Banjarmasin

HUT ke-81 TNI, Anjangsana Koramil 1007-02/BS: Dari Air Bersih Hingga Silaturahmi Kepada Warga

Published

on

Anjangsana dipimpin Mayor Cba Kasaiful Imam, Danramil 1007-02/BS, didampingi Bati Tuud Koramil 1007-02/BS, empat Personel Anggota, dua orang Persit Koramil 1007-02/BS, serta Sertu Purwanto dari Staf Teritorial Kodim 1007/Banjarmasin. (Foto : Ist)

BalainNews.com, BANJARMASIN – Kedekatan TNI dengan rakyat tidak selalu hadir di tengah upacara dan barisan Pasukan. Kadang, ia hadir dari pintu rumah warga; mendengar, berbincang dan memastikan komunikasi tetap terjaga.

Momentum itu terlihat saat jajaran Koramil 1007-02/Banjarmasin Selatan melaksanakan anjangsana dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.30 WITA dan dilaksanakan secara serentak di kediaman sejumlah tokoh masyarakat.

Salah satu lokasi anjangsana berada di kediaman Muhammad Rivani Abdi, Jalan KS Tubun Gang Tentram 2 No. 3 RT 09/RW 01, Kelurahan Kelayan Barat, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Anjangsana dipimpin Mayor Cba Kasaiful Imam, Danramil 1007-02/BS, didampingi Bati Tuud Koramil 1007-02/BS bersama empat personel anggota, dua orang Persit Koramil 1007-02/BS, serta Sertu Purwanto dari Staf Teritorial Kodim 1007/Banjarmasin.

Bukan sekadar agenda seremonial, pertemuan tersebut menjadi ruang bertemunya aparat kewilayahan dengan tokoh masyarakat. Dari rumah ke rumah, komunikasi dibangun dalam suasana hangat kekeluargaan membuka ruang untuk menyampaikan kondisi dan persoalan yang dihadapi warga.

Ketika Air Bersih Menjadi Persoalan Warga

Bagi Muhammad Rivani Abdi, kedekatan tersebut memiliki catatan tersendiri. Ia menyinggung kondisi masyarakat yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi persoalan kebutuhan air bersih.

Menurut Rivani, dalam situasi tersebut Babinsa Koramil 1007-02/BS, Serma Lilik, turut mengawal distribusi air bersih kepada warga.

“Terima kasih kepada TNI yang selalu membersamai warga dalam kondisi apa pun. Dalam kondisi masyarakat menghadapi persoalan air bersih, Babinsa Serma Lilik juga lebih dahulu mengawal distribusi air bersih kepada warga,” ujar Rivani.

Ia menilai kehadiran aparat di tengah persoalan warga menjadi bagian penting dari komunikasi kewilayahan. Sebab, persoalan di lingkungan masyarakat tidak selalu menunggu forum resmi untuk disampaikan.

Silaturahmi, menurutnya, justru menjadi salah satu ruang untuk menjaga hubungan antara aparat TNI dan masyarakat tetap terbuka.

Danramil: Jangan Sungkan Sampaikan Persoalan

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 1007-02/BS Mayor Cba Kasaiful Imam menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada TNI selama turut mengawal berbagai program pemerintah di wilayah.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga komunikasi dan kerukunan di lingkungan masing-masing.

“Jangan sungkan untuk menghubungi dan menyampaikan hal-hal terkait kerukunan warga di lingkungan RT khususnya, dan Kecamatan Banjarmasin Selatan pada umumnya,” pesannya.

Pesan tersebut menempatkan komunikasi sebagai bagian penting dalam menjaga kondisi sosial di wilayah. Bagi aparat kewilayahan, informasi dari masyarakat menjadi salah satu bahan untuk mengetahui dinamika yang berkembang di lingkungan binaan.

Sementara bagi warga, ruang komunikasi memberi kesempatan untuk menyampaikan persoalan secara langsung tanpa harus menunggu persoalan berkembang menjadi lebih besar.

TNI dan Rakyat, Bukan Sekadar Slogan

HUT ke-81 TNI akhirnya tidak hanya menjadi penanda perjalanan panjang institusi Pertahanan Negara. Di tingkat kewilayahan, peringatan itu juga menemukan bentuknya melalui kegiatan sederhana: mendatangi warga, bersilaturahmi dan membuka ruang komunikasi.

Sebelum meninggalkan rumah tokoh masyarakat, Danramil 1007-02/BS Mayor Cba Kasaiful Imam menyerahkan bingkisan sebagai rasa syukur HUT TNI ke-81.

Anjangsana pun selesai. Namun pesan yang ditinggalkan jauh lebih panjang daripada sekadar agenda seremonial.

Ketika aparat hadir di tengah warga saat dibutuhkan, sementara masyarakat tetap membuka ruang komunikasi dan kepercayaan, hubungan TNI dan rakyat tidak berhenti sebagai slogan.

Ia tumbuh dari perjumpaan, kepedulian dan komunikasi yang terus dijaga.

Dari rumah warga, silaturahmi dirawat. Dari persoalan warga, komunikasi diperkuat. [red/bln]

Populer

Exit mobile version