Kalsel
Di Hadapan 670 Peserta Pertikawan Regional Kalimantan, Paman Birin Gelorakan Semangat Peduli Lingkungan Dan Kelestarian Hutan
BalainNews.com, BANJAR – Gubernur Kalsel yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kwarda Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin bertindak sebagai pembina upacara pembukaan Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan tahun 2023 di Bumi Perkemahan Kiram Kab. Banjar pada Kamis (9/11) pagi
Turut hadir Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, Forkopimda Kalsel, Sekertaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalsel, Hj. Raudatul Jannah, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalteng, Kalbar, Kaltim dan Kaltara, Para Pimpinan Saka Kalpataru dan Pimpinan Wana Bhakti Tingkat Daerah Kalimantan serta peserta perkemahan Pertikawan.
Dengan moto “Satya Ku Darmakan, Darma Ku Baktikan” dan tema “Aksi Bersama untuk Lingkungan yang Berkelanjutan dan Hutan Lestari” beserta selogan “ULIN yaitu Unggul Lesatari Inspiratif,” acara ini diikuti sebanyak 670 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan, perkemahan tersebut dilaksanakan dari tanggal 8 hingga 12 November 2023 mendatang.
Dalam sambutannya Paman Birin berbagi pengalaman masa lalu sebagai anggota pramuka, mengingat perjalanan dan berbagai pelajaran berharga yang didapatkan selama menjadi bagian tersebut, Paman Birin juga memberikan semangat kepada para peserta untuk menikmati setiap momen dalam keanggotaan pramuka, karena menurutnya, pengalaman tersebut akan membentuk karakter dan memberikan bekal yang berarti untuk kehidupan mendatang.
“Melihat adik-adik seperti ini, saya teringat masa-masa saya masih menjadi anggota pramuka, sama seperti kalian, menjadi anggota pramuka sejak SD, SMP, hingga SMA.” kenang Paman Birin.
Lebih lanjut, Paman Birin menyoroti Isi Dasa Darma Pramuka, mengungkapkan pandangannya bahwa filosofi ini yang membuat Pramuka menjadi generasi tangguh. Beliau menggali makna dari setiap prinsip dasa dharma, memaparkan bagaimana nilai-nilai tersebut telah membentuk landasan kuat bagi keberhasilan dan ketangguhan para anggota Pramuka.
“Jaka pribahasa orang Banjar ‘Taguh’ Kulit sampai ketulang-tulang, generasi yang tidak pernah menyerah, generasi terampil jujur dan yang luar biasa yaitu generasi yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa itulah Pramuka.” ujar Paman Birin.
Selain itu, Kegiatan Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) merupakan wadah yang strategis untuk melakukan pembinaan generasi muda bidang lingkungan hidup dan kehutanan, semangat pramuka harus jadi yang terdepan dan teladan bagi generasi muda lainnya.
“Tujuan besar dengan adanya kegiatan ini akan memunculkan generasi muda yang kuat dalam menjalankan aksi kepramukaan yang mengabdikan dirinya dalam kegiatan bakti lingkungan dan kelestarian hutan juga mengaungkan kampanye peduli lingkungan,” tambah Paman Birin.
Sebelumnya, dalam laporannya Ketua Panitia Penyelenggara Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan Tahun 2023 yang disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana akan ada beberapa program siap giat.
“Kami menyajikan beragam kegiatan yang tidak hanya menarik, tetapi juga edukatif, dengan fokus pada tema lingkungan dan budaya keberlanjutan. Termasuk di antaranya adalah kegiatan perkemahan program Saka Kalpataru, program Saka Wanabakti, pelatihan kepemimpinan anak muda, gladian Dewan Saka, kunjungan wisata, pameran, bazar UMKM, workshop, dan bakti masyarakat.” ungkap Hanifah.
Hanifah Dwi Nirwana menekankan bahwa seluruh pihak terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini bekerja secara gotong royong.
