Banjarmasin
Ekonomi Kalsel Tumbuh Stabil di Tengah Gejolak Global
BalainNews.com, BANJARMASIN – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Selatan dan Tengah (Kanwil DJP Kalselteng) bersama Kementerian Keuangan Satu Kalimantan Selatan kembali melakukan publikasi kinerja Anggaran, Pendapatan, dan Belanja Negara (APBN) pada kegiatan Assets Liabilities Committee (ALCo) yang dilaksanakan di Aula Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan. Publikasi ALCo diselenggarakan setiap bulan dan bertujuan untuk memublikasikan kinerja fiskal dan ekonomi pembangunan di
Kalimantan Selatan.
Kegiatan dihadiri oleh Pimpinan Unit Eselon I Kemenkeu Satu Kalsel, local expert Kalimantan Selatan, serta media/pers di wilayah Kota Banjarmasin.
Perekonomian Regional Kalsel: Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, Sektor Tambang dan Konsumsi Jadi Penopang
Di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi, perekonomian Kalimantan Selatan berhasil menunjukkan ketahanan dan capaian positif. Ketegangan geopolitik yang belum mereda, kelanjutan perang tarif antara negara-negara besar, serta perlambatan ekonomi global menjadi tantangan tersendiri bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, di tengah kondisi tersebut, Kalimantan Selatan mencatat pertumbuhan ekonomi yang solid sebesar 4,81% (yoy) pada Triwulan I tahun 2025.
Pertumbuhan ini mencerminkan resiliensi ekonomi daerah dalam merespons dinamika eksternal, sekaligus menunjukkan keberhasilan menjaga stabilitas dan mendorong aktivitas ekonomi domestik. Sektor Pertambangan dan Penggalian menjadi motor utama penggerak pertumbuhan dengan kontribusi sebesar 28,33% terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Peran strategis sektor ini tetap dominan, terutama dalam mendukung ekspor dan penyerapan tenaga kerja. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi komponen terbesar dalam struktur PDRB Kalimantan Selatan, dengan kontribusi sebesar 48,55%. Tingginya peran konsumsi ini mencerminkan daya beli masyarakat yang relatif terjaga serta optimisme terhadap kondisi ekonomi ke depan.
Neraca Perdagangan Mei 2025 tercatat mengalami surplus sebesar US$794,49 juta. Namun surplus tersebut mengalami penurunan. Penurunan neraca perdagangan pada Mei 2025 secara bulanan disebabkan oleh peningkatan nilai impor yang cukup signifikan sebesar 56,85% mtm,
sedangkan nilai ekspor justru mengalami kontraksi tipis sebesar -1,73% mtm. Turunnya devisa ekspor pada Mei disebabkan oleh turunnya volume ekspor komoditas batubara (HS2701) dan lignit (HS2702). Dari sisi devisa impor justru mengalami peningkatan yang disebabkan oleh kenaikkan impor kapal pengangkut (HS8901) pada bulan Mei 2025.
Secara keseluruhan, kinerja ekonomi Kalimantan Selatan pada awal tahun 2025 menunjukkan arah pemulihan yang menjanjikan, di tengah tekanan global yang belum sepenuhnya mereda. Dengan penguatan sektor unggulan dan daya beli masyarakat yang tetap tumbuh, Kalimantan Selatan menunjukkan kemampuan adaptasi dan daya saing yang kuat dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
KINERJA APBN
Target pendapatan APBN Kalimantan Selatan tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp22,04 triliun. Sampai dengan Mei 2025, kinerja APBN dari sisi pendapatan telah terealisasi sebesar Rp4,41 triliun atau 19,99% dari target. Capaian ini mengalami kontraksi 42,65% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penerimaan perpajakan mendominasi pendapatan negara.
Dari sisi belanja negara, dari pagu sebesar Rp38,09 triliun, telah terealisasi sebesar Rp13,36 triliun atau 35,07% dari pagu. Realisasi belanja negara tersebut terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar Rp2,56 triliun atau 25,10% dari Rp10,2 triliun, sedangkan Belanja Transfer ke Daerah (TKD) terealisasi sebesar Rp10,80 triliun atau 38,71%.
Pada tahun 2025, pagu untuk belanja APBN di Kalsel menurun 8,62%. Penurunan pagu tersebut turut berkontribusi pada melambatnya pertumbuhan belanja APBN di Kalsel s.d. Mei 2025. Jenis Belanja TKD masih mendominasi struktur belanja APBN di Kalsel dengan kontribusi 80,85% dari total belanja APBN. Di tengah implementasi kebijakan efisiensi anggaran, kinerja penyerapan belanja APBN terus dijaga agar terus memberi dampak positif bagi perekonomian Kalsel.
