Gubernur  H Muhidin Dampingi Staf Khusus Presiden H Andi Samsudin Arsyad dan KSAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali Tinjau dan Padamkan Titik Api - BalainNews.com
Connect with us

Uncategorized

Gubernur  H Muhidin Dampingi Staf Khusus Presiden H Andi Samsudin Arsyad dan KSAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali Tinjau dan Padamkan Titik Api

Published

on

Gubernur H. Muhidin didampingi antara lain Staf Khusus Presiden Bidang Perdagangan, Pangan, Energi dan Sumber Daya Andi Syamsuddin Arsyad, Staf Khusus BIN H. Gusti Denny Ramdhani, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman. (Foto/Adpim)

BalainNews.com, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel dan Staf Khusus Presiden meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Guntung Damar, Kota Banjarbaru, Sabtu (22/8/2026) sore.

‎Peninjauan dilakukan bersama sejumlah pejabat utama TNI dan Polri serta Staf Khusus Presiden di daerah Guntung Damar Ring 1 Kawasan Bandara Syamsuddin Noor Kota Banjarbaru.

‎Dalam peninjauan tersebut, Gubernur H. Muhidin didampingi antara lain Staf Khusus Presiden Bidang Perdagangan, Pangan, Energi dan Sumber Daya Andi Syamsuddin Arsyad, Staf Khusus BIN H. Gusti Denny Ramdhani, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman.

‎Turut hadir Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Kepala Binda Kalsel Kombes Pol. Sentot Adi Dharmawan, Danlanal Banjarmasin Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra, dan Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita.

Gubernur Kalsel H. Muhidin bahkan turun langsung memegang gagang semprotan air (Backpack Sprayer). Dengan sigap, orang nomor satu di Kalsel itu mengarahkan semprotan ke kawasan hutan yang terbakar, membantu upaya pemadaman dari jarak dekat.

Secara bergantian, aksi Gubernur dan pimpinan Forkopimda memadamkan api ini menjadi komitmen upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banua.

‎Kawasan Guntung Damar menjadi salah satu titik fokus penanganan karhutla karena berada di sekitar zona ring satu Bandara Internasional Syamsudin Noor. Tim gabungan BPBD Kalsel, Manggala Agni, TNI-Polri, dan relawan terus melakukan pemadaman serta pembasahan untuk mencegah api kembali meluas.

‎Di ruang VIP Room Bandara Internasional Syamsuddin Noor, Kepala BPBD Provinsi Kalsel Ronny Eka Saputra memberikan penjelasan detail mengenai kondisi terkini karhutla, termasuk sebaran titik api di sejumlah wilayah. Paparan tersebut terutama menyoroti kondisi kawasan ring 1 yang menjadi perhatian karena berada di sekitar objek vital Bandara Internasional Syamsuddin Noor.

‎Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPBD Kalsel memaparkan perkembangan penanganan karhutla kepada Gubernur H. Muhidin, jajaran Forkopimda Kalsel, serta Staf Khusus Presiden. Informasi mengenai sebaran titik api menjadi bahan bagi tim gabungan dalam menentukan langkah penanganan di lapangan.

‎Usai menerima paparan, Gubernur H. Muhidin bersama jajaran kemudian bergerak meninjau langsung kawasan Guntung Damar yang menjadi salah satu titik fokus penanganan karhutla.

‎Gubernur H. Muhidin mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan, kondisi karhutla di lokasi saat ini menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding sebelumnya. Sejumlah titik yang sebelumnya terbakar juga sudah tidak terlihat api.

‎“Alhamdulillah, hari ini kita kedatangan para petinggi Polri dan petinggi TNI Angkatan Laut. Presiden RI Prabowo Subianto batal datang karena kondisi di wilayah cukup membaik, kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran tim gabungan yang terlibat pada hari ini,” sampai Gubernur H. Muhidin.

‎Gubernur H. Muhidin menyebut, kondisi di lapangan saat ini tidak separah sebelumnya. Hal tersebut antara lain terlihat dari tidak adanya aktivitas penyiraman menggunakan helikopter water bombing di lokasi yang ditinjau.

‎Meski kondisi membaik, Gubernur H. Muhidin mengingatkan potensi munculnya kembali asap dan titik api masih ada. Karena itu, upaya pemadaman, pembasahan, dan kewaspadaan harus tetap dilakukan.

