Daerah
Komitmen Pemprov Kalsel Wujudkan Penyangga Pangan Nasional, Paman Birin Tanam Dan Panen Padi Di Kabupaten HSS
BalainNews.com, KANDANGAN – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor atau Paman Birin melakukan syukuran panen raya sekaligus tanam padi ulang di area persawahan milik Kelompok Tani Bina Baru di Desa Siang Gantang, Kecamatan Daha Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (10/10) pagi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung Gerakan Nasional Antisipasi Dampak Iklim El-Nino yang sedang melanda di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Pj. Bupati Hulu Sungai Selatan H. Hermansyah, Dandim 1003 HSS Letkol Infanteri Bayu Oktavianto Sudibyo, Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu, Kadis Pertanian dan Ketahananan Pangan HSS M. Noor, dan puluhan anggota Gapoktan Bina Baru.
Setiba pukul 11.00 WITA di Desa Siang Gantang, Paman Birin langsung melakukan panen raya, dilanjutkan tanam padi ulang dan penyerahan bantuan APBD Provinsi Kalimantan Selatan untuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan Rp. 860 juta, dan bantuan APBN Kementerian Pertanian RI untuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan tahun 2023 Rp. 3,1 Miliar.
Dalam sambutannya, Paman Birin memberikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di Desa Tiang Gantang yang meski pun saat ini kemarau panjang, masih saja bisa panen padi.
“Ini adalah bukti bahwa Banua kita diciptakan Allah begitu luar biasa kayanya. Saat ini kita memanen lalu menanaminya lagi. Artinya ini tidak pernah putus dalam menanam padi,” ujar Paman Birin.
Lebih-lebih, menurut Paman Birin, saat ini Indonesia tengah menghadapi dampak iklim El-Nino dan kemarau yang begitu panjang. Sebagimana arahan dari Presiden, bahwa setiap daerah harus bersiap menghadapi ancaman tersebut.
“Alhamdulillah kemarin kita menerima penghargaan dari kementerian pertanian, dan tentu penghargaan ini adalah hasil atas kerja para petani kita, sehingga Banua kita mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Tentu saja penghargaan ini kita persembahkan untuk para petani kita, lebih khususnya para petani kita yang ada di Desa Siang Gantang,” tambah Paman.
Menurutnya, saat ini pemerintah pusat tengah melakukan program penanaman padi 500 ribu hektar tiap provinsi yang ada di Indonesia dalam menghadapi El-Nino, termasuk Provinsi Kalimantan Selatan.
“Dalam rangka gerakan nasional, ulun tidak ragu-ragu lagi dan ulun menyanggupi program tersebut, dan berharap nantinya padi-padi yang kita tanam bisa surplus, dan Insya Allah terus Kalsel dapat menjadi penyangga pangan nasional,” harapnya.
Sementara itu, Pj. Bupati Hulu Sungai Selatan H. Hermansyah dalam sambutannya mengatakan, untuk saat ini luas tanam dari april hingga september 2023 di kabupaten Hulu Sungai Selatan seluas 16.513 hektar.
“Dari target Gerakan Nasional Antisipasi El Nino seluas 13.609 hektar, Alhamdulillah kita bisa tanam seluas 13.620 hektar. Artinya, kabupaten HSS adalah satu-satunya kabupaten di Kalsel yang surplus luas tanam seluas 17 hektar,” ujar Hermasyah.
Menurutnya, perkiraan panen hingga Desember 2023 seluas 29.950 hektar atau 99% dari luas tanam. Sehingga perkiraan panen di kabupaten HSS sebanyak 114.592 ton gabah kering dan setara beras sebanyak 72.192 ton.
“Sehingga perlu saya sampaikan Pak Gubernur, bahwa jumlah konsumsi beras masyarakat dari jumlah penduduk 233.153 jiwa di kabupaten HSS pertahun sebanyak 24.108 ton. Dari kondisi tersebut, kabupaten HSS hingga Desember tahun 2023 mengalami surplus beras sebanyak 4.885 ton,” paparnya.
