Hadapi Ancaman Penyakit, Dinkes Kalsel Genjota Tiga Pelatihan Unggulan - BalainNews.com
Connect with us

Banjarbaru

Hadapi Ancaman Penyakit, Dinkes Kalsel Genjota Tiga Pelatihan Unggulan

Published

on

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim bersama Kepala Bapelkes Kalsel, Abdul Basit dan Pelaksana dalam lingkup Kab/Kota. (Foto : MC)

BalainNews.com, BANJARBARU – Dalam upaya memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di daerah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kalsel menggelar tiga pelatihan strategis yang resmi dibuka oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Muhamad Muslim.

Pelatihan yang dilaksanakan pada lingkup kabupaten/kota ini yakni Pelatihan Pencegahan Penularan HIV, Sifilis, dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak Angkatan I di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Pelatihan Pengelolaan Layanan Hepatitis B bagi Petugas Pelaksana Program di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di lingkup Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Tenaga Kesehatan dalam Upaya Berhenti Merokok di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer Angkatan I di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut Tahun 2025.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim, menyampaikan bahwa ketiga pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung program nasional penanggulangan penyakit menular dan tidak menular.

“Penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Ini tidak hanya mengancam kesehatan ibu dan anak, tetapi juga berdampak jangka panjang pada kualitas hidup generasi mendatang. Karena itu, pencegahan penularan harus menjadi prioritas bersama,” tegas Muslim.

Dalam kaitannya dengan hepatitis, Indonesia memiliki target eliminasi hepatitis B pada 2030 dan hepatitis C pada 2040, sehingga strategi penanggulangan triple eliminasi harus dilaksanakan secara optimal mulai dari pencegahan, surveilans, penemuan kasus, hingga penanganan kasus yang diimbangi dengan promosi kesehatan.

“Petugas pelaksana program hepatitis di FKTP adalah garda terdepan yang harus kompeten, karena mereka yang akan memastikan target eliminasi tercapai,” tambahnya.

Selain penyakit menular, perilaku merokok juga menjadi tantangan besar di Indonesia. Tingginya konsumsi rokok berdampak pada tingginya kasus penyakit tidak menular (PTM) seperti PPOK, asma, penyakit jantung, stroke, dan kanker paru-paru.

“Kebiasaan merokok tidak hanya membebani biaya pengobatan, tetapi juga mengurangi produktivitas masyarakat. Oleh karena itu, pengendalian konsumsi rokok serta peningkatan kompetensi SDM dalam memberikan layanan upaya berhenti merokok di fasilitas kesehatan primer sangat penting,” jelas Muslim.

Dengan adanya pelatihan ini, Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel berharap tenaga kesehatan di kabupaten/kota dapat semakin siap dan mampu memberikan layanan kesehatan yang berkualitas, mendukung penanggulangan penyakit menular dan tidak menular, serta berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Kepala Bapelkes Kalsel, Abdul Basit, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi jembatan penting untuk meningkatkan cakupan program kesehatan di masing-masing daerah.

“Arahan Bapak Plt Kepala Dinas jelas, pelatihan ini bukan hanya formalitas. Ini harus bisa memberikan daya ungkit di lapangan agar hasilnya nyata, minimal dalam tiga bulan ke depan ada peningkatan cakupan, seperti penemuan kasus HIV/AIDS, pengobatan hepatitis B, serta pencegahan penyakit tidak menular melalui upaya berhenti merokok,” ujar Abdul Basit.

Lebih lanjut, Abdul Basit menekankan bahwa pelatihan ini juga diimbangi dengan penerapan perilaku hidup sehat di lingkungan Bapelkes.

“Kami tidak hanya membekali peserta dengan teori dan praktik, tetapi juga membiasakan perilaku sehat selama pelatihan. Di Bapelkes, kami sediakan fasilitas olahraga, budaya langkah sehat, hingga pola makan bergizi seimbang. Ini penting, karena banyak petugas kesehatan lupa menjaga kesehatannya sendiri padahal mereka garda terdepan pelayanan,” pungkasnya.

Dengan pelatihan ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat semakin optimal dalam mendukung upaya eliminasi penularan penyakit menular dan pencegahan penyakit tidak menular di Kalimantan Selatan. [adv/riv/MC Kalsel]

Sebarkan

Banjarbaru

Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Keuangan Partai Politik dengan Total Rp 20,5 Miliar

Published

on

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menyerahkan bantuan keuangan senilai Rp20.578.180.000 kepada 9 (sembilan) partai politik (Parpol) yang mendapat kursi di DPRD Kalsel. (Foto/Ist)

BalainNews.com, BANJARBARU – Sebagai wujud komitmen terhadap penguatan kelembagaan partai politik dan kualitas demokrasi di Banua, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menyerahkan bantuan keuangan senilai Rp20.578.180.000 kepada 9 (sembilan) partai politik (Parpol) yang mendapat kursi di DPRD Kalsel.

