Banjarmasin
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, UMKM Tetap Kuat Terjaga
BalainNews.com, BANJARMASIN – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Selatan dan Tengah (Kanwil DJP Kalselteng) bersama Kementerian Keuangan Satu Kalimantan Selatan kembali melakukan publikasi kinerja Anggaran, Pendapatan, dan Belanja Negara (APBN) pada kegiatan Assets Liabilities Committee (ALCo) yang dilaksanakan di Aula Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, Jl. D. I. Panjaitan No.24, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.
Publikasi ALCo diselenggarakan setiap bulan dan bertujuan untuk memublikasikan kinerja fiskal dan ekonomi pembangunan di Kalimantan Selatan. Kegiatan dihadiri oleh Pimpinan Unit Eselon I Kemenkeu Satu Kalsel, local expert Kalimantan Selatan, serta media/pers di wilayah Kota Banjarmasin.
Pertumbuhan Kuat dan Indikator Kesejahteraan Membaik Perekonomian Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan ketahanan yang baik dengan pertumbuhan pada Triwulan II 2025 mencapai 5,39% (yoy), melampaui pertumbuhan ekonomi
nasional yang berada di angka 5,12% (yoy). Pertumbuhan ini menjadikan Kalsel sebagai salah satu kontributor tertinggi di regional Kalimantan, dengan kontribusi sebesar 15,96% dari total perekonomian regional.
Pertumbuhan ini didorong oleh sektor-sektor utama, di mana industri pengolahan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 17,75%, sedangkan sektor pertambangan mendominasi struktur PDRB dengan pangsa 27,05%. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi motor penggerak utama, tumbuh 5,51% dan menyumbang 44,03% dari total PDRB Kalsel.
Stabilitas harga di Kalsel berhasil terjaga dengan tingkat inflasi yang terkendali pada level -0,16% (mtm) atau 2,68% (yoy), lebih rendah dari inflasi nasional. Beberapa komoditas yang berkontribusi terhadap deflasi bulanan adalah bawang merah, daging ayam ras, dan ikan gabus.
Kinerja Fiskal Kalimantan Selatan
Hingga 31 Agustus 2025, realisasi pendapatan APBN di Kalsel mencapai Rp8,31 Triliun, atau 37,68% dari target sebesar Rp22,05 Triliun. Pencapaian ini didorong oleh realisasi penerimaan perpajakan sebesar Rp6,55 Triliun atau 32,15% dari target sebesar Rp20,36 Triliun. Penerimaan Bea dan Cukai sebesar Rp625,49 Miliar atau 239,52% dari target sebesar Rp261,14 Miliar. Terakhir dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp1,14 Triliun atau 79,76% dari
target sebesar Rp1,42 Triliun.
Dari tiga komponen jenis penerimaan tersebut, sebesar 78,8% didominasi oleh penerimaan perpajakan, sebesar 13,7% dikontribusikan oleh PNBP, dan sebesar 7,5% disumbang dari penerimaan Bea dan Cukai.
Sedangkan dari sisi belanja, realisasi APBN mencapai Rp25,51 Triliun, atau 61,46% dari pagu sebesar Rp41,5 Triliun. Realisasi tersebut disalurkan kepada dua jenis belanja yaitu Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar Rp4,94 Triliun atau 48% dari target sebesar Rp10,29 Triliun. Dan yang kedua disalurkan kepada belanja Transfer ke Daerah (TKD) dengan realisasi mencapai
Rp20,56 triliun atau 65,91% dari total pagu Rp31,20 triliun.
Jenis Belanja TKD masih mendominasi struktur belanja APBN di Kalsel dengan kontribusi 80,62% dari total belanja APBN. Sementara kontribusi Belanja Pemerintah Pusat (BPP) terhadap total Belanja APBN di Kalsel sebesar 19,38%. Secara komposisi, realisasi TKD Kalimantan Selatan masih didominasi oleh DBH yang mencapai 56,60% dari total penyaluran. Dari sisi kinerja TKD per pemerintah daerah, Kota Banjarbaru mencatat penyaluran tertinggi dengan
69,54%, sementara Kabupaten Kotabaru masih terendah dengan 62,89%.