Untuk itu, ia berharap dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi petani yang ada di kabupaten HSS, sehingga HSS tidak hanya siap menjadi penyangga pangan di kabupaten lain yang ada di Kalsel, tetapi dapat menjadi pangan nasional nantinya, terlebih sebentar lagi Kalsel menjadi gerbang Ibu Kota Negara.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Bina Baru Siang Gantang, Maran (63) mengatakan, hingga saat ini kelompoknya terus melakukan penanaman padi. Bahkan, menurutnya kelompok tani dari 2 desa tersebut, tidak hanya berfokus pada tanaman padi.
“Alhamdulillah, masyarakat kita urusan beras tidak ada yang menukar (membeli), rata-rata punya sendiri. Bahkan dari tahun 1970, masyarakat petani yang ada di Desa Siang Gantang atau pun sekitar sini cuma gagal panen 3 kali saja,” ujar Maran saat diwawancara.
Petani Desa Siang Gantang tidak hanya mengandalkan tanaman padi semata, selain memakan waktu yang cukup panjang dalam sekali panen, masyarakat juga menanam terong, tomat, lombok dan sayuran lainnya.
“Bahkan terong yang ada di pasaran dan bahkan di Banjar itu mengambil disini. Terong disini dalam sehari bisa panen sebanyak 20 ton,” tambahnya lagi.
Untuk itu, Maran berharap bantuan dari pemerintah daerah, baik itu bantuan alat tani atau pun pupuk, dapat meringankan masyarakat tani. Terlebih kelompok tani yang ia pimpin memiliki anggota kurang lebih 50 kepala keluarga yang sudah bergabung.
“Kita berharap pemberdayaan kelompok tani ini kedepannya dapat terus diperhatikan,” imbuhnya.
Sementara Ali (70) yang juga hadir dalam acara tersebut mengaku bahwa tidak pernah seorang gubernur datang mengunjungi desanya.
“Paling kada ya Bupati, itu pun jarang banar. Dan alhamdulillah hari ini Paman Birin bisa datang kesini dan ulun bisa melihat secata langsung,” ujar Ali.
Lebih bahagianya lagi, Ali merupakan salah satu orang yang dipanggil maju oleh Paman Birin, dirinya hanya ditanyai apakah masyarakat di desanya memerlukan pupuk ketika bertani apa tidak.
“Ada pupuk bagus, kadada pupuk juga bagus Pak Gub,” ujar Ali.
Karena menjawab, Ali beserta tiga lainnya mendapat hadiah dari Paman Birin sebanyak Rp. 500.000.
“Bersyukur banar bisa lihat sidin langsung, himung banar, alhamdulillah sidin liwar baiknya,” sumringah Ali (rivani/md/Adpim)
SebarkanDaerah
Jaringan Peretas Bank Jambi Diringkus, Satu Tersangka Pernah Bobol Bank Kalsel
BalainNews.com, JAMBI – Satu dari tiga pelaku jaringan peretasan Bank Jambi ternyata residivis. Pelaku terlibat peretasan Bank Kalimantan Selatan (Kalsel).
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Taufik Nurmandia menyebut bahwa salah satu tersangka berinisial DD sudah pernah dipenjara, setelah terlibat peretasan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalsel. Dalam kasus Bank Kalsel, kata dia, DD juga bekerja sama dengan kompolotan peretas yang berasal dari negara Bulgaria.
“Modusnya yang terjadi di Kalsel dengan Bank Jambi, itu sama percis, juga bekerja sama dengan warga negara Bulgaria,” kata Taufik, Rabu (15/7/2026). (Sumber : detik.com)
DD yang merupakan warga Subarang, Lima Puluh Koto, Sumatera Barat, berperan sebagai penghubung dengan pelaku utama peretasan, Alcaz dan Tesevetanov, warga negara Bulgaria, yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Jambi.