Penyerahan bantuan dana parpol ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima bantuan keuangan kepada parpol tahun anggaran 2026, Kamis (30/07/2026) di ruang rapat H Aberani Sulaiman Kantor Gubernur di Banjarbaru.

Gubernur Kalsel H Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintah Hukum dan Politik, Adi Santoso, diharapkan dana bantuan ini dioptimalkan dan dimanfaatkan sesuai ketentuan yakni minimal 60 persen untuk kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat seperti pendidikan politik dan pangkaderan, selebihnya untuk operasional partai.

“Agar kemanfaatannya bisa benar-benar dirasakan masyarakat Banua di Kalimantan Selatan, itu pesan beliau (Gubernur H Muhidin,red), ” ujar Adi kepada wartawan, usai kegiatan.

Pada kesempatan itu, Adi juga menyampaikan apresiasi Gubernur H Muhidin kepada Badan Kebangpol dan 9 partai politik yang mendapatkan kursi di DPRD Kalsel atas komitmen bersama yang terjakin. Gubernur juga mengajak kalangan parpol untuk menjadikan penyaluran bantuan ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat pendidikan politik bagi masyarakat.

Sementara itu, Kapala Sub Bidang Fasilitasi, Kelembaban, Pemerintahan, Perwakilan, Partai Politik, Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, Harry Widiyatmoko mengatakan, dana bantuan diberikan kepada sembilan parpol tahun ini mengalami kenaikan dari Rp7.500 menjadi Rp10.000 per suara perolehan Pemilu Legislatif 2024. [adv/adpim]

Sebarkan
Continue Reading

Banjarbaru

Gubernur H Muhidin Membuka Rimba Mart, Dukung Program Tukar Sampah dengan Sembako

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin secara resmi membuka kegiatan Rimba Mart yang dirangkai dengan program Tukar Sampah dengan Sembako. (Foto/Adpim)

BalainNews.com, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin secara resmi membuka kegiatan Rimba Mart yang dirangkai dengan program Tukar Sampah dengan Sembako di kawasan Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia, Forester Cafe, Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel bersama Dinas Kehutanan Kalsel tersebut menjadi upaya mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah sekaligus memperkuat pemanfaatan hasil hutan yang bernilai ekonomi.

Melalui program ini, masyarakat dapat menukarkan berbagai jenis sampah yang masih bernilai daur ulang, seperti kardus, kertas, koran, buku, botol dan gelas plastik, aki bekas, rak telur, hingga minyak jelantah dengan paket sembako.

Selain membantu mengurangi timbunan sampah, kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat bahwa sampah yang dipilah dengan baik memiliki nilai ekonomi, sehingga dapat memberi manfaat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan program tukar sampah dengan sembako.

Menurut Gubernur H. Muhidin, gerakan tersebut harus dibarengi dengan budaya menjaga kebersihan, dimulai dari lingkungan masing masing.

“Program tukar sampah dengan sembako harus menjadi budaya. Kebersihan harus dimulai dari lingkungan masing-masing.”

Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin juga mendorong rehabilitasi hutan melalui penanaman tanaman produktif yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Hutan harus memberi manfaat bagi masyarakat melalui tanaman produktif seperti durian, manggis, rambutan, langsat, dan lainnya.”ujarnya.

Selain itu, Gubernur H. Muhidin menilai potensi jutaan hektare hutan di Kalsel perlu dioptimalkan, termasuk melalui pengembangan carbon credit sebagai sumber pendapatan daerah.

“Potensi carbon credit harus dikelola agar memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.”tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur H. Muhidin mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dalam menjaga lingkungan demi mewujudkan Kalimantan Selatan yang lebih bersih dan sejahtera.

