Ekonomi
Kolaborasi Bank Kalsel Bersama Pemda Sediakan Fasilitas Rest Area Bagi Jemaah Haul Guru Sekumpul ke-20 Tahun 2025
BalainNews.com, MARTAPURA – Sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi terhadap kegiatan keagamaan, Bank Kalsel turut berpartisipasi dalam Peringatan Haul Guru Sekumpul yang ke-20 yang dilaksanakan pada tanggal 5 Januari 2024 di Martapura. Partisipasi Bank Kalsel diwujudkan melalui penyediaan rest area untuk melayani para jemaah di tujuh wilayah kabupaten/kota terdekat dari lokasi kegiatan yang dikelola oleh Kantor Cabang Bank Kalsel bekerjasama dengan Pemerintah Daerah
setempat, antara lain:
1. Kota Banjarbaru, berlokasi di Lapangan Murjani dan Q Mall
2. Kota Banjarmasin, berlokasi di Km 6
3. Kabupaten Banjar, berlokasi di Bank Kalsel KC Martapura dan Samsat Kabupaten Banjar
4. Kabupaten Barito Kuala, berlokasi di Bundaran Jembatan Rumpiang
5. Kabupaten Tanah Laut, berlokasi di Banyu Irang
6. Kabupaten Tapin, berlokasi di Masjid Raya Nurul Falah, Jalan By Pass Terantang, Bank Kalsel KC Rantau dan Parandakan.
7. Kabupaten HST, berlokasi Mesjid Al-Ishlah Mandingin, Simpang 10 dan Mesjid Al Ma’shum Bukat Bawan
Fasilitas dan dukungan di setiap rest area dilengkapi dengan tenda-tenda Bank Kalsel yang menyediakan meja, kursi, makanan dan minuman untuk para jemaah yang ingin beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi kegiatan haul.
Partisipasi Bank Kalsel dalam kegiatan Peringatan Haul Guru Sekumpul ke-20 mencerminkan komitmen perusahaan untuk mendukung kegiatan keagamaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan menyediakan fasilitas yang nyaman bagi para jemaah, Bank Kalsel berharap dapat membantu kelancaran acara dan memberikan pengalaman yang positif bagi semua yang hadir.
Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin, menyampaikan kontribusi Bank Kalsel dalam Peringatan Haul Guru Sekumpul ke-20 merupakan suatu kehormatan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Bank Kalsel untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai institusi perbankan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kebutuhan sosial dan keagamaan. Ia berharap fasilitas rest area yang disediakan dapat memberikan kenyamanan bagi para jemaah dan mendukung kelancaran acara ini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan kembali pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Haul Guru Sekumpul adalah momen untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas. Semoga keberkahan acara dan energi positif ini dirasakan oleh seluruh jemaah dan masyarakat luas”, pungkasnya. [adv/riv]
SebarkanBanjarbaru
Dirut Bank Kalsel Fachrudin : OJK Menghendaki Modal Inti Hingga Rp 6 Triliun
BalainNews.com, BANJARBARU – Bank Kalsel mulai menyiapkan berbagai strategi penguatan permodalan menyusul penyesuaian regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah tersebut dilakukan agar Bank Kalsel tetap kompetitif, sekaligus mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengungkapkan OJK menghendaki bank pembangunan daerah memenuhi modal inti hingga Rp6 triliun. Sementara itu, modal inti Bank Kalsel saat ini masih berada di kisaran Rp3,9 triliun, sehingga masih membutuhkan tambahan sekitar Rp2,2 triliun. “Sekarang sekitar Rp3,9 triliun. Jadi kalau tetap menjadi bank seperti kondisi saat ini, kami setidaknya harus menambah modal lagi sekitar Rp2,2 triliun,” ujarnya saat peletakan batu pertama Gedung Kantor Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Jumat (17/7/2026).