Selain DD, Polda Jambi menangkap dua orang pelaku ialah. Mereka adalah T (33), warga Kampung Sinapel, Kecamatan Ranca Bali, Kabupaten Bandung Jawa Barat, dan A (35) warga Kecamatan Balendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Ketiganya berperan sebagai penampung uang yang berhasil diretas, dengan membuka 90 akun kripto dan membuka 45 rekening bank yang diperintahkan oleh Alcaz dan Tesevetanov.
Dalam melancarkan aksinya, komplotan peretas ini sengaja bekerja pada hari libur. Mereka memanfaatkan momen libur untuk menjebol sistem keamanan bank, dan menguras habis rekening nasabah.
Hasil penyelidikan polisi, mereka selalu menargetkan bank milik pemerintah daerah. Bahkan, setelah berhasil menjebol Bank Jambi, komplotan ini juga sudah menargetkan bank lainnya.
“Kalau tidak kita tangkap, mereka sudah menargetkan bank lain, dan tinggal beraksi saja. Semua sudah mereka siapkan, termasuk rekening bank, serta akun kriptonya,” ujar Taufik.
Atas kejadian ini, Taufik meminta supaya bank lainnya untuk berhati-hati, dan meningkatkan sistem keamanannya.
Untuk diketahui, aksi peretasan Bank Jambi terjadi pada Minggu 22 Februari 2025. Dua orang peretas dari Bulgaria membobol 6.609 rekening nasabah. Lalu, uang hasil peretasan sebanyak Rp144,82 miliar ditampung di 90 akun kripto dan 45 rekening bank.
Usai peretasan, uang senilai Rp 18.948.416.896 hasil peretasan berhasil dibekukan saat mengalir ke kripto. Uang tersebut menjadi barang bukti dan ditampilkan saat konferensi pers di Polda Jambi, Rabu (15/7/2026). [adv/riv]
SebarkanDaerah
Gubernur H Muhidin Resmi Canangkan Kabupaten Tanah Laut Sentra Jagung di Kalse
BalainNews.com, TANAH LAUT – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin resmi mencanangkan Kabupaten Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan, yang dipusatkan di Lahan Panen Jagung kawasan Desa Banyu Irang Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Senin (29/6/2026).
Bersama pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti Kapolda Kalsel, Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Danlanal, Danlanud serta Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto, pencanangan Kabupaten Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan ditandai dengan penekanan tombol secara bersama-sama.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin mengaku bangga dan bersyukur atas dicanangkannya kabupaten tanah laut sebagai sentra jagung, pencanangan sentra jagung ini, merupakan langkah strategis, dalam memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendukung program nasional menuju swasembada pangan.
“Jagung bukan hanya komoditas pangan, tetapi juga merupakan bahan baku utama industri pakan ternak, sehingga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sektor peternakan dan industri pangan,” ucap Gubernur Kalsel, H. Muhidin.
Pemprov Kalsel, disampaikan Gubernur H. Muhidin, berkomitmen mendukung kebijakan nasional, melalui percepatan pengembangan jagung berbasis kawasan.
“Pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi bersama para pemangku kepentingan, telah mengidentifikasi potensi pengembangan lahan jagung, termasuk melalui optimalisasi lahan perkebunan, lahan tidur, dan pola tumpang sari. Selain itu, telah disiapkan areal penanaman baru sebagai langkah awal implementasi program swasembada jagung,” tambah Gubernur H. Muhidin lagi.
Agar pencanangan ini terus berkelanjutan, Gubernur H. Muhidin mengajak semua pihak, khususnya pemerintah pusat, pemerintah daerah, tni-polri, perguruan tinggi, perbankan, pelaku usaha, penyuluh pertanian, serta para petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, agar terus memperkuat kerjasama dan sinergi, sesuai dengan perannya masing-masing.
