Daerah
Penyaringan Calon Direktur Politala 2025–2029 Rampung, Tiga Nama Melaju ke Tahap Berikutnya
BalainNews.com, TANAH LAUT – Proses pemilihan Direktur Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) periode 2025–2029 resmi memasuki babak baru. Dari enam bakal calon yang mengikuti tahapan penyaringan, tiga nama telah ditetapkan sebagai calon definitif untuk melaju ke tahap selanjutnya. Penetapan ini dilakukan melalui rapat senat tertutup yang berlangsung secara tertib dan sesuai dengan pedoman yang telah disepakati bersama.
Ketiga calon direktur terpilih adalah:
1. Dr. Jaka Darma Jaya, S.Si., M.P.
2. Dr. Ir. Meldayanoor, S.Hut., M.S.
3. Dr. Fatimah, S.Si., M.P.
Penetapan ini tertuang dalam Berita Acara Rapat Senat Nomor 012/SENAT-POLITALA/2025 tentang hasil penyaringan dan penetapan calon direktur Politeknik Negeri Tanah Laut periode 2025–2029. Selanjutnya, berkas ketiga calon ini akan dikirim ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk menjalani tahap lanjutan, yaitu uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) serta penelusuran rekam jejak sebelum proses pemilihan final pada akhir Juni mendatang.
Penyampaian Visi-Misi: Transparan dan Substansial
Sebelumnya, pada Kamis, 22 Mei 2025, seluruh bakal calon direktur telah menyampaikan visi, misi, dan program kerja mereka di hadapan sidang senat terbuka yang digelar di aula Gedung Kuliah Terpadu lantai 3 Kampus Politala. Acara yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.30 WITA ini dihadiri oleh anggota senat, jajaran manajemen, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta pengurus organisasi kemahasiswaan.
Dalam forum tersebut, setiap bakal calon diberi ruang untuk memaparkan gagasan mereka dalam membangun Politala ke depan. Presentasi berlangsung sistematis dan ditanggapi dengan pertanyaan tajam dari berbagai elemen sivitas akademika, mencerminkan dinamika akademik yang sehat dan demokratis.
Selain menjadi ajang silaturahmi, forum ini juga berfungsi sebagai sarana bagi senat untuk mengenal lebih dalam para kandidat—bukan hanya dari sisi personal, tetapi juga dari perspektif keilmuan, kepemimpinan, dan orientasi strategis mereka terhadap kemajuan institusi.
Komitmen terhadap Transparansi dan Integritas
Ketua Panitia Pemilihan, Budiantoro, menegaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan direktur Politala dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. “Kami berkomitmen agar proses ini tidak hanya sesuai regulasi, tapi juga menjamin lahirnya pemimpin terbaik bagi Politala ke depan,” ujarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam mekanisme penyaringan yang terbuka, diskusi yang bernas, dan pengambilan keputusan yang dilandasi pertimbangan objektif. Dengan landasan tersebut, Politala berharap dapat melahirkan sosok pemimpin yang mampu membawa institusi ini semakin maju dan adaptif menghadapi tantangan pendidikan vokasi di era transformasi digital dan industri berbasis pengetahuan.
Tahapan berikutnya akan menjadi penentu akhir dalam memilih nahkoda baru Politala untuk empat tahun ke depan. Segenap sivitas akademika dan masyarakat luas menanti hasil terbaik dari proses panjang yang telah dijalankan dengan seksama. [riv]