Banjarmasin
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, UMKM Tetap Kuat Terjaga
BalainNews.com, BANJARMASIN – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Selatan dan Tengah (Kanwil DJP Kalselteng) bersama Kementerian Keuangan Satu Kalimantan Selatan kembali melakukan publikasi kinerja Anggaran, Pendapatan, dan Belanja Negara (APBN) pada kegiatan Assets Liabilities Committee (ALCo) yang dilaksanakan di Aula Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, Jl. D. I. Panjaitan No.24, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.
Publikasi ALCo diselenggarakan setiap bulan dan bertujuan untuk memublikasikan kinerja fiskal dan ekonomi pembangunan di Kalimantan Selatan. Kegiatan dihadiri oleh Pimpinan Unit Eselon I Kemenkeu Satu Kalsel, local expert Kalimantan Selatan, serta media/pers di wilayah Kota Banjarmasin.
Pertumbuhan Kuat dan Indikator Kesejahteraan Membaik Perekonomian Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan ketahanan yang baik dengan pertumbuhan pada Triwulan II 2025 mencapai 5,39% (yoy), melampaui pertumbuhan ekonomi
nasional yang berada di angka 5,12% (yoy). Pertumbuhan ini menjadikan Kalsel sebagai salah satu kontributor tertinggi di regional Kalimantan, dengan kontribusi sebesar 15,96% dari total perekonomian regional.
Pertumbuhan ini didorong oleh sektor-sektor utama, di mana industri pengolahan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 17,75%, sedangkan sektor pertambangan mendominasi struktur PDRB dengan pangsa 27,05%. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi motor penggerak utama, tumbuh 5,51% dan menyumbang 44,03% dari total PDRB Kalsel.
Stabilitas harga di Kalsel berhasil terjaga dengan tingkat inflasi yang terkendali pada level -0,16% (mtm) atau 2,68% (yoy), lebih rendah dari inflasi nasional. Beberapa komoditas yang berkontribusi terhadap deflasi bulanan adalah bawang merah, daging ayam ras, dan ikan gabus.
Kinerja Fiskal Kalimantan Selatan
Hingga 31 Agustus 2025, realisasi pendapatan APBN di Kalsel mencapai Rp8,31 Triliun, atau 37,68% dari target sebesar Rp22,05 Triliun. Pencapaian ini didorong oleh realisasi penerimaan perpajakan sebesar Rp6,55 Triliun atau 32,15% dari target sebesar Rp20,36 Triliun. Penerimaan Bea dan Cukai sebesar Rp625,49 Miliar atau 239,52% dari target sebesar Rp261,14 Miliar. Terakhir dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp1,14 Triliun atau 79,76% dari
target sebesar Rp1,42 Triliun.
Dari tiga komponen jenis penerimaan tersebut, sebesar 78,8% didominasi oleh penerimaan perpajakan, sebesar 13,7% dikontribusikan oleh PNBP, dan sebesar 7,5% disumbang dari penerimaan Bea dan Cukai.
Sedangkan dari sisi belanja, realisasi APBN mencapai Rp25,51 Triliun, atau 61,46% dari pagu sebesar Rp41,5 Triliun. Realisasi tersebut disalurkan kepada dua jenis belanja yaitu Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar Rp4,94 Triliun atau 48% dari target sebesar Rp10,29 Triliun. Dan yang kedua disalurkan kepada belanja Transfer ke Daerah (TKD) dengan realisasi mencapai
Rp20,56 triliun atau 65,91% dari total pagu Rp31,20 triliun.
Jenis Belanja TKD masih mendominasi struktur belanja APBN di Kalsel dengan kontribusi 80,62% dari total belanja APBN. Sementara kontribusi Belanja Pemerintah Pusat (BPP) terhadap total Belanja APBN di Kalsel sebesar 19,38%. Secara komposisi, realisasi TKD Kalimantan Selatan masih didominasi oleh DBH yang mencapai 56,60% dari total penyaluran. Dari sisi kinerja TKD per pemerintah daerah, Kota Banjarbaru mencatat penyaluran tertinggi dengan
69,54%, sementara Kabupaten Kotabaru masih terendah dengan 62,89%.