“Saya berharap, Kabupaten Tanah Laut dapat menjadi model pengembangan kawasan jagung yang modern, produktif dan berkelanjutan. tidak lupa saya ucapankan terima kasih kepada jajaran polda kalimantan selatan, yang aktif menggerakan dukungan untuk mencapai swasembada pangan, khususnya peningkatan produktivitas jagung,” harap Gubernur Kalsel h. Muhidin.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur H. Muhidin mengajak untuk terus merangkul petani.
“Ayo, kita terus merangkul petani, membantu mereka, memberdayakan mereka, dan bekerja bersama dengan petani, demi mewujudkan swasembada dan kemandirian pangan di Kalimantan Selatan,” tutup Gubernur Kalsel, H. Muhidin.
Sebelumnya, Kapolda Kalsel, Irjen. Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Gubernur Kalsel, H. Muhidin, karena telah mendukung penuh Program Nasional Presiden RI terkait Swasembada Pangan dengan banyak memberikan bantuan untuk sentra jagung ini.
“Dengan dicanangkannya Kabupaten Tanah Laut menjadi sentra jagung kita bersama- sama dengan Dinas terkait dalam hal ini Dinas Pertanian, kita akan mengatur bagaimana meningkatkan produksi jagung yang ada di sini.
Harapannya, semoga Kabupaten/Kota lain, dapat pula menjadi sentra jagung di Kalsel,” harap Kapolda, Yudha.
Demikian pula diharapkan Kapolda Yudha, lahan-lahan tidur yang belum dimanfaatkan saat ini, bisa dimanfaatkan oleh para petani.
Dalam acara ini, juga di putar visualisasi terkait tabel rafaksi yang merujuk pada Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 100.3.3.1/0326/KUM/2026 tentang penetapan patokan harga jagung di wilayah Kalimantan Selatan. Hal ini dipercaya menjadi kunci untuk membuka pintu gerbang permasalahan mindset dan culture bagi masyarakat petani di Kalimantan Selatan. Dengan adanya tabel rafaksi ini diharapkan harga jagung di Kalsel dapat meningkat dan menjadi semangat para petani jagung, keuntungan untuk pihak ketiga atau maklon dan pabrik pakan dalam mendukung swasembada jagung.
Diakhir acara, Gubernur Kalsel H. Muhidin menyerah bantuan kepada Kapolda Kalsel untuk petani di Kabupaten Tala, berupa Alsintan Combine 4 (empat) unit dan 5 (lima) unit traktor beserta bibit benih jagung hibrida dan pupuk. [adv/adpim]
SebarkanDaerah
Gubernur H Muhidin Buka Festival Bamboo Rafting 2026 di Loksad
BalainNews.com, HULU SUNGAI SELATAN – Ditandai dengan pengibaran bendera start, Gubernur Kalsel, H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin secara resmi membuka Festival Bamboo Rafting 2026 yang dirangkai dengan pelepasan peserta arung rakit bambu di Alam Roh Tujuh Resort, Loksado, Kabupaten HSS, Minggu (28/6/2026) pagi.
Festival wisata unggulan Kalsel tersebut berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta yang mengarungi keindahan Sungai Amandit menggunakan lebih dari 100 rakit bambu (lanting).
Para peserta nantinya akan menempuh lintasan sepanjang sekitar 5,3 kilometer, dari Alam Roh Tujuh Resort hingga Dermaga Bamboo Rafting Ni’ih, Desa Hulu Banyu.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan festival sekaligus menjaga keselamatan selama kegiatan berlangsung.
“Kita semua berharap agar seluruh rangkaian acara ini berjalan dengan aman, lancar, dan sukses hingga akhir,” ujar Muhidin.
