Banjarbaru
Gubernur Kalimantan Selatan DR(HC).H.Sahbirin Noor, S.Sos., M.H Kukuhkan Fachrudin Sebagai Direktur Utama Bank Kalsel
BalainNews.com, BANJARBARU, 3 Juli 2023 – Sejalan dengan upaya untuk memperkuat posisinya sebagai pemegang peran sentral dan strategis pembangunan daerah, Bank Kalsel kembali memperkuat strukturnya dengan dipenuhinya posisi Direktur Utama. Setelah beberapa bulan posisi ini belum definitif, maka dengan lahirnya Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEPR-53/D.03/2023 tanggal 15 Juni 2023 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan, Fachrudin dinyatakan lulus sebagai Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Perseroda). Hal ini diperkuat kembali dengan Akta Penetapan Direktur Utama Perseroan PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Perseroda) Nomor 1 tanggal 3 Juli 2023 yang mengesahkan pengangkatan yang bersangkutan sebagai Direktur Utama Bank Kalsel yang pelantikannya berlangsung hari ini.
Setelah sebelumnya menjabat sebagai Plt. Direktur Utama merangkap Direktur Bisnis Bank Kalsel dalam kurun waktu 8 Februari 2023 hingga 2 Juli 2023, pada hari ini, Senin 3 Juli 2023, Fachrudin melakukan prosesi pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan sebagai Direktur Utama Bank Kalsel, efektif sejak tanggal 3 Juli 2023 sampai dengan tanggal 2 Juli 2028.
Prosesi pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, DR.(HC).H.Sahbirin Noor, S.Sos.,M.H dengan disaksikan Bupati/Wali Kota Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Jajaran FORKOPIMDA Kalsel, Kepala Dinas Prov. Kalsel, Jajaran Dewan Komisaris, Direksi, Group Head, Direktur UPZ, Kepala Divisi maupun Kepala Kantor Cabang Bank Kalsel, serta para tamu undangan baik dari kalangan BUMN/D, media, dan instansi lainnya, di Hotel Novotel Banjarbaru (3/7).
Dalam sambutannya, Sahbirin Noor mengucapkan selamat dan sukses atas jabatan Direktur Utama yang disematkan kepada Fachrudin, sekaligus berharap yang bersangkutan dalam mengemban amanah ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, bekerja secara profesional, serta menjunjung tinggi tanggung jawab, dalam menunaikan tugas dan kewenangan yang diamanahkan dalam jabatan.
“Saya yakin dan optimis, Saudara Fachrudin yang baru saja dilantik, mampu memberikan hasil kerja terbaik untuk kemajuan bank kalsel. Namun perlu diingat jabatan dan amanah ini bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada para pemegang saham, namun juga kepada rakyat dan terutama kepada Sang Khalik Allah SWT”, tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin tersebut juga berpesan kepada Direktur Utama dan seluruh jajaran Bank Kalsel, agar terus berinovasi dalam upaya digitalisasi pelayanan perbankan serta memaksimalkan potensi kesyariahan dari produk jasa keuangan Bank Kalsel dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, tentang layanan syariah di bank kalsel.
“Buatlah manajemen terbaik di lingkungan Bank Kalsel, baik dari aspek pelayanan, pemasaran, peningkatan SDM, termasuk kehadiran Bank Kalsel untuk mendukung pengembangan UMKM, serta mendorong pergerakan perekonomian daerah”, harap beliau.
Usai dilantik, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengucapkan terima kasih dan menyatakan siap menjalankan amanah serta tugas yang diberikan kepada dirinya. Ia berkomitmen untuk lebih memajukan Bank Kalsel kedepan, agar tetap tangguh dan tumbuh.
“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah disematkan kepada saya oleh Seluruh Pemegang Saham untuk mengemban tugas Direktur Utama Bank Kalsel. Saya berkomitmen menjaga amanah yang diberikan, melaksanakan tugas dengan profesional dan penuh tanggung jawab dalam meningkatkan kinerja dan layanan Bank Kalsel agar lebih baik lagi kedepannya”, tutur Fachrudin.
Senada dengan Paman Birin, Fachrudin mengungkapkan, tantangan yang akan dihadapi oleh industri perbankan tentunya akan semakin besar, oleh sebab itu Bank Kalsel harus senantiasa meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perusahaan secara menyeluruh baik dari sisi layanan, bisnis, human resources maupun information & technology untuk kenyamanan dan kemudahan nasabah dalam bertransaksi.