Kepala Kanwil DJP Kalselteng Syamsinar menyampaikan penerimaan pajak terealisasi sebesar Rp6,55 Triliun atau 32,15%, terkontraksi 38,37% (yoy). Rincian penerimaan per jenis pajaknya yaitu Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas sebesar Rp4,66 triliun, terkontraksi 17,88%. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp179,16 miliar, mengalami kontraksi 55,16%, disebabkan
oleh WP yang melakukan pembayaran selain tahun berjalan mengalami penurunan. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp1,15 triliun, kontraksi sebesar 73,71% yang disebabkan oleh tingginya angka restitusi di awal tahun 2025. Penerimaan dari Pajak Lainnya sebesar
Rp563,25 miliar, tumbuh sebesar 11.860,89% dibanding penerimaan tahun lalu.
Syamsinar juga menyampaikan bahwa ada keresahan di masyarakat khususnya para pelaku UMKM dengan adanya program baru dari pemerintah. “Program yang diluncurkan oleh pemerintah khususnya di Kementerian Keuangan, bahwa untuk mengoptimalisasi penerimaan dari sektor pajak, akan diperluas basis pajak melalui penertiban shadow economy. Dalam
bayangan masyarakat yang dimaksud shadow economy ini adalah pelaku usaha UMKM, sehingga mereka berpikir bahwa jangan sampai mereka dikenakan jenis pajak baru. Padahal sesungguhnya itu tidak benar. Pemerintah masih melindungi UMKM, peraturan pajak terkait UMKM masih berlaku yang menyatakan bahwa UMKM dengan omzet sampai dengan 500 juta setahun tidak dikenakan pajak,” ujarnya.
“Shadow economy yang dimaksud pemerintah untuk meningkatkan penerimaan pajak adalah usaha dengan omzet di atas 500 juta setahun tapi belum terdaftar dalam sistem pajak. Kemudian
selanjutnya adalah perdagangan bernilai tinggi yang belum dilaporkan. Dan terakhir adalah sektor ekonomi besar tapi belum masuk sistem administrasi pajak. Shadow economy ini harus ditertibkan karena kita menganut sistem adil dan merata, artinya bahwa kita mau pihak yang mempunyai penghasilan besar itu juga harusnya membayar pajak lebih besar,” tambah
Syamsinar.
Terakhir, Syamsinar menjelaskan bahwa mulai awal tahun 2026, untuk pelaporan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025 akan dilakukan melalui Coretax. “Dengan dilakukannya pelaporan SPT Tahunan melalui Coretax, harus ada prosedur yang dilakukan terlebih dahulu sebelum dapat melakukan pelaporan, yaitu yang pertama adalah melakukan aktivasi akun Coretax Wajib Pajak dan yang kedua adalah membuat Kode Otorisasi untuk bisa melaporkan SPT Tahunan,”jelasnya. [riv/rls].
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Hadirkan Promo Spesial Cashback Provisi Hingga 76 Persen Gelaran Harjad Kotabaru
BalainNews.com, BANJARMASIN – Guna memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru yang diperingati setiap 1 Juni, Bank Kalsel menghadirkan promo spesial bagi masyarakat melalui program Kredit Multiguna dengan penawaran cashback provisi hingga 76 persen.
Program promo tersebut berlangsung selama periode 1 Juni hingga 30 Juni 2026. Kehadiran promo ini menjadi salah satu bentuk komitmen Bank Kalsel dalam memberikan solusi kebutuhan finansial yang mudah, ringan, dan menguntungkan bagi nasabah di Kalimantan Selatan.
Melalui program ini, nasabah berkesempatan mendapatkan cashback provisi hingga 76 persen untuk pengajuan Kredit Multiguna kategori New, Take Over, Top Up, maupun Kompensasi.
