Banjarmasin
Gubernur Apresiasi Komitmen Kabupaten/Kota di Kalsel Tingkatkan Akses Sanitasi Layak Demi Kesehatan Masyarakat
BalainNews.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Dialog Membangun Komitmen Bersama Menuju Kalimantan Selatan Stop Buang Air Besar Sembarang (SBS) tahun 2024, Selasa (22/10/2024) di Mahligai Pancasila Banjarmasin.
Dialog yang kerjasama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Bappenas, Kementerian PUPR, Pokja Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), SINERGI, dan BerAKHLAK ini dalam rangka mendorong pemerintah kabupaten kota di Kalsel untuk stop buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).
Acara diawali dengan penandatanganan Komitmen Bersama Provinsi Kalsel Menuju Lima Pilar STBM Tahun 2030 oleh Wali Kota Banjarbaru, Nurliani, Pj Bupati Tapin Muhammad Syaifudin, dan Pj Bupati Tabalong Hamidan Munawarah atau yang mewakili.
Kemudian, penandatanganan Komitmen Bersama Pemerintah Provinsi Kalsel menuju Stop Buang Air Besar Sembarang (SBS) tahun 2024 oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Pj Bupati Banjar Akhmad Fydayeen, Pj Barito Kuala Dinansyah, Pj Bupati Hulu Sungai Selatan Endri, Pj Hulu Sungai Tengah Faried Fachmansyah, Hulu Sungai Utara Zakly Asswan, Pj Balangan Taufik Hidayat, Pj Tanah Laut Syamsir Rahman, Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar dan Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alidrus atau yang mewakili.
Dialog yang dipandu Direktur Speak Indonesia Wiwit Haris Mandari ini, pada sesi pertama menghadirkan 10 narasumber yang terdiri dari walikota/bupati/pj bupati/sekretaris daerah/asisten dari kabupaten/kota se- Kalsel.
Dialog dibuka Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah sekaligus menyampaikan sambutannya.
Turut hadir, Plh Kasubdit Perumahan dan Kawasan Pemukiman SUP2 Kemendagri Juhriati, Ketua Tim Kerja Penyehatan Air dan Desa, Indra Wahyuni, serta Bupati/Pj Bupati dan Walikota se Kalsel.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, dalam upaya mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat, melalui berbagai programnya, terutama SBS yang masih menjadi tantangan di Kalsel.
Penyediaan sanitasi yang layak merupakan investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan menyediakan akses yang memadai terhadap fasilitas sanitasi, tidak hanya mencegah penyebaran penyakit, tetapi juga meningkatkan produktivitas, kualitas hidup, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Masalah sanitasi menurut Gubernur, khususnya kebiasaan buang air besar sembarangan (BABS) merupakan tantangan kompleks yang membutuhkan solusi komprehensif. Dalam hal ini, Pemerintah telah berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi layak melalui berbagai program.
Target yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden nomor 18 tahun 2020, tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2020-2024, menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat, terhadap air minum dan sanitasi yang layak.
Dengan menargetkan 100% akses air minum layak, 90% akses sanitasi layak, dan eliminasi total praktik BABS, pemerintah berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mencegah penyakit berbasis air, dan mendukung capaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yang menargetkan akses air bersih dan sanitasi bagi semua.
Gubernur juga menyampaikan, akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak adalah kunci utama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, terlebih lagi bagi perempuan dan anak. Kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi yang baik seringkali menjadi penyebab utama tingginya angka kematian bayi dan balita.
Penggunaan air dan fasilitas sanitasi yang tidak bersih dapat menyebabkan berbagai macam penyakit infeksi, seperti diare, disentri, kolera, hepatitis, dan penyakit kulit.
Penyakit infeksi dapat terjadi berulang kali jika sumber penyakitnya tidak segera diatasi. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan gizi kronis pada bayi dan balita, yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Jika kekurangan gizi kronis terjadi pada ibu hamil, maka risiko terjadinya stunting pada bayi pun semakin tinggi. Pentingnya pelaksanaan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) sebagai layanan intervensi sensitif, pemerintah mendorong pelaksanaan STBM secara masif, melalui Perpres nomor 72/2021 untuk mempercepat penurunan stunting dan mencapai target 90% desa/kelurahan bebas buang air sembarang pada 2024.
Peraturan ini juga menggaris bawahi pentingnya koordinasi lintas sektor, partisipasi masyarakat, dan pemantauan evaluasi yang ketat.
Dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat mendukung perubahan perilaku menuju hidup bersih dan sehat adalah kunci untuk mengatasi masalah ini.
