Banjarmasin

Kewaspadaan Karhutla di Kalimantan Selatan Meningkat

Published

on

Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla). (Foto/Ilustrasi)

BalainNews.com, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan memasuki musim kemarau yang rawan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah provinsi bersama instansi terkait meningkatkan kewaspadaan sejak dini untuk mencegah meluasnya kebakaran yang dapat mengganggu kesehatan, transportasi, dan ekosistem.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan telah mengaktifkan posko siaga dan mengintensifkan patroli udara serta darat di wilayah rawan. Selain itu, koordinasi dengan TNI, Polri, dan Manggala Agni diperkuat untuk melakukan pemadaman cepat bila titik api terdeteksi, Senin (16/6/2025).

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin mengimbau seluruh masyarakat, khususnya petani dan perusahaan perkebunan, agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Sosialisasi terus digencarkan, termasuk melalui media sosial dan radio lokal, untuk mengedukasi warga tentang bahaya karhutla.

“Sementara itu, teknologi modifikasi cuaca dan pemantauan hotspot melalui satelit juga dimanfaatkan untuk deteksi dini. Pemerintah berharap kolaborasi antar sektor dan partisipasi masyarakat dapat meminimalkan risiko bencana karhutla tahun ini,” ungkapnya.

Dengan langkah-langkah preventif yang intensif, Kalimantan Selatan berupaya menjaga kualitas udara, keselamatan warga, dan kelestarian lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. [adv/rivani]

Populer

Exit mobile version