Lebih lanjut,Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan Festival Bamboo Rafting 2026 sehingga kembali menjadi daya tarik wisata yang dinantikan masyarakat maupun wisatawan.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya patut diberikan kepada Bupati Hulu Sungai Selatan beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras menyelenggarakan festival ini. Festival Bamboo Rafting menjadi momentum berharga bagi kita semua,” katanya.
Menurut orang nomor satu di Kalsel itu, Festival Bamboo Rafting bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan upaya nyata melestarikan tradisi masyarakat Loksado sekaligus memperkenalkan pesona alam Kalimantan Selatan kepada khalayak yang lebih luas.
Selain itu, Gubernur H. Muhidin mengungkapkan rasa bangga karena Festival Bamboo Rafting kembali masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata. Dari 125 event unggulan yang terpilih dari 38 provinsi di Indonesia, Kalsel berhasil menempatkan tiga event sekaligus, yakni Festival Bamboo Rafting di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Festival Sa-Ijaan di Kabupaten Kotabaru, dan Festival Art di Kabupaten Tapin.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kekayaan budaya, kuliner, dan kearifan lokal Kalimantan Selatan mendapat pengakuan di tingkat nasional,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa Loksado kini telah menjadi salah satu wajah utama pariwisata Kalsel. Keindahan alamnya yang masih terjaga semakin bernilai karena menjadi bagian dari kawasan UNESCO Global Geopark Meratus.
Menurut Gubernur Muhidin, status tersebut merupakan amanah yang harus dijaga bersama melalui komitmen melestarikan lingkungan dan mengembangkan pariwisata secara berkelanjutan.
“Di saat banyak alam di belahan tempat lain mulai rusak oleh tangan manusia, Loksado tetap berdiri dengan megah, mempertahankan keasrian dan keaslian alamnya yang murni. Inilah daya tarik utama yang harus selalu kita jaga dan perkenalkan kepada dunia,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati HSS, H. Syafrudin Noor dalam sambutannya mengungkapkan tingginya antusiasme pengunjung terlihat dari seluruh penginapan dan vila di kawasan Loksado yang telah penuh dipesan wisatawan sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan festival.
“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Kalimantan Selatan atas dukungan, bantuan, dan perhatian yang terus diberikan untuk kemajuan pariwisata di Kabupaten HSS. Kehadiran Gubernur H. Muhidin beserta jajaran membuat Festival Bamboo Rafting tahun ini terasa semakin meriah dan istimewa,” ujar Bupati Syafrudin.
Menurutnya, keindahan alam Loksado dengan udara pegunungan yang sejuk, sungai yang jernih, serta tradisi bamboo rafting merupakan potensi wisata yang harus terus dijaga dan dikembangkan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten HSS, Pemerintah Provinsi Kalsel, dan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam memajukan sektor pariwisata, sehingga Loksado semakin dikenal sebagai destinasi unggulan yang mampu menarik wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalsel, H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis kepada masyarakat.
Didampingi Bupati HSS, H. Syafrudin Noor beserta Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako bagi kader PKK dan pendidik PAUD, peralatan sekolah untuk anak PAUD, bantuan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni, serta peralatan sekolah bagi anak kurang mampu dan siswa penyandang disabilitas.
Turut hadir, Ketua MUI Kabupaten HSS, TGH. M. Zailani, perwakilan Kementerian Pariwisata RI, Kementerian UMKM RI, dan LPDB Koperasi.