“Tentunya dalam mewujudkan hal tersebut, Saya tidak dapat bekerja sendiri. Perlu kerjasama yang solid antar lini pada Unit Kerja Bank Kalsel, sehingga apa yang kita cita-citakan bersama bagi kemajuan Bank Kalsel kita tercinta bisa terwujud. Oleh sebab itu, saya menghimbau kepada seluruh Insan Bank Kalsel, agar senantiasa menjaga kekompakan serta menjalankan setiap tugas yang diberikan dengan penuh tanggung jawab dan berintegritas” pungkasnya.
Sebagai informasi, berikut disampaikan Curriculum Vitae pejabat dimaksud.
Nama : Fachrudin
Tempat/Tanggal Lahir : Banjarmasin pada tanggal 07 Februari 1971
Jabatan : Direktur Utama
Pendidikan : Memperoleh gelar S1- Manajemen, Universitas Lambung Mangkurat (1994)
Perjalanan Karir : Menjabat sebagai Plt. Direktur Utama sejak 8 Februari sampai dengan 2 Juli 2023. Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Bank Kalsel (2022-2023), Head of Business Group (2019-2022), Kepala Divisi Usaha Syariah (2019), Kepala Divisi Dana & Treasury (2018-2019), Pemimpin Kelompok Treasury & Dealers (2016-2018), Pemimpin Kelompok Bisnis Mikro (2014-2016), Pemimpin Kantor Cabang Barabai (2013-2014), Pemimpin Kantor Cabang Amuntai (2012-2013), Pemimpin Kantor Cabang Paringin (2010-2012), Pemimpin Kantor Cabang Tanjung (2010), Pemimpin Kantor Cabang Paringin (2005-2010), Pemimpin Sub Divisi Audit Kredit Cabang Utama (2004-2005), Pemimpin Sub Divisi Audit TSI Satuan Kerja Internal Audit (2002-2004), serta Pemimpin Seksi Administrasi dan Pelaporan Kredit Cabang Utama(2002). ***(adv/rivani)
Banjarbaru
Penghargaan Top BUMD Award Tahun 2026, Dirut Bank Kalsel Fachrudin Raih Top CEO BUMD
BalainNews.com, BANJARMASIN – Acara puncak penghargaan Top BUMD Award Tahun 2026 yang berlangsung di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta tersebut pada Senin, 13 April 2026 tadi, dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dan direksi BUMD.Referensi Geografis
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin dan Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Firmansyah, serta Kepala Divisi Perencanaan & Kinerja Deddy Setiawan.
Keikutsertaan Bank Kalsel dalam ajang ini tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui serangkaian tahapan penilaian yang komprehensif dan independen. Proses tersebut meliputi seleksi administrasi, pengisian kuesioner kinerja, hingga sesi presentasi dan wawancara penjurian yang diikuti langsung oleh jajaran manajemen Bank Kalsel.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Bank Kalsel berhasil meraih sejumlah penghargaan, yaitu medali golden trophy (bintang 5 selama 4 tahun berturut-turut), Top Pembina BUMD 2026 diberikan kepada Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, kemudian Top BUMD Awards 2026 BPD Bintang 5 kepada Bank Kalsel serta Top CEO BUMD 2026 kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan Bank Kalsel serta dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebagai pemegang saham,” ujar Fachrudin.
Muhammad Syarifuddin juga mengatakan capaian ini sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.
Ajang Top BUMD Awards 2026 mengangkat tema “Inovasi BUMD dalam pembangunan berkelanjutan”, menekankan pentingnya peran BUMD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui transformasi bisnis dan inovasi layanan.
Partisipasi Bank Kalsel dalam ajang Top BUMD Awards 2026 ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat positioning dan meningkatkan brand awareness di tingkat nasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis dengan berbagai pihak.
Dengan capaian ini, Bank Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai bank daerah yang kompetitif, inovatif, dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Kalimantan Selatan. [adv/riv]
SebarkanBanjarbaru
Bank Kalsel Hadirkan Promo Spesial HUT ke-27 Banjarbaru Dapat Voucher Belanja
BalainNews.com, BANJARBARU – Bank Kalsel menghadirkan promo spesial dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru dengan memberikan voucher belanja senilai Rp50.000 kepada masyarakat.
Promo ini dapat dimanfaatkan dengan dua cara, yakni membuka rekening tabungan Bank Kalsel atau melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Program ini berlaku bagi 100 nasabah pertama yang memenuhi persyaratan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Kantor Cabang Banjarbaru serta area Banjarbaru Expo, mulai 13 hingga 30 April 2026.Jaringan & Stasiun TV
Adapun jenis tabungan yang dapat dibuka dalam program ini meliputi Simpeda, Banua, Banua Bungas, Banua Rencana, hingga TabunganKu. Setiap nasabah yang memenuhi ketentuan berhak memperoleh voucher belanja Indomaret senilai Rp50.000.