‎“Kami meminta kepada masyarakat yang ada di luar atau di daerah yang jauh, kalau bisa jangan membakar. Kalau ingin membersihkan lahan, dilakukan dengan cara yang aman agar kebakaran tidak meluas,” pungkasnya.

‎Berdasarkan data BPBD Provinsi Kalsel tercatat 1.651 kejadian karhutla dengan 8.764 titik panas (hotspot). Luas lahan terdampak mencapai 6.905 hektare.

‎Sementara itu, dalam kunjungannya ke Kalimantan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pejabat utama TNI dan Polri untuk turun langsung menangani karhutla di empat provinsi di Kalimantan.

‎Untuk Kalsel, penanganan karhutla ditugaskan kepada KSAL bersama Astamaops Polri. Penanganan di Kalimantan Barat menjadi tanggung jawab Panglima TNI dan Kapolri, Kalimantan Tengah ditangani KSAD dan Wakapolri, sedangkan Kalimantan Timur menjadi tanggung jawab Wakil Panglima TNI dan Komandan Korps Brimob Polri.

‎Diakhir, Gubernur H. Muhidin berharap kondisi karhutla di Kalsel terus membaik dan seluruh pihak bersama-sama menjaga agar tidak terjadi kebakaran baru.

‎Gubernur H. Muhidin juga mengajak dan berpesan agar masyarakat berperan aktif dalam pencegahan karhutla serta terus berdoa agar kebakaran di Kalsel dapat segera ditangani sepenuhnya. [adv/adpim]

Sebarkan

Uncategorized

OJK Bersama Bank Kalsel Dorong 230 Pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Banjarbaru Mulai Menabung

Published

on

Bank Kalsel berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan di Gedung Serbaguna SRT 2 Banjarbaru. (Foto : Humas Bank Kalsel) 

BalainNews.com, BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 dengan tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”, Bank Kalsel berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan di Gedung Serbaguna SRT 2 Banjarbaru, bertempat di Jalan Guntung Harapan Kelurahan Guntung Manggis Kota Banjarbaru (19/8).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun kesadaran dan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak usia sekolah. Kegiatan yang diisi dengan edukasi mengenai pentingnya mengenal produk dan layanan keuangan, membiasakan diri menabung, mengatur kebutuhan dan keinginan, serta menggunakan layanan keuangan secara bijak dan aman. Sebagai bentuk implementasi nyata dari edukasi tersebut, Bank Kalsel melakukan pembukaan sebanyak 230 rekening Simpanan Pelajar (SimPel).

Langkah ini menjadi bentuk komitmen Bank Kalsel agar literasi keuangan tidak hanya berhenti pada pemahaman, tetapi juga diikuti dengan akses langsung terhadap produk keuangan formal yang sesuai bagi pelajar.Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari siswa/i dari jenjang SD, SMP dan SMA serta guru serta tenaga pendidik Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Banjarbaru.

Turut hadir Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen & LMS OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Armansjah; Kepala Dinas Sosial Kota Banjarbaru yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial, Suhasmin Alfisyah, S.STP., M.Si; Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Banjarbaru, Sulis Sri Rejeki. Kegiatan juga dihadiri unsur Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Banjarbaru, Drs. Deddy Haryadi dari Bagian Perekonomian Kota Banjarbaru beserta jajaran; Sekretaris Dinas Perdagangan, BPPRD Kota Banjarbaru, Sekretaris BPKAD Kota Banjarbaru, serta jajaran Bank Kalsel dari Kantor Pusat maupun Kantor Cabang Banjarbaru.

Dalam Sambutannya, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen & LMS OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Armansjah menyampaikan bahwa pengenalan terhadap pengelolaan keuangan sejak usia sekolah merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi yang semakin cakap secara finansial.

“Menabung bukan persoalan besar atau kecilnya nominal yang disisihkan, tetapi bagaimana kebiasaan itu mulai dibangun sejak dini. Ketika anak-anak sudah terbiasa mengatur dan menyisihkan uang, mereka sedang belajar untuk merencanakan masa depannya. Diharapkan bersama Bank Kalsel hari ini, Pelajar tidak hanya perlu dikenalkan dengan cara menabung, tetapi juga perlu dibekali pemahaman tentang penggunaan layanan keuangan secara bijak, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan dan berbagai aktivitas keuangan illegal,” ungkap Armansjah.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Banjarbaru yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial, Suhasmin Alfisyah, S.STP., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan edukasi keuangan yang mengenai disiplin keuangan, dan merencanakan sejak dini.

