Di Hadapan 670 Peserta Pertikawan Regional Kalimantan, Paman Birin Gelorakan Semangat Peduli Lingkungan Dan Kelestarian Hutan - BalainNews.com
Connect with us

Kalsel

Di Hadapan 670 Peserta Pertikawan Regional Kalimantan, Paman Birin Gelorakan Semangat Peduli Lingkungan Dan Kelestarian Hutan

Published

on

Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kwarda Kalsel, H. Sahbirin Noor (tengah). (Foto : Donny Sophandi)

BalainNews.com, BANJAR – Gubernur Kalsel yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kwarda Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin bertindak sebagai pembina upacara pembukaan Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan tahun 2023 di Bumi Perkemahan Kiram Kab. Banjar pada Kamis (9/11) pagi

Turut hadir Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, Forkopimda Kalsel, Sekertaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalsel, Hj. Raudatul Jannah, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalteng, Kalbar, Kaltim dan Kaltara, Para Pimpinan Saka Kalpataru dan Pimpinan Wana Bhakti Tingkat Daerah Kalimantan serta peserta perkemahan Pertikawan.

Dengan moto “Satya Ku Darmakan, Darma Ku Baktikan” dan tema “Aksi Bersama untuk Lingkungan yang Berkelanjutan dan Hutan Lestari” beserta selogan “ULIN yaitu Unggul Lesatari Inspiratif,” acara ini diikuti sebanyak 670 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan, perkemahan tersebut dilaksanakan dari tanggal 8 hingga 12 November 2023 mendatang.

Dalam sambutannya Paman Birin berbagi pengalaman masa lalu sebagai anggota pramuka, mengingat perjalanan dan berbagai pelajaran berharga yang didapatkan selama menjadi bagian tersebut, Paman Birin juga memberikan semangat kepada para peserta untuk menikmati setiap momen dalam keanggotaan pramuka, karena menurutnya, pengalaman tersebut akan membentuk karakter dan memberikan bekal yang berarti untuk kehidupan mendatang.

“Melihat adik-adik seperti ini, saya teringat masa-masa saya masih menjadi anggota pramuka, sama seperti kalian, menjadi anggota pramuka sejak SD, SMP, hingga SMA.” kenang Paman Birin.

Lebih lanjut, Paman Birin menyoroti Isi Dasa Darma Pramuka, mengungkapkan pandangannya bahwa filosofi ini yang membuat Pramuka menjadi generasi tangguh. Beliau menggali makna dari setiap prinsip dasa dharma, memaparkan bagaimana nilai-nilai tersebut telah membentuk landasan kuat bagi keberhasilan dan ketangguhan para anggota Pramuka.

“Jaka pribahasa orang Banjar ‘Taguh’ Kulit sampai ketulang-tulang, generasi yang tidak pernah menyerah, generasi terampil jujur dan yang luar biasa yaitu generasi yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa itulah Pramuka.” ujar Paman Birin.

Selain itu, Kegiatan Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) merupakan wadah yang strategis untuk melakukan pembinaan generasi muda bidang lingkungan hidup dan kehutanan, semangat pramuka harus jadi yang terdepan dan teladan bagi generasi muda lainnya.

“Tujuan besar dengan adanya kegiatan ini akan memunculkan generasi muda yang kuat dalam menjalankan aksi kepramukaan yang mengabdikan dirinya dalam kegiatan bakti lingkungan dan kelestarian hutan juga mengaungkan kampanye peduli lingkungan,” tambah Paman Birin.

Sebelumnya, dalam laporannya Ketua Panitia Penyelenggara Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan Tahun 2023 yang disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana akan ada beberapa program siap giat.

“Kami menyajikan beragam kegiatan yang tidak hanya menarik, tetapi juga edukatif, dengan fokus pada tema lingkungan dan budaya keberlanjutan. Termasuk di antaranya adalah kegiatan perkemahan program Saka Kalpataru, program Saka Wanabakti, pelatihan kepemimpinan anak muda, gladian Dewan Saka, kunjungan wisata, pameran, bazar UMKM, workshop, dan bakti masyarakat.” ungkap Hanifah.