Promo berlaku bagi seluruh debitur kredit konsumtif, seperti PNS, CPNS, PPPK, pensiunan termasuk pensiunan janda maupun duda, serta pegawai PDAM yang penghasilannya disalurkan melalui OSP atau payroll Bank Kalsel.
Selain itu, program promo juga berlaku untuk seluruh produk Kredit Multiguna, kecuali Terusan Vertikal, Kredit Properti, FLPP, Tapera, UMG, dan Channeling.
Khusus Kredit Multiguna Kretap, promo hanya diperuntukkan bagi PPPK dan pegawai PDAM yang gajinya disalurkan melalui Bank Kalsel.
Untuk mengikuti program ini, nasabah wajib memenuhi ketentuan minimal plafon kredit sebesar Rp25 juta dengan jangka waktu kredit minimal satu tahun.
Melalui promo tersebut, Bank Kalsel berharap dapat memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat sekaligus mendukung berbagai kebutuhan finansial nasabah di momentum Hari Jadi Kabupaten Kotabaru 2026. [adv]
SebarkanBanjarmasin
Perluas Layanan Perbankan, Bank Kalsel Akan Launching Bank Devisa 17 Juni 2026
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel terus memperkuat perannya sebagai bank milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan memperluas cakupan layanan perbankan.
Salah satu langkah strategis yang segera diwujudkan yakni peluncuran operasional Bank Devisa pada 17 Juni 2026 mendatang.
Kehadiran Bank Devisa diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan perbankan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan hingga mencapai target 8,1 persen.
Sebagai informasi, Bank Devisa merupakan bank yang memiliki izin resmi untuk melakukan transaksi perbankan dalam mata uang asing. Layanan tersebut meliputi transfer uang ke luar negeri, penerbitan Letter of Credit (L/C), hingga layanan penukaran valuta asing.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan rencana launching Bank Devisa tersebut di sela kegiatan prosesi penyembelihan dua ekor sapi kurban bantuan Bank Kalsel di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (28/5/2026).
Menurut Fachrudin, rencana pengembangan Bank Devisa akhirnya dapat direalisasikan setelah Bank Kalsel resmi mengantongi izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Desember 2025 lalu.
“Untuk izin operasionalnya sudah dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan terbitnya izin tersebut, Bank Kalsel siap melaksanakan launching operasional Bank Devisa pada pertengahan Juni mendatang.
“Insyaallah bulan depan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, kita launching operasional Bank Devisa,” katanya.
Dalam peluncuran nanti, Bank Kalsel juga akan menggelar simulasi layanan Bank Devisa dengan mengundang media massa agar masyarakat dapat memahami mekanisme dan manfaat layanan tersebut.
Fachrudin optimistis kehadiran Bank Devisa akan membuka peluang lebih besar bagi Kalimantan Selatan yang kaya sumber daya alam (SDA), khususnya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif.
Menurutnya, potensi pembiayaan yang dimiliki Bank Kalsel nantinya dapat disalurkan melalui kredit kepada koperasi dan pelaku UMKM guna memperkuat perekonomian daerah.
“Mudah-mudahan potensi daerah yang kita miliki bisa dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Banua. Target 8,1 persen, mudah-mudahan ini sejalan dengan visi misi pak gubernur,” tutupnya. [adv]
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Gelar Ibadah Kurban Bersama Press Room DPRD Kalsel
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel berkolaborasi dengan Press Room DPRD Kalimantan Selatan menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin.
Kurban dihadiri Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin,Plh Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Andry Yuzhar dan Ketua Press room, Ipik Gandama dan lainnya.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, mengatakan pada kegiatan tersebut pihaknya menyerahkan dua ekor sapi kurban. Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga wujud kolaborasi dengan insan media dan DPRD Kalsel.
