Ekonomi
Paman Biriin dan Wakapolri Panen Raya dan Tanam Padi Bersama; Langkah Antisipasi Dampak El-Nino
BalainNews.com, MARTAPURA – Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin bersama Wakapolri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto melakukan panen raya padi dan tanam ulang padi di areal persawahan di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar pada selasa (3/10) pagi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung Gerakan Nasional Menanam Padi sebagai langkah antisipasi terhadap dampak fenomena El-Nino di Indonesia.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kalsel, Nurul Fajar Desira serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Ir. H. Syamsir Rahman.
Dalam sambutannya, Paman Birin menyebut bahwa beberapa waktu yang lalu Pemprov Kalsel telah sukses melakukan panen padi dan menanam kembali.
“Beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi Kalsel berhasil menggelar panen padi yang kemudian diikuti dengan penanaman padi sebagai bagian dari Gerakan Nasional Menanam Padi, sebagai upaya dalam penanganan dampak El-Nino di Kalsel” Ungkap Paman Birin.
Paman Birin juga menyatakan, keberhasilan sektor pertanian khususnya dimusim kemarau dan ditengah adanya fenomena El-Nino tidak lepas dari peran berbagai pihak.
“Panen raya dan penanaman ulang padi ini tidak terlepas dari peran berbagai pihak, mulai dari petani sebagai ujung tombak, kemudian pemerintah daerah dan pemerintah kabupaten/kota, para penyuluh, serta peran penting dan strategis dari jajaran TNI dan Polri, Keberhasilan ini juga ditandai dengan pemberian beberapa penghargaan kepada Provinsi Kalsel.” Kata Paman Birin.
Dalam Kesempatan tersebut Paman Birin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang turut terlibat dalam pencapaian sektor pertanian tersebut.
“Saya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua yang terlibat dan menjadi penyemangat kita untuk terus memajukan sektor pertanian ini, meskipun dihadapakan pada musim kemarau dan fenomena El-Nino,” ungkap Paman Birin.
Sementara itu, Wakapolri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto menyampaikan pesan dari Presiden Indonesia, Joko Widodo, yang secara konsisten mengingatkan tentang krisis pangan yang mengancam hampir diseluruh negara.
“Lebih dari 20 negara bahkan telah melarang ekspor pangan mereka ke negara lain. Oleh karena itu, jika kita mampu memanfaatkan hasil alam kita dengan sebaik-baiknya, kita memiliki potensi menjadi salah satu negara yang dapat memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri dan juga berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan global.” tutur Wakapolri.
Wakapolri menegaskan bahwa upaya Gubernur Kalsel dalam memajukan sektor pertanian dan pangan di daerah ini memiliki dampak positif yang tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Kalsel, tetapi juga berdampak pada kebutuhan pangan di tingkat nasional dan internasional.
“Paman Birin telah membuktikan komitmennya untuk mengatasi tantangan krisis pangan dengan upaya nyata dalam pengembangan pertanian di Kalsel. Ini bukan hanya prestasi lokal, tetapi juga pencapaian yang berdampak pada tingkat nasional dan global,” terang Wakapolri.
Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan pertanian secara simbolis oleh Wakapolri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, yang didampingi oleh Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin kepada masyarakat dan kelompok tani.
Tampak hadir, Bupati Banjar, Saidi Mansyur, Wakil Bupati Banjar, H Said Idrus dan Forkopimda Kabupaten Banjar. (rivani/rfq/adpim)
SebarkanBanjarmasin
“Banua QRIStival 2026”, Gubernur Kalsel Dorong Digitalisasi dan Perluas Transaksi QRIS Masyarakat
BalainNews.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Subhan Noor Yaumil membuka puncak kegiatan Banua QRIStival 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Kalsel pada Sabtu pagi (23/05/2026) di halaman Kantor Gubernur di Jenderal Sudirman Kilometer 0 Banjarmasin.
Kegiatan diawali jalan santai (fun run) kurang lebih 5 kilometer, lalu dilanjutkan pengundian hadiah yang diselingi berbagaipertunjukan hiburan itu, diikuti ribuan masyarakat Kota Banjarmasin dan sekitarnya.
Disampaikan bahwa Gubernur H Muhidin sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang diinisiasi Bank Indonesia bersama perbankan lainnya ini, karena dinilai sukses mendorong perluasan digitalisasi pembayaran dan meningkatkan penggunaan pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di kalangan masyarakat.
Terlebih, kegiatan telah memadukan edukasi transaksi digital dengan aktivitas olahraga, kompetisi, kuliner, dan hiburan sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kemudahan transaksi non tunai melalui QRIS.
Metode pembayaran dengan QRIS dianggap pentig karena memiliki beberapa keuntungan, antara lain praktis dan cepad, bersilat universal (satu kode untuk semua), dan meningkatkan keamanan.
