Ekonomi
Soroti Minimnya Porsi Saham dan Dividen Daerah, Komisi II DPRD Banjar RDP Bersama Bank Kalsel
BalainNews.com, MARTAPURA – Komisi II DPRD Kabupaten Banjar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama manajemen Bank Kalsel untuk mengevaluasi posisi dan kontribusi daerah terhadap bank milik pemerintah daerah tersebut.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjar, Rahmat Saleh, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemaparan Bank Kalsel, posisi Kabupaten Banjar saat ini berada di peringkat paling bawah dalam hal kepemilikan saham dibandingkan kabupaten/kota lain se-Kalimantan Selatan.
“Dari paparan Bank Kalsel tadi, ada beberapa catatan penting. Posisi kita ini peringkat satu dari bawah, bahkan sempat dikejar Kabupaten Tapin,” ujar Rahmat, Rabu (4/2/2026). (Sumber : kbk.news)
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alarm bagi pemerintah daerah agar ke depan meningkatkan penyertaan modal di Bank Kalsel. Ia menjelaskan, selama ini Pemkab Banjar menyetor modal sebesar Rp62,8 miliar, yang menghasilkan dividen sekitar Rp5,7 miliar untuk kas daerah.
Namun pada tahun 2025, meski kepemilikan saham mencapai 209 persen lembar saham, dividen yang diterima justru menurun menjadi sekitar Rp5,6 miliar.
“Ada penurunan sekitar seratus jutaan. Ini perlu kita evaluasi bersama,” katanya.
Selain penyertaan modal dan dividen, RDP juga membahas kontribusi Bank Kalsel melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Rahmat menyebutkan, alokasi KUR Bank Kalsel untuk Kabupaten Banjar mencapai Rp7 miliar, dengan jumlah penerima manfaat sekitar 1.708 nasabah sepanjang 2025.
Tak hanya itu, dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel juga dinilai cukup signifikan, dengan nilai sekitar Rp390 juta, yang diperuntukkan bagi masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah.
Rahmat menegaskan, rendahnya posisi Kabupaten Banjar di Bank Kalsel bukan karena kinerja daerah, melainkan murni karena porsi saham yang masih sangat kecil dibandingkan daerah lain.
“Alasannya jelas, karena saham kita paling sedikit dibandingkan kabupaten/kota lain,” tegasnya.
Ia juga menyinggung contoh Kabupaten Balangan yang hampir menduduki posisi teratas kepemilikan saham, namun tertahan oleh regulasi.
“Balangan kemarin hampir jadi nomor satu, tapi tidak boleh melampaui provinsi karena provinsi harus memegang porsi saham tertinggi,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Rahmat menilai Pemerintah Kabupaten Banjar perlu menyusun strategi jangka panjang agar porsi saham di Bank Kalsel dapat ditingkatkan, sehingga manfaat ekonomi dan dividen yang diterima daerah bisa lebih optimal.
“Kalau kita mau posisi naik, ya mau tidak mau modal kita juga harus ditambah. Saat ini modal kita masih sangat sedikit sekali,” pungkasnya. [adv/riv]
SebarkanEkonomi
Safari Ramadan di Tapin, Gubernur H Muhidin Beberkan Proyek Strategis Kalsel
BalainNews.com, TAPIN – Hujan yang mengguyur Desa Kembang Habang Baru sejak sore tak menyurutkan langkah warganya untuk memadati Masjid Riadhaul Jannah, Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin, Selasa (17/3/2026).
Warga tetap antusias mengikuti kegiatan Safari Ramadan dan buka puasa bersama yang dihadiri Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, bersama istri Hj. Masrufah Syarifuddin.
Kegiatan yang juga dirangkai dengan Safari Ramadan Bupati dan Wakil Bupati Tapin ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Diketahui, kegiatan di Tapin ini menjadi rangkaian Safari Ramadan terakhir yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, H. Muhammad Syarifuddin membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menyampaikan bahwa Ramadan tahun ini menjadi refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur dalam mengemban amanah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kami memohon maaf apabila selama satu tahun ini masih belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat. Namun kami terus berikhtiar, dan sangat mengharapkan dukungan serta doa dari alim ulama dan seluruh masyarakat agar Kalimantan Selatan semakin maju,” ucapnya.
Gubernur juga menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi awal dimulainya berbagai proyek strategis yang telah dijanjikan kepada masyarakat.
“Insya Allah, kita sudah memulai pembangunan besar, seperti lapangan sepak bola bertaraf internasional, jembatan penghubung Tanah Bumbu–Kotabaru, serta infrastruktur lainnya. Kami menargetkan sebelum 2030, proyek-proyek ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” lanjutnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemprov Kalsel juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa luar negeri, bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu, serta dukungan pendidikan kesetaraan.
Sementara itu, Bupati Tapin, H. Yamani, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas dipilihnya Tapin sebagai lokasi Safari Ramadan Pemprov Kalsel.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memilih Tapin sebagai lokasi Safari Ramadan. Ini menjadi bentuk perhatian nyata bagi masyarakat kami,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendorong pembangunan daerah.