Kepala Kanwil DJP Kalselteng Syamsinar menyampaikan penerimaan PPh Non Migas sebesar Rp3,18 triliun, mengalami kontraksi sebesar 18,27%. Penerimaan PBB sebesar Rp43,26 miliar, mengalami kontraksi sebesar 80,69%. Kontraksi di penerimaan PBB ini dikarenakan WP yang melakukan pembayaran selain tahun berjalan mengalami penurunan. Penerimaan PPN dan PPnBM sebesar -Rp278,19 miliar, mengalami kontraksi sebesar 111,24%, karena restitusi yang meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Penerimaan dari Pajak Lainnya sebesar Rp355,76 miliar, tumbuh sebesar 8.753,76% dari penerimaan tahun lalu.
Terakhir, Syamsinar mengingatkan untuk seluruh masyarakat senantiasa waspada terhadap segala bentuk penipuan mengatasnamakan DJP. Saat ini mulai marak pemalsuan konten DJP dan aplikasi M-Pajak. Masyarakat diimbau untuk tidak mengunduh aplikasi atau file mencurigakan dari nomor tak dikenal, memberikan informasi data sensitif (nama ibu kandung, tanggal lahir, nomor telepon, alamat, dsb), melakukan transfer uang ke nomor rekening pribadi, atau memberikan kode unik One Time Password (OTP). [riv/rls]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Hadirkan Promo Spesial Cashback Provisi Hingga 76 Persen Gelaran Harjad Kotabaru
BalainNews.com, BANJARMASIN – Guna memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru yang diperingati setiap 1 Juni, Bank Kalsel menghadirkan promo spesial bagi masyarakat melalui program Kredit Multiguna dengan penawaran cashback provisi hingga 76 persen.
Program promo tersebut berlangsung selama periode 1 Juni hingga 30 Juni 2026. Kehadiran promo ini menjadi salah satu bentuk komitmen Bank Kalsel dalam memberikan solusi kebutuhan finansial yang mudah, ringan, dan menguntungkan bagi nasabah di Kalimantan Selatan.
Melalui program ini, nasabah berkesempatan mendapatkan cashback provisi hingga 76 persen untuk pengajuan Kredit Multiguna kategori New, Take Over, Top Up, maupun Kompensasi.
Promo berlaku bagi seluruh debitur kredit konsumtif, seperti PNS, CPNS, PPPK, pensiunan termasuk pensiunan janda maupun duda, serta pegawai PDAM yang penghasilannya disalurkan melalui OSP atau payroll Bank Kalsel.
Selain itu, program promo juga berlaku untuk seluruh produk Kredit Multiguna, kecuali Terusan Vertikal, Kredit Properti, FLPP, Tapera, UMG, dan Channeling.
Khusus Kredit Multiguna Kretap, promo hanya diperuntukkan bagi PPPK dan pegawai PDAM yang gajinya disalurkan melalui Bank Kalsel.
Untuk mengikuti program ini, nasabah wajib memenuhi ketentuan minimal plafon kredit sebesar Rp25 juta dengan jangka waktu kredit minimal satu tahun.
Melalui promo tersebut, Bank Kalsel berharap dapat memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat sekaligus mendukung berbagai kebutuhan finansial nasabah di momentum Hari Jadi Kabupaten Kotabaru 2026. [adv]
SebarkanBanjarmasin
Perluas Layanan Perbankan, Bank Kalsel Akan Launching Bank Devisa 17 Juni 2026
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel terus memperkuat perannya sebagai bank milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan memperluas cakupan layanan perbankan.
Salah satu langkah strategis yang segera diwujudkan yakni peluncuran operasional Bank Devisa pada 17 Juni 2026 mendatang.
Kehadiran Bank Devisa diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan perbankan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan hingga mencapai target 8,1 persen.
Sebagai informasi, Bank Devisa merupakan bank yang memiliki izin resmi untuk melakukan transaksi perbankan dalam mata uang asing. Layanan tersebut meliputi transfer uang ke luar negeri, penerbitan Letter of Credit (L/C), hingga layanan penukaran valuta asing.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan rencana launching Bank Devisa tersebut di sela kegiatan prosesi penyembelihan dua ekor sapi kurban bantuan Bank Kalsel di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (28/5/2026).
Menurut Fachrudin, rencana pengembangan Bank Devisa akhirnya dapat direalisasikan setelah Bank Kalsel resmi mengantongi izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Desember 2025 lalu.
“Untuk izin operasionalnya sudah dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan terbitnya izin tersebut, Bank Kalsel siap melaksanakan launching operasional Bank Devisa pada pertengahan Juni mendatang.
