Laung Kuning Banjar DPC HSS Gelar Pagelaran Seni Budaya Banjar dan Milad ke-4, Hadirkan Maturi Dahar/ Selamatan Pusaka - BalainNews.com
Connect with us

Budaya

Laung Kuning Banjar DPC HSS Gelar Pagelaran Seni Budaya Banjar dan Milad ke-4, Hadirkan Maturi Dahar/ Selamatan Pusaka

Published

on

Laung Kuning Banjar DPC HSS Gelar Pagelaran Seni Budaya banjar dan Milad ke-4, Hadirkan Maturi Dahar/ Selamatan Pusaka. (Foto/Indra/BN)

BalainNews.com, KANDANGAN – Laung Kuning Banjar (LKB) DPC Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menggelar Pagelaran Seni Budaya Banjar sekaligus memperingati Milad ke-4 organisasi tersebut. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Desa Durian Rabung, Kecamatan Padang Batung, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri Camat Padang Batung, perwakilan Polsek Padang Batung yang diwakili anggota kepolisian, jajaran Laung Kuning Banjar se-Banua Enam, pengurus LKB DPP, pembina Guru Rusli/Guru Alus, serta perwakilan LKB DPC Banjarmasin dan LKB DPC Sampit.

Pada peringatan tahun ini, LKB DPC HSS menghadirkan rangkaian kegiatan yang berbeda dari tahun sebelumnya. Selain menampilkan musik panting, seni bela diri tradisional Bakuntau, dan Madihin, acara tersebut juga menghadirkan Maturi Dahar atau Selamatan Pusaka sebagai bagian dari upaya menjaga dan melestarikan warisan adat serta budaya Banjar.

Ketua LKB DPC HSS, Indra Maulana, menyampaikan bahwa peringatan Milad ke-4 menjadi momen luar biasa bagi organisasi, terutama dalam mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta mengenalkan nilai-nilai budaya Banjar kepada masyarakat.

“Milad ke-4 tahun ini menjadi momen yang luar biasa. Kami dapat menghimpun lebih dari 300 pusaka, baik pusaka peninggalan leluhur maupun pusaka yang lebih baru,” ungkap Indra Maulana.

Ia menambahkan, kegiatan Maturi Dahar atau Selamatan Pusaka bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan pemahaman bahwa pelestarian adat dan budaya harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya terkait senjata tajam dan pusaka.

Menurutnya, kecintaan terhadap warisan leluhur perlu diwujudkan melalui sikap bertanggung jawab, dengan tetap menghormati hukum dan menjaga ketertiban di tengah masyarakat.

Indra Maulana juga mengimbau seluruh anggota Laung Kuning Banjar dan masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan serta kondusivitas daerah.

“Melestarikan budaya adalah tanggung jawab bersama. Namun, kita juga harus selalu menjaga kekondusifan banua agar kehidupan masyarakat tetap aman, damai, dan harmonis,” pesannya.

Melalui pagelaran seni budaya dan peringatan Milad ke-4 ini, Laung Kuning Banjar DPC HSS berharap semangat Rakat Badingsanak terus terjaga, sekaligus memperkuat komitmen untuk melestarikan seni, adat, dan budaya Banjar sebagai warisan leluhur bagi generasi masa depan.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan organisasi, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta keharmonisan di Banua.

Rakat Badingsanak, warisan leluhur untuk generasi masa depan. (Indra/BN)

Sebarkan

Budaya

Laung Kuning Banjar DPC HSS Bertolak ke Samarinda Hadiri Aruh Ganal Budaya Banjar

Published

on

Jajaran Laung Kuning Banjar (LKB) DPC Hulu Sungai Selatan (HSS) berangkat menuju Samarinda, Kalimantan Timur. (Foto : LB)

BalainNews.com, KANDANGAN – Jajaran Laung Kuning Banjar (LKB) DPC Hulu Sungai Selatan (HSS) berangkat menuju Samarinda, Kalimantan Timur, untuk menghadiri kegiatan Aruh Ganal Budaya Banjar yang dijadwalkan berlangsung pada 30 hingga 31 Mei 2026.
Keberangkatan rombongan dilakukan pada Jumat, 29 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WITA.

Sebanyak 13 orang anggota LKB DPC HSS mengikuti perjalanan tersebut dengan menggunakan satu unit mobil Hiace warna putih.