Hanifah Dwi Nirwana menekankan bahwa seluruh pihak terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini bekerja secara gotong royong.

“Semangat gotong royong menjadi kunci kesuksesan acara ini. Semua pihak terlibat, termasuk dinas terkait, UPT KLHK, KLHK Pusat, TNI, dan Polri, bekerjasama dengan baik. Kolaborasi yang kuat, pertukaran ide yang positif, dan semangat kebersamaan peserta membantu mewujudkan harapan acara sesuai dengan slogannya.” Kata Hanifah.

Sementara itu, Dirjen PTKL KLHK, Hanif Faisol Nurofiq selaku pimpinan Saka Wana Bakti dan Saka Kalpataru tingkat nasional mengatakan Pertikawan merupakan kegiatan lima tahunan yang diselenggarakan enam regional di Indonesia.

“Pertikawan merupakan perhelatan yang diadakan setiap lima tahun di enam regional di Indonesia, melibatkan regional Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi dan Maluku, serta Papua.” ucap Hanif.

Hanif Faisol Nurofiq juga mengatakan tentang suksesnya acara Pertikawan tahun 2018 regional Kalimantan yang diselenggarakan di Pantai Lamaru Kota Balikpapan Provinsi Kaltim.

“Pertikawan tahun 2018 di regional Kalimantan telah sukses diselenggarakan di Pantai Lamaru Kota Balikpapan, Provinsi Kaltim. Untuk penyelenggaraan tahun ini, kami memilih lokasi yang tidak kalah menarik, yaitu Kiram Park, yang merupakan bagian dari Geopark Meratus.”Ungkap Hanif

Selain itu, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan dunia tengah menghadapi krisis lipat tiga (three planetary crisis) yakni perubahan iklim, biodiversity loss, dan polusi mengata. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali, harus aware dan dapat meningkatkan adaptasi dalam kaitannya dengan ketahanan iklim.

“Untuk itu, pada kesempatan ini, saya juga mengajak kakak-kakak pramuka sekalian untuk menyukseskan agenda Indonesia’s Folu Net Sink 2030. Folu Net Sink 2030 adalah sebuah kondisi yang ingin dicapai melalui penurunan emisi GRK dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan dengan kondisi di mana tingkat serapan sama atau lebih tinggi dari tingkat emisi pada tahun 2030. Adapun, proyeksi target Folu Net Sink 2030 adalah angka net sink – 140 juta ton co2eq atau emisi negatif sebesar 140 juta ton CO2eq,” harapnya.

Diharapkan melalui kegiatan Pertikawan ini, para pramuka akan menjadi pionir dan tauladan yang menerapkan prinsip-prinsip perlindungan sumber daya alam dan ekosistem serta melakukan hidup ramah lingkungan hingga ke generasi berikutnya. Mulailah dari diri sendiri, dan mulailah dari saat ini.

“Saya minta tekad kita bersama untuk menjaga lingkungan dan hutan tetap lestari dan berkelanjutan. Gerakan pramuka menamkan rasa cinta bangga tanah air, satu keyakinan dari generasi pramuka adalah generasi yang unggul dan tangguh. Isilah dengan kegiatan yang positif,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan pemukulan gong oleh Gubernur Kalsel, Paman Birin didampingi Ketua Kwartir Daerah, Hj. Raudatul Jannah, Dirjen PKTL KLHK, Hanif Faisol Nurofiq, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana sebagai tanda Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan tahun 2023 secara resmi dibuka, Sesaat setelah itu, dilangsungkan Defile Kontingen Parade Borneo dari Kwartir Daerah yang berpartisipasi dalam acara Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan tahun 2023. [riv/rfq/adpim]

Sebarkan

Banjarmasin

Semarak HUT ke-76 Kalsel, Bank Kalsel Ubah Jarak Lari Menjadi 760 Bibit Ulin

Published

on

Flyer AKSEL Virtual Run 2026. (Foto : Humas-BankKalsel)

BalainNews.com, BANJARMASIN – Semangat memperingati Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga aksi nyata menjaga lingkungan.

PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) meluncurkan AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi dengan tagline “Sehat Diri, Bumi Lestari — Dari Pesisir ke Pegunungan”. Program ini mengajak masyarakat berolahraga sekaligus berkontribusi terhadap penghijauan Pegunungan Meratus.

Melalui konsep gotong royong digital, jarak lari peserta akan dikonversikan menjadi bibit pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri), salah satu vegetasi khas Borneo yang dikenal sebagai kayu besi.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengatakan program tersebut merupakan kelanjutan dari AKSEL Virtual Run 2024 yang sebelumnya berhasil mendukung penanaman 7.400 bibit mangrove di kawasan pesisir Kalimantan Selatan.

“Pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Kalsel mengalihkan fokus restorasi ekosistem darat menuju dataran tinggi, tepatnya di kawasan hutan kaki Pegunungan Meratus, Tahura Sultan Adam, Mandiangin,” ujar Fachrudin.

Konsep AKSEL Virtual Run 2026 dirancang sederhana. Sebanyak 1.000 peserta dari masyarakat umum dan komunitas lari se-Kalimantan Selatan ditargetkan mengikuti kegiatan tersebut.

Setiap peserta ditantang menuntaskan jarak 7,6 kilometer, baik sekaligus maupun secara bertahap. Seluruh jarak peserta kemudian diakumulasikan. Setiap 10 kilometer jarak kolektif akan dikonversikan menjadi satu bibit Ulin.

Dengan target akumulasi 7.600 kilometer, program ini ditargetkan menghasilkan 760 bibit Ulin, sekaligus merepresentasikan angka Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.

Dari Pesisir ke Pegunungan

Pemilihan Ulin sebagai tanaman utama reforestasi bukan tanpa alasan. Pohon yang dikenal memiliki daya tahan tinggi tersebut tumbuh relatif lambat, tetapi mampu bertahan dalam jangka panjang.

Bagi Bank Kalsel, karakter Ulin menjadi simbol investasi ekologis yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan lintas generasi.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam menerapkan prinsip Green Banking, dengan memperluas kontribusi perbankan daerah dari aspek ekonomi menuju keberlanjutan lingkungan.

“Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Kalsel memiliki peran ganda yang strategis, tidak hanya menggerakkan roda perekonomian daerah, tetapi juga menjaga kelestarian ekosistem Kalimantan Selatan,” kata Fachrudin.

Empat Tahap Menuju 760 Ulin

AKSEL Virtual Run 2026 dilaksanakan dalam empat tahapan.

Tahap pertama berupa Kick-off Lari Bareng pada 14 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini diikuti 100 peserta, terdiri atas 50 internal Bank Kalsel dan 50 perwakilan komunitas lari lokal, yakni SB Runners, GubernuRun, RIOT, dan Run From Reality.

Kegiatan mengambil titik start dan finis di AKSEL Cafe Banjarmasin.

Selanjutnya, periode Virtual Run berlangsung pada 14 Agustus hingga 12 September 2026. Pendaftaran dilakukan secara digital melalui fitur AKSEL Fun pada aplikasi Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel dengan biaya pendaftaran sebesar Rp76.

Sebanyak 100 pelari tercepat yang mengunggah hasil lari 7,6 kilometer berkesempatan memperoleh jersey eksklusif bermotif Kayu Ulin dan PR Package Planting Kit.

Tahap ketiga berupa pengundian doorprize secara live streaming melalui kanal YouTube resmi Bank Kalsel. Peserta yang menyelesaikan misi berkesempatan mendapatkan Running Gear dengan total nilai hadiah Rp30 juta serta 100 paket PR Package Planting Kit.

Puncak kegiatan atau grand finale adalah penanaman 760 bibit Ulin di kawasan Tahura Sultan Adam, Mandiangin, bekerja sama dengan UPTD Tahura Sultan Adam dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

Penanaman akan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi dan waktu yang tepat berdasarkan konsultasi teknis dengan pengelola Tahura, sehingga peluang tumbuh bibit dapat dioptimalkan.

Seluruhnya Digital

Masyarakat yang ingin berpartisipasi cukup memiliki rekening tabungan Bank Kalsel dan telah mengaktifkan Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel.