“Ini bentuk kerja sama kita dengan Press Room DPRD Kalsel. Mudah-mudahan ke depan sinergi ini semakin baik. Kami merasa sangat terbantu dan didukung oleh rekan-rekan media serta jajaran DPRD Kalsel,” ujarnya.
Selain itu, Bank Kalsel juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan menjadi Bank Devisa. Fachruddin mengungkapkan, izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah terbit dan saat ini pihaknya bersiap melakukan simulasi operasional.
“Insya Allah bulan depan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, akan kami launching operasional Bank Devisa. Sebelumnya kami akan melakukan simulasi dan mengundang media untuk melihat langsung prosesnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan status sebagai Bank Devisa, potensi sumber daya alam Kalimantan Selatan diharapkan dapat dimaksimalkan, terutama dalam meningkatkan pendanaan bank.
“Potensi devisa sangat besar. Ini bisa menambah pendanaan yang nantinya disalurkan kembali dalam bentuk kredit, baik untuk sektor korporasi maupun UMKM, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Bank Kalsel menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat mencapai 8,1 persen seiring dengan penguatan layanan tersebut.
Sementara itu, Plh Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Andry Yuzhar, menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Press Room DPRD Kalsel dan Bank Kalsel.
“Dua ekor sapi kurban diserahkan sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi yang sudah terjalin dengan baik,” ujarnya.
Untuk tahun ini, jumlah hewan kurban di kantor pusat Bank Kalsel di Banjarmasin mencapai 21 ekor sapi, termasuk dua ekor yang diserahkan di DPRD Kalsel.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 14 ekor, dengan partisipasi dari karyawan serta program sosial perusahaan.
Pembina Press Room DPRD Kalsel, Syamsuddin Hasan, berharap kegiatan kurban ini membawa keberkahan sekaligus mempererat hubungan antara Bank Kalsel, media, dan DPRD Kalsel.
Ia juga menyampaikan harapan agar jumlah hewan kurban ke depan dapat terus bertambah.
“Ke depan diharapkan partisipasi semakin meningkat, termasuk dari anggota dewan, sehingga jumlah hewan kurban bisa bertambah menjadi tiga ekor atau lebih,” pungkasnya. [adv]
SebarkanBanjarmasin
Momen Khidmat Idul Adha 1447 Hijriah, H Muhidin dan H Hasnuryadi Sulaiman Salat Bersama Ribuan Jamaah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin
BalainNews.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan H. Muhidin dan Wakilnya Hasnuriyadi Sulaiman beserta jajaran lingkup Pekerjaan Provinsi, melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 hijrah bersama ribuan masyarakat muslim, Rabu (27/05/2026) di halaman parkir bagian barat Masjid Raya Sabilal Muhtadin Kota Banjarmasin.
Tutup pula Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin dan Ketua BKOW Kalsel drg Ellyana Tresya Hasnuriyadi yang menempati syaf depan kelompok perempuan di bagian belakang.
Shalat yang dimulai sekitar pukul 7.30 wita itu diimani iman Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin Ustadz H Ilham Humaidi sekaligus bertindak sebagai khatib khotbah.
Dalam Khotbahnya, Ustadz Ilham Khumaidi mengingatkan bahwa di hari raya Idul Adha yang mulia ini, tidak ada amalan yang paling disukai dan dicintai oleh Allah SWT, melainkan menyembelih hewan kurban bagi yang mampu.
Hari Raya Idul Adha adalah merupakan hari yang agung, hari yang istimewa, hari yang mulia, hari yang sangat bersejarah, hari yang mengingatkan ksemua tentang cerita Nabi Ibrahim AS serta keluarganya, yang patut dijadikan renungan dan teladan dalam menjalani kehidupan yang sangat sebentar ini agar termasuk orang yang beruntung.
Diantara teladan yang patut diambil dari kisah Nabi Ibrahim AS adalah keteguhan iman serta kesabaran.
Keimanan dan kesabaran inilah yang menjadikan seorang hamba, mampu menerapkan nilai-nilai syariat islam yang suci ini dalam sebuah kehidupan.