“Semangat gotong royong menjadi kunci kesuksesan acara ini. Semua pihak terlibat, termasuk dinas terkait, UPT KLHK, KLHK Pusat, TNI, dan Polri, bekerjasama dengan baik. Kolaborasi yang kuat, pertukaran ide yang positif, dan semangat kebersamaan peserta membantu mewujudkan harapan acara sesuai dengan slogannya.” Kata Hanifah.
Sementara itu, Dirjen PTKL KLHK, Hanif Faisol Nurofiq selaku pimpinan Saka Wana Bakti dan Saka Kalpataru tingkat nasional mengatakan Pertikawan merupakan kegiatan lima tahunan yang diselenggarakan enam regional di Indonesia.
“Pertikawan merupakan perhelatan yang diadakan setiap lima tahun di enam regional di Indonesia, melibatkan regional Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi dan Maluku, serta Papua.” ucap Hanif.
Hanif Faisol Nurofiq juga mengatakan tentang suksesnya acara Pertikawan tahun 2018 regional Kalimantan yang diselenggarakan di Pantai Lamaru Kota Balikpapan Provinsi Kaltim.
“Pertikawan tahun 2018 di regional Kalimantan telah sukses diselenggarakan di Pantai Lamaru Kota Balikpapan, Provinsi Kaltim. Untuk penyelenggaraan tahun ini, kami memilih lokasi yang tidak kalah menarik, yaitu Kiram Park, yang merupakan bagian dari Geopark Meratus.”Ungkap Hanif
Selain itu, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan dunia tengah menghadapi krisis lipat tiga (three planetary crisis) yakni perubahan iklim, biodiversity loss, dan polusi mengata. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali, harus aware dan dapat meningkatkan adaptasi dalam kaitannya dengan ketahanan iklim.
“Untuk itu, pada kesempatan ini, saya juga mengajak kakak-kakak pramuka sekalian untuk menyukseskan agenda Indonesia’s Folu Net Sink 2030. Folu Net Sink 2030 adalah sebuah kondisi yang ingin dicapai melalui penurunan emisi GRK dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan dengan kondisi di mana tingkat serapan sama atau lebih tinggi dari tingkat emisi pada tahun 2030. Adapun, proyeksi target Folu Net Sink 2030 adalah angka net sink – 140 juta ton co2eq atau emisi negatif sebesar 140 juta ton CO2eq,” harapnya.
Diharapkan melalui kegiatan Pertikawan ini, para pramuka akan menjadi pionir dan tauladan yang menerapkan prinsip-prinsip perlindungan sumber daya alam dan ekosistem serta melakukan hidup ramah lingkungan hingga ke generasi berikutnya. Mulailah dari diri sendiri, dan mulailah dari saat ini.
“Saya minta tekad kita bersama untuk menjaga lingkungan dan hutan tetap lestari dan berkelanjutan. Gerakan pramuka menamkan rasa cinta bangga tanah air, satu keyakinan dari generasi pramuka adalah generasi yang unggul dan tangguh. Isilah dengan kegiatan yang positif,” pungkasnya.
Acara diakhiri dengan pemukulan gong oleh Gubernur Kalsel, Paman Birin didampingi Ketua Kwartir Daerah, Hj. Raudatul Jannah, Dirjen PKTL KLHK, Hanif Faisol Nurofiq, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana sebagai tanda Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan tahun 2023 secara resmi dibuka, Sesaat setelah itu, dilangsungkan Defile Kontingen Parade Borneo dari Kwartir Daerah yang berpartisipasi dalam acara Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan tahun 2023. [riv/rfq/adpim]
SebarkanEkonomi
Dominasi Layanan Prima, Bank Kalsel Raih 10 Penghargaan Infobank-MRI 2026
BalainNews.com, JAKARTA – Bank Kalsel kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih 10 penghargaan dalam ajang 23rd Infobank-MRI Banking Service Excellence Appreciation 2026 yang diselenggarakan oleh Infobank Media Group bekerja sama
dengan Marketing Research Indonesia (MRI).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Mid-Year Economic Outlook 2026 bertajuk “The New Rules of Survival in Uncertain Times: Kapan Ketidakpastian Berlalu?” yang berlangsung di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jumat (26/6). Pada kesempatan tersebut, penghargaan mewakili Bank Kalsel diterima oleh Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Mitra Damayanti.