Rombongan memulai perjalanan dari kawasan Muhara Gambah, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Ketua LKB HSS, Indra Maulana, mengatakan bahwa keberangkatan ini merupakan bentuk partisipasi pihaknya dalam mendukung pelestarian budaya Banjar di Kalimantan.

Menurutnya, kegiatan Aruh Ganal menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antarwarga Banjar dari berbagai daerah.

Ia menjelaskan, rombongan telah melakukan berbagai persiapan sebelum berangkat, termasuk pengecekan anggota dan perlengkapan perjalanan. Hal tersebut dilakukan agar perjalanan menuju Samarinda dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar.

Kegiatan Aruh Ganal Budaya Banjar sendiri diketahui menjadi agenda budaya tahunan yang mempertemukan komunitas Banjar dari sejumlah wilayah di Kalimantan.

Dalam acara tersebut akan digelar berbagai kegiatan budaya, silaturahmi, serta pelestarian adat Banjar.

Selama perjalanan, rombongan LKB DPC HSS diperkirakan menempuh perjalanan darat dan laut menuju Samarinda.

Meski demikian, para peserta tetap antusias untuk menghadiri rangkaian kegiatan budaya yang dinilai penting dalam menjaga warisan tradisi Banjar.

Dengan keberangkatan tersebut, LKB DPC HSS berharap dapat terus memperkenalkan serta melestarikan budaya Banjar kepada masyarakat luas.

Selain itu, keikutsertaan mereka diharapkan mampu membawa nama baik Hulu Sungai Selatan dalam kegiatan budaya tingkat regional di Kalimantan Timur. [riv/nrl]

Sebarkan
Continue Reading

Budaya

Gubernur H. Muhidin Didampingi Hj. Fathul Jannah Resmikan Dermaga Pasar Terapung di Taman Mini Indonesia Indah

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah menghadiri sekaligus meresmikan Dermaga Pasar Terapung Air Tawar di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. (Foto : M. Alfian/ Biro Adpim)

BalainNews.com, JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah menghadiri sekaligus meresmikan Dermaga Pasar Terapung Air Tawar di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita di dermaga, Sabtu (11/4/2026).

Peresmian Dermaga Pasar Terapung di TMII tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam melestarikan warisan budaya daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan pariwisata Banua ke tingkat nasional, yang peresmiannya ini dihadiri oleh didampingi Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi di Kementerian Kebudayaan RI, Restu Gunawan, Dirjen Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar bersama Bupati/Walikota se Kalsel, Forkopimda Kalsel serta Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin.

Pada penandatangan prasasti, Gubernur H. Muhidin didampingi pimpinan Forkopimda Kalsel antara lain Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, Kajati Kalsel Tiyas Widiarto, S.H., M.H, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Kepala BIN Kalsel Brigjen Pol.Sentot Adi Dharmawan, S.I.K., M.H. Kepala BNN Brigjen Pol. Asep Taufik, S.I.K, Danlanal Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla serta Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin.

Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan Dengan diresmikannya dermaga pasar terapung ini, Pemprov Kalsel mencapai kemajuan yang luar biasa disektor pariwisata, dan sekaligus menghadirkan budaya banua Kalsel, dalam deretan kebudayaan nasional di TMII.

“Melalui kehadiran dermaga ini, kita berharap masyarakat dari berbagai daerah, dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya sungai Kalimantan Selatan. sekaligus memperkuat posisi Kalsel sebagai salah satu simpul penting warisan budaya sungai di indonesia,” ucap Gubernur H. Muhidin.

Budaya pasar terapung disampaikan gubernur, adalah tradisi yang telah berlangsung sejak masa kesultanan banjar, ketika sungai menjadi jalur utama transportasi, interaksi sosial, serta aktivitas perdagangan masyarakat. dan hingga saat ini, tradisi tersebut masih dapat di saksikan secara langsung, di kawasan wisata budaya pasar terapung Lok Baintan, yang telah menjadi salah satu ikon pariwisata Kalsel.

“Di dermaga pasar terapung ini, kita menegaskan bahwa pasar terapung sebagai warisan budaya urang banjar tetap ada dan masih bisa dinikmati, dan di kawasan TMII ini, kita menghadirkan gambaran budaya sungai, kepada masyarakat Indonesia, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional,” tambah Gubernur Kalsel, H. Muhidin.

Gubernur H. Muhidin berharap, keberadaan dermaga pasar terapung ini, mampu menarik minat masyarakat, yang berkunjung ke taman mini indonesia indah, untuk mengenal lebih jauh tentang Kalsel.