“Insyaallah bulan depan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, kita launching operasional Bank Devisa,” katanya.
Dalam peluncuran nanti, Bank Kalsel juga akan menggelar simulasi layanan Bank Devisa dengan mengundang media massa agar masyarakat dapat memahami mekanisme dan manfaat layanan tersebut.
Fachrudin optimistis kehadiran Bank Devisa akan membuka peluang lebih besar bagi Kalimantan Selatan yang kaya sumber daya alam (SDA), khususnya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif.
Menurutnya, potensi pembiayaan yang dimiliki Bank Kalsel nantinya dapat disalurkan melalui kredit kepada koperasi dan pelaku UMKM guna memperkuat perekonomian daerah.
“Mudah-mudahan potensi daerah yang kita miliki bisa dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Banua. Target 8,1 persen, mudah-mudahan ini sejalan dengan visi misi pak gubernur,” tutupnya. [adv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Gelar Ibadah Kurban Bersama Press Room DPRD Kalsel
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel berkolaborasi dengan Press Room DPRD Kalimantan Selatan menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin.
Kurban dihadiri Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin,Plh Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Andry Yuzhar dan Ketua Press room, Ipik Gandama dan lainnya.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, mengatakan pada kegiatan tersebut pihaknya menyerahkan dua ekor sapi kurban. Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga wujud kolaborasi dengan insan media dan DPRD Kalsel.
“Ini bentuk kerja sama kita dengan Press Room DPRD Kalsel. Mudah-mudahan ke depan sinergi ini semakin baik. Kami merasa sangat terbantu dan didukung oleh rekan-rekan media serta jajaran DPRD Kalsel,” ujarnya.
Selain itu, Bank Kalsel juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan menjadi Bank Devisa. Fachruddin mengungkapkan, izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah terbit dan saat ini pihaknya bersiap melakukan simulasi operasional.
“Insya Allah bulan depan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, akan kami launching operasional Bank Devisa. Sebelumnya kami akan melakukan simulasi dan mengundang media untuk melihat langsung prosesnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan status sebagai Bank Devisa, potensi sumber daya alam Kalimantan Selatan diharapkan dapat dimaksimalkan, terutama dalam meningkatkan pendanaan bank.
“Potensi devisa sangat besar. Ini bisa menambah pendanaan yang nantinya disalurkan kembali dalam bentuk kredit, baik untuk sektor korporasi maupun UMKM, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Bank Kalsel menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat mencapai 8,1 persen seiring dengan penguatan layanan tersebut.
Sementara itu, Plh Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Andry Yuzhar, menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Press Room DPRD Kalsel dan Bank Kalsel.
“Dua ekor sapi kurban diserahkan sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi yang sudah terjalin dengan baik,” ujarnya.
Untuk tahun ini, jumlah hewan kurban di kantor pusat Bank Kalsel di Banjarmasin mencapai 21 ekor sapi, termasuk dua ekor yang diserahkan di DPRD Kalsel.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 14 ekor, dengan partisipasi dari karyawan serta program sosial perusahaan.
Pembina Press Room DPRD Kalsel, Syamsuddin Hasan, berharap kegiatan kurban ini membawa keberkahan sekaligus mempererat hubungan antara Bank Kalsel, media, dan DPRD Kalsel.
Ia juga menyampaikan harapan agar jumlah hewan kurban ke depan dapat terus bertambah.
“Ke depan diharapkan partisipasi semakin meningkat, termasuk dari anggota dewan, sehingga jumlah hewan kurban bisa bertambah menjadi tiga ekor atau lebih,” pungkasnya. [adv]
SebarkanBanjarmasin
Momen Khidmat Idul Adha 1447 Hijriah, H Muhidin dan H Hasnuryadi Sulaiman Salat Bersama Ribuan Jamaah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin
BalainNews.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan H. Muhidin dan Wakilnya Hasnuriyadi Sulaiman beserta jajaran lingkup Pekerjaan Provinsi, melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 hijrah bersama ribuan masyarakat muslim, Rabu (27/05/2026) di halaman parkir bagian barat Masjid Raya Sabilal Muhtadin Kota Banjarmasin.
Tutup pula Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin dan Ketua BKOW Kalsel drg Ellyana Tresya Hasnuriyadi yang menempati syaf depan kelompok perempuan di bagian belakang.
Shalat yang dimulai sekitar pukul 7.30 wita itu diimani iman Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin Ustadz H Ilham Humaidi sekaligus bertindak sebagai khatib khotbah.
Dalam Khotbahnya, Ustadz Ilham Khumaidi mengingatkan bahwa di hari raya Idul Adha yang mulia ini, tidak ada amalan yang paling disukai dan dicintai oleh Allah SWT, melainkan menyembelih hewan kurban bagi yang mampu.
