Banjarmasin
33 Wartawan Kalsel-Kalteng Diuji, UKW SMSI Angkatan 71 Resmi Dibuka di Banjarmasin
BalainNews.com, BANJARMASIN – Derasnya arus informasi digital membuat wartawan dituntut bekerja cepat. Namun, kecepatan tanpa kompetensi dan integritas berisiko melahirkan informasi yang keliru. Tantangan itulah yang menjadi salah satu alasan pentingnya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi insan pers.
Pesan tersebut mengemuka dalam pembukaan UKW SMSI Kalsel Angkatan 71 yang digelar di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (8/8/2026).
Sebanyak 33 wartawan dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mengikuti UKW yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Agustus 2026.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, S.STP., MSi, hadir mewakili Wali Kota Banjarmasin. Ia berharap UKW tersebut tidak hanya mengukur kemampuan teknis wartawan, tetapi juga melahirkan insan pers yang profesional, berkarakter, dan berintegritas.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Mudah-mudahan UKW ini bisa mencetak insan pers yang profesional, berkarakter, dan juga berintegritas,” ujar Muftezar.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menjembatani informasi antara pemerintah dan masyarakat. Berbagai kebijakan publik, perkembangan ekonomi, olahraga, hingga isu sosial membutuhkan media sebagai saluran informasi yang dapat menjangkau masyarakat secara luas.
Karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin mendorong hubungan yang konstruktif dengan media. Muftezar menyebut kolaborasi pemerintah dan media menjadi bagian dari pendekatan pentahelix dalam pembangunan daerah.
“Kami selalu berkolaborasi, baik antarpemerintah maupun antara pemerintah dengan media. Kolaborasi ini sangat mendesak,” tuturnya.
Namun, kolaborasi bukan berarti menghilangkan independensi pers. Dalam menjalankan fungsi jurnalistik, wartawan tetap dituntut melakukan verifikasi, menyajikan informasi secara berimbang, serta berpegang pada Kode Etik Jurnalistik.
UKW SMSI Ke-71
Ketua SMSI Kalsel, Anang Fadilah, mengatakan pelaksanaan di Banjarmasin merupakan UKW SMSI yang ke-71.
Sebanyak 33 peserta dari Kalsel dan Kalteng mengikuti rangkaian pengujian selama dua hari. Mereka diuji untuk mengukur kemampuan dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai standar kompetensi wartawan.
“Ini merupakan UKW SMSI yang ke-71. Ada 33 peserta dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” kata Anang.
UKW menjadi salah satu instrumen untuk memastikan wartawan memahami tugas dan tanggung jawab profesinya. Kompetensi tidak berhenti pada kemampuan menulis berita, tetapi juga mencakup kemampuan menggali informasi, melakukan verifikasi, memahami kaidah jurnalistik, serta mempertanggungjawabkan informasi yang dipublikasikan.
Di tengah persaingan media yang semakin cepat, persoalan utama pers bukan sekadar siapa yang paling dahulu memberitakan. Yang lebih penting adalah siapa yang paling akurat, terverifikasi, berimbang, dan bertanggung jawab.
UKW SMSI Angkatan 71 di Banjarmasin pun menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa profesi wartawan memiliki konsekuensi besar: setiap berita membawa fakta, setiap fakta membawa tanggung jawab, dan setiap informasi menyangkut kepentingan publik. [riv]
SebarkanBanjarmasin
UKW SMSI Angkatan ke-71 Ditutup, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Wartawan Wajib Verifikasi Fakta
BalainNews.com, BANJARMASIN – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) SMSI Angkatan ke-71 resmi ditutup di Aula Kayuh Baimbai, Banjarmasin, Minggu (9/8/2026). Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR menegaskan, kompetensi wartawan tidak boleh berhenti pada kepemilikan sertifikat, tetapi harus diwujudkan melalui profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.
UKW yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Agustus 2026, diikuti 33 peserta dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan bersama Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Dr Moestopo (Beragama).
Enam penguji dari Jakarta hadir untuk melaksanakan proses uji kompetensi terhadap para peserta.
Dalam sambutan penutupan, HM Yamin HR mengatakan wartawan dan insan pers tidak cukup hanya mampu mencari serta menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, wartawan juga dituntut mampu memverifikasi fakta, memahami konteks persoalan, serta mempertanggungjawabkan setiap informasi yang dipublikasikan.