“Anak-anak tidak hanya perlu dibekali pendidikan akademik, tetapi juga keterampilan hidup yang akan membantu mereka menjadi pribadi yang mandiri. Salah satunya adalah kemampuan mengelola keuangan dengan baik dan membangun kebiasaan menabung sejak usia sekolah,” ucap Alfi.

Selanjutnya, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Banjarbaru, Sulis Sri Rejeki, menyambut baik dipilihnya Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Banjarbaru sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan literasi dan inklusi keuangan bersama OJK Kalsel dan Bank Kalsel dalam memberikan pemahaman kepada para siswa untuk mengelola keuangan dalam membangun kebiasaan finansial yang bijak di masa depan.

“Bagi kami, pengalaman belajar seperti ini sangat berarti karena anak-anak tidak hanya mendengar tentang pentingnya menabung, tetapi langsung diperkenalkan dengan bagaimana mereka bisa memulainya,” ujar Sri.

Pada kesempatan lainnya, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen Bank Kalsel dalam mendorong agar literasi dan inklusi keuangan yang nyata.

Melalui kegiatan ini, Bank Kalsel ingin menghadirkan pengalaman awal yang positif bagi generasi muda dalam mengenal dan berinteraksi dengan layanan keuangan, sekaligus menumbuhkan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.

“Kami ingin edukasi ini tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Karena itu, Bank Kalsel menghadirkan langkah nyata melalui pembukaan 230 rekening SimPel agar para pelajar dapat langsung memulai kebiasaan menabung dan mengenal layanan perbankan sejak dini. sehingga para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga memiliki sarana untuk mulai mempraktikkannya. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta menumbuhkan generasi Banua yang semakin cerdas, mandiri dan bijak dalam mengelola keuangan,” pungkas Firmansyah.

Sebagai Informasi, literasi dan inklusi keuangan merupakan bagian dari upaya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat serta mendukung pembangunan sumber daya manusia dan kedepan Bank Kalsel berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta terus mengembangkan layanan keuangan di Sekolah Rakyat sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Pemerintah. [adv/riv]

Sebarkan
Continue Reading

Uncategorized

Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui DPRD Kalsel, Wagub Pastikan Manfaat Untuk Rakyat

Published

on

Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Jumat (10/07/2026) di ruang rapat Paripurna H. Mansyah Addrian Gedung DPRD setempat di Banjarmasin. (Foto : Adpim)

BalainNews.com, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menyepakati/menyutujui rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Provinsi Kalsel menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Isi kesepakatan yang disertai sejumlah rekomendasi atau saran itu disampaikan dalam rapat paripurna yang dihadiri Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Jumat (10/07/2026) di ruang rapat Paripurna H. Mansyah Addrian Gedung DPRD setempat di Banjarmasin.

Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel, Wagub Hasnuryadi menyampaikan apresiasi disertai ucapan terima kasih atas kerja keras badan anggaran (Banggar) DPRD yang memproses Raperda ini tahap demi tahap pembahasan hingga rampung.

Pihaknya ujar Wagub, akan memperhatikan dan sesegeranya melaksanakan segala rekomendasi yang disampaikan, termasuk menindaklanjuti rekomendasi BPK RI setelah diberikan penilaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang ke 13.

“Seluruh rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan BPK Republik Indonesia atas laporan keuangan tahun anggaran 2025 akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku, ” ucap Wagub Hasnuryadi di hadapan anggota rapat.

Berkenaan dengan itu lanjutnya, Pemprov kami memastikan pengelolaan keuangan daerah semakin memberikan manfaat bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat Banua Kalimantan Selatan tercinta.

“Seluruh tahapan dan proses ini adalah komitmen kami dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas kepada publik atas amanah anggaran yang dipercayakan kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, ” tegasnya.

Dalam forum yang sama juga dilakukan menyampaikan rancangan kebijakan umum anggaran (KUA) dan rancangan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) APBD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2027.

