Banjarmasin
Bank Kalsel Meriahkan Gubernur Cup Catur 2025 Sambut Hari Jadi Kalsel & HUT RI ke-80
BalainNews.com, BANJARMASIN – Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan dan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Bank Kalsel turut memeriahkan momentum bersejarah ini dengan menggelar Turnamen Catur Beregu “Gubernur Cup se-Kalimantan Selatan”.
Kegiatan yang berlangsung pada 9–10 Agustus 2025 di Lantai 7 Kantor Pusat Bank Kalsel ini mendapat sambutan hangat, baik dari peserta maupun penonton, yang hadir secara langsung maupun menyaksikan secara daring melalui kanal YouTube resmi @bankkalsel.
Turnamen ini terselenggara atas kolaborasi Bank Kalsel dengan Dinas Pemuda & Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Selatan. Tujuannya adalah untuk menjaring dan mengasah potensi atlet catur di daerah, sehingga ke depan dapat mewakili Kalimantan Selatan pada ajang yang lebih tinggi.
Hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Kepala Dinas Pemuda & Olahraga Provinsi Kalsel yang diwakili Kepala Bidang Peningkatan Prestasi, Heru Susmianto; Tenaga Ahli Gubernur Kalimantan Selatan, Muhammad Fachrudin; Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin; Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah; Kepala Divisi Dana & Digital Banking, Iwan; serta seluruh peserta turnamen.
Acara dibuka dengan sambutan dari para pejabat yang hadir, dilanjutkan pertandingan ekshibisi antara Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, melawan perwakilan Dispora Provinsi Kalsel, Heru Susmianto, sebelum turnamen resmi dimulai.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong kemajuan olahraga, memperkuat kebersamaan, serta menginspirasi masyarakat untuk mengembangkan potensi diri.
“Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan bakat dan prestasi atlet catur di Kalimantan Selatan. Bank Kalsel akan selalu hadir mendukung kegiatan positif yang memberi manfaat bagi masyarakat. Sehingga, harapannya nanti akan melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat membawa nama harum daerah di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Fachrudin, Minggu (10/8/2025).
Sementara itu, Plt. Kepala Dispora Provinsi Kalsel yang diwakili Heru Susmianto memberikan apresiasi kepada Bank Kalsel atas dukungannya terhadap dunia olahraga di Banua.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bank Kalsel yang konsisten memberikan dukungan di berbagai cabang olahraga, termasuk catur. Melalui turnamen ini, kita tidak hanya memupuk sportivitas, tetapi juga memperkuat semangat juang para atlet. Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin dan membawa kemajuan bagi olahraga Kalimantan Selatan,” ungkap Heru Susmianto. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel dan Pemprov Sinergi Dukung Konsolidasi BPR
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel dengan dorongan OJK Provinsi Kalimantan Selatan kembali mengambil peran strategis dalam penguatan sektor keuangan daerah dengan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) tentang Konsolidasi BPR milik Pemerintah Daerah se-Kalimantan Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin pada tanggal 20 Januari 2025 dengan menghadirkan para pemangku kepentingan sektor keuangan dan pemerintahan demi mendorong kapasitas BPR yang lebih kuat, efisien, dan inklusif.
Undangan kegiatan meliputi pejabat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Selatan, Kepala Biro Ekonomi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta jajaran Pejabat Pemerintah Kabupaten se-Kalimantan Selatan yang memiliki BPR di wilayahnya.
FGD ini menjadi forum strategis untuk membahas transformasi kelembagaan, penguatan tata kelola, dan penyusunan skema konsolidasi yang tepat bagi BPR agar dapat menjawab dinamika kebutuhan pembiayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM di kawasan pedesaan.
Selain itu, pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin mewakili Gubernur Kalimantan Selatan menyampaikan dorongan kuat pemerintah provinsi untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM pedesaan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi lokal.
“Pemerintah provinsi memandang penting peran lembaga keuangan daerah, termasuk BPR dan Bank Kalsel, dalam meningkatkan inklusi keuangan dan memfasilitasi UMKM naik kelas melalui pembiayaan yang lebih mudah diakses”, ujarnya.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan bahwa konsolidasi BPR bukan sekadar rangkaian merger atau penggabungan saja, melainkan sebagai upaya strategis untuk memperkuat fondasi kelembagaan dan layanan keuangan yang lebih inklusif.
“Konsolidasi BPR merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola, permodalan, dan kapasitas layanan. Dengan skala yang lebih besar dan struktur yang lebih kuat, BPR akan lebih mampu mendukung pembiayaan produktif UMKM dan memperluas inklusi keuangan, khususnya di wilayah pedesaan,” ujar Fachrudin.