Penghargaan tersebut merupakan hasil penilaian independen yang dilakukan oleh Marketing Research Indonesia (MRI) terhadap kualitas pelayanan perbankan melalui berbagai kanal layanan, baik layanan tatap muka (walk-in channel) maupun layanan digital (digital channel). Penilaian dilakukan secara komprehensif terhadap pengalaman nasabah pada berbagai titik interaksi layanan, mulai dari kantor cabang, ATM, call center, website, email, live chat, SMS Banking, hingga kanal
digital lainnya.
Pada ajang tersebut, Bank Kalsel berhasil meraih penghargaan sebagai berikut:
• The Best Region Bank in Service Excellence for 5 Consecutive Years (2021–2025) – Golden Award
• The 2nd Best Region Bank in Service Excellence 2026 – Overall Walk In Channel and Digital Channel
• The Best Region Bank in Excellence Website
• The 2nd Best Region Bank in Excellence Satpam
• The 2nd Best Region Bank in Excellence Convenient Branch Experience
• The 2nd Best Region Bank in Excellence ATM
• The 2nd Best Region Bank in Excellence Email
• The 2nd Best Region Bank in Excellence Live Chat
• The 2nd Best Region Bank in Excellence Call Center
• The 2nd Best Region Bank in Excellence SMS Banking
Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Mitra Damayanti, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi atas komitmen seluruh insan Bank Kalsel dalam menghadirkan layanan yang berkualitas serta berorientasi pada kebutuhan nasabah.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh insan Bank Kalsel dalam menjaga kualitas pelayanan kepada nasabah. Bagi kami, pelayanan prima bukan sekadar memenuhi standar, tetapi bagaimana membangun kepercayaan melalui pengalaman layanan yang mudah, aman, nyaman, dan konsisten di setiap titik layanan Bank Kalsel,” ujar Mitra.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan Golden Award sebagai The Best Region Bank in Service Excellence for 5 Consecutive Years (2021–2025) menjadi bukti konsistensi Bank Kalsel dalam melakukan perbaikan berkelanjutan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan ekspektasi masyarakat terhadap layanan perbankan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat budaya service excellence, mengembangkan inovasi digital, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar mampu memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh nasabah,” tambahnya.
Mitra menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah akhir dari pencapaian, melainkan menjadi penyemangat bagi Bank Kalsel untuk terus menghadirkan layanan yang semakin responsif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sejalan dengan semangat Setia Melayani, Melaju Bersama, Bank Kalsel akan terus berkomitmen memperkuat transformasi layanan, baik melalui peningkatan kualitas frontliner maupun pengembangan berbagai kanal digital, sehingga mampu memberikan pengalaman perbankan yang semakin baik serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan. [adv/riv]
SebarkanBanjarbaru
Peringatan Harganas 2026, Pemprov Kalsel Dukung Program Penguatan Keluarga hingga Percepatan Penurunan Stunting
BalainNews.com, BANJARBARU – Gubernur Kalsel H. Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Kalsel, H. M. Syarifuddin bertindak selaku Inspektur pada Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 tingkat Provinsi Kalsel di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Senin (29/6/2026) pagi.
Mengangkat tema “Ayah Wajib Hadir” Peringatan tahun ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang tangguh sebagai fondasi utama mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Upacara berlangsung khidmat dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalsel bertindak sebagai Komandan Upacara.
Rangkaian diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada keluarga berisiko stunting dari Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin.
Bantuan yang diberikan meliputi bantuan sanitasi berupa pembangunan jamban sehat untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang bersih, layak, dan memenuhi standar kesehatan.
Selain itu, disalurkan pula bantuan nutrisi selama tiga bulan guna memenuhi kebutuhan gizi anak-anak pada masa pertumbuhan, sehingga diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang yang optimal serta mencegah terjadinya stunting.