Menurut Fachrudin, pemenuhan kebutuhan modal tersebut menjadi tantangan tersendiri di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang terkoreksi. Karena itu, Bank Kalsel tidak ingin sepenuhnya mengandalkan tambahan penyertaan modal dari Pemerintah Daerah selaku pemegang saham. Bank Kalsel pun tengah menyiapkan sejumlah simulasi penguatan modal. Mulai dari menjalin kerja sama dengan pihak ketiga, hingga membuka peluang melakukan Initial Public Offering (IPO).
Selain penguatan modal, Bank Kalsel juga dihadapkan pada kewajiban melakukan pemisahan (spin-off) Unit Usaha Syariah (UUS) sesuai regulasi. Saat ini, aset UUS Bank Kalsel telah mencapai sekitar Rp3,6 triliun. “PR yang kedua terkait dengan syariah. Syariah ini diwajibkan untuk berpisah. Saat ini, syariah masih di bawah Bank Kalsel, asetnya sudah mencapai sekitar Rp3,6 triliun,” jelasnya.
Fachrudin menegaskan proses spin-off akan dipersiapkan secara matang agar tidak mengganggu operasional maupun pelayanan kepada nasabah. Di sisi lain, Bank Kalsel tetap melanjutkan ekspansi layanan syariah sebagai bagian dari penguatan bisnis perusahaan.
Ia mengatakan pengembangan bisnis syariah akan terus dilakukan sejalan dengan visi Gubernur Kalsel dalam memperkuat ekonomi syariah. Tahun ini, Bank Kalsel menargetkan seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan telah memiliki kantor cabang syariah. [adv/riv]
SebarkanBanjarbaru
Wali Kota Banjarbaru Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Baru Bank Kalsel
BalainNews.com, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan gedung baru Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Jumat (17/7). Pembangunan kantor baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan perbankan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Erna Lisa mengatakan, pembangunan gedung baru menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan yang lebih nyaman dan optimal bagi masyarakat. Menurutnya, fasilitas yang representatif akan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah.
“Harapan kami, gedung baru ini dapat memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan kenyamanan bagi para nasabah,” ujarnya.
Selain meningkatkan layanan, Erna Lisa berharap Bank Kalsel terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mendukung pembangunan daerah. Keberadaan kantor baru itu diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.Panduan Kota & Daerah
Ia menegaskan, Pemkot Banjarbaru berkomitmen menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pembangunan sektor perbankan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung investasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap perekonomian Kota Banjarbaru terus meningkat seiring hadirnya berbagai fasilitas pelayanan yang semakin baik,” katanya.
Pembangunan gedung baru Bank Kalsel ini menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur layanan perbankan di ibu kota Kalimantan Selatan tersebut. [adv/riv]
SebarkanDaerah
Jaringan Peretas Bank Jambi Diringkus, Satu Tersangka Pernah Bobol Bank Kalsel
BalainNews.com, JAMBI – Satu dari tiga pelaku jaringan peretasan Bank Jambi ternyata residivis. Pelaku terlibat peretasan Bank Kalimantan Selatan (Kalsel).
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Taufik Nurmandia menyebut bahwa salah satu tersangka berinisial DD sudah pernah dipenjara, setelah terlibat peretasan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalsel. Dalam kasus Bank Kalsel, kata dia, DD juga bekerja sama dengan kompolotan peretas yang berasal dari negara Bulgaria.
“Modusnya yang terjadi di Kalsel dengan Bank Jambi, itu sama percis, juga bekerja sama dengan warga negara Bulgaria,” kata Taufik, Rabu (15/7/2026). (Sumber : detik.com)
DD yang merupakan warga Subarang, Lima Puluh Koto, Sumatera Barat, berperan sebagai penghubung dengan pelaku utama peretasan, Alcaz dan Tesevetanov, warga negara Bulgaria, yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Jambi.