Fachrudin menambahkan bahwa Bank Kalsel siap menjadi mitra strategis dalam proses konsolidasi ini melalui pembinaan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, serta pendampingan dalam pengembangan model bisnis yang adaptif terhadap era digital.
Melalui forum ini, Bank Kalsel dan para pemangku kepentingan menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat ekosistem keuangan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan semangat Setia Melayani, Melaju Bersama, Bank Kalsel siap berkolaborasi denganpemerintah daerah, regulator, dan seluruh BPR milik Pemda se-Kalimantan Selatan dalam mendukung pertumbuhan UMKM, stabilitas keuangan, serta kesejahteraan masyarakat. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Imbau Waspada Maraknya Modus Penipuan Mengatasnamakan Coretax/DJP
BalainNews.com, BANJARMASIN – Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan Coretax/Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Modus penipuan tersebut dilaporkan semakin beragam dan menyasar masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi digital.
Penipuan dilakukan dengan mengirimkan pesan melalui aplikasi WhatsApp, SMS, maupun email yang berisi tautan palsu. Selain itu, pelaku juga kerap melakukan panggilan telepon dengan mengaku sebagai petugas pajak serta membuat situs tiruan dengan alamat yang menyerupai laman resmi instansi pemerintah.
Sejumlah korban dilaporkan tertipu karena tampilan pesan dan situs yang menyerupai layanan resmi perpajakan. Padahal, instansi pemerintah, termasuk DJP, tidak pernah meminta data pribadi, kode OTP, maupun mengarahkan masyarakat untuk mengunduh aplikasi melalui pesan pribadi.
Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya apabila menerima pesan atau tautan mencurigakan yang mengatasnamakan Coretax atau DJP. Jika menerima pesan semacam itu, masyarakat disarankan untuk tidak mengklik tautan yang dikirimkan serta tidak memberikan informasi pribadi dalam bentuk apa pun.
Sebagai langkah pencegahan dan penanganan, masyarakat dapat melaporkan dugaan penipuan tersebut melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui laman resmi https://iasc.ojk.go.id
Dengan meningkatnya kewaspadaan dan literasi digital, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang berpotensi merugikan secara finansial.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima sebelum mengambil tindakan. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Tanggung Akomodasi dan Biaya Berobat Pasien Jantung ke RS Harapan Kita
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel kembali menunjukkan kepedulian nyata di bidang kesehatan dengan menyalurkan bantuan dana akomodasi dan pengobatan bagi dua warga Kalimantan Selatan yang menderita gangguan jantung.
Kedua penerima manfaat tersebut, Syahanna Novianti (balita berusia 1 tahun) dan Muhammad Hafizs Habibie (remaja berusia 18 tahun), membutuhkan penanganan medis intensif di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.
Syahanna Novianti, putri kedua dari pasangan Bapak Baidawi dan Ibu Hadijah asal Desa Pulau Sewangi, Barito Kuala, harus berjuang melawan diagnosa penyakit jantung bocor bawaan yang terdeteksi sejak masih dalam kandungan.
Setelah menjalani pemeriksaan echocardiography di RS Ansari Saleh Banjarmasin pada Oktober 2025 lalu, dokter memberikan rujukan mendesak agar Syahanna segera dibawa ke Jakarta untuk tindakan medis yang lebih spesifik. Namun, kondisi ekonomi keluarga menjadi penghambat besar.
Kisah serupa dialami oleh Muhammad Hafizs Habibie (18), warga Banjarmasin yang didiagnosa menderita Gangguan Irama Jantung atau Aritmia. Sebagai anak dari keluarga prasejahtera, Hafizs sangat bergantung pada kesembuhan untuk menatap masa depannya.
Ayah Hafizs, Idris, bekerja hanya sebagai buruh bangunan dengan penghasilan tidak menentu, sementara ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Rujukan dari RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh sudah di tangan, namun biaya transportasi, tempat tinggal sementara di Jakarta, serta kebutuhan selama masa pengobatan menjadi beban berat bagi keluarga ini.
Bantuan yang diserahkan oleh Bank Kalsel melalui UPZ Bank Kalsel mencakup biaya transportasi, akomodasi, serta kebutuhan penunjang lainnya selama masa perawatan di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta. Langkah ini diambil karena biaya operasional non-medis seringkali menjadi penghalang bagi keluarga tidak mampu untuk mengakses layanan kesehatan rujukan nasional.