Bank Kalsel mengingatkan bahwa kuota promo terbatas, sehingga masyarakat diimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan ini.
Melalui program ini, Bank Kalsel berharap dapat meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan sekaligus mendukung kemudahan pembayaran pajak daerah. [adv/riv]
SebarkanBanjarbaru
Gubernur H Muhidin Dialog Langsung dengan Bupati/Walikota se-Kalsel, Bahas Isu Strategis Daerah
BalainNews.com, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin melakukan diskusi dengan Bupati/Walikota untuk membahas berbagai permasalahan di daerah. Gubernur pun berusaha mengakomodir segala usulan dan aspirasi yang disampaikan untuk dilakukan tindakan penyelesaian bersama.
Diskusi ini dilakukan dalam rangkaian Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalsel tahun 2026 penyusunan RKPD tahun 2027, Selasa (07/04/2026) di aula DR KH Idham Chalid Kantor Gubernur di Banjarbaru.
Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Syahrujani mengawali topik diskusi dengan penyampaian keluhan soal banjir kiriman dari Kabupaten Balangan. Disusul permintaan Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin terkait keterbatasan lahan tempat pembuangan dan pemrosesan akhir (TPA) sampah di Kota Banjarmasin.
Sedangkan Bupati Batola H Bahrul Ilmi, meminta solusi kepada Gubernur Kalsel atas masalah yang dihadapi yakni perlunya peningkatan kualitas dan pelebaran jalan yang menghubungkan daerah setempat ke Margasari Kabupaten Tapin.
Menanggapi hal itu, Gubernur H Muhidin mengatakan, Pemerintah Provinsi memang memprioritaskan pembangunan sodetan di kawasan Banua Anam, termasuk Kabupaten Balangan, sebagai solusi penanganan banjir.
Sodetan ini direncanakan untuk mengatasi luapan air dengan mengalirkan debit banjir, salah satunya direncanakan menuju Sungai Barito dan proyek ini melibatkan koordinasi intensif dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III.
Adapun masalah penanganan sampah di Kota Banjarmasin, disarankan untuk meningkatkan sinergi dan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Batola dan Banjar.
Pemko Banjarmasin bisa meminta lahan ke Pemkab Batola dan Banjar dengan sistem kerja sama yang sama-sama menguntungkan.
Berikutnya, berkenaan permintaan pelebaran jalan di Batola, disarankan untuk membuat proposal dan menyampaikan ke Kementerian Pekerjaan Umum. “Kita akan bantu,” ujar Gubernur.
Permintaan serupa disampaikan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal, untuk beberapa ruas jalan di wilayahnya, disusul keluhan Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani terkait kelangsungan proyek Bendung Kinarum di Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong dan kondisi jalan menuju kawasan IKN- Kalimantan Timur.
Melihat usulan dan keluhan bupati walikota relatif sama, Gubernur H Muhidin meminta mereka terlebih dulu menyampaikan proposal, karena sudah dilakukan musrenbang di kabupaten masing-masing.
Soal anggaran terbatas, tetap akan dipertimbangkan. Namun Pemerintah kabupaten/kota ujarnya harus bergerak lebih dulu, tidak semata-mata mengandalkan bantuan Pemerintah Provinsi atau pusat.
Turut hadir dalam pertemuan, Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Kapolda Kalsel Irjenpol Rosyanto Yudha Hermawan dan forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin, bupati/walikota se Kalsel, kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan pejabat terkait lainnya. [adv/riv/sal/adpim]
SebarkanBanjarbaru
Musrenbang 2026: Gubernur H Muhidin Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah Demi Arah Pembangunan Selaras
BalainNews.com, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan pentingnya sinergi dan keselarasan dalam perencanaan pembangunan daerah guna menjawab berbagai tantangan ke depan. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Gedung Idham Chalid, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Bupati dan Walikota se-Kalsel, Kepala Bappeda kabupaten/Kota se-Kalsel, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, akademisi, tokoh masyarakat hingga pimpinan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan se-Kalimantan Selatan sebagai forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalsel 2025–2029.
“Musrenbang ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan langkah pembangunan agar lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Muhidin.
Dalam sambutannya, H. Muhidin menegaskan bahwa pembangunan Kalsel mengacu pada visi “Kalsel Bekerja” yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan, berbudaya, religius, dan sejahtera. Visi tersebut diarahkan untuk menjadikan Kalimantan Selatan sebagai gerbang logistik Kalimantan berbasis sumber daya manusia unggul dan infrastruktur terintegrasi.
