Habaib Menuju Haul Datu Kalampayan

BalainNews.com, MARTAPURA – Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin, membuka pintu kediaman pribadinya di Jalan Kertak Baru, Kampung...

Kalsel7 hari ago

Haul Datu Kalampayan Ke-218, Paman Birin Dan Acil Odah Hadir Membaur Bersama Jamaah

BalainNews.com, MARTAPURA – Banyak masyarakat dari berbagai pelosok Kalimantan Selatan menghadiri peringatan haul ke-218 Datu Kalampayan atau Syekh Muhammad Arsyad...

Kalsel7 hari ago

Sambut Jamaah Haul Akbar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Paman Birin Dan Acil Odah Sediakan Warung Dan BBM Gratis

BalainNews.com, MARTAPURA – Pelaksanaan Haul Akbar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan ke-218 yang dilaksanakan hari ini, Senin (15/04)...

Populer