“Kami memahami bahwa selain biaya pengobatan yang mungkin dicover jaminan kesehatan, biaya akomodasi dan hidup di Jakarta bukanlah hal yang murah bagi keluarga prasejahtera. UPZ Bank Kalsel hadir untuk memastikan bahwa kendala biaya transportasi tidak memutus harapan saudara-saudara kita untuk mendapatkan kesembuhan,” ungkap Ketua UPZ Bank Kalsel, Doso Setiawan.
Melalui bantuan ini, diharapkan Syahanna Novianti dan Muhammad Hafizs Habibie dapat segera menjalani prosedur medis yang diperlukan dan kembali ke Kalimantan Selatan dalam kondisi kesehatan yang lebih baik.
Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv/riv]
Rekening Zakat, Infak dan Sedekah :
Bank Kalsel Syariah :
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel
Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153
#UPZBankKalsel #bankkalsel #bankkalselsyariah #Baznas #BaznasKalsel
SebarkanBanjarmasin
Banua Card Resmi Bertransformasi Jadi Aksel Card Bank Kalsel
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali mengumumkan bahwa Banua Card telah berubah namanya menjadi Aksel Card sejak 1 November 2024.
Tak hanya namanya, tarifnya juga mengalami perubahan, yaitu dari Rp20.000 menjadi Rp25.000.
Melalui Insta Story-nya, Kamis (15/1/2026), Bank Kalsel mengumumkan lagi hal tersebut ke seluruh nasabah setianya.
Sebagai informasi tambahan, Aksel Card adalah alat pembayaran uang elektronik berbentuk kartu dan berfungsi sebagai pengganti uang tunai dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran dengan memotong nominal saldo yang tersimpan didalam Kartu.
Aksel Card merupakan produk uang elektronik unregistered, yaitu uang elektronik yang data identitas pemegangnya tidak terdaftar dan tidak tercatat pada penerbit/bank.
Aksel Card Bank Kalsel merupakan hasil kerjasama/co-branding dengan produk uang elektronik Bank BRI (BRIZZI).
“Informasi lebih lanjut dapat ditanyakan ke Bank Kalsel cabang terdekat,” ujar Humas Bank Kalsel.
Selain bisa, bisa juga dengan menghubungi langsung ke nomor Call Center 0800 1122 000. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
OJK Tetapkan Bank Kalsel Sebagai Bank Devisa
BalainNews.com, BANJARMASIN – OJK Kalimantan Selatan resmi menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa. Untuk itu meminta Bank Kalsel untuk mempersiapkan diri terlebih dahulu agar ketika kebijakan ini dijalankan, setelah resmi tanggal 31 Desember 2025 sebagai Bank Devisa.
Pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan yang diharapkan, bukan justru menimbulkan risiko-risiko baru yang pada akhirnya harus kembali kita hadapi.
” Terkait waktu, kami memberikan rentang tiga hingga enam bulan untuk segera menyelesaikan persiapan ini,” ujar Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo di Yogyakarta,Selasa (13/1) pagi.
Untuk skala yang besar, batas maksimalnya enam bulan, namun ia berharap Bank Kalsel dapat menyelesaikannya sebelum itu. Pasalnya, berdasarkan informasi yang kami terima, sudah ada beberapa potensi di Kalimantan Selatan, baik dari pengusaha maupun pelaku industri, yang siap melakukan kegiatan di bidang devisa dan menggunakan Bank Kalsel sebagai bank mitranya.
Potensinya sangat besar. Dari laporan hasil kajian yang telah dilakukan, termasuk dengan melibatkan konsultan, diperkirakan nilai transaksi devisa tersebut bisa mencapai kurang lebih Rp400 triliun.
” Selain itu, kita juga mengetahui bahwa pemerintah melalui Kemenko telah mengeluarkan peraturan mengenai devisa hasil sumber daya alam, di mana setiap transaksi ekspor dalam bentuk devisa wajib dikelola dengan ketentuan saat ini 100 persen dan ditahan selama tiga bulan,” jelasnya.
Ketentuan ini merupakan potensi besar yang dapat dimanfaatkan oleh Bank Kalsel melalui pengembangan produk-produk standar yang relevan.
Misalnya, selama masa penahanan devisa tersebut, eksportir dapat memanfaatkan produk perbankan berupa pinjaman atau skema back to back loan yang dijadikan dasar pemberian kredit bagi eksportir itu sendiri.
Pada intinya, potensi ini sangat besar dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Bank Kalsel, di samping tentu saja transaksi devisa lainnya yang bersifat reguler. [adv/riv]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle2 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional2 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah2 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin2 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air
-
Banjarmasin2 tahun agoLomba Nyanyi antar Wartawan Bersama SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin

