Banjarmasin
Menjaga Kedaulatan Pers di Tengah Perjanjian Dagang Indonesia–Amerika Serikat
BalainNews.com, BANJARMASIN – Perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump di Washington, D.C. pada 19 Februari 2026, menyisakan satu klausul yang patut menjadi perhatian serius insan pers nasional.
Dalam Lampiran III Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital, disebutkan bahwa Indonesia harus menahan diri untuk tidak mewajibkan penyedia layanan digital Amerika Serikat mendukung organisasi berita dalam negeri melalui lisensi berbayar, pembagian data pengguna, maupun model bagi hasil keuntungan.
Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar klausul teknis dalam dokumen perdagangan. Namun bagi kami, pelaku usaha media online, ini adalah persoalan keberlanjutan ekosistem pers nasional.
Antara Liberalisasi Digital dan Kedaulatan Informasi
Kita tidak menolak perdagangan bebas. Kita juga tidak anti terhadap platform global.
Namun perlu ditegaskan: pers bukan sekadar komoditas ekonomi. Pers adalah pilar demokrasi.
Selama satu dekade terakhir, platform digital global telah menjadi gerbang utama distribusi informasi.
Mereka memonetisasi konten, menguasai data audiens, dan mengendalikan algoritma distribusi.
Sementara itu, media lokal menanggung biaya produksi jurnalistik—gaji wartawan, verifikasi fakta, liputan investigasi, dan risiko hukum.
Ketika klausul perjanjian dagang membatasi kewajiban platform untuk berbagi nilai ekonomi dengan penerbit berita, maka yang dipertaruhkan bukan hanya neraca bisnis media, tetapi kualitas demokrasi itu sendiri.
Publisher Rights yang Terancam Mandek
Upaya membangun regulasi publisher rights selama ini bertujuan menciptakan keseimbangan antara platform dan perusahaan pers.
Model seperti di Australia atau Kanada menunjukkan bahwa negara bisa hadir untuk memastikan jurnalisme tetap hidup di tengah dominasi teknologi global.
Namun dengan adanya pembatasan dalam perjanjian dagang tersebut, ruang negosiasi pemerintah terhadap platform asal Amerika Serikat menjadi lebih sempit.
Artinya, kita tidak bisa lagi menggantungkan masa depan industri pers pada skema lisensi wajib atau pembagian keuntungan semata.
Adaptasi adalah Keniscayaan
Sebagai pelaku usaha media online, saya memandang ini sebagai momentum transformasi, bukan sekadar ancaman.
Media harus berhenti bergantung sepenuhnya pada:
– Traffic berbasis algoritma
– Pendapatan iklan programatik
– Distribusi melalui platform asing
Kita harus mulai membangun:
– Audiens langsung (direct audience)
– Database pelanggan dan komunitas pembaca
– Model membership dan subscription
– Event, forum diskusi, dan monetisasi berbasis komunitas
– Kerja sama langsung dengan brand tanpa perantara platform
Media yang hanya mengejar klik akan rentan. Media yang membangun kepercayaan akan bertahan.
Perlunya Sikap Kolektif Industri Pers
Industri pers tidak boleh bergerak sendiri-sendiri. SMSI, AMSI, SPS, dan seluruh organisasi perusahaan pers harus duduk bersama menyusun langkah strategis.
Kita perlu mendorong:
1. Transparansi penuh atas implikasi perjanjian tersebut.
2. Regulasi turunan yang tetap melindungi industri pers nasional.
3. Insentif fiskal bagi media lokal.
4. Dana abadi jurnalisme untuk mendukung liputan berkualitas.
5. Perlindungan data nasional yang tidak merugikan kepentingan media dalam negeri.
Jika ruang publisher rights menyempit dalam konteks perjanjian dagang, maka negara harus menghadirkan alternatif kebijakan yang memperkuat media nasional dari sisi lain.
Jangan Reaktif, Tapi Jangan Diam
Kita harus bersikap kritis, namun tetap profesional. Pers tidak boleh anti terhadap investasi dan kerja sama internasional. Namun kita juga tidak boleh membiarkan ekosistem jurnalisme nasional melemah secara struktural.
Perjanjian dagang ini bukan akhir dari perjuangan membangun pers yang sehat. Ini adalah ujian kedewasaan industri media Indonesia.
Apakah kita akan terus bergantung pada algoritma global?