Dalam amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, H. Wihaji yang dibacakan Inspektur Upacara, M. Syariduddin ditegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi momentum refleksi untuk memperkuat fungsi keluarga sebagai benteng utama pembangunan bangsa.
“Hari ini bukan sekadar baris tanggal untuk sebuah seremoni, melainkan sebuah jeda kultural dan refleksi nasional. Mari kita tengok kembali rumah kita masing-masing dan bertanya, sudahkah keluarga kita menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan siap melahirkan generasi pemenang,” katanya.
Dalam pidato itu juga dijelaskan bahwa keluarga saat ini menghadapi tantangan besar akibat perubahan zaman yang begitu cepat, mulai dari disrupsi teknologi digital hingga pergeseran nilai sosial yang masuk ke lingkungan keluarga.
Oleh sebab itu, ketangguhan keluarga dinilai menjadi kebutuhan mendesak dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Ketangguhan keluarga bukanlah sebuah pilihan alternatif, melainkan keharusan mutlak dan urgensi nasional. Ketangguhan keluarga inilah yang berkolerasi langsung dengan masa depan Indonesia,” ujarnya.
Pemerintah juga mengingatkan bahwa Indonesia tengah memasuki bonus demografi yang merupakan peluang emas untuk menjadi negara maju. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila kualitas sumber daya manusianya dipersiapkan sejak dini melalui keluarga.
Dalam mewujudkan hal tersebut, pemerintah menekankan tiga pilar utama pembangunan keluarga, yakni penuntasan stunting melalui pemenuhan gizi terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan, penguatan pendidikan karakter sejak di lingkungan rumah, serta membangun ketahanan mental anak agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada peran ayah dalam proses pengasuhan anak. Kehadiran ayah dinilai tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga harus hadir secara emosional agar mampu membentuk karakter anak secara optimal.
“Kehadiran fisik dan kedekatan emosional Anda adalah penentu utama kestabilan struktur kepribadian anak. Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam fenomena fatherless country, di mana ayah hadir secara fisik namun absen secara psikologis,” pesannya.
Pemerintah juga mengajak seluruh keluarga membatasi penggunaan gawai yang berlebihan serta membangun komunikasi hangat di lingkungan rumah agar anak tidak kehilangan perhatian dan kasih sayang orang tua.
Dalam amanat tersebut dijelaskan pula bahwa berbagai persoalan sosial seperti perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba hingga pergaulan bebas sering kali berakar dari lemahnya fungsi keluarga. Karena itu, keluarga harus menjadi benteng pertama dalam mencegah berbagai ancaman tersebut.
“Jangan tunggu sampai anak kita terlanjur menjadi korban atau bahkan pelaku. Benteng pertahanan terbaik di dunia adalah ketahanan keluarga. Jadikan rumah sebagai tempat yang paling aman dan paling dirindukan,” tegasnya.
Menutup amanatnya, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, H. Wihaji mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperbarui cara pandang terhadap keluarga sebagai titik awal pembangunan nasional.
“Keluarga bukan sekadar unit terkecil di masyarakat, melainkan hulu dari segala kebijakan publik dan penentu utama arah pembangunan nasional,” tutup amanat tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. M syarifuddin ditemui usai kegiatan menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah pusat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan pembangunan keluarga, percepatan penurunan stunting, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam mengimplementasikan berbagai program strategis nasional. Dukungan ini kami wujudkan melalui penguatan kebijakan daerah, koordinasi lintas sektor, serta pelaksanaan program yang langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Melalui peringatan HARGANAS ke-33 ini, Pemerintah Provinsi Kalsel menegaskan dukungannya terhadap berbagai program pembangunan keluarga, percepatan penurunan stunting, serta penguatan kualitas sumber daya manusia demi terwujudnya keluarga yang sehat, harmonis, dan tangguh sebagai pondasi Indonesia yang maju.
Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan, para pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN, BUMD, perguruan tinggi, dan dunia usaha, para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tenaga ahli gubernur, pimpinan organisasi kemasyarakatan, jajaran perangkat daerah, serta para peserta upacara dari berbagai instansi dan organisasi terkait. [adv/adpim]
SebarkanDaerah
Gubernur H Muhidin Resmi Canangkan Kabupaten Tanah Laut Sentra Jagung di Kalse
BalainNews.com, TANAH LAUT – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin resmi mencanangkan Kabupaten Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan, yang dipusatkan di Lahan Panen Jagung kawasan Desa Banyu Irang Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Senin (29/6/2026).
Bersama pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti Kapolda Kalsel, Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Danlanal, Danlanud serta Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto, pencanangan Kabupaten Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan ditandai dengan penekanan tombol secara bersama-sama.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin mengaku bangga dan bersyukur atas dicanangkannya kabupaten tanah laut sebagai sentra jagung, pencanangan sentra jagung ini, merupakan langkah strategis, dalam memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendukung program nasional menuju swasembada pangan.
“Jagung bukan hanya komoditas pangan, tetapi juga merupakan bahan baku utama industri pakan ternak, sehingga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sektor peternakan dan industri pangan,” ucap Gubernur Kalsel, H. Muhidin.
Pemprov Kalsel, disampaikan Gubernur H. Muhidin, berkomitmen mendukung kebijakan nasional, melalui percepatan pengembangan jagung berbasis kawasan.
“Pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi bersama para pemangku kepentingan, telah mengidentifikasi potensi pengembangan lahan jagung, termasuk melalui optimalisasi lahan perkebunan, lahan tidur, dan pola tumpang sari. Selain itu, telah disiapkan areal penanaman baru sebagai langkah awal implementasi program swasembada jagung,” tambah Gubernur H. Muhidin lagi.
Agar pencanangan ini terus berkelanjutan, Gubernur H. Muhidin mengajak semua pihak, khususnya pemerintah pusat, pemerintah daerah, tni-polri, perguruan tinggi, perbankan, pelaku usaha, penyuluh pertanian, serta para petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, agar terus memperkuat kerjasama dan sinergi, sesuai dengan perannya masing-masing.
“Saya berharap, Kabupaten Tanah Laut dapat menjadi model pengembangan kawasan jagung yang modern, produktif dan berkelanjutan. tidak lupa saya ucapankan terima kasih kepada jajaran polda kalimantan selatan, yang aktif menggerakan dukungan untuk mencapai swasembada pangan, khususnya peningkatan produktivitas jagung,” harap Gubernur Kalsel h. Muhidin.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur H. Muhidin mengajak untuk terus merangkul petani.
“Ayo, kita terus merangkul petani, membantu mereka, memberdayakan mereka, dan bekerja bersama dengan petani, demi mewujudkan swasembada dan kemandirian pangan di Kalimantan Selatan,” tutup Gubernur Kalsel, H. Muhidin.
Sebelumnya, Kapolda Kalsel, Irjen. Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Gubernur Kalsel, H. Muhidin, karena telah mendukung penuh Program Nasional Presiden RI terkait Swasembada Pangan dengan banyak memberikan bantuan untuk sentra jagung ini.
“Dengan dicanangkannya Kabupaten Tanah Laut menjadi sentra jagung kita bersama- sama dengan Dinas terkait dalam hal ini Dinas Pertanian, kita akan mengatur bagaimana meningkatkan produksi jagung yang ada di sini.
Harapannya, semoga Kabupaten/Kota lain, dapat pula menjadi sentra jagung di Kalsel,” harap Kapolda, Yudha.
Demikian pula diharapkan Kapolda Yudha, lahan-lahan tidur yang belum dimanfaatkan saat ini, bisa dimanfaatkan oleh para petani.