Pada kesempatan itu, Plh Sekdaprov Subhan Noor Yaumil didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Fadjar Majardi setelah mengibarkan bendera star tepat di titik kilometer 0 itu, turut berjalan kaki mengitari rute yang ditentukan panitia yakni Jalan Jenderal Sudirman, Jalan A’s Musaffa, Jalan Djok Mentaya, Jalan RE Martadinata, Jalan Lambung Mangkurat, lalu finis di titik awal.
Fadjar Majardi, mengatakan, hingga saat ini jumlah pengguna QRIS di Kalsel mencapai 832 ribu pengguna.
Sementara jumlah merchant yang telah menggunakan layanan tersebut tercatat sekitar 560 ribu merchant dengan total transaksi mencapai 24,7 juta transaksi.
“Pertumbuhan transaksi digital melalui QRIS terus meningkat. Kami akan terus mendorong perluasan penggunaan QRIS agar pemanfaatannya semakin luas di Kalimantan Selatan,” sebut Fadjar.
Dikatakan, Banua QRIStival 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga bertujuan memperkuat literasi keuangan digital masyarakat.
Pihaknya berharap, kegiatan ini dapat mendukung percepatan transformasi digital sistem pembayaran sekaligus memperluas ekosistem transaksi non tunai di Kalimantan Selatan.
Banua QRIStival 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 24 Mei 2026 yang menghadirkan kegiatan, antara lain lomba band musik tradisional kontemporer Kalsel, lomba tari kreasi, permainan tradisional, serta fashion show sasirangan. [adv/riv/sal]
Sebarkan
Banjarmasin
Bank Kalsel Dukung “Fun Walk BANUA QRISTIVAL 2026”
BalainNews.com, BANJARMASIN – Sebentar lagi ada acara seru digelar Bank Kalsel yaitu jalan sehat “Fun Walk” BANUA QRISTIVAL 2026.
Acara ini bisa diikuti oleh siapa saja, sehingga peserta bisa mengajak keluarga, sahabat dan orang tersayang.
Acara bakal digelar di Siring 0 Km, Jalan Jendral Sudirman, Banjarmasin pada Minggu (24/5/2026) pagi.
Panitia menentukan, jarak tempuh jalan sehat ini sekitar 3 kilometer.
“Kuota terbatas hanya 2.300 peserta,” ujar Humas Bank Kalsel, dikutip Minggu (17/5/2026).
Bagi yang berminat, simak dulu syarat dan ketentuannya berikut ini:
Syarat & Ketentuan:
• Pendaftaran melalui banuaqristival.id atau pindai barcode di atas
• Isi formulir & scan QRIS Rp1 untuk bukti pendaftaran
• Pendaftaran dibuka mulai 11 Mei 2026
• Kuota terbatas hanya 2.300 peserta
• Jarak tempuh ±3 KM
• Doorprize diundi di akhir acara
[adv/riv]
Banjarmasin
Banua Qristival 2026, Bank Kalsel Gelar Fun Zumba Berbagai Doorprize
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali menyapa warga Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin melalui gelaran Banua Qristival 2026. yang digelar di Halaman Eks Kantor Gubernur (Siring 0 KM), Kota Banjarmasin.
Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Kamis, acara ini mengusung semangat gaya hidup sehat yang dirancang untuk menjadi ajang kumpul seru bagi keluarga, sahabat, hingga komunitas olahraga.
Acara Banua Qristival 2026 ini, dilaksanakan pada Sabtu Pagi (23/5), yang diharapkan seluruh lapisan masyarakat khususnya di Kota Banjarmasin dapat ikut serta dalam kemeriahan Fun Zumba.
Selain berolahraga pada ajang Banua Qristival, warga yang hadir mendapat pengalaman bertransaksi digital yang mudah lewat QRIS.
Untuk mengikuti Fun Zumba Bank Kalsel memberikan kemudahan dengan Cukup membayar biaya pendaftaran sebesar Rp1 (satu rupiah) melalui QRIS.
Berikut langkah mudah untuk melakukan pendaftarannya:
• Kunjungi situs resmi di banuaqristival.id atau scan barcode yang tersedia di media sosial resmi Bank Kalsel.
• Isi formulir pendaftaran dengan data diri lengkap.
• Lakukan scan QRIS senilai Rp1 sebagai bukti pendaftaran yang sah.
• Simpan bukti transaksi tersebut untuk ditukarkan dengan kupon undian dan stiker nomor dada di lokasi acara.
Selain badan jadi sehat dan hati jadi senang, para peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah menarik. Panitia telah menyiapkan deretan doorprize yang akan diundi langsung di akhir acara Fun Zumba.