Selain itu, turut hadir, Kepala Binda Kalsel, Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan, serta perwakilan Forkopimda Kalsel dan kabupaten, Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Nurul Fajar Desira, Sekretaris Daerah Kalsel, H. M. Syarifuddin beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalsel, Hj. Masrupah Syarifuddin, sejumalah kepala SKPD lingkup Kalsel beserta jajaran Wakil Bupati HSS, H. Suriani beserta istri, Hj. Misnawati Suriani, perwakilan para kepala daerah se-Kalsel, serta para kepala desa se-Kecamatan Loksado dan masyarakat yang turut menyemarakkan kegiatan. [adv/adpim]
SebarkanDaerah
Gubernur H Muhidin Tutup MTQ XXXVII, Serukan Gerakan Baca Al-Qur’an
BalainNews.com, MARABAHAN – Gubernur H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H Muhammad Syarifuddin secara resmi menutup pelaksanaan Musyabakah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026 pada Kamis malam (25/06/2026) di Lapangan 5 Desember Marabahan Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Berdasarkan keputusan Dewan Juri MTQ yang diketuai H Fahrurrazi, memutuskan, juara umum peraih piala bergilir dan piala tetap MTQ ke XXXVII Provinsi Kalsel tahun 2026 diraih Kota Banjarmasin.
Sementara, juara umum perorangan MTQ ke XXXVII tingkat Provinsi Kalsel tahun 2026 diraih Hj Nida Khairiah, Cabang Tilawah Puteri asal kafilah Kota Banjarmasin. .
Setelah pelaksanaan MTQ usai, disampaikan harapan Gubernur H Muhidin kepada masyarakat di Banua, tumbuh kerinduan untuk membaca Alquran dalam diri masing-masing, bergema dalam lingkungan keluarga serta mewarnai kehidupan masyarakat dengan akhlak qurani.
Kemudian, Gubernur H Muhidin mengajak masyarakat muslim, membiasakan membaca Alquran sehabis salat magrib seperti kebiasaan para orangtua dulu.
“Beranikan diri kita untuk melarang diri sendiri anak dan keluarga agar bisa meninggalkan aktivitas yang lain di antara shalat magrib dan isya. Sediakan sebagian waktu kehidupan kita untuk membaca Alquran karena hiasan terindah dengan rumah kita adalah rumah yang di dalam terdengar bacaan Alquran,” sebut Sekdaprov menyampaikan pernyataan Gubernur H Muhidin.
Pada kesempatan itu, Sekdaprov Syarifuddin yang merangkap Ketua Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalsel, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang telah menyatu dalam satu tekad dan semangat untuk mensukseskan MTQ ini.
Kemudian kepada para juara MTQ, khususnya kafilah yang meraih juara umum, diharapkan mampu terus meraih prestasi ke tingkat nasional.
Sementara itu, Bupati Batola, H Bahrul Ilmi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, kegiatan MTQ ke XXXVII ini berjalan sukses dan lancar sesuai harapan.
Terima kasih pun disampaikan atas dukungan Pemprov Kalsel, LPTQ dan jajaran, dewan hakim, Kementerian Agama Batola dan tim kerja, panitia, relawan dan masyarakat.
Kepada para pemenang disampaikan ucapan selamat dan semoga prestasi yang dicapai, menjadi motivasi lainnya untuk mengukir prestasi yang lebih baik di kesempatan mendatang.
Selanjutnya Plh Kemenag Kalsel, H Hari Seputra menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Kalsel H Muhidin, para wali kota/bupati dan semua pihak terkait yang memberikan banyak dukungan untuk penyelenggaraan MTQ ini.
Pihaknya juga mendorong para qari/qariah, hafidz/hafidzah, mufassyir/mufassyirah, yang belum meraih prestasi atau juara pada kesempatan ini, agar terus berjuang di event-event yang sama berikutnya.
Prosesi penutupan MTQ diakhiri dengan penyerahan bendera LPTQ oleh Paskibraka kepada Bupati Batola H Bahrul Ilmi, lalu diserahkan kepada Ketua LPTQ Provinsi Kalsel H Muhammad Syarifuddin dan selanjutnya bendera LPTQ diberikan kepada Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani.