Dalam acara ini, juga di putar visualisasi terkait tabel rafaksi yang merujuk pada Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 100.3.3.1/0326/KUM/2026 tentang penetapan patokan harga jagung di wilayah Kalimantan Selatan. Hal ini dipercaya menjadi kunci untuk membuka pintu gerbang permasalahan mindset dan culture bagi masyarakat petani di Kalimantan Selatan. Dengan adanya tabel rafaksi ini diharapkan harga jagung di Kalsel dapat meningkat dan menjadi semangat para petani jagung, keuntungan untuk pihak ketiga atau maklon dan pabrik pakan dalam mendukung swasembada jagung.
Diakhir acara, Gubernur Kalsel H. Muhidin menyerah bantuan kepada Kapolda Kalsel untuk petani di Kabupaten Tala, berupa Alsintan Combine 4 (empat) unit dan 5 (lima) unit traktor beserta bibit benih jagung hibrida dan pupuk. [adv/adpim]
SebarkanDaerah
Gubernur H Muhidin Buka Festival Bamboo Rafting 2026 di Loksad
BalainNews.com, HULU SUNGAI SELATAN – Ditandai dengan pengibaran bendera start, Gubernur Kalsel, H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin secara resmi membuka Festival Bamboo Rafting 2026 yang dirangkai dengan pelepasan peserta arung rakit bambu di Alam Roh Tujuh Resort, Loksado, Kabupaten HSS, Minggu (28/6/2026) pagi.
Festival wisata unggulan Kalsel tersebut berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta yang mengarungi keindahan Sungai Amandit menggunakan lebih dari 100 rakit bambu (lanting).
Para peserta nantinya akan menempuh lintasan sepanjang sekitar 5,3 kilometer, dari Alam Roh Tujuh Resort hingga Dermaga Bamboo Rafting Ni’ih, Desa Hulu Banyu.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan festival sekaligus menjaga keselamatan selama kegiatan berlangsung.
“Kita semua berharap agar seluruh rangkaian acara ini berjalan dengan aman, lancar, dan sukses hingga akhir,” ujar Muhidin.
Lebih lanjut,Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan Festival Bamboo Rafting 2026 sehingga kembali menjadi daya tarik wisata yang dinantikan masyarakat maupun wisatawan.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya patut diberikan kepada Bupati Hulu Sungai Selatan beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras menyelenggarakan festival ini. Festival Bamboo Rafting menjadi momentum berharga bagi kita semua,” katanya.
Menurut orang nomor satu di Kalsel itu, Festival Bamboo Rafting bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan upaya nyata melestarikan tradisi masyarakat Loksado sekaligus memperkenalkan pesona alam Kalimantan Selatan kepada khalayak yang lebih luas.
Selain itu, Gubernur H. Muhidin mengungkapkan rasa bangga karena Festival Bamboo Rafting kembali masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata. Dari 125 event unggulan yang terpilih dari 38 provinsi di Indonesia, Kalsel berhasil menempatkan tiga event sekaligus, yakni Festival Bamboo Rafting di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Festival Sa-Ijaan di Kabupaten Kotabaru, dan Festival Art di Kabupaten Tapin.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kekayaan budaya, kuliner, dan kearifan lokal Kalimantan Selatan mendapat pengakuan di tingkat nasional,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa Loksado kini telah menjadi salah satu wajah utama pariwisata Kalsel. Keindahan alamnya yang masih terjaga semakin bernilai karena menjadi bagian dari kawasan UNESCO Global Geopark Meratus.
Menurut Gubernur Muhidin, status tersebut merupakan amanah yang harus dijaga bersama melalui komitmen melestarikan lingkungan dan mengembangkan pariwisata secara berkelanjutan.
“Di saat banyak alam di belahan tempat lain mulai rusak oleh tangan manusia, Loksado tetap berdiri dengan megah, mempertahankan keasrian dan keaslian alamnya yang murni. Inilah daya tarik utama yang harus selalu kita jaga dan perkenalkan kepada dunia,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati HSS, H. Syafrudin Noor dalam sambutannya mengungkapkan tingginya antusiasme pengunjung terlihat dari seluruh penginapan dan vila di kawasan Loksado yang telah penuh dipesan wisatawan sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan festival.