Sementara itu, Gubernur H Muhidin juga mengajak umat muslim di Banua ini, Bersama-sama menyelenggarakan ibadah kurban bagi yang mampu membeli hewan kurban.
“Kalau tidak bisa, niatnya dulu agar suatu saat kita bisa melakukan ibadah kurban, ” ujar gubernur usai melaksakan shalat Idul Adha.
Selain itu, Gubernur H Munidin mengajak masyarakat menjadikan momentum hari Raya idul adha, mengingat cerita Nabi Ibrahim AS serta keluarganya, yang patut dijadikan renungan dan teladan dalam menjalani kehidupan.
“Mudah mudahan kita menemuai lagi hari raya tahun akan datang, ” doa gubernur.
Usai pelaksanaan shalat idul Adha, Gubernur H Muhidin dan Wagub Hasnuriyadi melakukan penyerahan hewan kurban di ruang induk Masjid Raya Sabilal Muhtadin. [adv/riv/sal]
Sebarkan
Banjarmasin
Dukung Pembayaran Digital, Bank Kalsel Ikut Serta Sukseskan Banua QRIStival 2026
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel ikut serta sukseskan penyelenggaraan Banua QRIStival 2026 oleh Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan, di kawasan Siring Nol Kilometer Banjarmasin.
Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Senin, kegiatan dimaksudkan sebagai upaya percepatan digitalisasi sistem pembayaran, melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Puncak kegiatan Banua QRIStival, berlangsung pada Minggu (24/5) dibuka oleh Pelaksana Harian (PLH) Sekda Provinsi Kalsel Subhan Noor Yaumil. Kegiatan antusias di ikuti oleh ribuan warga yang dating dari berbagai wilayah di Banjarmasin dan sekitarnya.
Acara Banua QRIStival 2026 ini, diawali dengan jalan santai atau fun run dengan rute siring nol kilometer, menuju Jalan A Yani, Jalan Djok Mentaya, Jalan RE Martadinata, hingga Jalan Lambung Mangkurat sebelum kembali finis di titik awal.
Usai fun run kegiatan dilanjutkan dengan hiburan rakyat, edukasi transaksi digital, berbagai kegiatan kreatif dan kuliner hingga pengundian hadiah.
Dalam sambutannya, Subhan Noor Yaumil menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat atas terselenggaranya Banua QRIStival 2026 yang dinilai berhasil memperluas penggunaan QRIS di masyarakat.
Menurutnya, digitalisasi pembayaran menjadi langkah penting dalam mendukung kemudahan transaksi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital di Kalimantan Selatan.
“Pembayaran melalui QRIS memiliki banyak keunggulan, di antaranya praktis, cepat, universal karena satu kode dapat digunakan untuk berbagai aplikasi pembayaran, serta lebih aman,” ujar Subhan
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, mengatakan penggunaan QRIS di Kalsel terus menunjukkan perkembangan positif.
Hingga saat ini, jumlah pengguna QRIS di Kalimantan Selatan telah mencapai sekitar 832 ribu pengguna, sedangkan jumlah merchant yang menggunakan layanan tersebut tercatat sekitar 560 ribu merchant dengan total transaksi mencapai 24,7 juta transaksi.
“Pertumbuhan transaksi digital melalui QRIS terus meningkat. Kami akan terus mendorong perluasan penggunaan QRIS agar pemanfaatannya semakin luas di Kalimantan Selatan,” kata Fadjar.
Ia menambahkan, Banua QRIStival 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan digital masyarakat serta mendukung percepatan transformasi digital sistem pembayaran di daerah.
Banua QRIStival 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 24 Mei 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba band musik tradisional kontemporer khas Kalsel, lomba tari kreasi, permainan tradisional, hingga fashion show sasirangan. [adv]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle3 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air
-
Daerah2 tahun agoDayat El, Anak Muda Dari Banua Resmi Dilantik Jadi Anggota DPD RI