“Nikmati suasana penuh energi dan keseruan bersama keluarga, sahabat, dan orang tersayang. Yuk, ajak teman-temanmu untuk ikut seru-seruan di Fun Zumba Banua Qristival 2026!” tulis manajemen Bank Kalsel dalam ajakannya. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Jualan Makin Mudah dan Praktis Bersama QRIS Bank Kalsel
BalainNews.com, BANJARMASIN – Jualan sekarang makin mudah dan praktis bersama QRIS Bank Kalsel. Cukup satu scan, transaksi langsung masuk real-time dan bisa dipantau kapan saja lewat aplikasi Merchant QRIS.
Cocok buat kamu yang ingin usaha maki kekinian, cepat, dan pastinya makin cuan, “Yuk segera daftarkan usahamu jadi Merchant QRIS Bank Kalsel sekarang!,” ajak Bank Kalsel.
Adapun syarat dan ketentuan :
1. Merchant mengisi dan menandatangani formulir permohonan pendaftaran layanan QRIS Bank Kalsel yang didapat dari petugas Cabang Bank Kalsel dan dilengkapi dengan materai.
2. Menyerahkan copy identitas dan copy NPWP dan menunjukkan aslinya kepada Bank.
3. Telah membaca dan memahami Ketentuan layanan Merchant QRIS Bank Kalsel.
4. Mempunyai rekening di Bank Kalsel.
5. Informasi detail mengenai merchant qris dapat melalui website :
https://www.bankkalsel. co. id/produk/detail/
idmerchant-qrisenmerchant-qris/100
[adv/riv]
SebarkanEkonomi
Rakornas Inkopontren 2026, KH Marsudi Syuhud Dorong Santri Jadi Bos Besar
BalainNews.com. JAKARTA – Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di SME Tower Smesco Jakarta, Rabu-Kamis, 20–21 Mei 2026. Forum nasional ini menegaskan arah baru pemberdayaan ekonomi pesantren agar santri tidak lagi hanya menjadi penerima bantuan sosial, melainkan pelaku utama ekonomi nasional.
Ketua Umum Inkopontren, KH Marsudi Syuhud, menekankan bahwa santri dan kalangan pesantren harus memiliki mental sebagai pengusaha dan pemberi manfaat bagi masyarakat.
“Ada sekitar 42 ribu pondok pesantren. Jika seluruh santri dan pesantren menjadi pembayar zakat, pemberi sedekah dan infak terbesar, itu sesungguhnya tujuan kita,” ujar KH Marsudi Syuhud dalam sambungan Zoom dari Mekkah, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, semangat ekonomi pesantren harus diarahkan pada kemandirian dan kekuatan usaha. Ia menilai santri dan kyai tidak boleh terus berada pada posisi penerima zakat semata.
“Menjadi pembayar zakat, sedekah dan infak artinya kita disuruh menjadi bos besar. Mental santri dan kyai harus diubah agar mampu menjadi pelaku ekonomi yang kuat,” tegasnya.
Dalam Rakornas tersebut, KH Marsudi juga mengajak seluruh jajaran Inkopontren membangun warisan besar bagi generasi mendatang melalui penguatan koperasi pesantren.
“Inkopontren berdiri sejak 1998. Ini harus memiliki legacy dan menjadi peninggalan yang bermanfaat untuk masa depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Dekopin, Bambang Haryadi, menilai koperasi pondok pesantren memiliki potensi besar menjadi kekuatan ekonomi nasional hingga internasional. Menurutnya, pesantren memiliki basis massa, sumber daya, serta posisi tawar yang kuat dalam membangun ekonomi kerakyatan.
“Koperasi pondok pesantren harus bisa menjadi pemilik korporasi nasional dan internasional. Karena itu harus aktif, kreatif dan cermat melihat peluang usaha untuk membuka lapangan pekerjaan,” ujar Bambang.
Dukungan juga datang dari pemerintah. Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Nuryanti, menyebut keberadaan Inkopontren sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kewirausahaan nasional dan penciptaan lapangan kerja.
Ia mengungkapkan pemerintah menargetkan rasio kewirausahaan nasional mencapai empat persen sebagai syarat menuju negara maju. Saat ini angka tersebut berada di level 3,29 persen.
“Angka menuju empat persen menjadi realistis dengan dukungan aktivitas Inkopontren,” ucap Nuryanti.
Kementerian Ketenagakerjaan, lanjutnya, juga berkomitmen mendukung penguatan ekonomi pesantren melalui pelatihan vokasi berbasis pondok pesantren.
Rakornas Inkopontren 2026 ditutup dengan penandatanganan kerja sama strategis bersama sejumlah mitra sebagai langkah memperluas penguatan ekonomi koperasi pesantren di Indonesia. [aff/riv]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle3 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air
-
Banjarmasin2 tahun agoLomba Nyanyi antar Wartawan Bersama SMSI Kalsel