Hari Raya Idul Adha adalah merupakan hari yang agung, hari yang istimewa, hari yang mulia, hari yang sangat bersejarah, hari yang mengingatkan ksemua tentang cerita Nabi Ibrahim AS serta keluarganya, yang patut dijadikan renungan dan teladan dalam menjalani kehidupan yang sangat sebentar ini agar termasuk orang yang beruntung.
Diantara teladan yang patut diambil dari kisah Nabi Ibrahim AS adalah keteguhan iman serta kesabaran.
Keimanan dan kesabaran inilah yang menjadikan seorang hamba, mampu menerapkan nilai-nilai syariat islam yang suci ini dalam sebuah kehidupan.
Sementara itu, Gubernur H Muhidin juga mengajak umat muslim di Banua ini, Bersama-sama menyelenggarakan ibadah kurban bagi yang mampu membeli hewan kurban.
“Kalau tidak bisa, niatnya dulu agar suatu saat kita bisa melakukan ibadah kurban, ” ujar gubernur usai melaksakan shalat Idul Adha.
Selain itu, Gubernur H Munidin mengajak masyarakat menjadikan momentum hari Raya idul adha, mengingat cerita Nabi Ibrahim AS serta keluarganya, yang patut dijadikan renungan dan teladan dalam menjalani kehidupan.
“Mudah mudahan kita menemuai lagi hari raya tahun akan datang, ” doa gubernur.
Usai pelaksanaan shalat idul Adha, Gubernur H Muhidin dan Wagub Hasnuriyadi melakukan penyerahan hewan kurban di ruang induk Masjid Raya Sabilal Muhtadin. [adv/riv/sal]
Sebarkan
Banjarmasin
Dukung Pembayaran Digital, Bank Kalsel Ikut Serta Sukseskan Banua QRIStival 2026
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel ikut serta sukseskan penyelenggaraan Banua QRIStival 2026 oleh Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan, di kawasan Siring Nol Kilometer Banjarmasin.
Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Senin, kegiatan dimaksudkan sebagai upaya percepatan digitalisasi sistem pembayaran, melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Puncak kegiatan Banua QRIStival, berlangsung pada Minggu (24/5) dibuka oleh Pelaksana Harian (PLH) Sekda Provinsi Kalsel Subhan Noor Yaumil. Kegiatan antusias di ikuti oleh ribuan warga yang dating dari berbagai wilayah di Banjarmasin dan sekitarnya.
Acara Banua QRIStival 2026 ini, diawali dengan jalan santai atau fun run dengan rute siring nol kilometer, menuju Jalan A Yani, Jalan Djok Mentaya, Jalan RE Martadinata, hingga Jalan Lambung Mangkurat sebelum kembali finis di titik awal.
Usai fun run kegiatan dilanjutkan dengan hiburan rakyat, edukasi transaksi digital, berbagai kegiatan kreatif dan kuliner hingga pengundian hadiah.
Dalam sambutannya, Subhan Noor Yaumil menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat atas terselenggaranya Banua QRIStival 2026 yang dinilai berhasil memperluas penggunaan QRIS di masyarakat.
Menurutnya, digitalisasi pembayaran menjadi langkah penting dalam mendukung kemudahan transaksi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital di Kalimantan Selatan.
“Pembayaran melalui QRIS memiliki banyak keunggulan, di antaranya praktis, cepat, universal karena satu kode dapat digunakan untuk berbagai aplikasi pembayaran, serta lebih aman,” ujar Subhan
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, mengatakan penggunaan QRIS di Kalsel terus menunjukkan perkembangan positif.
Hingga saat ini, jumlah pengguna QRIS di Kalimantan Selatan telah mencapai sekitar 832 ribu pengguna, sedangkan jumlah merchant yang menggunakan layanan tersebut tercatat sekitar 560 ribu merchant dengan total transaksi mencapai 24,7 juta transaksi.
“Pertumbuhan transaksi digital melalui QRIS terus meningkat. Kami akan terus mendorong perluasan penggunaan QRIS agar pemanfaatannya semakin luas di Kalimantan Selatan,” kata Fadjar.
Ia menambahkan, Banua QRIStival 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan digital masyarakat serta mendukung percepatan transformasi digital sistem pembayaran di daerah.
Banua QRIStival 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 24 Mei 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba band musik tradisional kontemporer khas Kalsel, lomba tari kreasi, permainan tradisional, hingga fashion show sasirangan. [adv]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle3 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air
-
Daerah2 tahun agoDayat El, Anak Muda Dari Banua Resmi Dilantik Jadi Anggota DPD RI