“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Kalimantan Selatan atas dukungan, bantuan, dan perhatian yang terus diberikan untuk kemajuan pariwisata di Kabupaten HSS. Kehadiran Gubernur H. Muhidin beserta jajaran membuat Festival Bamboo Rafting tahun ini terasa semakin meriah dan istimewa,” ujar Bupati Syafrudin.
Menurutnya, keindahan alam Loksado dengan udara pegunungan yang sejuk, sungai yang jernih, serta tradisi bamboo rafting merupakan potensi wisata yang harus terus dijaga dan dikembangkan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten HSS, Pemerintah Provinsi Kalsel, dan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam memajukan sektor pariwisata, sehingga Loksado semakin dikenal sebagai destinasi unggulan yang mampu menarik wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalsel, H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis kepada masyarakat.
Didampingi Bupati HSS, H. Syafrudin Noor beserta Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako bagi kader PKK dan pendidik PAUD, peralatan sekolah untuk anak PAUD, bantuan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni, serta peralatan sekolah bagi anak kurang mampu dan siswa penyandang disabilitas.
Turut hadir, Ketua MUI Kabupaten HSS, TGH. M. Zailani, perwakilan Kementerian Pariwisata RI, Kementerian UMKM RI, dan LPDB Koperasi.
Selain itu, turut hadir, Kepala Binda Kalsel, Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan, serta perwakilan Forkopimda Kalsel dan kabupaten, Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Nurul Fajar Desira, Sekretaris Daerah Kalsel, H. M. Syarifuddin beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalsel, Hj. Masrupah Syarifuddin, sejumalah kepala SKPD lingkup Kalsel beserta jajaran Wakil Bupati HSS, H. Suriani beserta istri, Hj. Misnawati Suriani, perwakilan para kepala daerah se-Kalsel, serta para kepala desa se-Kecamatan Loksado dan masyarakat yang turut menyemarakkan kegiatan. [adv/adpim]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Bersama Pemko Banjarmasin Hadirkan Program Pinjaman Tanpa Bunga Bagi UMKM Banjarmasin
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel bersama Pemerintah Kota Banjarmasin menghadirkan program pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Program Usaha Mikro Maju Sejahtera (UMARA).
Kepala Bidang Pemasaran Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin, Pradoni Akbar, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan UMKM di Kota Banjarmasin melalui kerja sama yang terjalin dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, melalui Program UMARA, pelaku UMKM dapat memperoleh fasilitas pinjaman hingga Rp150 juta.
“Pelaku UMKM hanya membayar angsuran pokok setiap bulan, sedangkan beban bunga ditanggung oleh pemerintah kota,” ujar Pradoni.
Ia menjelaskan, setiap pengajuan akan melalui proses survei dan analisis kelayakan usaha sesuai prosedur perbankan.
“Apabila hasil survei dan analisis menunjukkan usaha tersebut layak, maka pengajuan akan disetujui dan pembiayaan dapat dicairkan,” katanya.
Pradoni menambahkan, Program UMARA memiliki pagu anggaran sebesar Rp3 miliar per tahun. Besaran pembiayaan yang diberikan kepada masing-masing pelaku usaha disesuaikan dengan kebutuhan dan kelayakan usahanya.
“Nominal kredit yang diberikan bervariasi, tergantung hasil penilaian terhadap kelayakan usaha masing-masing pelaku UMKM,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, antusiasme pelaku UMKM terhadap program tersebut cukup tinggi. Sejumlah pelaku usaha telah mengajukan pembiayaan, bahkan pada kegiatan sosialisasi juga dilakukan penyerahan simbolis pinjaman UMARA kepada beberapa penerima manfaat.
“Mudah-mudahan setelah mengikuti sosialisasi ini semakin banyak pelaku UMKM yang mengajukan dan memanfaatkan program UMARA,” pungkasnya. [adv/riv]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle3 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Daerah2 tahun agoDayat El, Anak Muda Dari Banua Resmi Dilantik Jadi Anggota DPD RI
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air