Kepala Kanwil DJP Kalselteng Syamsinar menyampaikan penerimaan pajak terealisasi sebesar Rp6,55 Triliun atau 32,15%, terkontraksi 38,37% (yoy). Rincian penerimaan per jenis pajaknya yaitu Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas sebesar Rp4,66 triliun, terkontraksi 17,88%. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp179,16 miliar, mengalami kontraksi 55,16%, disebabkan
oleh WP yang melakukan pembayaran selain tahun berjalan mengalami penurunan. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp1,15 triliun, kontraksi sebesar 73,71% yang disebabkan oleh tingginya angka restitusi di awal tahun 2025. Penerimaan dari Pajak Lainnya sebesar
Rp563,25 miliar, tumbuh sebesar 11.860,89% dibanding penerimaan tahun lalu.
Syamsinar juga menyampaikan bahwa ada keresahan di masyarakat khususnya para pelaku UMKM dengan adanya program baru dari pemerintah. “Program yang diluncurkan oleh pemerintah khususnya di Kementerian Keuangan, bahwa untuk mengoptimalisasi penerimaan dari sektor pajak, akan diperluas basis pajak melalui penertiban shadow economy. Dalam
bayangan masyarakat yang dimaksud shadow economy ini adalah pelaku usaha UMKM, sehingga mereka berpikir bahwa jangan sampai mereka dikenakan jenis pajak baru. Padahal sesungguhnya itu tidak benar. Pemerintah masih melindungi UMKM, peraturan pajak terkait UMKM masih berlaku yang menyatakan bahwa UMKM dengan omzet sampai dengan 500 juta setahun tidak dikenakan pajak,” ujarnya.
“Shadow economy yang dimaksud pemerintah untuk meningkatkan penerimaan pajak adalah usaha dengan omzet di atas 500 juta setahun tapi belum terdaftar dalam sistem pajak. Kemudian
selanjutnya adalah perdagangan bernilai tinggi yang belum dilaporkan. Dan terakhir adalah sektor ekonomi besar tapi belum masuk sistem administrasi pajak. Shadow economy ini harus ditertibkan karena kita menganut sistem adil dan merata, artinya bahwa kita mau pihak yang mempunyai penghasilan besar itu juga harusnya membayar pajak lebih besar,” tambah
Syamsinar.
Terakhir, Syamsinar menjelaskan bahwa mulai awal tahun 2026, untuk pelaporan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025 akan dilakukan melalui Coretax. “Dengan dilakukannya pelaporan SPT Tahunan melalui Coretax, harus ada prosedur yang dilakukan terlebih dahulu sebelum dapat melakukan pelaporan, yaitu yang pertama adalah melakukan aktivasi akun Coretax Wajib Pajak dan yang kedua adalah membuat Kode Otorisasi untuk bisa melaporkan SPT Tahunan,”jelasnya. [riv/rls].
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Kolaborasi dengan BAZNAS Banjarmasin Salurkan Bantuan Beasiswa
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin kembali menunjukkan kepeduliannya di bidang pendidikan. Keduanya bersinergi menyalurkan bantuan beasiswa Cendikia jenjang S1 dan bantuan pendidikan bagi pelajar tingkat SD hingga SMP sederajat, di Aula Sekber Khatib Dayyan, Kamis (20/8/2026).
Total, ada 10 mahasiswa S1 yang menerima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga lulus menjadi sarjana, dengan rincian 5 mahasiswa Uniska, 4 mahasiswa UIN Antasari, dan 1 mahasiswa Poliban. Total dana yang disalurkan untuk jenjang ini mencapai Rp29,5 juta.
Sementara itu, untuk tingkat SD, SMP, dan sederajat, bantuan pendidikan diberikan kepada 35 orang anak dengan total dana mencapai Rp30,7 juta. Seluruh bantuan ini disalurkan secara praktis dan aman melalui rekening Tabungan Simpanan Pelajar.
Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Riduan Masykur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UPZ Bank Kalsel atas sinergi yang terus terjalin dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan pembinaan SDM di Banjarmasin.
“Bantuan ini adalah bagian dari Program Banjarmasin Cerdas melalui komponen Baznas Cendikia. Target kita tahun ini ada 300 orang penerima manfaat. Dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah, misalnya untuk anak-anak korban kebakaran,” ungkap Riduan.
Ia juga mengimbau masyarakat luas serta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya ke BAZNAS. “Semakin banyak dana yang masuk, semakin banyak kaum dhuafa yang bisa kita bantu. Terima kasih kepada para dermawan dan ASN, semoga Allah memberikan keberkahan,” tambahnya.
Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah Gatot Subroto, Farid menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung program pendidikan ini. “Kita sudah bekerja sama lama dengan BAZNAS. Melalui kolaborasi ini, penyaluran dana dari UPZ Bank Kalsel bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran untuk keperluan pendidikan anak-anak kita,” kata Farid.
Kehadiran program ini turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang turut hadir dalam acara penyerahan simbolis, berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Bantuan ini bukan sekadar urusan materi, melainkan wujud nyata perhatian dan kepedulian di Kota Banjarmasin agar anak-anak kita terus bersekolah dan meraih cita-citanya. Gunakan ini untuk kebutuhan pendidikan, tingkatkan prestasi, dan yang paling penting, bangun karakter yang baik. Jadilah orang yang sukses dan membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta Kota Banjarmasin tercinta,” pesan Ichrom. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, Bank Kalsel Kolaborasi dengan Telkomsel Hadirkan Promo Spesial Bagi Nasabah
BalainNews.com, BANJARMASIN – Memeriahkan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Bank Kalsel berkolaborasi dengan Telkomsel menghadirkan promo spesial bagi nasabah yang melakukan transaksi melalui Aksel by Bank Kalsel.
Melalui program tersebut, pengguna Aksel berkesempatan memperoleh bonus pulsa sebesar Rp17 ribu setiap melakukan pembelian paket data dan internet bulanan OMG! Telkomsel dengan transaksi mulai dari Rp200 ribu.
Promo bertajuk spesial kemerdekaan tersebut berlangsung selama 17–31 Agustus 2026.
Program ini menjadi kesempatan bagi pengguna Aksel untuk memenuhi kebutuhan komunikasi sekaligus mendapatkan keuntungan tambahan dari setiap transaksi pembelian paket Telkomsel.
Bank Kalsel mengajak masyarakat, khususnya pengguna Aksel, memanfaatkan promo tersebut selama periode berlangsung dengan melakukan pembelian paket data Telkomsel melalui aplikasi Aksel.
Promo kemerdekaan ini menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel menghadirkan berbagai kemudahan dan keuntungan bagi nasabah melalui layanan transaksi digital.
Jangan lewatkan kesempatan menikmati promo spesial kemerdekaan hasil kolaborasi Bank Kalsel dan Telkomsel selama periode 17–31 Agustus 2026. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
500 Merah Putih Dibagikan, FDM Banjarmasin Tebar Cinta Indonesia di Jalanan
BalainNews.com, BANJARMASIN – Forum Demokrasi Milenial (FDM) Banjarmasin membagikan sekitar 500 bendera Merah Putih kepada masyarakat dan pengguna jalan melalui kegiatan Tali Kasih Merah Putih di Jalan Lambung Mangkurat, Jumat (14/8/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WITA itu dipusatkan di simpang lampu merah kawasan Kantor Pos Banjarmasin. Sejumlah pengurus FDM Banjarmasin turun langsung membagikan bendera kepada masyarakat dan pengguna jalan yang berada maupun melintas di sekitar lokasi.
Sebanyak sekitar 500 lembar bendera Merah Putih dibagikan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas bendera berukuran besar dan kecil. Bendera diberikan kepada masyarakat dan pengguna jalan yang berkenan menerimanya.
Koordinator Lapangan kegiatan, Ayub, mengatakan pembagian bendera tersebut dilaksanakan atas dasar kecintaan terhadap Indonesia.
Menurutnya, kegiatan itu merupakan bentuk sederhana yang dilakukan FDM Banjarmasin untuk menunjukkan rasa cinta terhadap Tanah Air, tanpa mengabaikan beragam persoalan maupun pandangan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kami membagikan bendera atas dasar cinta, walaupun banyak pro kontra tentang kemerdekaan di tengah polemik permasalahan. Namun, kami berbagi bendera dan menyerukan silakan ambil atas dasar cinta Indonesia,” ujar Ayub.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengarahkan masyarakat pada satu pandangan tertentu. FDM Banjarmasin memilih hadir di tengah masyarakat melalui aksi sederhana dengan membagikan bendera Merah Putih.
Pembagian bendera itu juga berlangsung di tengah beragam pandangan masyarakat mengenai kondisi Indonesia dan makna kemerdekaan. Bagi FDM Banjarmasin, perbedaan pandangan tidak menghilangkan ruang bagi setiap warga untuk menunjukkan rasa memiliki dan kecintaan terhadap Indonesia.
