Kalsel
Penanganan Masalah Kejiwaan, Acil Odah Dorong Kalsel Bebas Pasung
BalainNews.com, GAMBUT – Dalam penanganan masalah kejiwaan, stigma terhadap instansi yang melayani kejiwaan seperti Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum juga terhadap mereka yang memiliki masalah kejiwaan menjadi perhatian Hj. Raudatul Jannah atau yang akrab disapa Acil Odah.
Hal tersebut disampaikan Acil Odah sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel saat mewakili Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) RSJ Sambang Lihum di Aula Trias RSJ Sambang Lihum pada Sabtu (18/5).
Forum Konsultasi Publik RSJ Sambang Lihum ini sendiri mrupakan pelaksanaan dari amanat tentang layanan publik yang berkewajiban untuk melaksanan Forum Konsultasi Publik yang tertuang dalam UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Permen PAN RB Nomor 17 Tahun 2017 dan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013.
Dijelaskan Acil Odah, stigma penting untuk kita hilangkan, karena mereka yang memiliki masalah kejiwaan juga memiliki hak yang sama untuk menjalani kehidupan.
“Kita perlu mendukung mereka, jangan sampai stigma itu terus melekat kepada mereka, ini akan mempersulit kehidupa maupun penyembuhan,” sampainya.
Selain itu, Acil Odah juga terus mendorong agar Kalsel bebas dari pasung. Mereka yang memiliki masalah kejiwaan sebut Acil Odah, pasti ada sebabnya, maka dari itu harus ditangani dengan baik dan tepat.
“Kita terus mendorong agar Kalsel bebas dari pasung, bahkan nol kasus,” harapnya.
Acil Odah berharap, melalui forum Konsultasi Publik ini, para pihak terkait maupun stakeholders dapat berpartisi aktif, sehingga kita dapat bersama-sama mewjudkan layanan yang prima bagi masyarakat.
“Jadi, forum ini merupakan wahana bagi kita semua, untuk menerima masukan, saran, sehingga kita dapat melakukan evalaui maupun perencanaan program yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Sementara Plt. Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yudi Riswandi Nora mengatakan untuk mewujudkan Kalsel bebas pasung, pihak sudha memiliki layanan keliling yang disebut Saliling atau Sambang Lihum keliling.
“SALILING adalah layanan unggulan dan bentuk inovasi dari pelayanan RSJ Sambang Lihum, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung pelayanan yang kami berikan,” ungkapnya.
Yudi berharap, melalui forum ini juga dapat tercapai kesamaan persepsi, sehingga dapat saling bersinergi dalam memberikan layanan kejiwaan.
“Jadi harapannya, ada saling sinergi antara Pemprov Kalsel dalam hal ini RSJ Sambang Lihum dengan Pemerintah Kabupaten/Kota,” harapnya.
Lebih lanjut Yudi menyampiakan, pelaksanaan forum konsultasi publik dimaksudkan untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan, dengan tujuan untuk menghimpun aspirasi atau harapan para pemangku kepentingan, termasuk masyarakat demi terwujudnya peningkatan layanan.
FKP RSJ Sambang Lihum selain diikuti pegawai rumah sakit tersebut, juga hadir
Perwakilan BNN Provinsi Kalsel, Perwakilan BPJS Provinsi Kalsel. Selain dilaksanakan secara luring juga dilaksanakan secara daring.[riv/rny/adpim]
Banjarmasin
Bootcamp Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan
BalainNews.com, BANJARMASIN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Kalsel menggelar Bootcamp Duta Aksel 2026 untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan sekaligus membekali generasi muda agar mampu mengedukasi masyarakat dan mencegah kejahatan keuangan digital.
Kegiatan bertema Learn, Create, Impact ini berlangsung pada 22–24 Oktober 2026 di Swiss-Belhotel Banjarmasin. Pesertanya merupakan perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan yang dipersiapkan menjadi Duta Akselerasi dan Inklusi Keuangan (Aksel) Banua.