“Melalui momentum Ramadan ini, kami berharap kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi kemajuan Tapin dan Kalimantan Selatan secara keseluruhan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Kalsel menyerahkan secara simbolis paket bantuan sembako kepada Masyarakat, sementara pemerintah kabupaten Tapin juga menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp200 juta untuk keperluan masjid tersebut.
Suasana religius semakin terasa saat tausiah disampaikan oleh Ustadz H. Isnaini Adha, Lc. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi bagaimana kita memperkuat iman, memperbanyak amal, dan menumbuhkan rasa peduli kepada sesama,” pesannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Dinansyah, S.Sos., M.M., Wakil Bupati Tapin, jajaran Forkopimda, kepala SKPD, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah. [adv/riv/md/adpim]
Sebarkan
Banjarmasin
Libur Lebaran ! Layanan Kantor Bank Kalsel Tutup 18-24 Maret 2026, Transaksi Digital Tetap Aktif
BalainNews.com, BANJARMASIN – Menyambut libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bank Kalsel menyesuaikan operasional layanan perbankannya.
Dalam pengumuman resmi, operasional kantor bank akan libur pada 18 hingga 24 Maret 2026, seiring rangkaian libur Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri. Selama periode tersebut, layanan Weekend Banking juga ditiadakan sementara mengikuti ketentuan hari libur nasional dan cuti bersama.
Meski demikian, Bank Kalsel memastikan aktivitas transaksi nasabah tetap dapat dilakukan secara normal melalui berbagai layanan e-channel, seperti mobile banking, ATM, dan fasilitas digital lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan transaksi masyarakat tetap terpenuhi selama masa libur panjang.
Manajemen Bank Kalsel juga mengimbau nasabah untuk memanfaatkan layanan digital guna menghindari kendala transaksi selama kantor operasional tutup sementara.
Bagi nasabah yang memerlukan informasi lebih lanjut, Bank Kalsel menyediakan layanan Call Center 0800 1122 000 yang tetap dapat diakses selama periode libur.
Penyesuaian operasional ini menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan kesiapan sistem perbankan menghadapi lonjakan transaksi menjelang dan setelah Idul Fitri. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Pastikan Layanan Prima Lebaran Usai RUPS 2025
BalainNews.com, BANJARMASIN – Sebagai bagian dari agenda tahunan perusahaan dalam mengevaluasi kinerja serta menetapkan arah strategis perusahaan ke depan. Bank Kalsel telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 pada hari Rabu, 4 Maret 2026 bertempat di Rattan In Hotel Banjarmasin. Pelaksanaan RUPS ini menjadi momentum penting bagi Bank Kalsel untuk memperkuat kinerja perusahaan, meningkatkan tata kelola yang baik, serta memastikan keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri perbankan.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa RUPS merupakan forum strategis bagi perusahaan dalam menyampaikan laporan kinerja kepada para pemegang saham sekaligus membahas berbagai agenda penting yang berkaitan dengan pengembangan bisnis Bank Kalsel ke depan.
“RUPS Tahun Buku 2025 menjadi momentum bagi Bank Kalsel untuk mengevaluasi capaian kinerja perusahaan sekaligus memperkuat strategi bisnis ke depan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, serta memberikan kontribusi optimal bagi peningkatan ekonomi daerah,” ujar Fachrudin.
Seiring dengan pelaksanaan agenda korporasi tersebut, Bank Kalsel juga memastikan kesiapan operasional layanan perbankan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Adapun untuk operasional layanan Bank Kalsel akan tutup sementara pada periode 18 hingga 24 Maret 2026 sehubungan dengan libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. mengingat periode Lebaran merupakan salah satu momen dengan aktivitas transaksi keuangan tertinggi setiap tahunnya, untuk mengantisipasi peningkatan transaksi tersebut, Bank Kalsel telah melakukan berbagai langkah penguatan, khususnya pada jaringan ATM dan Cash Recycling Machine (CRM) yang tersebar di berbagai wilayah.
Langkah yang dilakukan antara lain melalui preventive maintenance mesin ATM, termasuk pembersihan dan pengecekan serta pemeriksaan perangkat secara berkala. Bank Kalsel juga menyiapkan petugas, guna memastikan kelancaran operasional dan penanganan gangguan teknis pada mesin ATM selama periode Ramadan dan libur Lebaran.
Dari sisi likuiditas, Bank Kalsel telah melakukan proyeksi arus kas guna memastikan ketersediaan dana dalam memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode tersebut, berdasarkan proyeksi internal perusahaan, total dana masuk (cash in) diperkirakan mencapai sekitar Rp3,87 triliun.

Sementara itu, total proyeksi dana keluar (cash out) diperkirakan sebesar Rp1,41 triliun, yang digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan transaksi masyarakat, antara lain penyediaan likuiditas transaksi BI Fast selama periode libur Lebaran, pembayaran THR ASN dan pegawai swasta, serta pengisian kas ATM dan CRM di seluruh jaringan Bank Kalsel.
