Kalsel
Laung Kuning Banjar Bangkitkan Marwah dan Budaya Banjar di Tanah Banua
BalainNews.com, KANDANGAN – Organisasi Masyarakat Banjar Laung Kuning Banjar (LKB) yang berdiri sejak tahun 2022 terus menunjukkan eksistensi dan peran strategisnya dalam mengangkat marwah masyarakat Banjar. Hingga saat ini, Laung Kuning Banjar tercatat memiliki sekitar 12.000 hingga 20.000 anggota yang tersebar di seluruh Pulau Kalimantan, luar pulau, bahkan hingga mancanegara, sebagaimana tercantum dalam data Wikipedia.
Laung Kuning Banjar dipimpin oleh Abdus Samad, yang dikenal dengan gelar Amad Baday, selaku Ketua Umum. Kehadiran organisasi ini menjadi titik balik kebangkitan masyarakat Banjar yang sebelumnya dinilai kurang mendapatkan perhatian di tanah Banua sendiri, Kamis (18/12/2025).
Sejak hadirnya Laung Kuning Banjar, perubahan signifikan pun terasa. Marwah Banjar semakin terangkat, budaya Banjar kembali hidup dan mendapatkan tempat terhormat, serta adat Banjar dijunjung tinggi dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan. Ketegasan organisasi ini dalam menjaga kehormatan Banjar membuat siapa pun yang mencoba menginjak marwah Banjar kini berpikir seribu kali.
Dengan mengusung semboyan “Rakat Badingsanak”, Laung Kuning Banjar menanamkan nilai persaudaraan, kekompakan, dan kebersamaan sebagai fondasi utama organisasi, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keadilan dan perlindungan masyarakat, Laung Kuning Banjar baru-baru ini mendirikan YLBHPK/LKI (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Perlindungan Konsumen / Laung Kuning Indonesia). Lembaga ini diharapkan menjadi wadah pendampingan hukum serta perlindungan konsumen bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga Banjar.
Melalui berbagai program dan langkah nyata, Laung Kuning Banjar berkomitmen untuk terus menjaga martabat, budaya, adat, serta hak-hak masyarakat Banjar, sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial dan kehidupan berbangsa. [Indra/BN]