Pemprov Kalsel telah menjalankan program penyediaan akses sanitasi sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat dan RPJMD 2019-2024. Meski demikian, data terbaru menunjukkan bahwa masih ada 688 desa/kelurahan yang belum berhasil stop buang air besar sembarangan, sehingga capaian keseluruhan baru mencapai 65,74%.
Gubernur berharap forum ini dapat menjadi titik awal bagi semua untuk berkomitmen dalam meningkatkan akses terhadap sanitasi layak demi kesehatan masyarakat.
Terakhir, gubernur mengapresiasi kepada Bupati Tabalong dan Walikota Banjarbaru, atas keberhasilannya dalam mencapai target 100% bebas BABS. keberhasilan ini hendaknya menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota yang lain, agar terus berjuang mewujudkan program Provinsi Kalsel SBS Tahun 2024.
Direktur Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, Anas Ma’ruf mengatakan, kehadiran pihaknya ke Kalsel untuk mewujudkan komitmen para kepala daerah di 10 kabupaten kota yang belum ODR.
“Sesuai RPJMN tahu. 2024 harusnya rakyat Indonesia nol persen ODF,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Alasan mendorong ODF karena alasan untuk menciptakan lingkungan yang sehat di satu disisi, dan sisi lain adalah terkait harkat martabat bangsa.
Sementara itu, Plh Kadis Kesehatan Kalsel Nurul Adhani menambahkan, masih banyaknya daerah yang belum bisa memenuhi target ini, terkait aspek prilaku masyarakat.
“Memang ini butuh waktu, tidak bisa hanya dalam satu tahun, tapi paling tidak ada komitmen dulu dari pemerintah daerah,” ujarnya. [rivani/adpim]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Hadirkan Promo Spesial Cashback Provisi Hingga 76 Persen Gelaran Harjad Kotabaru
BalainNews.com, BANJARMASIN – Guna memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru yang diperingati setiap 1 Juni, Bank Kalsel menghadirkan promo spesial bagi masyarakat melalui program Kredit Multiguna dengan penawaran cashback provisi hingga 76 persen.
Program promo tersebut berlangsung selama periode 1 Juni hingga 30 Juni 2026. Kehadiran promo ini menjadi salah satu bentuk komitmen Bank Kalsel dalam memberikan solusi kebutuhan finansial yang mudah, ringan, dan menguntungkan bagi nasabah di Kalimantan Selatan.
Melalui program ini, nasabah berkesempatan mendapatkan cashback provisi hingga 76 persen untuk pengajuan Kredit Multiguna kategori New, Take Over, Top Up, maupun Kompensasi.
Promo berlaku bagi seluruh debitur kredit konsumtif, seperti PNS, CPNS, PPPK, pensiunan termasuk pensiunan janda maupun duda, serta pegawai PDAM yang penghasilannya disalurkan melalui OSP atau payroll Bank Kalsel.
Selain itu, program promo juga berlaku untuk seluruh produk Kredit Multiguna, kecuali Terusan Vertikal, Kredit Properti, FLPP, Tapera, UMG, dan Channeling.
Khusus Kredit Multiguna Kretap, promo hanya diperuntukkan bagi PPPK dan pegawai PDAM yang gajinya disalurkan melalui Bank Kalsel.
Untuk mengikuti program ini, nasabah wajib memenuhi ketentuan minimal plafon kredit sebesar Rp25 juta dengan jangka waktu kredit minimal satu tahun.
Melalui promo tersebut, Bank Kalsel berharap dapat memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat sekaligus mendukung berbagai kebutuhan finansial nasabah di momentum Hari Jadi Kabupaten Kotabaru 2026. [adv]
SebarkanBanjarmasin
Perluas Layanan Perbankan, Bank Kalsel Akan Launching Bank Devisa 17 Juni 2026
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel terus memperkuat perannya sebagai bank milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan memperluas cakupan layanan perbankan.
Salah satu langkah strategis yang segera diwujudkan yakni peluncuran operasional Bank Devisa pada 17 Juni 2026 mendatang.
Kehadiran Bank Devisa diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan perbankan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan hingga mencapai target 8,1 persen.
Sebagai informasi, Bank Devisa merupakan bank yang memiliki izin resmi untuk melakukan transaksi perbankan dalam mata uang asing. Layanan tersebut meliputi transfer uang ke luar negeri, penerbitan Letter of Credit (L/C), hingga layanan penukaran valuta asing.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan rencana launching Bank Devisa tersebut di sela kegiatan prosesi penyembelihan dua ekor sapi kurban bantuan Bank Kalsel di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (28/5/2026).
Menurut Fachrudin, rencana pengembangan Bank Devisa akhirnya dapat direalisasikan setelah Bank Kalsel resmi mengantongi izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Desember 2025 lalu.