Selain DD, Polda Jambi menangkap dua orang pelaku ialah. Mereka adalah T (33), warga Kampung Sinapel, Kecamatan Ranca Bali, Kabupaten Bandung Jawa Barat, dan A (35) warga Kecamatan Balendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Ketiganya berperan sebagai penampung uang yang berhasil diretas, dengan membuka 90 akun kripto dan membuka 45 rekening bank yang diperintahkan oleh Alcaz dan Tesevetanov.
Dalam melancarkan aksinya, komplotan peretas ini sengaja bekerja pada hari libur. Mereka memanfaatkan momen libur untuk menjebol sistem keamanan bank, dan menguras habis rekening nasabah.
Hasil penyelidikan polisi, mereka selalu menargetkan bank milik pemerintah daerah. Bahkan, setelah berhasil menjebol Bank Jambi, komplotan ini juga sudah menargetkan bank lainnya.
“Kalau tidak kita tangkap, mereka sudah menargetkan bank lain, dan tinggal beraksi saja. Semua sudah mereka siapkan, termasuk rekening bank, serta akun kriptonya,” ujar Taufik.
Atas kejadian ini, Taufik meminta supaya bank lainnya untuk berhati-hati, dan meningkatkan sistem keamanannya.
Untuk diketahui, aksi peretasan Bank Jambi terjadi pada Minggu 22 Februari 2025. Dua orang peretas dari Bulgaria membobol 6.609 rekening nasabah. Lalu, uang hasil peretasan sebanyak Rp144,82 miliar ditampung di 90 akun kripto dan 45 rekening bank.
Usai peretasan, uang senilai Rp 18.948.416.896 hasil peretasan berhasil dibekukan saat mengalir ke kripto. Uang tersebut menjadi barang bukti dan ditampilkan saat konferensi pers di Polda Jambi, Rabu (15/7/2026). [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Aksel OTW, Bank Kalsel Ajak Masyarakat Lihat Berbagai Potensi Daerah
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel terus berkomitmen dalam mendukung pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kalimantan Selatan.
Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Selasa, melalui Aksel OTW, Bank Kalsel mengajak masyarakat untuk melihat lebih dekat berbagai potensi daerah, salah satunya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Dalam episode terbarunya, duo host Aksel OTW mengajak Sobat Aksel (sapaan untuk nasabah dan penonton setia Bank Kalsel) menikmati destinasi wisata belanja lokal yang sangat unik, yakni Galeri UMKM Bakul Nyiru yang berlokasi persis di samping Islamic Center HSS.
Saat memasuki galeri, pengunjung langsung disuguhkan dengan konsep berbelanja yang tidak biasa dan sangat kental dengan kearifan lokal. Jika biasanya swalayan menggunakan keranjang plastik, di Galeri Bakul Nyiru, pengunjung menggunakan nyiru (nampan anyaman bambu tradisional) sebagai tempat menaruh barang belanjaan.
“Di sini uniknya konsep belanja kita memakai nyiru sebagai pengganti keranjang. Sesuai nama tokonya, Bakul Nyiru,” jelas pengelola galeri saat menyambut kedatangan tim Aksel OTW.
Galeri ini menawarkan berbagai macam produk unggulan khas HSS. Mulai dari jajanan khas seperti Dodol Kandangan, hingga berbagai kerajinan tangan, sangat cocok untuk dijadikan souvenir.
.
Selain kuliner, Galeri Bakul Nyiru juga memamerkan kekayaan wastra dan kriya lokal. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah koleksi kain Sasirangan terbaru dengan motif Bunga Kecombrang.
Motif cantik ini diketahui merupakan hasil karya dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Ibu Hj. Mustaidah Syafruddin Nur. Kain ini sukses mengangkat tema flora lokal menjadi karya seni bernilai tinggi.
Tak hanya itu, galeri ini juga menjual berbagai kerajinan bambu, seperti tas anyaman, yang diproduksi langsung oleh para pengrajin di kawasan wisata Loksado, yang juga merupakan binaan dari Dekranasda setempat.