Ataukah kita akan membangun kekuatan berbasis komunitas dan kepercayaan publik?
Sebagai Ketua SMSI Banjarmasin dan Pemimpin Redaksi REDAKSINDO, saya percaya satu hal:
Media yang kuat bukan yang paling besar traffic-nya, tetapi yang paling dipercaya dan paling adaptif.
Kedaulatan pers tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi oleh keberanian kita untuk bertransformasi.
Dan transformasi itu harus dimulai sekarang.
Adaptif atau Tergilas
Perjanjian ini adalah realitas geopolitik.
Tetapi masa depan media Indonesia tidak ditentukan oleh Washington, melainkan oleh kemampuan kita beradaptasi.
Media yang kuat bukan yang paling besar,
melainkan yang paling relevan, dipercaya, dan memiliki komunitas pembaca loyal.
Inilah saatnya industri media Indonesia naik kelas:
berbasis kualitas, berbasis komunitas, dan berbasis kedaulatan digital.
Karena pada akhirnya, jurnalisme bukan hanya tentang berita —
tetapi tentang menjaga masa depan demokrasi bangsa.
TENTANG PENULIS
Adam Nugraha Wiradhana adalah penggiat usaha media siber dan pengembang ekosistem pers digital di Indonesia. Ia menjabat sebagai Ketua SMSI Banjarmasin serta Pemimpin Redaksi Portal Berita REDAKSINDO. Selain itu, Adam juga terlibat aktif dalam jajaran redaksi beberapa media online nasional, dengan fokus pada penguatan bisnis pers, transformasi digital, dan keberlanjutan ekosistem jurnalisme di era platform global. [riv/rls]
SebarkanBanjarmasin
Permainan Dart, Balogo, Bagasing dan Sumpit Meriahkan Pekan AKSEL Bank Kalsel
BalainNews.com, BANJARMASIN – Pekan AKSEL yang digelar Bank Kalsel sejak Jumat hingga Minggu (24-26 April 2026) tak hanya diramaikan stan kuliner dan hiburan keluarga, tetapi juga aneka permainan yang mengundang tawa dan antusias pengunjung.
Diantara yang paling menyita perhatian adalah permainan dart, olahraga tradisional sumpit (sumpitan/sipet) khas Dayak Kalimantan, serta permainan rakyat Balogo dan Bagasing yang sarat nilai budaya lokal. Arena permainan ini nyaris tak pernah sepi dari peserta yang ingin menguji ketepatan, ketangkasan, dan keseimbangan.
Permainan sumpit yang merupakan warisan budaya masyarakat Dayak di Pulau Kalimantan menjadi daya tarik tersendiri. Banyak pengunjung yang penasaran mencoba, mulai dari anak muda hingga orang dewasa. Tidak sedikit yang baru pertama kali merasakan sensasi meniup sumpit untuk mengenai sasaran.
Sementara Balogo, permainan tradisional Banjar yang mengandalkan ketepatan melempar keping logo dan Bagasing atau gasing yang menuntut teknik memutar agar tetap berputar lama, turut menghadirkan nuansa nostalgia permainan tempo dulu di tengah kemeriahan acara modern.
Menariknya, keseruan ini juga diikuti jajaran pimpinan Bank Kalsel yang turut ambil bagian mencoba permainan, berbaur bersama masyarakat. Momen tersebut menambah keakraban sekaligus menjadi hiburan tersendiri bagi pengunjung yang menyaksikan.
Selain permainan, pengunjung tetap dimanjakan dengan tontonan reptil, aneka permainan anak, serta pilihan kuliner kekinian dan minuman segar yang tersedia di berbagai stan UMKM.
Kehadiran dart, sumpit, Balogo, dan Bagasing ini menambah warna Pekan AKSEL, menjadikannya bukan sekadar ajang promosi perbankan dan transaksi digital, tetapi juga ruang rekreasi keluarga yang sarat nilai budaya dan kebersamaan. [adv]
SebarkanBanjarmasin
Pekan AKSEL 2026 Dimeriahkan Lomba Mewarnai Khusus Anak-anak
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel melalui media sosial resminya mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk mengikutsertakan anak-anak dalam Lomba Mewarnai yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pekan AKSEL 2026.
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas dan imajinasi melalui seni warna, sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dalam suasana kebersamaan.