Kepala Perwakilan OJK Kalimantan Selatan yang diwakili Andi Rahman, mengatakan perkembangan teknologi memberikan kemudahan dalam bertransaksi keuangan. Namun, masyarakat juga menghadapi risiko kejahatan digital, gangguan transaksi, hingga penawaran investasi ilegal.
Karena itu, OJK menginisiasi Program Penggerak Inklusi Keuangan Indonesia (PPIKI) dengan melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan. Mereka diharapkan tidak hanya memahami pengelolaan keuangan pribadi, tetapi juga mampu menyebarluaskan edukasi kepada teman sebaya, keluarga, sekolah, dan masyarakat.
“Generasi muda harus mampu menjadi penggerak edukasi sekaligus membantu melindungi masyarakat dari berbagai potensi penipuan dan kejahatan keuangan,” ujarnya.
Andi berharap peserta memanfaatkan pelatihan untuk memperdalam pengetahuan tentang produk dan layanan jasa keuangan, memahami risikonya, serta menyampaikan informasi secara kreatif dan tepat sasaran.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperkuat program literasi dan inklusi keuangan di Banua.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel yang diwakili Direktur Iwan mengatakan, keterlibatan Bank Kalsel merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan pemahaman keuangan, khususnya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, para Duta Aksel perlu dibekali kemampuan komunikasi dan kreativitas agar dapat menyampaikan edukasi melalui berbagai saluran, termasuk media sosial.
“Kami mendorong para Duta Aksel memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi yang positif dan bertanggung jawab. Pastikan informasi yang disampaikan akurat, bermanfaat, dan sesuai ketentuan,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan duta literasi keuangan tidak hanya diukur dari jumlah konten yang diproduksi, tetapi juga dari kualitas informasi dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Melalui program tersebut, Bank Kalsel berharap masyarakat semakin mengenal layanan perbankan, lebih percaya terhadap layanan keuangan resmi, serta bijak dalam mengambil keputusan finansial.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan SMA, Dedi Hidayat, mengapresiasi pelaksanaan bootcamp tersebut. Ia menilai kegiatan ini dapat mendukung pendidikan karakter dan kecakapan hidup peserta didik.
Menurut Dedi, pemahaman literasi keuangan perlu ditanamkan sejak dini, mulai dari membedakan kebutuhan dan keinginan, membiasakan menabung, hingga merencanakan keuangan sesuai kemampuan. Generasi muda juga harus kritis terhadap tawaran keuntungan besar, memeriksa legalitas produk keuangan, serta menjaga kerahasiaan data pribadi, PIN, dan kode OTP.
“Kami bangga karena sejumlah peserta didik dari sekolah di Kalimantan Selatan terpilih menjadi Duta Literasi Keuangan. Mudah-mudahan mereka berperan aktif menyebarluaskan edukasi dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Dedi menambahkan, sinergi antara OJK, Bank Kalsel, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat agar edukasi keuangan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Melalui Bootcamp Duta Aksel 2026, ketiga pihak berharap lahir generasi muda yang cakap mengelola keuangan, bertanggung jawab dalam menggunakan layanan digital, serta mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penipuan dan berbagai risiko di sektor jasa keuangan. [adv/riv]
SebarkanEkonomi
Pemkab Tanbu Bekerja Sama dengan Bank Kalsel Siapkan Program Aksi Kredit Tanpa Bunga Bagi Pelaku Usaha Mikro
BalainNews.com, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu (Tanbu) tengah menyiapkan program Aksi Kredit Tanpa Bunga untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro.
Program yang diinisiasi Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif ini memberikan bantuan subsidi bunga kredit sebesar 0 persen guna meringankan beban pembiayaan dan membantu pengembangan usaha masyarakat.
Melalui program Kredit BPD Peduli yang bekerja sama dengan Bank Kalsel, pelaku usaha mikro dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp5 juta hingga Rp100 juta.