Agenda ini adalah pembuka siklus penyusunan APBD 2027 yang berpedoman pada RKPD tahun 2027 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.

Dijelaskan, bahwa tema pembangunan Kalimantan Selatan tahun 2027 adalah penguatan sumber daya manusia dan investasi di sektor unggulan perekonomian dengan dukungan infrastruktur yang berkualitas.

Arah pembangunan daerah itu difokuskan pada pendidikan, kesehatan, sarana, prasarana, UMKM, ketenagakerjaan, investasi, dan hilirisasi industri, pertanian, pariwisata, serta pengelolaan lingkungan hidup untuk ketahanan bencana sekaligus memantapkan posisi Kalimantan Selatan sebagai gerbang IKN dan gerbang logistik Kalimantan.

Oleh sebab itu belanja daerah diarahkan pada urusan pemerintahan wajib pelayanan dasar dan kegiatan yang berorientasi produktif guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Rapat diawali dengan penyampaian hasil pembahasan Banggar DPRD Kalsel oleh Ketua Banggar, Kartoyo.
Disampaikan apresiasi Banggar DPRD atas pencapaian Pemerintah Provinsi Kalsel meraih WTP ke 13 kali berturut-turut.

Namun diharapkan capaian ini dimaknai sebagai dorongan untuk terus melakukan penyempurnaan tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pengendalian intern, mempercepat tindak lanjut atas rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI serta memperkuat budaya akuntabilitas pada seluruh perangkat daerah.

Dengan demikian kualitas pengelolaan APBD tidak hanya diukur dari aspek administratif tetapi juga dari manfaat pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Mengacu dari penjelasan gubernur yang disampaikan pada tanggal 17 Juni 2026, Banggar DPRD tidak hanya mencermati kesesuaian antara laporan keuangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, tetapi juga melakukan pendalaman terhadap substansi pelaksanaan APBD guna memperoleh keyakinan bahwa setiap kebijakan fiskal yang telah ditetapkan benar-benar memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, hasil pembahasan Banggar selanjutnya disusun berdasarkan komponen utama APBD yaitu pendapatan belanja dan pembiayaan sebagai satu kesatuan yang saling berkaitan dalam menggambarkan kinerja pengelolaan keuangan daerah.

Banggar berpendapat bahwa optimalisasi penyerapan anggaran bukan semata-mata bertujuan untuk meningkatkan presentasi realisasi belanja tetapi yang lebih penting adalah memastikan bahwa setiap program kegiatan yang telah direncanakan benar-benar terlaksana secara efektif, tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Banggar juga berpandangan, pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD merupakan bagian dari mekanisme, cek and balance dari DPRD kepada pemerintah daerah.
Oleh karena itu seluruh Informasi yang disampaikan pemerintah daerah perlu dikaji secara kritis, objektif, dan konstruktif, guna memastikan bahwa setiap kebijakan anggaran telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sesuai prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat.

Banggar DPRD berkesimpulan, secara umum pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 telah menunjukkan kinerja yang cukup baik ditandai dengan capaian pendapatan yang melampaui target, kondisi keuangan daerah yang relatif sehat, serta keberhasilan mempertahankan opini WTP.

Namun demikian masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan perhatian bersama khususnya peningkatan kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran, optimalisasi pemanfaatan aset daerah, peningkatan efektivitas, melakukan tindak lanjut rekomendasi BPK RI, serta peningkatan orientasi pembangunan yang berbasis pada hasil atau outcome dan manfaatnya bagi masyarakat.

Hal-hal tersebut menjadi perhatian badan anggaran sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD guna mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang semakin berkualitas akuntabel berpretasi pada kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan

Dalam kesimpulan akhir, diputuskan bahwa Raperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2025 layak memperoleh persetujuan bersama dengan catatan agar Pemprov Kalsel menindaklanjuti seluruh rekokmendasi yang disampaikan DPRD demi perbaikannya keuangan daerah tahun berikutnya.

