Kaltim

Laung Kuning Banjar DPC HSS Hadiri Aruh Ganal Budaya Banjar Ke-III di Samarinda

Published

on

Kegiatan Aruh Ganal Budaya Banjar ke-III yang berlangsung pada tanggal 30–31 Mei 2026 di Samarinda. (Foto/Indra)

BalainNews.com, SAMARINDA – Kegiatan Aruh Ganal Budaya Banjar ke-III yang berlangsung pada tanggal 30–31 Mei 2026 di Samarinda, Kalimantan Timur, berlangsung meriah dan penuh semangat persaudaraan. Ribuan masyarakat Banjar dari berbagai daerah turut hadir memeriahkan kegiatan budaya terbesar masyarakat Banjar di Kalimantan Timur tersebut.

Dalam kesempatan ini, Laung Kuning Banjar (LKB) DPC Hulu Sungai Selatan (HSS) turut ambil bagian dengan mempersembahkan penampilan Kuntau Beregu Berpasangan yang diperankan oleh dua laki-laki dan satu perempuan, serta Wayang Semi Banjar yang dibawakan oleh Julak Arul. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari para peserta maupun tamu undangan yang hadir.

Selain mengikuti rangkaian kegiatan budaya, rombongan Laung Kuning Banjar DPC HSS juga menyempatkan diri bersilaturahmi dan berfoto bersama Ikatan Zuriyat Kandangan Kalimantan Timur serta mengadakan pertemuan bersama IKKA (Ikatan Keluarga Kandangan) Kalimantan Timur. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Dua perkumpulan bubuhan Kandangan di Kalimantan Timur tersebut menyampaikan rasa bahagia dan bangga dapat menyambut kedatangan dingsanak dari kampung halaman, Hulu Sungai Selatan (Kandangan). Hubungan kekeluargaan yang terjalin erat menjadi bukti bahwa warga Kandangan di perantauan tetap menjaga silaturahmi dan kebersamaan.

Ketua Laung Kuning Banjar DPC HSS, Indra Maulana atau yang akrab disapa Ka Indra, menghanturkan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan dan jamuan yang diberikan oleh bubuhan Kandangan di Kalimantan Timur.

“Kami menghaturkan beribu-ribu terima kasih atas sambutan dan jamuan dari kula-kula matan Kandangan yang ada di Kalimantan Timur. Kami merasa sangat dihargai dan disambut dengan penuh kekeluargaan,” ujar Indra Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan masyarakat Kandangan di Kalimantan Timur sangat solid, rakat mufakat, dan telah memiliki legalitas organisasi yang terdaftar di Kesbangpol setempat.

Dalam pertemuan tersebut juga muncul harapan bersama untuk membangun rumah singgah atau sekretariat Bubuhan Kandangan di Samarinda. Salah seorang pengurus IKKA Kalimantan Timur menyampaikan bahwa saat ini telah tersedia lahan yang dapat digunakan untuk pembangunan sekretariat atau rumah singgah tersebut. Namun, pembangunan masih terkendala ketersediaan dana.

Karena itu, Bubuhan Kandangan di Kalimantan Timur berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan terhadap keberadaan warga Kandangan di perantauan. Harapan tersebut mengingat pernah adanya perhatian langsung dari pemerintah daerah pada masa sebelumnya, termasuk kehadiran Bupati HSS dalam pelantikan organisasi masyarakat Kandangan di Kalimantan Timur.

Aruh Ganal Budaya Banjar ke-III tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya Banjar, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan masyarakat Banjar di perantauan dengan kampung halaman, sehingga nilai-nilai budaya, adat, dan kebersamaan tetap terjaga dari generasi ke generasi. (Indra/BN)

Populer

Exit mobile version