Banjar

Suara “Krekk… Krekk…” Pecah Kekhusyukan Salat Subuh, Lantai Musholla Bergeser Saat Jemaah Baca Yasin

Published

on

Musholla Darun Nasihin, Blok C, Kompleks Sejahtera Mandiri Asri, Gambut. (Foto : Ist)

BalainNews.com, KABUPATEN BANJAR – Ketegangan mendadak menyelimuti suasana salat Subuh berjamaah di Musholla Darun Nasihin, Blok C, Kompleks Sejahtera Mandiri Asri, Gambut, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 05.45 WITA.

Saat itu, puluhan jemaah tengah khusyuk mengikuti rangkaian ibadah Subuh. Setelah salat selesai, jemaah melanjutkan dengan zikir dan pembacaan Surah Yasin.

Namun, ketika bacaan baru memasuki ayat kelima, terdengar suara aneh dari bagian belakang imam.
“Krakk… krakk…”

Seketika sejumlah jemaah saling berpandangan. Suasana yang semula tenang berubah menjadi penuh kewaspadaan.

Imam Abdussalam yang memimpin pembacaan Surah Yasin tetap berusaha tenang. tidak bergeser dari posisi duduknya. Belum sempat suasana kembali normal, suara serupa kembali terdengar.
“Krekk… krekk… krekk…”
Kali ini suara terdengar semakin cepat dan jelas.

Jemaah yang berada di belakang imam spontan berdiri. Sebagian membawa meja kecil dan kitab Yasin untuk menjauh dari titik yang dicurigai sebagai sumber suara.

Seorang jemaah kemudian keluar dari musholla untuk memeriksa kondisi di sekitar bangunan. Sementara jemaah lainnya tetap berada di dalam dan memilih menyelesaikan pembacaan Surah Yasin.

Setelah Surah Yasin selesai, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan pembacaan Surah Tabarak. Imam kemudian memimpin doa dan jemaah saling bersalaman.

Namun, ketegangan belum sepenuhnya berakhir.
Suara “krakk… krakk…” kembali terdengar.
Jemaah akhirnya tidak berani melewati bagian lantai tepat di belakang posisi imam.

Dari pemeriksaan sementara, suara tersebut diduga berasal dari pergeseran bagian struktur penyangga di bawah lantai yang menyebabkan keramik ikut bergeser dan menimbulkan suara retakan.

“Saat kita sholat subuh di komplek sejahtera mandiri asri Blok C, terjadi insiden adan suara Krak ..Krak… rupanya pergeseran lantai kramik, akibat tongkat di bawah turun,” kata Muhdi, salah seorang Jemaah, Rabu sore (12/8/2026).

Dikatakan, meski sempat membuat jemaah panik, seluruh rangkaian ibadah dapat diselesaikan dengan tertib. Tidak ada jemaah yang dilaporkan mengalami cedera.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah selamat dan dapat kembali ke rumah masing-masing.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi warga agar kondisi bangunan musholla, khususnya struktur penyangga dan lantai, segera diperiksa untuk memastikan keamanan jemaah yang beribadah,” Muhdi menambahkan.

Akibat peristiwa itu,
keramik kelihatan menggelembung ke atas.

“Kalau patah belum, karena kita pas duduk berdua di belakang imam, disitulah keramik kelihatan menggelembung ke atas naik, tapi tidak lepas,” Muhdi menjelaskan.

Bagi Para Jemaah yang hadir pagi itu, suara retakan yang muncul di tengah lantunan Surah Yasin menjadi pengalaman yang tidak mudah dilupakan.

Sebuah momen ketika kekhusyukan ibadah tiba-tiba berhadapan dengan kondisi bangunan yang harus diwaspadai. [riv]

Populer

Exit mobile version