Beliau juga memaparkan capaian pembangunan tahun 2025 yang dinilai menunjukkan fondasi kuat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalsel tercatat sebesar 76,10 atau di atas rata-rata nasional, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,22 persen.
“Capaian ini menunjukkan bahwa arah pembangunan kita sudah berada di jalur yang tepat, namun tetap perlu diperkuat dengan perencanaan yang matang dan terintegrasi,” ungkapnya.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka berada di angka 4,16 persen dan angka kemiskinan 3,73 persen, menjadikan Kalsel sebagai salah satu provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah di Indonesia.
H. Muhidin menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan harus selaras dengan agenda nasional tahun 2027, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri.”
“Sinkronisasi dengan kebijakan nasional penting agar pembangunan daerah berjalan searah dan saling mendukung,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur dasar sebagai penopang pembangunan, termasuk dalam mengatasi persoalan lingkungan yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.
“Ke depan, kita juga harus lebih serius dalam membenahi infrastruktur yang mendukung ketahanan wilayah, termasuk pengendalian banjir yang harus dilakukan secara terpadu,” ujarnya.
Muhidin menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan lintas kewenangan dari hulu hingga hilir.
“Kita perlu langkah konkret seperti normalisasi sungai, peningkatan sistem drainase, serta pembangunan sodetan untuk mengendalikan aliran air di kawasan rawan banjir,” jelasnya.
Untuk mendukung percepatan pembangunan, Pemprov Kalsel juga mendorong sejumlah proyek strategis, di antaranya pembangunan jembatan penghubung Tanah Bumbu–Pulau Laut, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus dan Pelabuhan Internasional Mekar Putih, pembangunan stadion bertaraf internasional, serta pengembangan Bandara Syamsudin Noor.
“Seluruh program ini harus berjalan selaras agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan tercipta perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terpadu, dan mampu menjawab berbagai persoalan daerah secara berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas komitmen dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional.
Menurutnya, pelaksanaan Musrenbang ini menjadi instrumen penting dalam memastikan arah pembangunan tidak hanya terencana dengan baik, tetapi juga tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kalimantan Selatan sudah menunjukkan progres yang baik, tinggal bagaimana konsistensi ini terus dijaga,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kualitas belanja daerah agar lebih produktif dan mampu mendorong sektor-sektor unggulan di masing-masing wilayah.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat memaksimalkan potensi yang ada, baik dari sektor sumber daya alam maupun pengembangan sumber daya manusia, sehingga mampu meningkatkan daya saing daerah,” tambahnya.
Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Ir. Suprapti Tri Astuti, S.T., M.T., menyampaikan bahwa Musrenbang tahun ini difokuskan pada penguatan konektivitas wilayah dan peningkatan pelayanan dasar, dengan pendekatan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan antarwilayah agar seluruh kabupaten/kota dapat berkembang secara seimbang, serta mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi. [adv/riv/md/adpim]
SebarkanBanjarbaru
Ramai di Media Sosial, Calon Penumpang Keluhkan Sulitnya Tiket Pesawat ke Banjarmasin
BalainNews.com, BANJARMASIN – Keluhan calon penumpang terkait sulitnya mendapatkan tiket pesawat menuju Banjarmasin ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Berbagai unggahan warganet menunjukkan pengalaman serupa, mulai dari tiket yang telah habis hingga harga yang melonjak untuk penerbangan dengan rute transit.
Situasi ini memicu keresahan, terutama bagi masyarakat yang memiliki keperluan mendesak atau hendak kembali dari masa libur. Sejumlah calon penumpang mengaku harus mencari alternatif transportasi lain atau menunda perjalanan akibat keterbatasan kursi penerbangan.
Menanggapi hal tersebut, pihak pengelola bandara memastikan operasional tetap berjalan sebagaimana mestinya. Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia, Ahmad Zulfia Noor, menegaskan tidak ada gangguan dalam layanan penerbangan di bandara. Sabtu (4/4/26)
“Operasional bandara berjalan normal, kemungkinan karena libur panjang,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Lonjakan permintaan pada periode libur panjang dinilai menjadi faktor utama terbatasnya ketersediaan tiket. Kondisi ini juga menjadi pengingat bagi calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal, terutama pada masa puncak mobilitas, guna menghindari kendala serupa. [riv/red]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle2 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah2 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air
-
Banjarmasin2 tahun agoLomba Nyanyi antar Wartawan Bersama SMSI Kalsel