Sebagai bank daerah yang terus berinovasi di era digital, tayangan Aksel OTW juga mengedukasi masyarakat tentang kemudahan bertransaksi di UMKM lokal.
Setelah puas memilih suvenir, host Aksel OTW melakukan pembayaran dengan sangat praktis tanpa menggunakan uang tunai. Transaksi di Galeri Bakul Nyiru sudah sepenuhnya mendukung pembayaran digital menggunakan QRIS.
Hanya dengan memindai barcode melalui ponsel pintar, transaksi langsung berstatus sukses. Hal ini membuktikan bahwa UMKM di pedaerah Kalimantan Selatan kini semakin modern dan melek digital.
Selain Galeri Bakul Nyiru, tim Aksel OTW juga menyoroti area food court di sekitar lokasi yang menjajakan beragam jajanan UMKM, memberikan paket lengkap bagi wisatawan yang ingin berbelanja sekaligus bersantai.
Melalui program Aksel OTW, Bank Kalsel berharap dapat terus mempromosikan destinasi wisata dan produk UMKM Banua agar semakin dikenal luas, sekaligus mendorong digitalisasi transaksi keuangan di seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Selatan. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Peringatkan Nasabah Modus Penipuan Berkedok Layanan Resmi
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh masyarakat, khususnya para nasabah, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang kian marak terjadi belakangan ini, dengan mengatasnamakan layanan resmi Bank Kalsel.
Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Kamis, Bank Kalsel mengimbau nasabah agar tidak mudah panik.
“Sebelum membalas pesan atau mengklik tautan (link) apa pun yang mengatasnamakan Bank Kalsel, pastikan terlebih dahulu keasliannya,” tegas imbauan resmi dari Bank Kalsel.
Berdasarkan temuan di lapangan, pelaku penipuan menggunakan nomor kontak dan tautan palsu untuk mencuri data nasabah (phishing). Bank Kalsel secara spesifik meminta masyarakat untuk mengabaikan dan tidak mempercayai kontak berikut:
• Nomor WhatsApp Palsu: 0851 3527 8308
• Tautan/Link Berbahaya: [https://ib-bankkalsel.cloudds.my.id](https://ib-bankkalsel.cloudds.my.id)
Kedua kanal tersebut dipastikan bukan merupakan saluran resmi milik Bank Kalsel. Nasabah dilarang keras mengklik tautan tersebut karena berpotensi meretas data perbankan yang ada di dalam ponsel pintar.
Sebagai panduan keamanan, nasabah harus mengetahui bahwa satu-satunya layanan WhatsApp resmi milik bank adalah Bank Kalsel Care.
• Nomor Resmi: 0811 500 1122
• Ciri-ciri: Telah terverifikasi (verified) dan memiliki tanda centang biru.
Untuk meminimalisir risiko pembobolan rekening, Bank Kalsel kembali mengingatkan nasabah untuk tidak pernah membagikan informasi rahasia kepada siapa pun, termasuk kepada pihak yang mengaku-ngaku sebagai petugas bank.
Selalu jaga kerahasiaan data berikut: PIN (Personal Identification Number), Password. OTP (One Time Password) dan Data Pribadi (seperti nama ibu kandung, nomor kartu, atau masa berlaku kartu)
Jika nasabah menemukan aktivitas mencurigakan atau terlanjur mengklik tautan yang tidak dikenal, segera hubungi layanan call center resmi Bank Kalsel atau kunjungi kantor cabang terdekat untuk melakukan pemblokiran rekening sementara.
“ Keamanan rekening dimulai dari kewaspadaan Anda,” tulis Manajemen Bank Kalsel. [adv/riv]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle3 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Daerah2 tahun agoDayat El, Anak Muda Dari Banua Resmi Dilantik Jadi Anggota DPD RI
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air

