Jakarta
Yaskum Indonesia Bergerak: Aceh Dilanda Bencana Terburuk, Akses Terputus dan Warga Terjebak
BalainNews.com, JAKARTA – Bencana alam kembali melanda sejumlah wilayah Indonesia, dan Aceh menjadi salah satu provinsi yang mengalami dampak paling parah. Hujan ekstrem dan banjir lumpur merendam wilayah secara luas, memutus akses jalan, menghanyutkan jembatan, serta membuat ribuan warga terisolasi di berbagai daerah. Kondisi ini bahkan disebut lebih berat dibandingkan masa-masa awal pascatsunami.
Menanggapi situasi tersebut, DPP Yaskum Indonesia menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus komitmen kuat untuk hadir dan membantu masyarakat.
“Musibah ini tidak hanya menguji ketabahan masyarakat, tetapi juga menggerakkan seluruh komponen bangsa untuk saling membantu, bergotong-royong, dan memperkuat solidaritas kemanusiaan,” disampaikan Ketua DPP Yaskum Indonesia, Andi Mulhanan Tombolututu, dalam pernyataan resminya yang diterima redaksi.
Melalui program Yaskum Peduli, pihaknya mengajak seluruh anggota, umat, simpatisan, dan masyarakat luas untuk bergandengan tangan memberikan bantuan terbaik—baik tenaga, pikiran, logistik, maupun donasi—demi meringankan beban para korban yang kini berjuang bertahan dalam kondisi darurat.
Yaskum Indonesia juga menegaskan tiga langkah cepat yang telah dan akan dilakukan:
1. Menggerakkan relawan di berbagai daerah untuk membantu evakuasi dan layanan kemanusiaan.
2. Menggalang bantuan dan donasi yang disalurkan melalui posko Yaskum Peduli di lokasi terdampak.
3. Berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, BPBD, dan lembaga kemanusiaan demi memastikan bantuan tepat sasaran.
Di tengah upaya nasional tersebut, kesaksian memilukan datang langsung dari Aceh. Husaini, Ketua Yaskum Indonesia Provinsi Aceh, menuturkan situasi lapangan yang semakin memburuk. Ia menggambarkan keadaan masyarakat yang kini terjebak tanpa akses, tanpa logistik, dan sebagian bahkan tidak dapat mengebumikan jenazah akibat terputusnya jalur keluar.
“Saudaraku, mohon doa untuk kami di Aceh supaya kami bisa bertahan menghadapi bencana ini. Jalan putus, persawahan tertimbun lumpur, bahan makanan mulai menipis. Banyak warga terjebak karena jembatan putus dan air belum surut. Bahkan ada daerah yang tidak bisa menguburkan jenazah karena akses tertutup,” ujarnya dengan suara penuh keprihatinan.
Via whatsapp Husaini juga mengirim salam dan harapan kepada seluruh saudara di Indonesia agar kekuatan doa dan solidaritas tetap mengalir untuk Aceh.
“Semoga Allah memberi ketabahan untuk kami rakyat Aceh dalam menghadapi cobaan ini,” tutupnya.
Di tengah derasnya cobaan, Yaskum Indonesia menegaskan bahwa semangat kebersamaan bangsa menjadi kekuatan terbesar. “Di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung,” menjadi fondasi gerakan kemanusiaan Yaskum Peduli.
Hingga kini, tim relawan dan berbagai unsur pemerintah masih berusaha menembus wilayah-wilayah terisolasi. Kebutuhan paling mendesak meliputi makanan, air bersih, perlengkapan medis, serta pembukaan akses evakuasi. [riv]
Mari bersama menyalurkan kepedulian untuk saudara-saudara kita melalui:
BCA: 7030646899 – Perkumpulan Yaskum Indonesia
Untuk memastikan bantuan tersampaikan dengan baik, silakan kirimkan bukti transfer ke:
Hotline 0811-1917-9179
Setiap uluran tangan Anda adalah harapan bagi mereka yang sedang berjuang.