Pendaftaran dilakukan melalui menu AKSEL Fun, kemudian memilih penyedia jasa “AKSEL VIRTUAL RUN 2026: REFORESTASI”. Setelah memperoleh e-tiket melalui email, peserta melakukan aktivasi akun pada portal virtual run untuk mengunggah bukti aktivitas lari dari aplikasi seperti Strava, Nike Run Club, atau Relive.

Perkembangan akumulasi jarak lari dan capaian bibit Ulin juga dapat dipantau melalui dashboard yang disediakan penyelenggara.

Fachrudin menegaskan, penanaman pohon ditempatkan sebagai penutup rangkaian kegiatan agar seluruh proses memiliki makna yang utuh.

“Aksi penanaman pohon ini sengaja kami posisikan di akhir periode sebagai grand finale. Dengan demikian, 760 bibit Ulin yang tertanam di Pegunungan Meratus benar-benar menjadi monumen dan simbol dari akumulasi keringat, perjuangan, serta gotong royong seluruh masyarakat Kalsel yang berlari bersama Bank Kalsel,” pungkasnya.

Melalui AKSEL Virtual Run 2026, langkah kaki masyarakat tidak berhenti pada pencapaian kebugaran. Setiap kilometer yang ditempuh diharapkan berubah menjadi jejak hijau bagi Banua—dari keringat manusia hari ini, menjadi pohon yang memberi kehidupan bagi generasi mendatang. [adv/riv]

Sebarkan
Continue Reading

Banjarmasin

AKSEL Virtual Run 2026: Bank Kalsel Padukan Olahraga dan Gerakan Reforestasi

Published

on

Flyer AKSEL Virtual Run 2026. (Foto : Humas-BankKalsel)

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali mendorong gaya hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan melalui AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi. Kegiatan olahraga virtual ini menjadi bagian dari rangkaian semarak Hari Ulang Tahun ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.

AKSEL Virtual Run 2026 mengusung jarak 7,6 kilometer. Peserta dapat menyelesaikan jarak tersebut dalam satu kali lari maupun beberapa kali aktivitas hingga mencapai total 7,6 kilometer.

Program ini berlangsung pada 14 Agustus hingga 12 September 2026, sementara periode pendaftaran tercantum mulai 12 Agustus hingga 12 September 2026.

Dari sisi ekonomi, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemanfaatan ekosistem digital Bank Kalsel melalui aplikasi AKSEL by Bank Kalsel. Pendaftaran dilakukan melalui fitur AKSEL FUN dengan biaya pendaftaran sebesar Rp76 ribu.

Peserta diwajibkan memiliki rekening tabungan Bank Kalsel, seperti Simpeda, Banua, atau Tabungan Syariah Al-Barakah atas nama pribadi serta telah mengaktifkan layanan Mobile Banking AKSEL.

Setelah mendaftar, peserta dapat melakukan aktivitas lari menggunakan aplikasi pencatat aktivitas olahraga seperti Strava, Relive, Nike Run, atau aplikasi sejenis. Bukti hasil lari kemudian diunggah melalui laman v-run.bankkalsel.co.id untuk proses verifikasi.

Bank Kalsel menyediakan doorprize dengan total nilai Rp30 juta bagi peserta yang memenuhi ketentuan, khususnya mereka yang telah mengunggah hasil lari dengan total jarak minimal 7,6 kilometer.

Selain itu, 100 peserta pertama yang menyelesaikan misi 7,6 kilometer berkesempatan memperoleh jersey bermotif kayu ulin beserta goodie bag.

Konsep reforestasi menjadi pesan utama kegiatan ini. Olahraga tidak hanya ditempatkan sebagai aktivitas menjaga kebugaran, tetapi juga dikaitkan dengan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan dan penghijauan Banua.

Melalui AKSEL Virtual Run 2026, Bank Kalsel mempertemukan tiga unsur dalam satu kegiatan: aktivitas fisik, transformasi layanan digital, dan kepedulian lingkungan.