“Mari bersama-sama mendukung pelestarian lingkungan agar Kalimantan Selatan semakin maju, bersih, dan masyarakatnya sejahtera.”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo, mengatakan program tukar sampah dengan sembako kini telah berjalan di hampir seluruh kabupaten/kota di Kalsel sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

“Sampah bukan akhir, tetapi memiliki nilai ekonomi dan manfaat jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Rahmat berharap gerakan tersebut semakin masif melalui dukungan pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha agar mampu membantu kebutuhan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

“Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar manfaatnya bagi masyarakat dan kebersihan Kalsel” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hj. Fatimatuzzahra, menjelaskan Rimba mart menjadi wadah promosi berbagai produk hasil hutan kayu maupun hasil hutan bukan kayu yang dihasilkan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) bersama kelompok tani hutan se-Kalimantan Selatan.

“Rimba mart menjadi ajang memperkenalkan potensi hasil hutan sekaligus memberdayakan kelompok tani hutan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga terus mengembangkan hasil hutan bukan kayu melalui rehabilitasi hutan dan lahan sesuai arahan Gubernur Kalsel.

“Kami ingin hasil hutan memberi manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Usai membuka Rimba Mart dan program Tukar Sampah dengan Sembako, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meninjau stan produk unggulan hasil hutan dari berbagai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) se-Kalsel.

Didampingi jajaran, Gubernur H. Muhidin berdialog dengan kelompok tani hutan dan pelaku UMKM sekaligus melihat beragam produk hasil hutan bukan kayu sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kehutanan yang berkelanjutan.

Turut hadir Tenaga Ahli Gubernur, para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kalsel, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan Perusahaan Swasta, Pelaku UMKM, kelompok tani hutan, serta tamu undangan lainnya. [adv/adpim]

Sebarkan
Continue Reading

Banjarbaru

Gubernur Kalsel H Muhidin Pastikan PLN Percepat Pemulihan Kelistrikan, Dua Pembangkit Besar Segera Beroperasi Normal

Published

on

Gubernur H Muhidin bertemu dan berkoordinasi langsung bersama PLN pusat, Saleh Siswanto selaku Executive Vice President Operational Sumatera Kalimantan dan GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono. (Foto/Adpim)

BalainNews.com, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mengawal percepatan pemulihan sistem kelistrikan bersama PLN Pusat menyusul terjadinya pemadaman bergilir di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pihak PLN Kalselteng, tengah intens melakukan pengawalan dan koordinasi penanganan gangguan pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah secara intensif.

Sebagai bentuk keseriusan dan perhatian terkait kondisi kelistrikan di wilayah Kalselteng tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin kembali memanggil dan melakukan pertemuan bersama perwakilan petinggi PLN.

Kali ini, Gubernur H Muhidin bertemu dan berkoordinasi langsung bersama PLN pusat, Saleh Siswanto selaku Executive Vice President Operational Sumatera Kalimantan dan GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono pada Rabu (29/7/2026) di Banjarbaru.

Dalam koordinasi itu, Gubernur H Muhidin meminta tim dari pusat segera turun ke daerah untuk memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kondisi pembangkit listrik yang menjadi penyebab terganggunya pasokan listrik.

Gubernur H Muhidin juga meluruskan informasi yang sempat beredar di masyarakat terkait lokasi pembangkit listrik.

Ia menjelaskan bahwa pembangkit berkapasitas 2×100 megawatt yang berada di Kabupaten Gunung Mas, Kuala Purun Kalimantan Tengah, bukan merupakan IPP Murung Raya, sebagaimana sempat diberitakan, melainkan pembangkit milik SKS Listrik Kalimantan (SLK).

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Gubernur berencana melakukan peninjauan langsung bersama jajaran terkait.

“Insha Allah minggu depan kita akan melakukan peninjauan di PLTU Asam-Asam bersama jajaran PLN, untuk memastikan bahwa proses perbaikan memang berjalan sesuai rencana, ” kata Gubernur H Muhidin.

Sementara itu, GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengungkapkan bahwa pemadaman yang terjadi disebabkan 3 unit pembangkit besar di sistem interkoneksi di Kalimantan Selatan dan Tengah, hingga mengalami gangguan dan sedang menjalani proses perbaikan.

Disebutkannya, PLTU SKS Listrik Kalimantan (SLK) di Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah, memiliki kapasitas 2×100 megawatt.

“Saat ini unit 1 beroperasi normal, aman dan handal, sedangkan Unit 2 yang mengalami gangguan ditargetkan kembali beroperasi pada 5 Agustus 2026 dengan kapasitas 100 megawatt, ” ujar Iwan Soelistijono, Rabu (29/7/2026).

Selain itu, PLTU Tanjung Power Indonesia (TPI) di Kabupaten Tabalong yang juga memiliki kapasitas 2×100 megawatt sebelumnya mengalami gangguan pada Unit 2 sebesar 100 megawatt.

Namun, GM PLN UID Kalselteng, memastikan bahwa unit tersebut telah berhasil kembali beroperasi penuh sejak 28 Juli 2026, lebih cepat dari target semula pada 30 Juli 2026.

PLN juga menyampaikan bahwa PLTU Asam-Asam Unit 3 dan 2 di Kalimantan Selatan yang memiliki kapasitas 54 megawatt turut menjadi bagian dari proses pemulihan sistem kelistrikan.

Sementara, Saleh Siswanto selaku Executive Vice President Operational Sumatera Kalimantan, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin atas perhatian dan dukungannya dalam mengawal percepatan perbaikan pembangkit kelistrikan di wilayah Kalselteng.

Menurutnya, arahan Gubernur menjadi dorongan bagi PLN untuk mempercepat proses pemulihan sehingga dampak pemadaman bergilir dapat segera diatasi.

“Alhamdulillah, salah satu pembangkit yang sebelumnya mengalami kerusakan telah kembali beroperasi sejak 28 Juli 2026. Kami terus bekerja keras bersama seluruh personel PLN dan berkoordinasi dengan seluruh pengelola pembangkit agar unit yang masih dalam perbaikan dapat segera beroperasi,” ujar Saleh Siswanto.

PLN katanya optimis setelah pembangkit Tanjung Power Indonesia dan Unit 2 SKS Listrik Kalimantan beroperasi penuh, pasokan daya akan kembali mencukupi sehingga pemadaman bergilir dapat dihentikan.

“Dengan beroperasinya kembali kedua pembangkit berkapasitas masing-masing 100 megawatt tersebut, sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Timur dan Kalimantan Utara, dipastikan akan semakin kuat dan andal dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, ” pungkasnya. [adv/adpim]

Sebarkan
Continue Reading

Banjarbaru

Bank Kalsel Dukung Kompetisi QRIS Pajak dan Retribusi Daerah Kota Banjarbaru

Published

on

Bank Kalsel dukung digitalisasi pajak Banjarbaru. (Foto/Ist)

BalainNews.com, BANJARBARU – Bank Kalsel terus memperkuat dukungan terhadap percepatan digitalisasi transaksi Pemerintah Daerah melalui partisipasinya dalam Kompetisi QRIS Pajak dan Retribusi Daerah Kota Banjarbaru Tahun 2026.

Program yang menghadirkan kesempatan memperoleh berbagai hadiah hingga paket umrah tersebut diluncurkan Pemerintah Kota Banjarbaru, melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Selatan dan Bank Kalsel di Lapangan Taman Van Der Pijl, belum lama tadi.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar semakin terbiasa menggunakan transaksi digital dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Melalui dukungan Bank Kalsel, rpembayaran pajak dan retribusi menggunakan QRIS diharapkan semakin mudah, cepat, aman, dan transparan, sekaligus turut memperkuat penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kompetisi berlangsung mulai 1 Juli hingga 30 November 2026. Masyarakat yang melakukan pembayaran pajak maupun retribusi melalui QRIS berkesempatan memperoleh hadiah bulanan berupa emas 1 gram.

Selain itu, tersedia grand prize untuk empat kategori peserta, yakni wajib pajak PBB-P2, juru parkir, merchant, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Banjarbaru. Hadiah utama berupa satu paket umrah eksklusif juga akan diundi secara elektronik.

Untuk mengikuti kompetisi, masyarakat cukup melakukan pembayaran pajak atau retribusi daerah menggunakan QRIS.

Khusus hadiah utama umrah, peserta akan mendapatkan kupon undian elektronik berdasarkan jumlah transaksi QRIS. [adv]

Sebarkan
Continue Reading

Banjarbaru

Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-76, Pemprov Kalsel Mantapkan Persiapan

Published

on

Gubernur Kalsel H. Muhidin didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) H Muhammad Syarifuddin, memimpin rapat koordinasi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov). (Foto/Ist)

BalainNews.com, BANJARBARU – Gubernur Kalsel H. Muhidin didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) H Muhammad Syarifuddin, memimpin rapat koordinasi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov), pada Senin (27/07/2026) di ruang rapat H Aberani Sulaiman Kantor Gubernur di Banjarbaru.

Rakor yang melibatkan para tenaga ahli gubernur (TAG) untuk memberikan masukan dan saran itu, membahas sejumlah agenda penting, dimulai soal persiapan dengan peringatan puncak Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel pada tanggal 13 Agustus 2026 di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarbaru.