Per tanggal 11 Maret 2026, posisi kas Bank Kalsel tercatat sebesar Rp507 miliar, yang terdiri dari Rp426 miliar kas fisik di khasanah dan Rp81 miliar kas pada mesin ATM, sehingga dinilai cukup untuk mengantisipasi kebutuhan penarikan dana oleh nasabah.
Di tengah meningkatnya aktivitas transaksi menjelang hari raya, Bank Kalsel juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang kerap terjadi menjelang Idul Fitri, seperti phishing melalui tautan palsu, penipuan undian hadiah, maupun permintaan kode OTP oleh pihak yang mengaku sebagai petugas bank. Bank Kalsel menegaskan bahwa bank tidak pernah meminta PIN, password, maupun kode OTP kepada nasabah melalui telepon, pesan singkat, email, ataupun media sosial.
Lebih lanjut, Fachrudin juga menyampaikan bahwa Bank Kalsel berkomitmen untuk memastikan kelancaran seluruh layanan perbankan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi peningkatan aktivitas transaksi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, Bank Kalsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang kerap muncul menjelang momentum hari raya.
“Kami memahami bahwa menjelang Idul Fitri aktivitas transaksi masyarakat biasanya meningkat cukup signifikan. Oleh karena itu, Bank Kalsel telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif baik dari sisi kesiapan operasional layanan, penguatan jaringan ATM dan CRM, maupun ketersediaan likuiditas agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman, nyaman, dan lancar selama periode Ramadan hingga libur Lebaran,” tambahnya.
Melalui berbagai langkah kesiapan tersebut, Bank Kalsel berkomitmen untuk terus memberikan layanan perbankan yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat, sekaligus menjaga kinerja perusahaan yang berkelanjutan melalui pelaksanaan RUPS Tahun Buku 2025. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Fitur Ready Cash Bank Kalsel, Permudah Dapat Dana Tunai Cepat dan Nyaman
BalainNews.com, BANJARMASIN – Memudahkan transaksi serta kebutuhan uang tunai nasabah, Bank Kalsel menawarkan solusinya melalui program Ready Cash.
Layanan Ready Cash Bank Kalsel ini memungkinkan nasabah Bank Kalsel mendapatkan dana tunai dengan cepat dan nyaman.
Ready Cash Bank Kalsel menjadi solusi cepat, karena tidak ribet saat ingin mendapat dana tunai dengan segera.
Mengutip Instagram Bank Kalsel, Kamis (12/3/2026), nasabah yang menggunakan Ready Cash Bank Kalsel tak perlu lagi antre di kantor.
Nasabah bisa langsung mengajukan pinjaman kapan saja dan di mana saja, langsung dari ponsel.
“Ready Cash hadir sebagai solusi cepat dan praktis untuk kebutuhan mendesakmu. Segera unduh aplikasi AKSEL by Bank Kalsel sekarang dan nikmati kemudahan finansial di genggaman tanganmu,” ujar Bank Kalsel. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Lupa Bawa Uang Tunai ke Pasar Wadai Banjarmasin, Jangan Khawatir Ada Mobil Kas Bank Kalsel
BalainNews.com, BANJARMASIN – Pengunjung yang sedang berjalan-jalan atau berburu jajanan khas di Pasar Wadai di Banjarmasin kini tidak perlu khawatir jika kehabisan uang tunai atau bahkan kelupaan membawa dompet.
Di area pasar tersedia Mobil Kas Bank Kalsel yang siap melayani berbagai kebutuhan transaksi perbankan secara langsung di lokasi.
Mobil kas ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan tarik tunai maupun setor tunai tanpa harus pergi ke kantor cabang bank.
Kehadiran layanan ini menjadi solusi praktis bagi pengunjung yang sedang menikmati suasana pasar, terutama saat ngabuburit sambil mencicipi beragam kue tradisional khas Banjar.
Selain layanan transaksi, pengunjung juga dapat bertanya informasi seputar layanan perbankan atau mendapatkan bantuan terkait kebutuhan nasabah lainnya langsung dari petugas yang bertugas di mobil kas tersebut.
Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan, operasional mobil kas juga dijaga oleh petugas keamanan (satpam) yang selalu siaga di sekitar area layanan.
Dengan adanya Mobil Kas Bank Kalsel di kawasan Pasar Wadai Banjarmasin, masyarakat kini bisa menikmati kuliner tradisional sekaligus menyelesaikan urusan perbankan dengan mudah dan cepat.
“Jadi kalau lagi jalan-jalan di Pasar Wadai Banjarmasin dan butuh transaksi perbankan, tinggal mampir saja ke mobil kas Bank Kalsel. Sambil ngabuburit dan jajan kue khas Banjar, urusan bank pun tetap bisa beres,” ujar Yaser salah satu pengunjung. [adv/riv]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle2 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah2 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air
-
Banjarmasin2 tahun agoLomba Nyanyi antar Wartawan Bersama SMSI Kalsel