Bagi peserta, tantangannya sederhana: menuntaskan 7,6 kilometer. Namun pesan yang dibawa jauh lebih panjang—bahwa langkah kecil yang dilakukan bersama dapat menjadi bagian dari gerakan yang lebih besar untuk kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan Kalimantan Selatan. [adv/riv]

Sebarkan
Continue Reading

Banjar

Suara “Krekk… Krekk…” Pecah Kekhusyukan Salat Subuh, Lantai Musholla Bergeser Saat Jemaah Baca Yasin

Published

on

Musholla Darun Nasihin, Blok C, Kompleks Sejahtera Mandiri Asri, Gambut. (Foto : Ist)

BalainNews.com, KABUPATEN BANJAR – Ketegangan mendadak menyelimuti suasana salat Subuh berjamaah di Musholla Darun Nasihin, Blok C, Kompleks Sejahtera Mandiri Asri, Gambut, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 05.45 WITA.

Saat itu, puluhan jemaah tengah khusyuk mengikuti rangkaian ibadah Subuh. Setelah salat selesai, jemaah melanjutkan dengan zikir dan pembacaan Surah Yasin.

Namun, ketika bacaan baru memasuki ayat kelima, terdengar suara aneh dari bagian belakang imam.
“Krakk… krakk…”

Seketika sejumlah jemaah saling berpandangan. Suasana yang semula tenang berubah menjadi penuh kewaspadaan.

Imam Abdussalam yang memimpin pembacaan Surah Yasin tetap berusaha tenang. tidak bergeser dari posisi duduknya. Belum sempat suasana kembali normal, suara serupa kembali terdengar.
“Krekk… krekk… krekk…”
Kali ini suara terdengar semakin cepat dan jelas.

Jemaah yang berada di belakang imam spontan berdiri. Sebagian membawa meja kecil dan kitab Yasin untuk menjauh dari titik yang dicurigai sebagai sumber suara.

Seorang jemaah kemudian keluar dari musholla untuk memeriksa kondisi di sekitar bangunan. Sementara jemaah lainnya tetap berada di dalam dan memilih menyelesaikan pembacaan Surah Yasin.

Setelah Surah Yasin selesai, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan pembacaan Surah Tabarak. Imam kemudian memimpin doa dan jemaah saling bersalaman.

Namun, ketegangan belum sepenuhnya berakhir.
Suara “krakk… krakk…” kembali terdengar.
Jemaah akhirnya tidak berani melewati bagian lantai tepat di belakang posisi imam.

Dari pemeriksaan sementara, suara tersebut diduga berasal dari pergeseran bagian struktur penyangga di bawah lantai yang menyebabkan keramik ikut bergeser dan menimbulkan suara retakan.

“Saat kita sholat subuh di komplek sejahtera mandiri asri Blok C, terjadi insiden adan suara Krak ..Krak… rupanya pergeseran lantai kramik, akibat tongkat di bawah turun,” kata Muhdi, salah seorang Jemaah, Rabu sore (12/8/2026).

Dikatakan, meski sempat membuat jemaah panik, seluruh rangkaian ibadah dapat diselesaikan dengan tertib. Tidak ada jemaah yang dilaporkan mengalami cedera.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah selamat dan dapat kembali ke rumah masing-masing.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi warga agar kondisi bangunan musholla, khususnya struktur penyangga dan lantai, segera diperiksa untuk memastikan keamanan jemaah yang beribadah,” Muhdi menambahkan.

Akibat peristiwa itu,
keramik kelihatan menggelembung ke atas.

“Kalau patah belum, karena kita pas duduk berdua di belakang imam, disitulah keramik kelihatan menggelembung ke atas naik, tapi tidak lepas,” Muhdi menjelaskan.

Bagi Para Jemaah yang hadir pagi itu, suara retakan yang muncul di tengah lantunan Surah Yasin menjadi pengalaman yang tidak mudah dilupakan.