“Wartawan atau insan pers dituntut untuk tidak hanya mampu mencari dan menyampaikan informasi, tetapi juga mampu memverifikasi fakta, memahami konteks, dan mempertanggungjawabkan setiap informasi yang dipublikasikan,” ujar Yamin.
Ia berharap peserta UKW menjadikan kompetensi yang diperoleh bukan sekadar sertifikat, melainkan komitmen untuk terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Yamin juga mendorong wartawan untuk menjadikan pengalaman selama UKW sebagai bekal meningkatkan kualitas karya jurnalistik.
“Jadilah wartawan yang cerdas membaca fakta, kritis melihat persoalan, berani menyampaikan kebenaran, tetapi tetap menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab,” tegasnya.
Pesan tersebut menempatkan kompetensi jurnalistik bukan semata sebagai ukuran administratif, tetapi sebagai tanggung jawab moral dalam menjalankan fungsi pers sebagai penyampai informasi kepada publik.
Penutupan UKW turut dihadiri Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Ilmi dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banjarmasin Febry, serta jajaran SMSI Kalimantan Selatan.

Ketua SMSI Kalimantan Selatan, Drs Anang Fadhilah, menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan UKW Angkatan ke-71 berjalan lancar.
Menurut Anang, proses uji kompetensi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi wartawan untuk semakin profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugas mencari, mengolah, memverifikasi, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Alhamdulillah pelaksanaan UKW Angkatan ke-71 berjalan lancar. Ini menjadi bekal bagi wartawan untuk terus menjaga integritas dalam mencari dan menyampaikan berita kepada masyarakat,” ujar Anang.
Pelaksanaan UKW ini sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan di tengah arus informasi yang semakin cepat. Kecepatan dalam memberitakan informasi perlu berjalan beriringan dengan verifikasi, akurasi, independensi, serta kepatuhan terhadap etika jurnalistik.
Sebab, kualitas pers tidak hanya diukur dari seberapa cepat sebuah berita dipublikasikan, tetapi juga dari seberapa kuat wartawan memastikan informasi tersebut benar, berimbang, kontekstual, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. [riv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Syariah Mengantarkan Langkah Awal Mahajuna Menuju Haji
BalainNews.com, BANJARMASIN – Ada rasa syukur yang sederhana, tetapi sangat membahagiakan. Setelah sekian lama memiliki keinginan untuk mulai menabung demi mewujudkan impian berhaji, akhirnya hari ini saya berhasil membuka Tabungan Haji iB Ar-Rahman di Bank Kalsel Syariah.
Awalnya, saat membuka akun Instagram Bank Kalsel, saya melihat informasi menarik tentang program Milad ke-22 Bank Kalsel Syariah. Dalam program tersebut, Bank Kalsel Syariah memberikan hadiah spesial kepada 22 nasabah pertama yang membuka rekening Tabungan Haji iB Ar-Rahman di setiap Kantor Cabang Syariah (KCS) dan Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS).
Cukup dengan setoran awal di atas Rp220.000, nasabah berkesempatan memperoleh voucher belanja senilai Rp50.000. Program ini berlangsung pada 1 hingga 31 Agustus 2026 di 13 Kantor Cabang Syariah dan Kantor Cabang Pembantu Syariah Bank Kalsel Syariah yang tersebar di Kalimantan Selatan.
Karena tanggal 1 dan 2 Agustus bertepatan dengan hari Sabtu dan Minggu, saya baru bisa datang pada Senin pagi ke Kantor Cabang Syariah Bank Kalsel Syariah di Jalan S. Parman, Banjarmasin.
Sesampainya di sana, saya disambut dengan ramah oleh petugas keamanan yang memberikan formulir serta nomor antrean. Yang membuat saya terkesan, bahkan sebelum formulir selesai saya isi, nomor antrean saya sudah dipanggil. Proses pembukaan rekening berlangsung cepat, tertib, dan pelayanan yang diberikan terasa ramah serta membantu.
Bagi sebagian orang, membuka rekening mungkin merupakan hal biasa. Namun bagi saya, hari ini menjadi langkah awal yang penuh makna. Tabungan Haji bukan sekadar buku tabungan, melainkan ikhtiar kecil untuk mendekatkan diri pada impian besar, yaitu memenuhi panggilan Allah SWT ke Tanah Suci.