Materi lain yang digunakan bahas, soal kinerja SKPD, perkembat serapan anggaran, target SKPD penghasil, hingga permasalahan pinjaman di luar anggaran SKPD dari bank, PT SMI, KPBU, hibah (BPDP, Sigren-Alkes), dan hal-hal mengenai Obligasi Pemda.

Terkait persiapan peringatan hari jadi Provinsi nantinya, Gubernur H Muhidin menyampaikan arahan mulai pakaian yang dikenakan pimpinan SKPD, forkopimda/undangan, memakai jas warna hitam, dilengkapi laung dan sarung sasirangan dengan dominasi hitam.
Pemilihan warna hitam ujar Gubernur H Muhidin, agar nampak netral dan tidak ada kesan menonjolkan warna terkait partai tertentu.

Arahan pada materi rakor selanjutnya disampaikan Sekdaprov Syarifuddin sesuai petunjuk Gubernur H Muhidin.

“Banyak arahan Bapak Gubernur untuk pelaksanaan acara peringatan nantinya antinya, apalagi saat ini kita dalam kondisi penghematan anggaran, ” ucap Sekdaprov.

Kendati demikian, Pemprov tetap menyediakan kegiatan untuk masyarakat seperti hiburan dan angkutan gratis, termasuk rencana penyediaan makanan gratis seperti tahun lalu. [adv/adpim]

Sebarkan
Continue Reading

Kalsel

Banjarmasin2 hari ago

Memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, Bank Kalsel Kolaborasi dengan Telkomsel Hadirkan Promo Spesial Bagi Nasabah

BalainNews.com, BANJARMASIN Memeriahkan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Bank Kalsel berkolaborasi dengan Telkomsel menghadirkan promo spesial bagi nasabah yang melakukan...

Banjarmasin1 minggu ago

Semarak HUT ke-76 Kalsel, Bank Kalsel Ubah Jarak Lari Menjadi 760 Bibit Ulin

BalainNews.com, BANJARMASIN – Semangat memperingati Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga aksi nyata...

Banjarmasin1 minggu ago

Bank Kalsel Syariah Salurkan Pembiayaan KPP Melalui Program FLPP

BalainNews.com, BANJARMASIN Minat masyarakat Kalimantan Selatan terhadap rumah bersubsidi masih cukup tinggi. Kondisi tersebut turut mendorong optimisme Bank Kalsel Syariah...

Banjarmasin1 minggu ago

Bank Kalsel Syariah Tetapkan Tiga Pemenang Lomba Video “Impian Hajiku”

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel resmi mengumumkan para pemenang lomba video Reels bertajuk “Impian Hajiku”. Kompetisi ini sukses menarik antusiasme...

Banjarmasin2 minggu ago

Ikut AKSEL Virtual Run 2026, Punya Rekening Bank Kalsel dan Bayar Pendaftaran Hanya Rp76

BalainNews.com, BANJARMASIN – Ingin ikut AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi sekaligus membantu menghijaukan Pegunungan Meratus? Masyarakat cukup memiliki rekening Bank...

Banjarmasin2 minggu ago

AKSEL Virtual Run 2026: Bank Kalsel Padukan Olahraga dan Gerakan Reforestasi

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali mendorong gaya hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan melalui AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi....

Banjarmasin2 minggu ago

Bank Kalsel Syariah Berikan Penawaran Menarik Bagi Nasabah Buka Tabungan Haji iB Ar-Rahman

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel Syariah kembali menghadirkan program spesial bagi para nasabah dan masyarakat guna menyemarakkan Milad yang ke-22....

Banjar2 minggu ago

Suara “Krekk… Krekk…” Pecah Kekhusyukan Salat Subuh, Lantai Musholla Bergeser Saat Jemaah Baca Yasin

BalainNews.com, KABUPATEN BANJAR – Ketegangan mendadak menyelimuti suasana salat Subuh berjamaah di Musholla Darun Nasihin, Blok C, Kompleks Sejahtera Mandiri...

Daerah2 minggu ago

Dongeng Hari Bhayangkara ke-80 Antarkan Faiha dari Tabalong Bertemu Kapolri

BalainNews.com, TABALONG Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Mabes Polri menyelenggarakan berbagai perlombaan dengan peserta dari berbagai kategori,...

Banjarmasin2 minggu ago

“Putar Roda Impian AKSEL” Bank Kalsel Turut Semarakkan Kalsel Expo 2026

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel turut menyemarakkan ajang Kalsel Expo 2026, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel),...

Populer