Sebuah momen ketika kekhusyukan ibadah tiba-tiba berhadapan dengan kondisi bangunan yang harus diwaspadai. [riv]

Sebarkan
Continue Reading

Daerah

Dongeng Hari Bhayangkara ke-80 Antarkan Faiha dari Tabalong Bertemu Kapolri

Published

on

Faiha Samaira Khanza, Violina Firdausa dan Gilang Aidan Evendi tampil membawakan dongeng di hadapan Kapolri. (Foto : Ist)

BalainNews.com, TABALONG – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Mabes Polri menyelenggarakan berbagai perlombaan dengan peserta dari berbagai kategori, mulai dari masyarakat umum, wartawan, anak-anak, penyandang disabilitas hingga anggota Polri.

Berbagai perlombaan tersebut dilaksanakan pada Juni hingga Juli 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Malam puncak penganugerahan Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat digelar di The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026) malam.

Dalam ajang tersebut, Faiha Samaira Khanza, siswi TK Ghaiwa Islamic School, Kelurahan Agung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, yang mengikuti lomba melalui Polres Tabalong mewakili Polda Kalimantan Selatan, berhasil meraih Juara I Nasional kategori dongeng.

Sementara itu, Juara II diraih Gilang Aidan Evendi dari Polresta Kendari, Polda Sulawesi Tenggara, sedangkan Juara III diraih Violina Firdausa dari Polres Banyuwangi, Polda Jawa Timur.

Tidak hanya menerima penghargaan, ketiga juara juga mendapat kesempatan istimewa untuk menunjukkan kemampuan mereka secara langsung di hadapan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Faiha Samaira Khanza, Violina Firdausa dan Gilang Aidan Evendi tampil membawakan dongeng di hadapan Kapolri. Usai menyaksikan penampilan ketiganya, Kapolri kemudian mengajak mereka berbincang mengenai sekolah, keluarga hingga cita-cita yang ingin mereka raih.

Dalam kesempatan tersebut, Faiha yang kini telah memasuki jenjang sekolah dasar menyampaikan cita-citanya untuk menjadi seorang dokter.

Kapolri memberikan semangat kepada Faiha agar terus belajar dan rajin menuntut ilmu. Kapolri juga mengapresiasi peran orang tua, khususnya ibu, yang selama ini mendampingi dan membimbing Faiha hingga mampu meraih prestasi tersebut.

Faiha sendiri mengikuti lomba dongeng saat masih duduk di bangku TK Ghaiwa Islamic School, Kelurahan Agung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Tabalong dan Polda Kalimantan Selatan.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap prestasi yang diraih Faiha, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla turut memberikan pendampingan dan mengantarkan Faiha ke Jakarta untuk menghadiri malam puncak penganugerahan Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat.

Dikonfirmasi pada Rabu (12/8/2026) pagi, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H. mengatakan, prestasi yang diraih Faiha merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Tabalong dan Polda Kalimantan Selatan.

“Prestasi Faiha menjadi kebanggaan kita bersama. Ini menunjukkan bahwa anak-anak di Kabupaten Tabalong memiliki potensi dan bakat yang luar biasa untuk berprestasi hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Menurutnya, keikutsertaan Faiha dalam ajang tersebut bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi Faiha untuk mengembangkan keberanian, kreativitas dan rasa percaya diri.

“Kami sangat mengapresiasi semangat Faiha dan dukungan orang tua serta pihak sekolah. Polres Tabalong akan terus memberikan dukungan terhadap generasi muda yang memiliki prestasi dan potensi untuk berkembang,” katanya.

Ia berharap keberhasilan Faiha dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya di Kabupaten Tabalong untuk berani mengembangkan bakat dan mengejar cita-cita.

“Semoga Faiha terus semangat belajar, tetap rendah hati dan dapat mewujudkan cita-citanya menjadi dokter. Prestasi ini semoga menjadi langkah awal untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi,” pungkasnya. [riv/nrl]

Sebarkan
Continue Reading

Banjarmasin

HM Yamin Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan: “Cepat Boleh, Verifikasi Jangan Ditinggalkan”

Published

on

HM Yamin HR, Wali Kota Banjarmasin. (Foto : Ist).

BalainNews.com, BANJARMASIN – Pesatnya arus informasi di era digital menuntut wartawan bekerja cepat. Namun, kecepatan tersebut tidak boleh membuat proses pengecekan fakta diabaikan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR saat menghadiri penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) SMSI Angkatan ke-71 di Aula Kayuh Baimbai, Banjarmasin, Minggu (9/8/2026).