Melalui kegiatan Tali Kasih Merah Putih, FDM Banjarmasin menyampaikan pesan bahwa kecintaan terhadap Indonesia dapat diekspresikan dalam berbagai cara, termasuk melalui tindakan sederhana seperti berbagi dan mengibarkan bendera Merah Putih.
Kegiatan berakhir setelah seluruh rangkaian pembagian bendera kepada masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Jalan Lambung Mangkurat selesai dilaksanakan. [riv/d-nus]
SebarkanBanjarmasin
Semarak HUT ke-76 Kalsel, Bank Kalsel Ubah Jarak Lari Menjadi 760 Bibit Ulin
BalainNews.com, BANJARMASIN – Semangat memperingati Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga aksi nyata menjaga lingkungan.
PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) meluncurkan AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi dengan tagline “Sehat Diri, Bumi Lestari — Dari Pesisir ke Pegunungan”. Program ini mengajak masyarakat berolahraga sekaligus berkontribusi terhadap penghijauan Pegunungan Meratus.
Melalui konsep gotong royong digital, jarak lari peserta akan dikonversikan menjadi bibit pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri), salah satu vegetasi khas Borneo yang dikenal sebagai kayu besi.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengatakan program tersebut merupakan kelanjutan dari AKSEL Virtual Run 2024 yang sebelumnya berhasil mendukung penanaman 7.400 bibit mangrove di kawasan pesisir Kalimantan Selatan.
“Pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Kalsel mengalihkan fokus restorasi ekosistem darat menuju dataran tinggi, tepatnya di kawasan hutan kaki Pegunungan Meratus, Tahura Sultan Adam, Mandiangin,” ujar Fachrudin.
Konsep AKSEL Virtual Run 2026 dirancang sederhana. Sebanyak 1.000 peserta dari masyarakat umum dan komunitas lari se-Kalimantan Selatan ditargetkan mengikuti kegiatan tersebut.
Setiap peserta ditantang menuntaskan jarak 7,6 kilometer, baik sekaligus maupun secara bertahap. Seluruh jarak peserta kemudian diakumulasikan. Setiap 10 kilometer jarak kolektif akan dikonversikan menjadi satu bibit Ulin.
Dengan target akumulasi 7.600 kilometer, program ini ditargetkan menghasilkan 760 bibit Ulin, sekaligus merepresentasikan angka Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.
Dari Pesisir ke Pegunungan
Pemilihan Ulin sebagai tanaman utama reforestasi bukan tanpa alasan. Pohon yang dikenal memiliki daya tahan tinggi tersebut tumbuh relatif lambat, tetapi mampu bertahan dalam jangka panjang.
Bagi Bank Kalsel, karakter Ulin menjadi simbol investasi ekologis yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan lintas generasi.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam menerapkan prinsip Green Banking, dengan memperluas kontribusi perbankan daerah dari aspek ekonomi menuju keberlanjutan lingkungan.
“Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Kalsel memiliki peran ganda yang strategis, tidak hanya menggerakkan roda perekonomian daerah, tetapi juga menjaga kelestarian ekosistem Kalimantan Selatan,” kata Fachrudin.
Empat Tahap Menuju 760 Ulin
AKSEL Virtual Run 2026 dilaksanakan dalam empat tahapan.
Tahap pertama berupa Kick-off Lari Bareng pada 14 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini diikuti 100 peserta, terdiri atas 50 internal Bank Kalsel dan 50 perwakilan komunitas lari lokal, yakni SB Runners, GubernuRun, RIOT, dan Run From Reality.
Kegiatan mengambil titik start dan finis di AKSEL Cafe Banjarmasin.
Selanjutnya, periode Virtual Run berlangsung pada 14 Agustus hingga 12 September 2026. Pendaftaran dilakukan secara digital melalui fitur AKSEL Fun pada aplikasi Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel dengan biaya pendaftaran sebesar Rp76.
Sebanyak 100 pelari tercepat yang mengunggah hasil lari 7,6 kilometer berkesempatan memperoleh jersey eksklusif bermotif Kayu Ulin dan PR Package Planting Kit.
Tahap ketiga berupa pengundian doorprize secara live streaming melalui kanal YouTube resmi Bank Kalsel. Peserta yang menyelesaikan misi berkesempatan mendapatkan Running Gear dengan total nilai hadiah Rp30 juta serta 100 paket PR Package Planting Kit.
Puncak kegiatan atau grand finale adalah penanaman 760 bibit Ulin di kawasan Tahura Sultan Adam, Mandiangin, bekerja sama dengan UPTD Tahura Sultan Adam dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.