Kabupaten HSU ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke XXXVIII Tingkat Provinsi Kalsel tahun 2028 mendatang. [adv/riv/adpim]
SebarkanDaerah
Wagub Kalsel Hasnuryadi Bersama Habib Syekh Bersholawat Semarakkan Tahun Baru Islam di Asam-Asam
BalainNews.com, TANAH LAUT – Suasana hangat bersama masyarakat Asam-Asam di Bumi Tuntung Pandang, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman menghadiri kegiatan Asam-Asam Bersholawat ke-9 dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman MTSS Ahbaabul Musthofa/SMK Harapan Bangsa, Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Asam-Asam, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (14/6/2026) malam.
Ribuan jemaah memadati lokasi acara untuk mengikuti lantunan selawat dan doa bersama. Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah ulama Kalimantan Selatan, di antaranya KH. Muhammad Mukri Yunus, H.M. Rasyid Ridha, dan KH. Mahmud Syarkani Al Banjari, serta tokoh masyarakat setempat yakni Ketua Yayasan MTS Ahbaabul Musthofa H. Sunarto, Waka Polres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian dan sebagainya.
Dalam sambutannya, Wagub Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan salam hormat dari Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, kepada seluruh masyarakat yang hadir. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja bersama dan mengabdi bagi kemajuan Banua.
”Setiap tugas yang diberikan oleh Bapak Gubernur Kalsel H. Muhidin, ulun selalu menyampaikan salam hormat dari beliau kepada masyarakat. Tentunya mengajak kita bekerja bersama dan mengabdi kepada Banua,” tutur Wagub Hasnuryadi.
Wagub Hasnuryadi menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, sebagai bangsa Indonesia, masyarakat harus terus menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh generasi terdahulu.
Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Wagub Hasnuryadi menyebut bahwa pihaknya menyambut baik berbagai kegiatan keagamaan yang mampu mempererat ukhuwah serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui lantunan selawat.
”Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat menyambut gembira kegiatan-kegiatan keagamaan seperti malam hari ini. Kita mengetahui bahwa Habib Syech sudah sangat lama bersama masyarakat di seluruh pelosok Kalsel, bahkan dunia, yang mengajarkan kita untuk selalu bersholawat,” ungkap Wagub Hasnuryadi.
Wagub Hasnuryadi juga mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Asam-Asam Bersholawat memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga berakhlak mulia.
”Kami mengucapkan terima kasih dan mohon doa serta bimbingan para habib dan ulama Kalimantan Selatan. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan seluruh jemaah yang hadir mendapatkan syafaat,” pungkasnya.
Sementara itu, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menyampaikan pentingnya memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW serta mengamalkannya secara istiqamah dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, orang-orang yang senantiasa bershalawat merupakan golongan yang beruntung karena akan memperoleh keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat.
Dalam pesannya, Habib Syech berharap seluruh hajat dan doa umat yang dipanjatkan melalui lantunan shalawat dapat dikabulkan oleh Allah SWT serta mendapat ridha dari Baginda Nabi Muhammad SAW.
”Dan insyaallah dari hajat kita semua lewat bershalawat, semoga dikabulkan oleh Allah SWT dan diridhai Baginda Nabi Muhammad SAW,” tutur Habib Syech.
Habib Syech juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga rasa cinta, persaudaraan, dan kepedulian antarsesama. Menurutnya, kebersamaan dan sikap saling menyayangi menjadi kunci dalam menciptakan kehidupan yang harmonis.
Dalam kesempatan itu, Habib Syech menekankan pentingnya menjaga keamanan, kerukunan, dan kenyamanan di tengah masyarakat. Ia berharap Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan, dapat terus menjadi daerah yang damai dan kondusif bagi seluruh warganya.
”Kita tetap saling mencintai dan menyayangi. Kita harus menciptakan Indonesia dan Kalimantan Selatan agar semuanya menjadi aman, rukun, dan nyaman dalam kehidupan,” tandasnya. [adv/riv/adpim]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle3 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Daerah2 tahun agoDayat El, Anak Muda Dari Banua Resmi Dilantik Jadi Anggota DPD RI
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air