Yamin menegaskan, wartawan memiliki tanggung jawab besar terhadap setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat.

Sebuah berita tidak cukup hanya menarik dan cepat dipublikasikan, tetapi juga harus memiliki dasar informasi yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, proses jurnalistik harus diawali dengan upaya memastikan kebenaran informasi. Wartawan perlu melakukan konfirmasi, mengecek data, memahami persoalan secara menyeluruh, serta memberikan ruang bagi pihak-pihak yang berkaitan dengan suatu peristiwa untuk menyampaikan keterangannya.

“Wartawan atau insan pers dituntut untuk tidak hanya mampu mencari dan menyampaikan informasi, tetapi juga mampu memverifikasi fakta, memahami konteks, dan mempertanggungjawabkan setiap informasi yang dipublikasikan,” ujar Yamin.

Yamin mengatakan, mengikuti UKW dan memperoleh sertifikat kompetensi bukan berarti proses belajar seorang wartawan selesai.

Justru setelah dinyatakan kompeten, wartawan memiliki tanggung jawab untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam setiap aktivitas jurnalistik.

Ia berharap para wartawan tidak menjadikan sertifikat sekadar dokumen administratif, tetapi menjadikannya sebagai pijakan untuk meningkatkan profesionalitas dan kualitas pemberitaan.

Di tengah maraknya informasi dari media sosial, wartawan juga dituntut mampu membedakan informasi yang sudah terverifikasi dengan informasi yang masih berupa klaim atau dugaan.

Yamin turut mengingatkan agar wartawan tetap berani bersikap kritis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Namun, keberanian tersebut harus disertai dengan etika serta tanggung jawab profesi.

“Jadilah wartawan yang cerdas membaca fakta, kritis melihat persoalan, berani menyampaikan kebenaran, tetapi tetap menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab,” pesannya.

Ketua SMSI Kalimantan Selatan, Drs Anang Fadhilah mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian UKW hingga selesai.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para penguji dan seluruh pihak yang berkontribusi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Anang, peningkatan kompetensi wartawan menjadi hal penting untuk menjaga kualitas pers di tengah perubahan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat.

“Alhamdulillah pelaksanaan UKW Angkatan ke-71 berjalan lancar. Ini menjadi bekal bagi wartawan untuk terus menjaga integritas dalam mencari dan menyampaikan berita kepada masyarakat,” katanya.

Anang menilai perkembangan teknologi memberikan kemudahan sekaligus tantangan bagi wartawan. Informasi dapat menyebar begitu cepat melalui berbagai platform digital, bahkan sebelum kebenarannya dipastikan.

Kondisi tersebut membuat wartawan harus semakin cermat. Jangan sampai persaingan mendapatkan berita tercepat membuat proses verifikasi dan konfirmasi justru dilewati.

Karena itu, prinsip akurasi, keberimbangan, independensi, verifikasi serta kepatuhan terhadap kode etik harus tetap menjadi dasar dalam menjalankan pekerjaan jurnalistik.

Pelaksanaan UKW SMSI Angkatan ke-71 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pengujian dan pemberian sertifikat.

Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya wartawan yang semakin profesional, memiliki kemampuan jurnalistik yang baik, kritis dalam melihat persoalan, serta konsisten menjaga integritas.

Kepercayaan masyarakat terhadap media sangat bergantung pada kualitas informasi yang disajikan.

Dalam situasi ketika masyarakat dibanjiri informasi dari berbagai sumber, keberadaan wartawan menjadi semakin penting untuk memastikan sebuah informasi telah melalui proses jurnalistik sebelum disampaikan kepada publik.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan seorang wartawan bukan hanya seberapa cepat sebuah berita dipublikasikan, tetapi juga seberapa kuat berita tersebut dibangun berdasarkan fakta.

Sebab, berita yang cepat mungkin lebih dahulu dibaca, tetapi berita yang akuratlah yang mampu mempertahankan kepercayaan publik.

