Kalsel

Stand Winkubi dan Petani Milenial HSS Jadi Perhatian Bupati pada Expo Harjad ke-75

Published

on

Stand WINKUBI (Wirausaha Inkubator Bisnis) bersama Koperasi Ketupat Millenial, DOPAT (Dodol Ketupat Kandangan), dan Komunitas Petani Milenial HSS. (Foto/Indra)

BalainNews.com, KANDANGAN – Stand WINKUBI (Wirausaha Inkubator Bisnis) bersama Koperasi Ketupat Millenial, DOPAT (Dodol Ketupat Kandangan), dan Komunitas Petani Milenial HSS menjadi salah satu pusat perhatian dalam Expo Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ke-75. Dalam kesempatan ini, empat kelompok tersebut berkumpul dalam satu stand, satu gerakan, dan satu tujuan utama: menguatkan ekonomi kreatif dan pertanian berbasis generasi milenial di HSS.

Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos, bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah, menyempatkan diri mengunjungi stand yang penuh dengan produk lokal, inovasi pertanian, kuliner khas, dan berbagai program pembinaan wirausaha muda.

Tim jurnalis BalainNews.com mewawancarai Rahmiyati, S.P, Pendamping Wirausaha Inkubator Bisnis Hulu Sungai Selatan.

1. WINKUBI: Penggerak Wirausaha Muda dan Inovasi

Rahmiyati menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Selatan ke-75, sekaligus menyampaikan pesan pentingnya kolaborasi.

“Momen ini bukan hanya perayaan perjalanan panjang pembangunan daerah, tetapi juga wujud komitmen kita bersama dalam mendukung kemajuan masyarakat, khususnya di sektor kewirausahaan dan ekonomi kreatif,” ucapnya.

Ia berharap Pemerintah Daerah semakin solid bersama komunitas pendamping dalam membangun ekosistem bisnis yang inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing, sehingga semakin banyak UMKM dan startup lokal yang naik kelas.

2. Koperasi Ketupat Millenial: Ekonomi Komunitas Berbasis Anak Muda

Koperasi Ketupat Milenial menampilkan berbagai produk lokal, hasil pertanian, serta olahan kreatif yang digarap oleh generasi muda. Keberadaan koperasi ini menjadi wadah penting bagi anak muda untuk belajar kewirausahaan, berorganisasi, dan mengelola usaha bersama.

3. DOPAT Kandangan

Dodol ketupat kandangan (DOPAT) Dopat merupakan Lembaga Inkubator Bisnis yang dibentuk oleh Dinas Tenaga Kerja, Koperasi UKM dan Perindustrian Kab. HSS, yang salah satu fungsinya adalah menjadi keberlanjutan Program YESS di HSS. Begitupula dengan Winkubi yang merupakan Lembaga inkubator di bawah Bappelitbangda.

4. Komunitas Petani Milenial HSS: Pertanian untuk Generasi Penerus

Perwakilan Petani Milenial HSS, Mahfus Sidiq, menyampaikan pesan penting agar generasi muda tidak meninggalkan sektor pertanian.

“Semoga para anak muda mau mencintai dunia pertanian. Jadilah petani milenial agar pertanian kita tidak hanya dihuni para orang tua saja. Anak muda adalah masa depan ketahanan pangan,” ujarnya.

Empat Kelompok, Satu Stand, Satu Tujuan: Menguatkan Ekonomi Milenial HSS

Bergabungnya WINKUBI, Koperasi Ketupat Milenial, DOPAT Kandangan, dan Komunitas Petani Milenial dalam satu stand bukan tanpa alasan. Kolaborasi ini bertujuan:

– Menggabungkan kekuatan UMKM, pertanian, dan inovasi kreatif
– Menjadi ruang belajar bersama bagi generasi muda
– Membentuk ekosistem usaha milenial yang lebih kuat dan terarah
– Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kreativitas dan pertanian modern

Sinergi empat kelompok ini menunjukkan bahwa HSS memiliki potensi besar di tangan generasi milenial, yang siap menghadirkan ide, inovasi, dan produk berkualitas untuk masa depan daerah. [Indra/SB]

Populer

Exit mobile version