Ekonomi
Komut Bank Kalsel Pimpin Partisipan Media Gathering Bank Kalsel 2023 Naik VW Safari Kunjungi UMKM Di Magelang
BalainNews.com, MAGELANG – Kunjungan ke UMKM batik tulis dan produksi makanan ringan menjadi tujuan hari ke-3 media gathering Bank Kalsel tahun 2023 selama di Yogyakarta. Sebelumnya pada hari kedua seluruh partisipan mengikuti sarasehan yang dilaksanakan Bank Kalsel yang menghadirkan OJK Regional IX Kalimantan dan divisi TSI, DDB.
Berangkat dari hotel di Malioboro pukul 08.00 wib, seluruh partisipan media gathering Bank Kalsel begitu antusias mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan panitia. Dengan waktu tempuh perjalanan satu jam tiga puluh menit, rombongan tiba dilapangan randu alas desa Tuksongo, Borobudur. Sabtu (29/7/23).
Seluruh partisipan media gathering Bank Kalsel melakukan do’a dan sesi foto bersama sebelum menaiki VW Safari menuju lokasi UMKM batik tulis dan produksi makanan ringan. Persiapan kunjungan ke pelaku UMKM.
Komisaris Utama Bank Kalsel, Hatmansyah saat memimpin kegiatan sebelum menuju lokasi UMKM memberikan pesan,”kita semua harus bahagia,”ujarnya penuh semangat bersama partisipan media gathering Bank Kalsel.
Dilokasi batik tulis Tingal Art , dusun 7 Wanurejo Kecamatan Borobudur seluruh peserta diberikan pelatihan bagaimana proses pembuatan sapu tangan batik tulis yang sudah disiapkan. Hampir seluruh peserta media gathering mengerjakan dengan seksama, dimulai dengan menulis nama, mengambil bahan tinta yang sudah dipanaskan diatas wajan, cara memegang dan menulis diatas sapu tangan yang sudah diberikan pihak UMKM.
Salah satu partisipan, Adi Wiryawan mengatakann,”karena baru pertama menulis batik, jadi hasilnya belum sempurna dan banyak tompelnya,’ujarnya.
Seusai mengikuti pelatihan batik tulis dan melihat hasil produksi yang di buat secara profesional dan siap dipasarkan seluruh partisipan media gathering Bank Kalsel berpindah kelokasi pembuatan makanan ringan rengginang ketan dan jajanan khas Borobudur lainnya.
Beberapa meter sebelum masuk kerumah produksi rengginang khas Borobudur didusun Tingal Wetan, aroma sedap gorengan rengginang sudah terasa menyengat dihidung. Seluruh partisipan media gathering disambut oleh beberapa pekerja pengolahan rengginang. Sambil memperagakan pengolahan rengginang, salah satu pekerja mengatakan,”awal mula usaha ini berdiri pada tahun 1996 atau 27 tahun lalu dengan nama rengginang Bu Yatin, rengginang ini dipasarkan sampai Jogja hingga Jakarta,”ujarnya penuh semangat.
Tiga macam rasa rengginang yang diproduksi dengan nama Bu Yatin yaitu manis, asin dan gurih. Peserta media gathering Bank Kalsel pun membeli berbagai macam rasa dan berbagai jenis ukuran rengginang ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga di Banua. (adv/rivani).