Lomba mewarnai ini terbuka untuk dua kategori usia, yaitu usia 4 sampai dengan 7 tahun dan usia 7 tahun + 1 hari sampai dengan 10 tahun. Acara akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, Pukul 14.00 WITA hingga selesai di Halaman Parkir Kantor Pusat Bank Kalsel, Banjarmasin.
Untuk mengikuti kegiatan ini, peserta hanya dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp62,-.
Bank Kalsel menegaskan bahwa pendaftaran dilakukan secara digital melalui fitur AKSEL FUN pada aplikasi AKSEL by Bank Kalsel. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengunduh dan menggunakan layanan mobile banking tersebut guna mendapatkan kemudahan akses serta berbagai promo menarik selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, Bank Kalsel tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mendorong pengembangan kreativitas anak sejak dini. Pekan AKSEL 2026 sendiri menjadi momentum untuk mempererat interaksi antara masyarakat dengan layanan digital perbankan yang inovatif.
“Jangan lewatkan momen seru untuk belajar, bermain, dan berkreasi bersama di Pekan AKSEL 2026,” tulis Bank Kalsel dalam publikasinya, Rabu (22/4/2026).
Dengan konsep yang edukatif dan menyenangkan, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak sekaligus memperkuat kedekatan keluarga dalam suasana yang positif dan inspiratif. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Himbau Waspada Penipuan Berkedok Pekan AKSEL 2026
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan kegiatan Pekan AKSEL 2026. Imbauan ini disampaikan seiring tingginya antusiasme masyarakat terhadap berbagai agenda yang digelar dalam event tersebut.
Manajemen Bank Kalsel menegaskan bahwa seluruh pendaftaran lomba dan kegiatan dalam Pekan AKSEL 2026 hanya dikenakan biaya sebesar Rp62. Di luar ketentuan tersebut, masyarakat diminta untuk berhati-hati terhadap pihak yang mencoba memanfaatkan situasi untuk melakukan penipuan.
Bank Kalsel juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah seperti PIN, kode OTP, maupun password dalam bentuk apa pun. Informasi sensitif tersebut harus dijaga kerahasiaannya untuk menghindari penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadai pesan, tautan, atau pihak yang mengatasnamakan Bank Kalsel di luar kanal resmi. Segala bentuk informasi terkait kegiatan Pekan AKSEL 2026 disarankan hanya diakses melalui saluran resmi milik Bank Kalsel.
Apabila menemukan indikasi penipuan atau membutuhkan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Bank Kalsel di nomor 0800 1122 000.
Bank Kalsel berharap masyarakat tetap waspada agar dapat menikmati rangkaian kegiatan Pekan AKSEL 2026 dengan aman dan nyaman. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Rangkaian HUT Ke-62 Bank Kalsel, Pemko Banjarmasin Gelar Jalan Sehat
BalainNews.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Banjarmasin Hj. Neli Listiani bersama Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin secara resmi membuka kegiatan Jalan Sehat Bersama Wali Kota Banjarmasin yang digagas oleh Bank Kalsel, Jumat (24/4/2026) pagi.
Kegiatan yang mengusung tema “ASN Bangga Pakai QRIS” ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Bank Kalsel, sekaligus menjadi ajang mempererat sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, ASN, serta masyarakat dalam mendukung transformasi transaksi digital.
Jalan sehat ini dimulai dari Jalan Martadinata, kemudian melintasi Jalan Lambung Mangkurat, dilanjutkan menuju Jalan Merdeka tepatnya kawasan Masjid Sabilal Muhtadin, memasuki Jalan MT Haryono, Jalan Telawang, dan berakhir di halaman parkir Bank Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bank Kalsel yang tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga bersama, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya penggunaan sistem pembayaran digital melalui QRIS.
Menurutnya, gerakan ASN Bangga Pakai QRIS merupakan langkah nyata dalam mendukung percepatan digitalisasi transaksi keuangan di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan dengan berolahraga bersama, tetapi juga mendorong perubahan pola transaksi menuju sistem yang lebih modern, aman, dan efisien melalui QRIS,” ujarnya.
Ia berharap semangat penggunaan QRIS dapat terus ditingkatkan, khususnya di kalangan ASN sebagai contoh bagi masyarakat dalam mendukung program transaksi non tunai.
Setelah finish di halaman Bank Kalsel, peserta disambut dengan berbagai bazar UMKM, baik dari binaan maupun UMKM CSR Bank Kalsel. Beragam produk lokal ditampilkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha kecil.