“Bahkan kami harapkan masyarakat tertarik untuk berkunjung langsung ke Kalsel dan merasakan pengalaman kehidupan masyarakat sungai yang masih lestari,” harap Gubernur H. Muhidin.

Gubernur juga mengajak Bupati/Wali Kota se Kalsel dan seluruh Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel agar meramaikan Pasar Terapung di TMII ini dengan menggelar berbagai acara di lokasi tersebut.

“Saya mengajak, ayo kita bersama-sama kita meramaikan pasar terapung ini, dengan menggelar acara setiap pekannya, bisa diisi dengan kesenian, atau acara apapun yang bermuatan lokal daerah. Sehingga budaya kita Kalsel dapat semakin dikenal oleh masyarakat di Jakarta,” ajak Gubernur H. Muhidin

Sementara itu, apresiasi datang dari Kementerian Kebudayaan RI, seperti yang disampaikan Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi di Kementerian Kebudayaan RI, Restu Gunawan.

“Ini adalah satu contoh bagaimana pengembangan dan pemanfaatan budaya itu ada di Kalimantan Selatan. Kita berharap, ke depan ada warisan budaya tak benda Kalsel yang bisa diusulkan ke UNESCO,” harap Restu Gunawan.

Usai meresmikan dermaga ini, Gubernur H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah, berkesempatan membeli buah-buah dan kue yang dijual oleh “Acil wan Paman” (red; sebutan pedagang dalam jukung/perahu di pasar terapung).

Bukan hanya itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin yang juga sebagai Ketua Dekranasda Kalsel menyempatkan pula mengunjungi stand-stand UMKM dan Dekranasda yang dihadirkan di TMII, Jakarta.

Untuk diketahui, kegiatan ini mengusung tema “Pesona Pasar Terapung, Lestarikan Budaya, Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan, dan Perkuat Hilirisasi Industri Kreatif Banua.”

Selain itu, pembangunan Dermaga Pasar Terapung di TMII didukung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Kalsel sebagai wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan dunia perbankan dalam mendukung pembangunan sektor budaya dan pariwisata.

Selain prosesi peresmian, kegiatan turut diramaikan dengan berbagai rangkaian acara budaya seperti pertunjukan seni tradisional Banjar, simulasi Pasar Terapung di area anjungan, pameran produk unggulan UMKM, kuliner khas Banua yang kerap dikenal “mawarung”, pameran kerajinan, fashion show Wastra Banua, hingga pemutaran Silent Cinema.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap melalui kegiatan ini budaya lokal dapat terus lestari, dikenal lebih luas, serta mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan industri kreatif di Banua. [adv/riv/Rin/Adpim]

Sebarkan
Continue Reading

Budaya

Arak-arakan Loksinaga, Sirintik Siribut dan Halilipan Meriahkan Malam Ramadhan di Kandangan

Published

on

Loksinaga, Sirintik Siribut dan Halilipan Meriahkan Malam Ramadhan di Kandangan. (Foto/Indra/BN)

BalainNews.com, KANDANGAN – Jum’at Malam (13/03/2026) di bulan suci Ramadhan terasa berbeda dari malam biasanya. Suasana Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dipenuhi antusias masyarakat untuk menyaksikan arak-arakan budaya yang menjadi warisan turun-temurun masyarakat Banjar.

Kegiatan ini kembali menghadirkan berbagai replika budaya khas seperti Loksinaga (naga panjang), naga sepasang Sirintik Siribut, serta Halilipan yang menjadi simbol peninggalan budaya orang bahari (orang tua zaman dahulu). Kehadiran pertunjukan tersebut membuat suasana Ramadhan semakin semarak dan membawa kebahagiaan bagi warga yang memadati lokasi acara.

Arak-arakan yang berlangsung pada malam hari itu menampilkan naga-naga hias dengan lampu warna-warni, iringan musik tradisional, serta kendaraan hias yang menambah kemeriahan suasana.

Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, terlihat antusias mengabadikan momen tersebut dengan telepon genggam mereka.

Salah satu warga Kandangan mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga menjadi cara untuk menjaga tradisi agar tetap dikenal generasi muda.