Semua rekomendasi diharapkan menjadi perhatian Pemprov Kalsel dalam penyelanggaraan keuangan tahun-tahun berikutnya.
Rapat paripurna ini dihadiri forkopimda, asisten, staf ahli dan tenaga ahli gubernur, kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, pimpinan perbankan/BUMD/Perusda, dan mahasiswa. [adv/riv/adpim]

Sebarkan
Continue Reading

Uncategorized

Pemprov Kalsel Komitmen Pengendalian Inflasi dan Kesiapsiagaan Hadapi El Nino

Published

on

Plt. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Hj. Husnul Hatimah, didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan Ronny Eka Saputra, saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 dan Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak Fenomena El Nino secara virtual. (Foto/Adpim)

BalainNews.com, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan kesiapannya dalam menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus memperkuat upaya menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan di daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Plt. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Hj. Husnul Hatimah, didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan Ronny Eka Saputra, saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 dan Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak Fenomena El Nino secara virtual dari Command Center Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (29/6/2026).

Rapat dipimpin Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dan diikuti seluruh kepala daerah beserta jajaran pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia.

Dalam arahannya, Mendagri menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya berkaitan dengan stabilitas harga kebutuhan pokok, tetapi juga kesiapan pemerintah daerah menghadapi berbagai faktor yang dapat mengganggu pasokan pangan, termasuk dampak El Nino.

“Daerah harus terus memantau perkembangan harga, menjaga kelancaran distribusi barang, memperkuat cadangan pangan, serta mengantisipasi dampak El Nino sejak dini. Jangan menunggu persoalan muncul baru bergerak. Langkah mitigasi harus dilakukan sekarang melalui kolaborasi seluruh pihak,” tegas Tito Karnavian.

Mendagri juga mengingatkan bahwa musim kemarau yang lebih panjang berpotensi memengaruhi produksi pertanian, ketersediaan air, hingga meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia. Karena itu, kesiapsiagaan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat.

Menanggapi arahan tersebut, Plt. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setdaprov Kalsel Hj. Husnul Hatimah mengatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap menjalankan arahan pemerintah pusat melalui penguatan koordinasi lintas sektor.

Menurutnya, pengendalian inflasi dan kesiapsiagaan menghadapi El Nino merupakan dua agenda yang saling berkaitan karena sama-sama menyangkut keberlangsungan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Pak Gubernur H. Muhidin memberikan perhatian besar terhadap stabilitas ekonomi daerah sekaligus kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, dunia usaha, hingga masyarakat agar langkah-langkah antisipasi berjalan efektif,” ujar Husnul.

Sementara itu, Kepala BPBD Kalimantan Selatan Ronny Eka Saputra mengatakan pihaknya telah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu karhutla di sejumlah kawasan rawan.

Ia menjelaskan, BPBD bersama TNI/Polri, , pemerintah kabupaten/kota, relawan, serta berbagai unsur terkait telah memperkuat koordinasi pencegahan melalui patroli rutin, pemetaan daerah rawan, pemantauan titik panas, kesiapan personel dan peralatan, hingga edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.

“Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan saat api sudah membesar. Yang paling utama adalah pencegahan. Karena itu kami terus memperkuat patroli, meningkatkan deteksi dini, memastikan sarana dan prasarana siap digunakan, serta membangun koordinasi yang solid dengan seluruh pihak agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani,” kata Ronny.

Menurut Ronny, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mengurangi risiko karhutla. Oleh sebab itu, BPBD terus mengedepankan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga lingkungan selama musim kemarau.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap langkah pengendalian inflasi dan mitigasi dampak El Nino dapat berjalan secara terpadu, sehingga stabilitas ekonomi tetap terjaga, ketahanan pangan semakin kuat, dan risiko bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan, dapat ditekan semaksimal mungkin. [adv/adpim]

Sebarkan
Continue Reading

Uncategorized

Dividen Bank Kalsel Melonjak 18%, Gubernur H Muhidin Beri Apresiasi

Published

on

Gubernur H Muhidin ikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 dan RUPS Luar Biasa tahun 2025. (Foto : Adpim)

BalainNews.com, BANJARMASIN – Gubernur H Muhidin dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 dan RUPS Luar Biasa tahun 2025.

Diikuti dan dihadiri oleh Pj Sekda Provinsi Kalsel serta Bupati/Walikota se-Kalsel, kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Sasangga Banua, di Eks Kantor Gubernur di Banjarmasin pada Kamis (3/13) sore.

Ditemui usai buka puasa bersama dan sholat Magrib berjamaah, H Muhidin sampaikan apresiasi untuk capaian dan kinerja Bank Kalsel selama tahun 2024.