Acara juga semakin meriah dengan pembagian berbagai doorprize menarik serta hadiah utama berupa paket umroh bagi peserta yang beruntung. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Dorong PT. Ambapers Gali Pendapatan Asli Daerah untuk Pemprov Kalsel
BalainNews.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalsel H Muhidin mendorong pihak pengelola perusahaan daerah PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers), untuk menggali segala potensi sumber pendapatan yang ada, sehingga mampu memberikan kontribusi yang besar untuk pemerintah daerah setempat.
Salah satu yang dianggap perlu adalah pembenahan aturan bersama berkaitan bagi hasil kegiatan pengerukan alur Sungai Barito yang dilakukan PT Ambaoers bersama PT Pelindo III.
Hal ini disampaikan Gubernur Kalsel saat berhadir didampingi istri Ketua TP PKK Hj Fathul Jannah Muhidin pada peringatan 22nd Anniversary Celebration, Halal bihalal dan Costumer Gathering PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers), pada Kamis (23/04), di Mahligai Pancasila Banjarmasin.
Selain itu ujar Gubernur H Muhidin, perlu juga dipikirkan aturan soal pembayaran kontribusi bagi angkutan kargo, namun khusus angkutan kebutuhan pokok, tidak perlu dikenakan biaya.
“Untuk pendapatan, gali terus, sehingga menambah pendapatan pemerintah provinsi,” pesan Gubernur.
Diketahui, PT Ambapers Banjarmasin mengelola bagi hasil dari retribusi jasa alur Ambang Sungai Barito (“channel fee”) melalui skema kerjasama B2B (Business to Business) dengan BUMD dan BUMN, dengan fokus kontribusi berupa dividen serta PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) sekitar 8% selama 20 tahun sesuai regulasi konsesi.
Pada kesempatan itu, Direktur Utama PT Ambapers, Zulfadli Gazali menyebut, keberadaan Alur Barito yang dikelola pihaknya telah membawa dampak makro ekonomi yang sangat signifikan. Alur ini tidak lagi bergantung pada pasang-surut air sungai.
Secara tidak langsung, hal ini mendongkrak perekonomian regional yang tercermin dari kelancaran arus barang dan logistik, stabilisasi biaya transportasi baik keluar maupun masuk pelabuhan, yang pada akhirnya berdampak langsung pada stabilitas angka inflasi daerah.
Dikatakan, peran Ambapers dalam menjaga konektivitas antara sektor industri, pertambangan, pertanian, dan pelabuhan transit telah menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi ekonomi kawasan Indonesia Timur.
“Tanpa alur yang aman dan stabil, rantai pasok akan terhambat. Ambapers hadir sebagai solusi,” ucap Zulfadli.
PT Ambapers adalah perusahaan milik pemerintah daerah yang mengantongi konsesi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan untuk pengelolaan alur Ambang Sungai Barito.
Perusahaan yang didirikan tahun 2004 ini merupakan pioner dan pengelola alur pelayaran komersial pertama di Indonesia yang digagas untuk menyelesaikan masalah kronis pendangkalan alur pelayaran di muara sungai Barito.
Turut hadir, Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Kepala BNN Provinsi Kalsel Brigjen Pol Asep Taufik, Kepala BIN Daerah Kalsel Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan, Komandan Lanal Banjarmasin Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita, dan yang mewakili forkopimda lainnya.
Kemudian, Direktur PT Bangun Banua Afrizaldi, Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto, Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda, Dirut Bank Kalsel Fahrudin, sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov, pimpinan perbankan, dan mitra kerja PT Ambapers.
Dalam kegiatan, dilakukan dialog bertema “Optimalisasi Kanal Barito sebagai Poros Logistik Indonesia Timur” yang menghadirkan pembicara Hj Ananda (Wakil Wali Kota Banjarmasin), Zulfadli Gazali (Direktur Utama Ambapers), Afrizaldi (Direktur Utama PT Bangun Banua) dan Perwakilan Pelindo Kalsel.
Acara diakhiri dengan pemotongan nasi tumpeng, penyerahan penghargaan (costumer award) kepada mitra kerja, dan bantuan sosial kepada anak-anak Panti Asuhan Rumah Harapan di Banjarmasin. [adv/adpim]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle2 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air
-
Banjarmasin2 tahun agoLomba Nyanyi antar Wartawan Bersama SMSI Kalsel