“Untuk izin operasionalnya sudah dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan terbitnya izin tersebut, Bank Kalsel siap melaksanakan launching operasional Bank Devisa pada pertengahan Juni mendatang.
“Insyaallah bulan depan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, kita launching operasional Bank Devisa,” katanya.
Dalam peluncuran nanti, Bank Kalsel juga akan menggelar simulasi layanan Bank Devisa dengan mengundang media massa agar masyarakat dapat memahami mekanisme dan manfaat layanan tersebut.
Fachrudin optimistis kehadiran Bank Devisa akan membuka peluang lebih besar bagi Kalimantan Selatan yang kaya sumber daya alam (SDA), khususnya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif.
Menurutnya, potensi pembiayaan yang dimiliki Bank Kalsel nantinya dapat disalurkan melalui kredit kepada koperasi dan pelaku UMKM guna memperkuat perekonomian daerah.
“Mudah-mudahan potensi daerah yang kita miliki bisa dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Banua. Target 8,1 persen, mudah-mudahan ini sejalan dengan visi misi pak gubernur,” tutupnya. [adv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Gelar Ibadah Kurban Bersama Press Room DPRD Kalsel
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel berkolaborasi dengan Press Room DPRD Kalimantan Selatan menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin.
Kurban dihadiri Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin,Plh Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Andry Yuzhar dan Ketua Press room, Ipik Gandama dan lainnya.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, mengatakan pada kegiatan tersebut pihaknya menyerahkan dua ekor sapi kurban. Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga wujud kolaborasi dengan insan media dan DPRD Kalsel.
“Ini bentuk kerja sama kita dengan Press Room DPRD Kalsel. Mudah-mudahan ke depan sinergi ini semakin baik. Kami merasa sangat terbantu dan didukung oleh rekan-rekan media serta jajaran DPRD Kalsel,” ujarnya.
Selain itu, Bank Kalsel juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan menjadi Bank Devisa. Fachruddin mengungkapkan, izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah terbit dan saat ini pihaknya bersiap melakukan simulasi operasional.
“Insya Allah bulan depan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, akan kami launching operasional Bank Devisa. Sebelumnya kami akan melakukan simulasi dan mengundang media untuk melihat langsung prosesnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan status sebagai Bank Devisa, potensi sumber daya alam Kalimantan Selatan diharapkan dapat dimaksimalkan, terutama dalam meningkatkan pendanaan bank.
“Potensi devisa sangat besar. Ini bisa menambah pendanaan yang nantinya disalurkan kembali dalam bentuk kredit, baik untuk sektor korporasi maupun UMKM, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Bank Kalsel menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat mencapai 8,1 persen seiring dengan penguatan layanan tersebut.
Sementara itu, Plh Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Andry Yuzhar, menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Press Room DPRD Kalsel dan Bank Kalsel.
“Dua ekor sapi kurban diserahkan sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi yang sudah terjalin dengan baik,” ujarnya.
Untuk tahun ini, jumlah hewan kurban di kantor pusat Bank Kalsel di Banjarmasin mencapai 21 ekor sapi, termasuk dua ekor yang diserahkan di DPRD Kalsel.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 14 ekor, dengan partisipasi dari karyawan serta program sosial perusahaan.
Pembina Press Room DPRD Kalsel, Syamsuddin Hasan, berharap kegiatan kurban ini membawa keberkahan sekaligus mempererat hubungan antara Bank Kalsel, media, dan DPRD Kalsel.
Ia juga menyampaikan harapan agar jumlah hewan kurban ke depan dapat terus bertambah.
“Ke depan diharapkan partisipasi semakin meningkat, termasuk dari anggota dewan, sehingga jumlah hewan kurban bisa bertambah menjadi tiga ekor atau lebih,” pungkasnya. [adv]
SebarkanBanjarmasin
Momen Khidmat Idul Adha 1447 Hijriah, H Muhidin dan H Hasnuryadi Sulaiman Salat Bersama Ribuan Jamaah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin
BalainNews.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan H. Muhidin dan Wakilnya Hasnuriyadi Sulaiman beserta jajaran lingkup Pekerjaan Provinsi, melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 hijrah bersama ribuan masyarakat muslim, Rabu (27/05/2026) di halaman parkir bagian barat Masjid Raya Sabilal Muhtadin Kota Banjarmasin.
Tutup pula Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin dan Ketua BKOW Kalsel drg Ellyana Tresya Hasnuriyadi yang menempati syaf depan kelompok perempuan di bagian belakang.
Shalat yang dimulai sekitar pukul 7.30 wita itu diimani iman Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin Ustadz H Ilham Humaidi sekaligus bertindak sebagai khatib khotbah.
Dalam Khotbahnya, Ustadz Ilham Khumaidi mengingatkan bahwa di hari raya Idul Adha yang mulia ini, tidak ada amalan yang paling disukai dan dicintai oleh Allah SWT, melainkan menyembelih hewan kurban bagi yang mampu.
