Jakarta
Saat Kehendak Allah Bekerja Lembut Menyentuh Jiwa: Langsung dan Tidak Langsung
BalainNews.com, JAKARTA – Abang Guru, “Tidak ada satu pun gerak kita yang luput dari kehendak Allah. Besar maupun yang kecil, yang tampak maupun yang tersembunyi semua tidak ada yang kebetulan. Tidak ada sehelai daun yang jatuh tanpa kehendak Allah”
Ada saat di mana Allah bekerja tanpa perantara apa pun. Langsung dari kehendak-Nya yang tak terbatas. Seperti ketika Allah memberikan kita hidup, ketika hidayah menyentuh hati yang beku dan ketika doa kita dijawab dengan cara yang tak pernah kita sangka. Itulah ketika Allah bekerja “Kun fayakun” jadilah, maka terjadilah. Tiada jarak, tiada perantara, tiada penundaan. Kehendak-Nya menembus ruang dan waktu. Kita hanya bisa tertegun, takjub dalam diam. Di momen seperti itu, kita menyadari betapa kecil diri ini. Segala daya hilang, segala rencana tunduk di hadapan kehendak yang mutlak. Dari hal itu kita belajar untuk berserah, bahwa semua yang ada hanya bergerak karena izin-Nya.
“Kadang Allah bekerja begitu dekat, tanpa perantara, agar kita sadar, hanya Dia yang memiliki kuasa penuh atas segalanya.”
Di kebanyakan hari, Allah bekerja melalui tangan-tangan kecil di dunia ini. Melalui langkah orang lain, melalui sebab-sebab yang tampak biasa. Rezeki datang melalui kerja. Kesembuhan melalui obat. Ilmu melalui guru. Kasih sayang melalui pelukan seseorang yang tulus mencintai. Seolah semuanya berasal dari makhluk, padahal di balik setiap sebab ada kuasa yang menggerakkannya. Kita hanya melihat rantai sebab, tetapi di ujungnya ada Allah yang menenun segalanya dengan penuh kasih. Kadang kita lupa, bahwa bahkan saat tangan manusia yang menolong, sesungguhnya Allah-lah yang mengulurkan tangan itu. Bahkan ketika hati seseorang terbuka untuk mencintai atau memaafkan, itu pun karena Allah yang melunakkan hatinya.
Begitulah cara Allah hadir kadang melalui keajaiban, kadang melalui keseharian. Kadang melalui air mata, kadang melalui senyum. Dari itu semua yang terpenting adalah bagaimana kita mengenali-Nya di balik setiap peristiwa. Karena dalam segala yang langsung maupun tidak langsung, ada sentuhan Allah yang bekerja dengan lembut, menyentuh hidup kita tanpa henti.
“Di balik setiap sebab, ada Kehendak yang menuntun arah. Di balik setiap perantara, ada kasih Allah yang menyentuh tanpa suara.”
Hidup sering kali tampak seperti untaian peristiwa biasa pagi yang datang, pekerjaan yang menunggu, senyum yang singgah, atau bahkan luka yang menyapa tanpa permisi. Namun, bagi hati yang terlatih melihat dengan mata iman, semua itu bukan kebetulan. Semuanya adalah jejak langkah Allah yang tersembunyi di balik layar kehidupan. Kadang Allah menampakkan kasih-Nya secara langsung, agar kita tahu bahwa Dia Maha Kuasa. Kadang Dia memilih cara yang tidak langsung, agar kita belajar menafsir tanda, bersabar, dan percaya.
Dalam setiap perantara, Allah mengajarkan bahwa kekuasaan-Nya bisa hadir melalui hal-hal kecil yang tak kita duga. Melalui seseorang yang tiba-tiba datang membawa kabar baik, melalui doa yang terjawab setelah sekian waktu, atau bahkan melalui kehilangan yang diam-diam menumbuhkan pengertian baru. Maka, tugas kita bukanlah mencari mukjizat yang besar, tetapi menyadari kehadiran-Nya dalam hal-hal kecil, dalam napas yang masih berhembus, dalam langkah yang masih diberi arah, dalam hati yang masih bisa berdoa dan berharap. Karena sesungguhnya, perbuatan Allah yang langsung dan tidak langsung adalah dua wajah dari satu cinta yang sama cinta Allah yang tak pernah meninggalkan kita. [riv]
Penulis : AJI., SH., MH. – Lawyer Yaskum Indonesia.