Jurnalis BalainNews.com turut hadir langsung di lokasi untuk meliput jalannya acara arak-arakan budaya tersebut. Dari pantauan di lapangan, acara berlangsung dengan meriah, tertib, dan penuh kebersamaan, mencerminkan kuatnya nilai persatuan masyarakat Hulu Sungai Selatan dalam menjaga warisan budaya daerah.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat berharap tradisi budaya Loksinaga dan pertunjukan rakyat lainnya dapat terus dilestarikan dan menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan setiap bulan Ramadhan. (Indra/BN)

Sebarkan
Continue Reading

Budaya

Parang Bungkul Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

Published

on

Parang bungkul di tetapkan sebagai warisan Budaya takbenda Indonesia 2025. (Foto/Ist)

BalainNews.com, KANDANGAN – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan. Parang Bungkul, salah satu warisan budaya khas daerah HSS, resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Penetapan tersebut tertuang dalam Sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang dikeluarkan oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, tertanggal 15 Desember 2025 di Jakarta. Dengan pengakuan nasional ini, Parang Bungkul dinyatakan sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa yang harus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Parang Bungkul merupakan senjata tradisional khas masyarakat Hulu Sungai Selatan yang memiliki nilai sejarah, filosofi, serta kearifan lokal Banjar. Selain berfungsi sebagai alat tradisional, Parang Bungkul juga mencerminkan identitas budaya, keberanian, dan ketangguhan masyarakat setempat.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa penetapan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam melindungi dan mempromosikan warisan budaya lokal. Diharapkan, pengakuan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus melestarikan budaya daerah.

Dengan ditetapkannya Parang Bungkul sebagai WBTb Indonesia Tahun 2025, Kabupaten Hulu Sungai Selatan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam bidang pelestarian budaya, sekaligus memperkaya khazanah budaya Nusantara.[Indra/BN]

Sebarkan
Continue Reading

Budaya

Indra Maulana, Pemuda Banua yang Satukan Pelestarian Budaya dan Gerakan Ekonomi Lokal

Published

on

Indra Maulana, Ketua Laung Kuning Banjar DPC Hulu Sungai Selatan. (Foto : LK/Lutfie)

BalainNews.com, HULU SUNGAI SELATAN – Di tengah arus globalisasi yang kian deras, seorang pemuda asal Desa Gambah Dalam, Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan, tampil sebagai sosok inspiratif yang memadukan semangat pelestarian budaya dengan pemberdayaan ekonomi lokal. Ia adalah Indra Maulana, Ketua Laung Kuning Banjar DPC Hulu Sungai Selatan, sekaligus penggerak UMKM Kopi Rempah Ikma yang kini mulai dikenal luas di Kalimantan Selatan.

Siapa Indra Maulana?

Indra adalah pemuda Banua yang memiliki kepedulian tinggi terhadap warisan budaya leluhur. Sejak remaja, ia menekuni Kuntau Banjar, seni bela diri tradisional yang sarat nilai moral dan filosofi kehidupan. Dari pelatihan yang dijalaninya, Indra belajar makna keberanian, hormat, dan tanggung jawab—nilai-nilai yang kemudian ia terapkan dalam perjalanan hidup dan kepemimpinannya.

Apa yang dilakukannya?

Sebagai Ketua Laung Kuning Banjar DPC Hulu Sungai Selatan, Indra berperan aktif menjaga dan menghidupkan kembali tradisi serta adat Banjar. Organisasi yang dipimpinnya menjadi wadah anak muda untuk berkreasi, belajar seni tradisi, dan membangun rasa bangga terhadap identitas Banua. Di bawah arahannya, berbagai kegiatan pelatihan kuntau, diskusi budaya, serta pementasan seni rutin digelar untuk menanamkan semangat pelestarian di kalangan generasi muda.

Di mana dan kapan kiprahnya berkembang?

Gerakan budaya yang digagas Indra tumbuh di Hulu Sungai Selatan, terutama di sekitar Kandangan. Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas Laung Kuning Banjar kian dikenal karena konsistensinya menghadirkan ruang kreatif berbasis nilai-nilai lokal. Kegiatan mereka juga sering berkolaborasi dengan komunitas budaya dan lembaga pendidikan di tingkat kabupaten.

Mengapa ia memilih jalan budaya dan ekonomi sekaligus?

Menurut Indra, pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan kemandirian ekonomi. Baginya, budaya tidak hanya dijaga lewat simbol dan upacara, tetapi juga lewat karya nyata yang bisa menopang kehidupan masyarakat. “Budaya Banjar harus hidup di tengah masyarakat, bukan hanya di panggung pertunjukan,” ujarnya.

Bagaimana kontribusinya di bidang ekonomi?