Besaran pinjaman disesuaikan dengan kualifikasi usaha calon debitur, dengan jangka waktu pengembalian satu hingga tiga tahun.
Dalam skema ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memberikan bantuan sebesar bunga kredit yang harus dibayarkan penerima secara berkala.
Subsidi tersebut diharapkan dapat mengurangi beban pembiayaan sehingga pelaku usaha dapat memanfaatkan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan modal kerja maupun investasi usaha.
Program ini menargetkan sekitar 150 hingga 300 pelaku usaha mikro di Kabupaten Tanah Bumbu. Jumlah penerima manfaat dapat menyesuaikan dengan besaran plafon pinjaman yang diberikan. Semakin kecil rata-rata plafon pinjaman, semakin banyak pelaku usaha yang berpotensi menerima manfaat subsidi bunga.
Di bawah kepemimpinan Bupati Andi Rudi Latif, Pemkab Tanah Bumbu turut mengupayakan penguatan usaha mikro melalui dukungan permodalan yang lebih terjangkau.
Program ini diharapkan membantu pelaku usaha mempertahankan keberlangsungan usahanya sekaligus membuka kesempatan untuk mengembangkan kegiatan usaha.
“Harapannya, program ini tidak hanya membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya, tetapi juga menjaga lapangan kerja yang sudah ada dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat,” ujar Andi Rudi Latif beberapa waktu lalu.
Program ini menyasar pelaku usaha mikro berusia 21–65 tahun atau yang sudah menikah. Calon penerima harus menjalankan usaha di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, memiliki KTP daerah, mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS), serta telah menjalankan usaha minimal satu tahun. Calon penerima juga tidak sedang menerima kredit usaha secara bersamaan dan tidak sedang menjadi debitur bermasalah selama enam bulan terakhir.
Untuk mengajukan permohonan, calon penerima perlu menyiapkan fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga atau akta kelahiran bagi yang sudah menikah, fotokopi NIB, pasfoto pemohon, serta fotokopi bukti kepemilikan agunan berupa Sertifikat Hak Milik (SHM), Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).
Pemohon juga perlu memenuhi persyaratan administrasi lainnya sesuai ketentuan bank.
Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diperoleh melalui Bank Kalsel Cabang Batulicin serta kantor cabang pembantu di Gunung Tinggi, Pagatan, Angsana, dan Satui.
Calon penerima juga dapat menghubungi Bidang Koperasi dan Usaha Mikro pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanah Bumbu.
Melalui program Aksi Kredit Tanpa Bunga, Pemkab Tanah Bumbu berharap pelaku usaha mikro dapat mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian daerah. [adv/riv]
SebarkanBanjarmasin
UPZ Bank Kalsel Ucapkan Selamat Kepada BAZNAS Raih Prestasi Provinsi Terbaik
BalainNews.com, BANJARMASIN – UPZ Bank Kalsel mengucapkan selamat dam sukses kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang meraih prestasi sebagai BAZNAS Provinsi Terbaik pada Grand BAZNAS Award 2026.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen, dedikasi, dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat serta upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Semoga prestasi ini semakin memperkuat semangat dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah serta terus menghadirkan program-program yang produktif, amanah, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.
UPZ Bank Kalsel berharap, pencapaian luar biasa ini semoga BAZNAS Kalsel semakin maju, terpercaya dan terus menebar kebermanfaatan.
Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv/riv]
Rekening Zakat, Infak dan Sedekah : Bank Kalsel Syariah 6500844928 (Zakat) 6500846214 (Infak dan sedekah) A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel
Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153.
SebarkanFashion
Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show Meriah, Hadirkan UMKM HSS
BalainNews.com, KANDANGAN – Kegiatan Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show berlangsung meriah di Aula Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS). Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Hulu Sungai Selatan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para peserta, tidak hanya dari Kota Kandangan, tetapi juga dari berbagai daerah di luar Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Acara ini tidak hanya menampilkan peragaan busana berbahan kain sasirangan sebagai warisan budaya khas Kalimantan Selatan, tetapi juga menghadirkan beragam produk kuliner dan produk UMKM lokal Hulu Sungai Selatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh semangat untuk mengembangkan ekonomi kreatif, memperluas pemasaran produk UMKM, serta mendorong pelaku usaha lokal agar terus berinovasi dan berkembang.