Terima kasih kepada Bank Kalsel Syariah atas pelayanan yang baik serta program yang mendorong masyarakat untuk mulai mempersiapkan ibadah haji sejak dini. Semoga langkah kecil ini menjadi awal yang diberkahi dan membawa saya menuju kesempatan menunaikan ibadah haji pada waktu yang telah Allah tetapkan. Aamiin. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Kerja Sama Dengan Bank Victoria Kembangkan Bank Devisa
BalainNews.com, BANJARMASIN – PT Bank Kalsel atau “Banknya Urang Banua” milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan menjalin kerja sama dengan Bank Victoria untuk pengembangan sebagai bank devisa.
“Kita akan belajar dengan Bank Victoria untuk pengembangan Bank Kalsel sebagai bank devisa,” ujar Direktur Utama (Dirut) Bank Kalsel H Fachrudin di sela-sela menghadiri rapat bersama dengan Komisi II DPRD provinsi setempat di Banjarmasin, Rabu (29/7/2026).
Ia berharap, banyak memetik pelajaran dari Bank Victoria dalam upaya pengembangan Banknya Urang Banua menjadi bank devisa, yang pada gilirannya kemanfaatannya bagi pembangunan daerah dan masyarakat Kalsel.
Peluncuran Bsnk Kalsel sebagai bank devisa 17 Juni 2026 atau mengawali Tahun Baru Islam, Muharram 1448 Hijriah.
PT Bank Kalsel sebelumnya bernama Bank Pembangunan Daerah (BPD) berdiri 25 Maret 1964 dengan kepemilikan atau pemegang saham pemerintah provinsi (Pemprov) dan pemerintah kabupaten/kota (Pemkab/Pemkot) provinsi setempat.
Visi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Kalsel tersebut; menjadi bank yang kuat, kompetitif, dan terpercaya dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara misinya ;menjadi penggerak perekonomian daerah, memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, serta menyediakan layanan perbankan berkualitas.
Sedangkan produk Bank Kalsel meliputi layanan tabungan, kredit atau pinjaman, serta layanan khusus seperti Tabungan Banua, Kredit Multiguna Plus, dan Layanan Devisa.
Rapat kerja Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD tersebut dengan sejumlah BUMD milik Pemprov Kalsel semula dipimpin Wakil Ketua Komisinya H Suripno Sumas.
Namun karena Suripno mau mengikuti. rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel pada waktu bersamaan untuk melanjutkan pimpinan rapat tersebut Sekretaris Komisi II Hani Jahrian.
Rapat Komisi II dengan mitra terkait itu membahas Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kalsel Tahun 2027. [adv]
SebarkanBanjarmasin
Gubernur H Muhidin Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tambun Bungai Cup 2026
BalainNews.com, BANJARMASIN – Gemuruh tepuk tangan penonton menggema di Stadion 17 Mei Banjarmasin saat Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tambun Bungai Cup 2026, pada Kamis (30/7/2026) sore.
Atmosfer pembukaan berlangsung semarak dan penuh semangat. Seluruh hadirin berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dikumandangkan dengan iringan marching band, dilanjutkan pertunjukan tari kolosal bertema persatuan dan sportivitas, penampilan cheerleaders, hingga atraksi baris-berbaris personel TNI dari Korem 101/Antasari yang memukau para tamu undangan.
Momen semakin khidmat ketika bendera turnamen dibentangkan di tengah lapangan, disusul masuknya anak-anak ke arena stadion sebagai simbol harapan lahirnya generasi muda yang mencintai olahraga, khususnya sepak bola.
Kedatangan Gubernur H. Muhidin disambut Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainal Arifin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan, di antaranya Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Bupati Hulu Sungai Tengah, serta jajaran TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen sebagai ajang memperkuat persaudaraan sekaligus membangun prestasi sepak bola Banua.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan dengan baik, lancar, serta mendapat bimbingan dan petunjuk dari Allah SWT. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, saya menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XXII/Tambun Bungai beserta seluruh panitia atas terselenggaranya kompetisi yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai,” sampai Gubernur H. Muhidin.
Disampaikan Gubernur H. Muhidin, kejuaraan ini bukan sekadar pertandingan, tetapi menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mempererat hubungan masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah melalui olahraga.
Orang nomor satu di Kalsel itu menjelaskan, turnamen menggunakan sistem yang mempertemukan klub-klub terbaik dari masing-masing daerah. Tim terbaik nantinya akan melaju ke babak semifinal hingga memperebutkan Piala Pangdam XXII/Tambun Bungai.
“Insya Allah kegiatan ini akan terus kami laksanakan setiap tahun. Kami ingin kompetisi ini menjadi ajang pembinaan sekaligus melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat dari Banua,” ungkap Gubernur H. Muhidin tersenyum.
Gubernur H. Muhidin juga mengenang masa mudanya sebagai pemain sepak bola ketika menempuh pendidikan di Sekolah Guru Olahraga (SGO) Banjarmasin. Stadion 17 Mei, baginya menyimpan banyak kenangan sebagai tempat berlatih bersama rekan-rekannya.
“Kembali ke stadion ini mengingatkan saya pada masa-masa menjadi pemain sepak bola. Dulu setiap sore kami berlatih di sini. Banyak kenangan yang tidak terlupakan,” kenangnya.
Gubernur H. Muhidin pun berpesan agar seluruh pemain menjunjung tinggi sportivitas, sedangkan perangkat pertandingan diminta memimpin kompetisi secara profesional dan adil.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Gubernur H. Muhidin secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tambun Bungai Cup 2026.
Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainal Arifin menegaskan turnamen ini merupakan langkah nyata Kodam XXII/Tambun Bungai dalam membangun ekosistem pembinaan sepak bola di dua wilayah yang berada di bawah tanggung jawabnya, yakni Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Menurut Pangdam, sebagai kodam yang baru berdiri sekitar satu tahun, diperlukan wadah kompetisi yang mampu menjaring talenta-talenta muda terbaik.
“Karena kita baru berdiri sekitar satu tahun dan memiliki dua wilayah, yaitu Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, kami menggelar turnamen sepak bola ini untuk mencari bibit-bibit anak muda dari kedua provinsi tersebut,” ujar Pangdam Zainal Arifin.
Pangdam menegaskan sepak bola bukan hanya olahraga yang paling digemari masyarakat, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda melalui nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, dan semangat juang.
Turnamen ini diikuti 27 tim, terdiri dari 13 klub asal Kalimantan Selatan dan 14 klub asal Kalimantan Tengah. Dua tim terbaik dari masing-masing provinsi akan melaju ke putaran final Pangdam XXII/Tambun Bungai Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Sangga Buana, Kalimantan Tengah, pada 6–8 Agustus 2026.
Pangdam juga berharap dari kompetisi perdana tersebut akan lahir pemain-pemain potensial yang mampu membawa nama harum Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah di tingkat nasional bahkan internasional.
Pembukaan turnamen semakin meriah dengan laga perdana yang mempertemukan tim Kabupaten Tapin melawan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari PSSI Kalimantan Selatan, KONI Kalimantan Selatan, serta berbagai organisasi olahraga lainnya sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan sepak bola dan melahirkan generasi atlet berprestasi di Banua. [adv/adpim]
SebarkanBanjarmasin
Milad ke-22 Bank Kalsel Syariah Gelar Lomba Video Reels Instagram
BalainNews.com, BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Milad ke-22 Unit Usaha Syariah (UUS), Bank Kalsel Syariah menggelar lomba video Reels Instagram bertajuk “Impian Hajiku”.
Kegiatan ini jadi ajang bagi masyarakat untuk berbagi cerita, doa, harapan, maupun alasan yang menginspirasi di balik impian menunaikan ibadah haji.
Mengusung tagline “Mulai Lebih Dini, Menuju Baitullah”, kompetisi tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Kalsel Syariah mengajak masyarakat mempersiapkan ibadah haji sejak dini melalui perencanaan keuangan yang matang.
Untuk mengikuti lomba, peserta cukup membuat video Reels berdurasi maksimal dua menit dengan tema “Impian Hajiku”, kemudian mengunggahnya melalui akun Instagram pribadi yang bersifat publik.
Selain itu, peserta wajib mengikuti akun Instagram resmi Bank Kalsel dan Bank Kalsel Syariah, menandai kedua akun tersebut dalam unggahan, serta menyertakan tagar #ImpianHajikuBankKalsel dan #TabunganHajiBankKalsel.
Peserta juga diminta membuat caption yang menarik dan relevan dengan tema lomba.
Melalui kompetisi ini, Bank Kalsel Syariah menyediakan total hadiah sebesar Rp3 juta bagi para pemenang.
Bank Kalsel Syariah berharap lomba ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mempersiapkan ibadah haji sejak dini sekaligus menginspirasi lebih banyak orang untuk mewujudkan impian menuju Baitullah melalui perencanaan keuangan yang terarah. [adv]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle3 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Daerah2 tahun agoDayat El, Anak Muda Dari Banua Resmi Dilantik Jadi Anggota DPD RI
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air