“Untuk kinerja Bank Kalsel tahun 2024, terjadi peningkatan penyertaan modal yang berdampak pada naiknya dividen (pembagian laba) hingga 18 persen. Ini membuktikan bahwa kinerja Direktur Utama dan juga jajaran Direksi Bank Kalsel sudah sangat baik. Dan kita harapkan untuk lebih ditingkatkan lagi di tahun 2025 ini,” sampai H Muhidin.

“Penyertaan modal tertinggi itu oleh Provinsi Kalsel, kemudian Kabupaten Balangan, dan Kota Banjarmasin,” lanjut H Muhidin.

Kesempatan penyertaan modal ini ujar H Muhidin adalah kesempatan berharga yang hanya diberikan kepada seluruh pemerintah daerah di Kalsel.

Oleh karena itu dirinya menghimbau kepada seluruh pemerintah daerah di Kalsel untuk menggunakan kesempatan ini, dengan meningkatkan penyertaan modal di Bank Kalsel.

“Untuk seluruh pemerintah daerah di Kalsel, kita himbau untuk meningkatkan penyertaan modal, agar lebih tinggi dividen dan juga CSR(Corporate Social Responsibility) yang akan didapatkan,” sampai H Muhidin.

Atas peningkatan dividen yang mencapai 18 persen ini, H Muhidin mengucapkan rasa syukurnya, dan berharap hal ini berdampak pada pembangunan daerah Kalsel.

“Dengan peningkatan ini, tak ada hal lain yang kita harapkan, selain agar dapat berdampak pada peningkatan pembangunan daerah di Kalsel,” pesan H. Muhidin.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan arahan yang diberikan oleh Gubernur, Wakil Gubernur dan Pj Sekda Provinsi Kalsel.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat melaksanakan RUPS dan dapat dihadiri oleh seluruh pemegang saham. Banyak sekali arahan yang disampaikan oleh Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur dan Pak Pj Sekda kepada kita semua,” sampainya.

Lebih lanjut, Fachruddin menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja Bank Kalsel di tahun 2025 ini.

“Alhamdulillah kinerja 2024 mendapat anugerah BUMD Terbaik selama 5 kali berturut-turut, Bank Kalsel dengan raihan bintang 5. Insya Allah di tahun depan, tentunya dengan dukungan Pak Gubernur dan Pak Wagub juga, kinerja kita akan kita pertahankan dengan predikat ‘Sangat Baik’,” sampainya. [riv/adpim]

Sebarkan
Continue Reading

Uncategorized

Bank Kalsel Dianugerahi 5 Penghargaan Sekaligus pada Best Bank In Service Excellence di Jakarta

Published

on

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Editor In Chief & Chairman INFOBANK Media Group, Eko B. Supriyanto kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin. (Foto :Ist) 

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel di anugerahi 5 penghargaan sekaligus pada gelaran 21st INFOBANK-MRI BANKING SERVICE EXCELLENCE 2024, penghargaan ini didapatkan atas kualitas layanan yang diukur melalui survey bertajuk Bank Service Excellence Monitor (BSEM) oleh Marketing Research Indonesia (MRI) dengan melakukan analisis mendalam terhadap Service Delivery pada berbagai Touch Point yang menghubungkan Bank dengan nasabahnya.

Adapun 5 (lima) Penghargaan yang telah diraih adalah Golden Trophy – 5 Consecutive Years in Service Excellence; The Best 1st – ATM; The 2nd Best – Customer Service; The 2nd Best – Kenyamanan di Kantor Cabang; dan The 2nd Best – Security. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Editor In Chief & Chairman INFOBANK Media Group, Eko B. Supriyanto kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dengan disaksikan Deputi In Chief & Chairman INFOBANK Media Group, Karnoto Mohammad dan President Director Marketing Research Indonesia, Harry Puspito.

Bank Kalsel yang turut serta mendampingi pada kegiatan ini seperti Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan; Kepala Divisi Jaringan & Pelayanan Cabang; Kepala Bank Kalsel Cabang Jakarta; dan Perwakilan Divisi Operasional, Perwakilan Bagian Kualitas Pelayanan Cabang serta khususnya Best Frontliner Periode 2023-2024 bertempat di Bali Room Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jalan MH. Thamrin No. 1, Jakarta Pusat pada 2 Juli 2024 kemarin.

