Daerah
Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul ke-21 Guru Cangkring Tapin
BalainNews.com, TAPIN – Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, menghadiri peringatan Haul ke-21 KH. Ali Noordin Gazali bin KH. Gazali atau yang dikenal sebagai Guru Cangkring.
Kegiatan tersebut digelar di Masjid Darussalam Cangkring Kabupaten Tapin pada Sabtu (25/4/2026).
Peringatan haul yang berlangsung khidmat, diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Manaqib, Dzikir, serta Surat Yasin, yang kemudian dilanjutkan dengan doa haul yang dipimpin oleh KH. H. Syahrani.
KH. Ali Noordin Gazali lahir pada 12 November 1936 Masehi, bertepatan dengan 14 Ramadan 1355 Hijriah, di Kampung Lumbu Raya, Kecamatan Tapin Utara dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga ulama yang kuat.
Ayah beliau, KH. Ghozali bin Abdurrahman, merupakan tokoh agama yang berperan dalam pendidikan Islam, sementara ibunya adalah Hajjah Zahrah binti Haji Saleh.
Dari garis keturunan sang ayah, KH. Ali Noordin Gazali memiliki nasab yang tersambung hingga kepada ulama besar Banjar, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, yang semakin memperkuat fondasi keilmuan dan spiritualitasnya sejak usia dini.
Semasa hidupnya, Guru Cangkring dikenal sebagai sosok alim dan istiqamah dalam berdakwah dan merupakan pendiri Majelis Ta’lim Ratib Al-Haddad serta pendiri Pondok Pesantren Ummu Salmah di Rantau, yang hingga kini terus menjadi pusat pendidikan dan pembinaan keagamaan bagi masyarakat Tapin.
Perjalanan hidup dan pengabdiannya berakhir pada usia 69 tahun, tepatnya pada malam Selasa pukul 00.00 WITA, 4 Zulkaidah 1426 Hijriah atau bertepatan dengan 5 Desember 2005.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. M. Syarifuddin menyampaikan bahwa peringatan haul menjadi sarana penting untuk mengambil pelajaran dari keteladanan ulama.
“Hari ini kita menghadiri haul Tuan Guru Haji Ali Nurdin yang ke-21. Alhamdulillah, kita banyak belajar dari beliau, terutama keteladanan dalam hal keagamaan,” ujar Sekdaprov Syarifuddin ditemui usai kegiatan.
Lebih lanjut, Sekdaprov Syarifuddin Menyampaikan pesan Gubernur Kalsel, H. Muhidin, agar nilai-nilai yang diajarkan Guru Cangkring dapat terus diamalkan di tengah masyarakat.
“Keteladanan dalam kehidupan beragama dan sosial yang telah dicontohkan almarhum hendaknya menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Melalui momentum seperti ini, Sekdaprov menilai peringatan haul tidak hanya sebagai agenda keagamaan, tetapi juga sebagai ruang memperkuat ukhuwah islamiah dan mempererat silaturahmi antarwarga.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya memperdalam nilai keagamaan, tetapi juga memperkuat ukhuwah islamiah dan silaturahmi di tengah masyarakat. Ini yang terus kita jaga dan dorong,” tuturnya.
Selain itu, Sekdaprov M. Syarifuddin berharap nilai-nilai keteladanan yang telah diwariskan KH. Ali Noordin Gazali dapat terus dihidupkan dan diamalkan oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan masyarakat Tapin khususnya, dan Kalsel pada umumnya, bisa meneladani apa yang telah beliau ajarkan, baik dalam kehidupan beragama maupun dalam kehidupan sosial,” pungkasnya.
Sebelumnya, dalam tausiahnya Al-Habib Ahmad Jamal bin Thoha Ba’agil dari Kota Malang, Jawa Timur menegaskan bahwa inti dari haul adalah manaqib, yakni kisah hidup dan keteladanan Shahibul Haul.
Menurutnya, berbeda dengan tahlilan yang berfokus pada zikir dan doa, haul seorang alim menekankan pada pengenalan perjalanan hidup ulama.
“Ketika kisah orang saleh dibacakan, rahmat Allah turun. ‘Inda dzikris shalihin tanzilur rahmah. Maka majelis ini dipenuhi rahmat,” ujarnya.
Habib Ahmad menjelaskan, turunnya rahmat terjadi karena hati jamaah menjadi lembut saat mendengar kisah para wali.
Mengutip Al-Habib Idrus bin Umar Al-Habsyi, kondisi hati yang merasa kecil dan rendah di hadapan Allah itulah yang menghadirkan kedekatan dengan-Nya.
“Di situlah lahir sikap tawadhu. Kita belajar dari kehidupan para auliya, bukan hanya mengenang, tapi meneladani,” tuturnya.
Turut hadir para ulama, para guru agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya yang mengikuti rangkaian kegiatan haul tersebut dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. (adv/adpim)