Penanaman akan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi dan waktu yang tepat berdasarkan konsultasi teknis dengan pengelola Tahura, sehingga peluang tumbuh bibit dapat dioptimalkan.
Seluruhnya Digital
Masyarakat yang ingin berpartisipasi cukup memiliki rekening tabungan Bank Kalsel dan telah mengaktifkan Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel.
Pendaftaran dilakukan melalui menu AKSEL Fun, kemudian memilih penyedia jasa “AKSEL VIRTUAL RUN 2026: REFORESTASI”. Setelah memperoleh e-tiket melalui email, peserta melakukan aktivasi akun pada portal virtual run untuk mengunggah bukti aktivitas lari dari aplikasi seperti Strava, Nike Run Club, atau Relive.
Perkembangan akumulasi jarak lari dan capaian bibit Ulin juga dapat dipantau melalui dashboard yang disediakan penyelenggara.
Fachrudin menegaskan, penanaman pohon ditempatkan sebagai penutup rangkaian kegiatan agar seluruh proses memiliki makna yang utuh.
“Aksi penanaman pohon ini sengaja kami posisikan di akhir periode sebagai grand finale. Dengan demikian, 760 bibit Ulin yang tertanam di Pegunungan Meratus benar-benar menjadi monumen dan simbol dari akumulasi keringat, perjuangan, serta gotong royong seluruh masyarakat Kalsel yang berlari bersama Bank Kalsel,” pungkasnya.
Melalui AKSEL Virtual Run 2026, langkah kaki masyarakat tidak berhenti pada pencapaian kebugaran. Setiap kilometer yang ditempuh diharapkan berubah menjadi jejak hijau bagi Banua—dari keringat manusia hari ini, menjadi pohon yang memberi kehidupan bagi generasi mendatang. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Syariah Salurkan Pembiayaan KPP Melalui Program FLPP
BalainNews.com, BANJARMASIN – Minat masyarakat Kalimantan Selatan terhadap rumah bersubsidi masih cukup tinggi. Kondisi tersebut turut mendorong optimisme Bank Kalsel Syariah dalam menyalurkan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Kepala Divisi Usaha Syariah Bank Kalsel, Khuzaimi, mengatakan tahun ini Bank Kalsel Syariah mendapatkan kuota pembiayaan FLPP sebanyak 930 unit bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Hingga semester pertama 2026, penyaluran telah mencapai sekitar 60 persen dari total kuota. Bank Kalsel Syariah pun optimistis seluruh kuota dapat terserap hingga akhir tahun.
“Pencapaian hingga semester satu sudah 60 persen dan kami optimis kuota tercapai sampai akhir tahun nanti,” ujar Khuzaimi.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat salah satunya didukung kemudahan yang ditawarkan melalui program FLPP. Salah satunya uang muka atau DP yang dapat dimulai dari 1 persen.
Untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada masyarakat, Bank Kalsel Syariah juga bekerja sama dengan pengembang perumahan di berbagai wilayah Kalimantan Selatan.
“Kami bekerja sama dengan developer perumahan di seluruh Kalsel, ada 230-an developer. Jadi masyarakat ada banyak pilihan lokasi,” jelasnya.
Kemudahan masyarakat dalam mencari informasi mengenai rumah bersubsidi juga dapat diperoleh melalui ajang REI Kalsel Expo 2026 yang berlangsung pada 12 hingga 16 Agustus 2026.
Bank Kalsel Konvensional dan Bank Kalsel Syariah menjadi salah satu peserta platinum dalam kegiatan tersebut. Masyarakat dapat mengunjungi stan Bank Kalsel Syariah untuk mendapatkan informasi mengenai pembiayaan perumahan sekaligus berbagai pilihan rumah subsidi.
Sebagai peserta platinum, Bank Kalsel juga menyiapkan hadiah langsung bagi pengunjung stan tanpa melalui proses pengundian.
“Ada hadiah berupa peralatan elektronik, perabot rumah tangga dan lainnya,” kata Khuzaimi.
Kehadiran Bank Kalsel Syariah dalam REI Kalsel Expo 2026 diharapkan semakin memudahkan masyarakat, khususnya MBR, memperoleh informasi dan akses pembiayaan untuk memiliki hunian yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. [adv/riv]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle3 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Daerah2 tahun agoDayat El, Anak Muda Dari Banua Resmi Dilantik Jadi Anggota DPD RI
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air