Dilain waktu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan yang telah diraih, ini merupakan anugerah yang memang membuahkan hasil dari perjuangan seluruh Insan Bank Kalsel.

“Saya ucapkan terima kasih kepada MRI atas kepercayaan yang telah diberikan melalui penghargaan yang telah kami dapatkan pada kegiatan tersebut. Saya juga mengapresiasi kepada seluruh Insan Bank Kalsel, khususnya Frontliner seperti Customer Service, Teller dan Satpam sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan perbankan maupun kenyamanan pada saat nasabah datang ke
Kantor Cabang Bank Kalsel, sehingga tahun ini bisa mendapatkan hasil yang terbaik” ucap Fachrudin.

Sebagai informasi, Acara ini juga dihadiri oleh Bank Umum Konvensional & Syariah, Unit Usaha Syariah Perbankan, Bank Pembangunan Daerah, Bank Digital, Akademisi, Media Massa. [adv/riv]

Sebarkan
Continue Reading

Kalsel

Banjarmasin15 jam ago

FJPI Kalsel Gandeng Bank Kalsel, Jurnalis Perempuan Didorong Kawal Pencegahan Karhutla

BalainNews.com, BANJARMASIN Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kalimantan Selatan menggandeng Bank Kalsel menggelar Silaturahmi dan Diskusi Reflektif bertema Perempuan dan...

Banjarmasin24 jam ago

Prof Dr Ahmad Yunani: Korupsi Diberantas, Aset Dikembalikan, Hak Rakyat Dilindungi, Demokrasi Tetap Bermartabat

BalainNews.com, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada 27 Agustus 2026 mengeluarkan Surat Komitmen Penyelesaian Pembentukan RUU Tentang Perampasan...

Banjarmasin2 hari ago

Bank Kalsel Syariah Rilis Rincian Bagi Hasil Nasabah Periode Juli 2026

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel Syariah kembali merilis rincian tingkat bagi hasil (nisbah) dan Return on Investment (ROI) terbaru bagi...

Banjarmasin2 hari ago

Sekdaprov Buka Festival Mini Soccer Open Tournament Gubernur Cup 2026 Antar SKPD Pemprov Kalsel

BalainNews.com, BANJARMASIN – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin mewakili Gubernur Kalsel membuka kegiatan Festival Mini Soccer Open...

Banjarmasin3 hari ago

Sekda Kalsel Buka Forum Pengembangan Perumahan Baru, Dorong Akses Hunian Terjangkau bagi MBR

BalainNews.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, HM Syarifuddin membuka secara resmi membuka Forum...

Banjarmasin3 hari ago

Perluas Layanan, Bank Kalsel Resmi Membuka KCP Halong Kabupaten Balangan

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel terus memperluas jaringan pelayanan perbankan untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat. Mulai Rabu (26/8/2026), Bank...

Banjarbaru4 hari ago

Antisipasi Siklus Kebakaran Berulang, Gubernur H Muhidin Tekankan Pembangunan Sistem Air hingga Penyiapan Peralatan

BalainNews.com, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pemerintah pusat, TNI-Polri dan instansi terkait mulai mengarahkan penanganan kebakaran hutan dan...

Banjarmasin4 hari ago

Semarak Harjad Kabupaten Banjar ke 76 Dapatkan Voucher Belanja dari Bank Kalsel

BalainNews.com, BANJARMASIN – Semarak Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Banjar ke-76 bersama Bank Kalsel, “Banjar Ditata, Banjar Dijaga” Mari meriahkan momen...

Banjarmasin4 hari ago

Bank Kalsel Dukung Turnamen Tenis Meja Terbuka ke 6 DPRD Kalsel

BalainNews.com, BANJARMASIN – Ketua Pelaksana Turnamen Tenis Meja Terbuka Ke-6 DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, Ipik Gandamana, menyampaikan apresiasi...

Banjarmasin5 hari ago

Gubernur H Muhidin Pimpin Tim Penanganan Karhutla, Susun Skenario Penanganan Lebih Maksimal dan Efektif

BalainNews.com, BANJARMASIN – Upaya percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan terus dimaksimalkan dengan berbagai strategi...

Populer