Dari semangat itu, lahirlah UMKM Kopi Rempah Ikma, usaha rintisan Indra yang mengangkat kekayaan alam Kalimantan melalui perpaduan kopi dan rempah khas daerah—seperti jahe, kapulaga, jintan, kayu manis, dan lada hitam. Produk ini bukan hanya menghadirkan cita rasa unik, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar. Ia melibatkan petani lokal dan mengedukasi generasi muda tentang pentingnya inovasi berbasis potensi daerah.

Apa dampaknya bagi masyarakat?

Kiprah Indra Maulana kini menjadi inspirasi bagi banyak pemuda Banua. Melalui Laung Kuning Banjar, ia membangkitkan kebanggaan terhadap budaya sendiri. Melalui Kopi Rempah Ikma, ia menyalakan semangat wirausaha yang berakar pada kearifan lokal. Dua langkah ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dan kebangkitan ekonomi daerah dapat berjalan seiring, saling menguatkan, dan memberi harapan baru bagi masa depan Kalimantan Selatan. [riv/ltf]

Sebarkan
Continue Reading

Kalsel

Budaya30 detik ago

Laung Kuning Banjar DPC HSS Gelar Pagelaran Seni Budaya Banjar dan Milad ke-4, Hadirkan Maturi Dahar/ Selamatan Pusaka

BalainNews.com, KANDANGAN – Laung Kuning Banjar (LKB) DPC Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menggelar Pagelaran Seni Budaya Banjar sekaligus memperingati...

Banjarmasin2 hari ago

IBITEK Hidupkan Kembali Semangat Membaca Al-Qur’an bagi Mahasiswa Baru

BalainNews.com, BANJARMASIN – Memasuki dunia perguruan tinggi bukan hanya tentang mengejar prestasi akademik. Ada bekal lain yang juga penting untuk...

Banjarmasin6 hari ago

Bank Kalsel Rencana Dirikan Aksel University Komitmen Perkuat Pendidikan dan SDM

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel segera mendirikan Aksel University sebagai bagian dari komitmen memperkuat pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia,...

Banjarmasin6 hari ago

Musibah Tenggelamnya Kapal KM Virgo 8, Bank Kalsel Turut Sampaikan Belasungkawa

BalainNews.com, BANJARMASIN Musibah yang menimpa KM Virgo Transport 8 meninggalkan duka mendalam bagi korban, keluarga, dan masyarakat. Di tengah proses...

Banjarmasin1 minggu ago

Perkuat Penanganan Karhutla, Korem 101/Antasari Kembali Bagikan APD ke Personel TNI dan Relawan

BalainNews.com, BANJARMASIN Korem 101/Antasari kembali salurkan Alat Pelindung Diri (APD) bantuan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI disalurkan untuk memperkuat perlindungan bagi...

Banjarmasin1 minggu ago

Antusias Peserta Aksel Virtual Run 2026, Bank Kalsel Gelar Undian Doorprize Hadiah Rp30 Juta

BalainNews.com, BANJARMASIN Antusiasme peserta Aksel Virtual Run 2026: Reforestasi, memasuki tahap yang ditunggu-tunggu. Bank Kalsel akan menggelar pengundian doorprize dengan...

Banjarmasin1 minggu ago

Harjad ke 500 Tahun, Dirut Bank Kalsel Berharap Banjarmasin Semakin Maju

BalainNews.com, BANJARMASIN – Memasuki usia ke-500 tahun, Kota Banjarmasin diharapkan semakin maju dengan fondasi pembangunan yang semakin kuat. Berbagai dasar...

Banjarmasin2 minggu ago

Harjad Banjarmasin ke-500, Bank Kalsel Berikan Promo Ingin Jadi Agen Laku Pandai

BalainNews.com, BANJARMASIN – Semarak Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-500, Bank Kalsel memberikan promo menarik untuk masyarakat yang ingin menjadi agen...

Daerah2 minggu ago

Pemkab Tanbu Bersama Bank Kalsel Kolaborasi Luncurkan Bayar Pajak Daerah Melalui QRIS Dinamis

BalainNews.com, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersama Bank Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat kolaborasi perbankan dengan meluncurkan “Roll Out”...

Banjarmasin2 minggu ago

Bank Kalsel Buka Stand di Pasar Wadai Ramadan 2026 Perluas Transaksi Digital

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali ambil bagian dalam kemeriahan Pasar Wadai Ramadan 1447 H/2026 dengan membuka stand layanan perbankan...

Populer