Nasional

Blok AG De Fatmawati Depok Juara Tahun Lalu, Kini Hadir dengan Replika Tank dan Pesan Kedaulatan Pangan

Published

on

Suasana Memperingati Kemerdekaan RI ke-80 warga Blok AG De Fatmawati. (Foto : Kolase/AFF)

BalainNews.com, DEPOK – Semangat kemerdekaan kembali membara di Perumahan De Fatmawati, Limo, Kota Depok. Warga Blok AG tampil berbeda dalam perayaan HUT RI ke-80 tahun 2025 dengan mengusung tema:

Kedaulatan Wilayah dan Ketahanan Pangan.

Bagi warga Blok AG, tanah dan air bukan sekadar sumber kehidupan, tetapi juga amanah kemerdekaan yang harus dijaga. “Sejengkal tanah yang diperjuangkan para pahlawan mesti dijaga, dan air yang terkandung di dalamnya adalah anugerah bagi kehidupan,” ungkap Ketua Koorblok Blok AG, Wawan Gunawan, bersama Azwar Hamid dan Bendahara Abadi, Rachmat Hidayat.

Replika Tank dan Hiasan Merah Putih

Jika tahun 2024 lalu Blok AG sukses menorehkan prestasi dengan menjuarai lomba Hias Blok dan Lomba Tumpeng, maka tahun ini mereka menghadirkan nuansa yang lebih kuat. Warga Blok AG membangun replika tank, lengkap dengan hiasan lampu, umbul-umbul merah putih, dan tentunya Sang Saka Merah Putih.

Gagasan kreatif ini lahir dari diskusi panjang sejumlah tokoh Blok AG, antara lain arsitek legendaris Birendra Budi, Joel, dan Dika, yang kemudian dimatangkan bersama tokoh agama setempat KH. Nurzaman dan Ustadz Muhammad Azhari Nasution.

“Tema ini kami pilih agar memiliki maslahat bagi semua warga, sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme di seluruh blok perumahan De Fatmawati,” tutur mereka.

Kebersamaan, Gotong Royong, dan Toleransi

Ketua Paguyuban Forum Komunikasi De Fatmawati, Ilham Mubin, menegaskan bahwa semangat bertetangga harus diwujudkan dengan saling peduli dan memperlakukan tetangga layaknya saudara. “Gotong royong dan kekompakan adalah kunci emas,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Panitia 17 Agustusan 2025, Habibie, menekankan bahwa momen perayaan tahun ini bukan hanya tentang lomba dan hiasan semata. “Yang utama adalah kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong antarwarga,” tegasnya.

Pesan Kemerdekaan

Melalui tema ini, warga Blok AG ingin menyampaikan pesan penting: kemerdekaan sejati bukan hanya tercatat di atas kertas, tetapi juga tercermin dari kedaulatan pangan dan ketahanan wilayah. “Untuk apa merdeka jika untuk makan kita masih terjajah,” ujar salah satu tokoh Blok AG.

Suasana pedesaan yang guyub, penuh toleransi, serta rukun dalam keberagaman menjadi ruh utama yang dihidupkan dalam perayaan kali ini. Dengan semangat merdeka, warga Blok AG berharap mampu menjadi teladan bagi blok lain di Perumahan De Fatmawati. [aff]

Populer

Exit mobile version