UKW SMSI Angkatan ke-71 dilaksanakan pada 8–9 Agustus 2026 dan diikuti 32 wartawan yang berasal dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan bersama Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Dr Moestopo (Beragama).

Sebanyak enam penguji dari Jakarta terlibat dalam proses penilaian peserta. Pengujian dilakukan untuk melihat sejauh mana kemampuan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai standar kompetensi.

Peserta menjalani sejumlah materi dan praktik, mulai dari mencari serta menggali informasi, melakukan wawancara, mengembangkan bahan berita, memeriksa fakta hingga menyusun berita.

Dengan metode tersebut, kemampuan peserta diuji bukan hanya dari sisi penulisan, tetapi juga dari cara mereka memperoleh, mengolah dan memastikan informasi sebelum disajikan kepada masyarakat.

Penutupan kegiatan turut dihadiri Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Ilmi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banjarmasin Febry, serta jajaran pengurus SMSI Kalimantan Selatan. [riv/SMSI Kalsel]

Sebarkan
Continue Reading

Kalsel

Banjarmasin2 hari ago

Semarak HUT ke-76 Kalsel, Bank Kalsel Ubah Jarak Lari Menjadi 760 Bibit Ulin

BalainNews.com, BANJARMASIN – Semangat memperingati Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga aksi nyata...

Banjarmasin3 hari ago

AKSEL Virtual Run 2026: Bank Kalsel Padukan Olahraga dan Gerakan Reforestasi

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali mendorong gaya hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan melalui AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi....

Banjar4 hari ago

Suara “Krekk… Krekk…” Pecah Kekhusyukan Salat Subuh, Lantai Musholla Bergeser Saat Jemaah Baca Yasin

BalainNews.com, KABUPATEN BANJAR – Ketegangan mendadak menyelimuti suasana salat Subuh berjamaah di Musholla Darun Nasihin, Blok C, Kompleks Sejahtera Mandiri...

Daerah4 hari ago

Dongeng Hari Bhayangkara ke-80 Antarkan Faiha dari Tabalong Bertemu Kapolri

BalainNews.com, TABALONG Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Mabes Polri menyelenggarakan berbagai perlombaan dengan peserta dari berbagai kategori,...

Banjarmasin6 hari ago

HM Yamin Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan: “Cepat Boleh, Verifikasi Jangan Ditinggalkan”

BalainNews.com, BANJARMASIN – Pesatnya arus informasi di era digital menuntut wartawan bekerja cepat. Namun, kecepatan tersebut tidak boleh membuat proses...

Banjarmasin6 hari ago

Pemko Banjarmasin Dukung UKW SMSI 2026: Wartawan Harus Cerdas Membaca Fakta dan Kritis Melihat Persoalan

BalainNews.com, BANJARMASIN – Dukungan Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap peningkatan profesionalitas insan pers kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW)...

Banjarmasin6 hari ago

UKW SMSI Kalsel Angkatan 71: Uji Kompetensi, Uji Integritas Wartawan

BalainNews.com, BANJARMASIN – Sebanyak 32 wartawan dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjalani Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan LXXI yang...

Banjarmasin7 hari ago

UKW SMSI Angkatan ke-71 Ditutup, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Wartawan Wajib Verifikasi Fakta

BalainNews.com, BANJARMASIN – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) SMSI Angkatan ke-71 resmi ditutup di Aula Kayuh Baimbai, Banjarmasin, Minggu (9/8/2026). Wali...

Banjarmasin1 minggu ago

32 Wartawan Kalsel-Kalteng Diuji, UKW SMSI Angkatan 71 Resmi Dibuka di Banjarmasin

BalainNews.com, BANJARMASIN – Derasnya arus informasi digital membuat wartawan dituntut bekerja cepat. Namun, kecepatan tanpa kompetensi dan integritas berisiko melahirkan...

Banjarmasin2 minggu ago

Bank Kalsel Syariah Mengantarkan Langkah Awal Mahajuna Menuju Haji

BalainNews.com, BANJARMASIN Ada rasa syukur yang sederhana, tetapi sangat membahagiakan. Setelah sekian lama memiliki keinginan untuk mulai menabung demi mewujudkan...

Populer