Banjarmasin

Bukan Gangster, Sakit Hati Jadi Motif Penganiayaan di Banjarmasin Selatan

Published

on

HS (26) pelaku, kiri. Celurit dan sarung, kanan. (Foto : SiumPolsekBansel/kolase).

BalainNews.com, BANJARMASIN – Sebuah insiden penganiayaan brutal terjadi di Jalan Kelayan A, Banjarmasin Selatan, pada Senin (3/3) dini hari. Seorang pria bernama Mulkani (29) mengalami luka bacok di punggung belakang sebelah kiri setelah diserang dengan senjata tajam jenis celurit.

Kejadian ini bermula ketika korban hendak menyeberang jalan sekitar pukul 01.36 WITA. Tanpa peringatan, pelaku HS (26) langsung menyerangnya dengan celurit. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian melalui laporan polisi nomor LP/B/14/III/2025/SPKT/Sektor Bjm Selatan/Resta Bjm/Polda Kalsel.

Tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan, Opsnal Sat Reskrim Polresta Banjarmasin, dan Unit Resmob Subdit II Ditkrimum Polda Kalsel bergerak cepat. Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku berhasil diringkus di rumahnya di Jalan 9 Oktober, Banjarmasin Selatan, pada pukul 22.45 WITA.

Kapolsek Banjarmasin Selatan mengungkapkan bahwa motif pelaku adalah sakit hati. “Pelaku merasa sering ditantang oleh korban dan teman-temannya. Selain itu, dia juga merasa istrinya digoda saat melintas di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa pelaku tidak terafiliasi dengan kelompok gangster. “Motifnya murni pribadi, bukan karena geng atau kelompok kriminal,” tambah Kapolsek.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

  • Sebilah celurit beserta sarung kulit coklat dengan panjang sekitar 60 cm.
  • Jaket hoodie warna hitam yang dipakai pelaku saat kejadian.
  • Celana pendek levis yang dikenakan pelaku.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Banjarmasin Selatan untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih memburu seorang rekan pelaku berinisial MF, yang diduga menyimpan senjata tajam tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap tindakan kriminal demi menjaga keamanan lingkungan. [rls/riv]

Populer

Exit mobile version