Hari Raya Idul Adha adalah merupakan hari yang agung, hari yang istimewa, hari yang mulia, hari yang sangat bersejarah, hari yang mengingatkan ksemua tentang cerita Nabi Ibrahim AS serta keluarganya, yang patut dijadikan renungan dan teladan dalam menjalani kehidupan yang sangat sebentar ini agar termasuk orang yang beruntung.
Diantara teladan yang patut diambil dari kisah Nabi Ibrahim AS adalah keteguhan iman serta kesabaran.
Keimanan dan kesabaran inilah yang menjadikan seorang hamba, mampu menerapkan nilai-nilai syariat islam yang suci ini dalam sebuah kehidupan.
Sementara itu, Gubernur H Muhidin juga mengajak umat muslim di Banua ini, Bersama-sama menyelenggarakan ibadah kurban bagi yang mampu membeli hewan kurban.
“Kalau tidak bisa, niatnya dulu agar suatu saat kita bisa melakukan ibadah kurban, ” ujar gubernur usai melaksakan shalat Idul Adha.
Selain itu, Gubernur H Munidin mengajak masyarakat menjadikan momentum hari Raya idul adha, mengingat cerita Nabi Ibrahim AS serta keluarganya, yang patut dijadikan renungan dan teladan dalam menjalani kehidupan.
“Mudah mudahan kita menemuai lagi hari raya tahun akan datang, ” doa gubernur.
Usai pelaksanaan shalat idul Adha, Gubernur H Muhidin dan Wagub Hasnuriyadi melakukan penyerahan hewan kurban di ruang induk Masjid Raya Sabilal Muhtadin. [adv/riv/sal]
Sebarkan
Banjarmasin
Dukung Pembayaran Digital, Bank Kalsel Ikut Serta Sukseskan Banua QRIStival 2026
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel ikut serta sukseskan penyelenggaraan Banua QRIStival 2026 oleh Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan, di kawasan Siring Nol Kilometer Banjarmasin.
Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Senin, kegiatan dimaksudkan sebagai upaya percepatan digitalisasi sistem pembayaran, melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Puncak kegiatan Banua QRIStival, berlangsung pada Minggu (24/5) dibuka oleh Pelaksana Harian (PLH) Sekda Provinsi Kalsel Subhan Noor Yaumil. Kegiatan antusias di ikuti oleh ribuan warga yang dating dari berbagai wilayah di Banjarmasin dan sekitarnya.
Acara Banua QRIStival 2026 ini, diawali dengan jalan santai atau fun run dengan rute siring nol kilometer, menuju Jalan A Yani, Jalan Djok Mentaya, Jalan RE Martadinata, hingga Jalan Lambung Mangkurat sebelum kembali finis di titik awal.
Usai fun run kegiatan dilanjutkan dengan hiburan rakyat, edukasi transaksi digital, berbagai kegiatan kreatif dan kuliner hingga pengundian hadiah.
Dalam sambutannya, Subhan Noor Yaumil menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat atas terselenggaranya Banua QRIStival 2026 yang dinilai berhasil memperluas penggunaan QRIS di masyarakat.
Menurutnya, digitalisasi pembayaran menjadi langkah penting dalam mendukung kemudahan transaksi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital di Kalimantan Selatan.
“Pembayaran melalui QRIS memiliki banyak keunggulan, di antaranya praktis, cepat, universal karena satu kode dapat digunakan untuk berbagai aplikasi pembayaran, serta lebih aman,” ujar Subhan
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, mengatakan penggunaan QRIS di Kalsel terus menunjukkan perkembangan positif.
Hingga saat ini, jumlah pengguna QRIS di Kalimantan Selatan telah mencapai sekitar 832 ribu pengguna, sedangkan jumlah merchant yang menggunakan layanan tersebut tercatat sekitar 560 ribu merchant dengan total transaksi mencapai 24,7 juta transaksi.
“Pertumbuhan transaksi digital melalui QRIS terus meningkat. Kami akan terus mendorong perluasan penggunaan QRIS agar pemanfaatannya semakin luas di Kalimantan Selatan,” kata Fadjar.
Ia menambahkan, Banua QRIStival 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan digital masyarakat serta mendukung percepatan transformasi digital sistem pembayaran di daerah.
Banua QRIStival 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 24 Mei 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba band musik tradisional kontemporer khas Kalsel, lomba tari kreasi, permainan tradisional, hingga fashion show sasirangan. [adv]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle3 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air
-
Daerah2 tahun agoDayat El, Anak Muda Dari Banua Resmi Dilantik Jadi Anggota DPD RI