Ditengah kondisi kemarau panjang yang disertai kabut asap, kegiatan ini menjadi salah satu wadah untuk menjaga semangat para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM agar tetap produktif serta mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show diharapkan menjadi sarana promosi budaya, kreativitas, dan potensi usaha lokal, sekaligus memperkenalkan kekayaan kain sasirangan serta produk unggulan Hulu Sungai Selatan kepada masyarakat luas. (Indra/BN)
SebarkanBanjarmasin
Bank Kalsel Dukung Konsolidasi Delapan BPR Milik Pemkab di Kalsel
BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel siap mendukung konsolidasi delapan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Kalimantan Selatan (Kalsel). Dukungan tersebut meliputi penyediaan fasilitas kantor pusat di Banjarmasin hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) untuk memperkuat kelembagaan dan memperluas akses pembiayaan masyarakat.Cari Peta Wilayah
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan hal itu seusai penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) konsolidasi BPR milik pemerintah daerah se-Kalsel di Hotel Galaxy, Banjarmasin, Selasa (13/10/2026) malam.
Delapan BPR yang akan dikonsolidasikan berasal dari Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Barito Kuala, Tapin, Kotabaru, dan Tanah Laut.Kelola Kas Bisnis
Fachrudin mengatakan, rencana penggabungan tersebut telah dibahas sekitar dua tahun terakhir dan kini dimatangkan bersama Pemerintah Provinsi Kalsel serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Menurutnya, konsolidasi diharapkan membuat kelembagaan BPR lebih sehat, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat koordinasi bisnis sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.Baca Berita Lokal
Sebagai dukungan konkret, Bank Kalsel siap memfasilitasi kebutuhan kantor pusat BPR hasil konsolidasi di Banjarmasin. Penguatan kapasitas komisaris, direksi, dan pegawai juga akan didukung melalui program pelatihan di Aksel University.
Fachrudin menegaskan, penggabungan kelembagaan tidak berarti menghapus program pembiayaan yang telah berjalan di masing-masing daerah. Program tersebut tetap dapat disesuaikan dengan visi dan misi kepala daerah serta kebutuhan masyarakat, termasuk pembiayaan berbunga nol persen bagi pelaku usaha.
Proses konsolidasi ditargetkan memasuki tahap pelaksanaan pada April 2027. Penyusunan format kelembagaan dan mekanisme penggabungan akan dilakukan sesuai ketentuan OJK agar transisi berjalan tertib tanpa mengganggu keberlangsungan operasional.
Sementara itu, Gubernur Kalsel, H. Muhidin, mengatakan konsolidasi delapan BPR bertujuan memperkuat layanan permodalan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Buka Tabungan
Dengan pusat operasional di Banjarmasin dan jaringan kantor di kabupaten, BPR hasil konsolidasi diharapkan mampu memberikan layanan pembiayaan yang lebih terkoordinasi, sekaligus tetap mengakomodasi kebutuhan masing-masing daerah.
Fachrudin berharap konsolidasi ini membuka peluang sinergi yang saling menguntungkan antara BPR dan Bank Kalsel. Pembagian peran bisnis yang jelas dinilai penting agar kedua lembaga dapat saling melengkapi dalam memperluas akses layanan keuangan dan pembiayaan produktif bagi masyarakat Banua. [adv/riv]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle3 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Daerah2 tahun agoDayat El, Anak Muda Dari Banua Resmi Dilantik Jadi Anggota DPD RI
-
Banjarmasin3 tahun agoLomba Nyanyi antar Wartawan Bersama SMSI Kalsel
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali

