Kalsel
Paman Birin dan Tim Turdes Menembus Batas Menikmati Indahnya Air Terjun Mandin Mangapan di Peramasan
BalainNews.com, BANJAR – Turun ke desa (turdes) Menembus Batas ke-10 selain menghampiri warga pelosok di seluruh kabupaten se-Kalsel dengan menyerahkan aneka bantuan, juga menikmati indahnya alam Kalimantan Selatan.
Selain melewati kawasan bukit gugusan karst di Mantewe Tanah Bumbu, rombongan turdes yang dipimpin Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin pun menyempatkan menikmati indahnya air terjun Mandin Mangapan yang terletak di Gunung Ambilatau, Desa Paramasan Atas, Kecamatan Peramasan, Kabupaten Banjar pada Rabu (3/7) sore
Setelah melalui perjalanan panjang dari Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, rasa lelah seolah terbayar lunas saat Paman Birin dan rombongan menapaki kaki di air terjun yang menjulang setinggi 30 meter lebih dan dikelilingi oleh hutan hujan tropis.
Keindahan alam yang memukau dan suasana yang menenangkan di air terjun ini mampu membius siapapun yang mengunjunginya.
Paman Birin menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam sembari mempromosikan pariwisata lokal agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Lebih dari sekadar relaksasi, kunjungan tersebut merupakan upaya nyata Paman Birin untuk mendorong pengembangan destinasi wisata di Kalsel.
“Keindahan alam seperti Mandin Mangapan ini harus kita jaga dan promosikan. Ini adalah aset berharga bagi daerah kita,” ujar Paman Birin.
Paman Birin meyakini bahwa dengan menjaga kelestarian alam dan mempromosikan pariwisata lokal, maka akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
“Wisatawan yang datang akan membelanjakan uangnya di sini, sehingga akan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tambah Paman Birin.
Di tengah momen beristirahat tersebut, Paman Birin tidak lupa untuk menyapa dan berdialog dengan masyarakat sekitar.
Keakraban dan kehangatan terpancar saat Paman Birin bercengkrama dengan warga. Beliau menanyakan kabar mereka, mendengarkan aspirasi dan keluh kesah mereka, serta berbagi cerita dan pengalamannya. Tak jarang, canda tawa mewarnai suasana dialog, membuat suasana semakin akrab dan hangat.
Pada kesempatan ini Paman Birin juga didampingi sejumlah kepala SKPD lingkup Kalsel. [riv/adpim]
SebarkanEntertainment
Casting Film Hikamat Digelar di Kandangan, 256 Peserta Disaring Jadi 50 Kandidat
KANDANGAN, BalainNews.com – Dunia perfilman Banua kembali bergeliat. Banua Production tengah mempersiapkan sebuah film lokal berjudul Hikamat yang mengusung nuansa horor mistis Kalimantan.
Proses casting film Hikamat dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Aula Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Kandangan. Casting berlangsung sejak pagi hingga sore hari.
Film Hikamat disutradarai Rahman Faris, yang akrab disapa Om Damank. Ia dikenal aktif dalam produksi video dan karya visual serta memiliki pengalaman dalam pembuatan video graphic.
Dalam proyek ini, Rahman Faris pemilik Banua Production menggarap filim Hikamat, film yang membawa atmosfer horor mistis dengan sentuhan cerita dan nuansa lokal Kalimantan.
Antusiasme masyarakat untuk terlibat dalam film tersebut cukup tinggi. Sebanyak 256 peserta tercatat mendaftarkan diri dari berbagai penjuru Kalimantan.
Namun, 256 peserta tersebut sebelumnya telah melalui proses seleksi secara online. Setelah dilakukan penyaringan, sekitar 50 peserta kemudian dinyatakan lolos dan mengikuti casting secara langsung atau offline di Kandangan.
“Sebanyak 256 peserta mendaftar dari berbagai penjuru Kalimantan. Semuanya sudah melalui seleksi online, sehingga untuk casting offline hari ini sekitar 50 peserta,” ujar Rahman Faris, Sutradara Hikamat.
Rahman Faris menambahkan, setelah tahapan casting selesai, proses produksi atau syuting film Hikamat direncanakan mulai dilaksanakan pada Oktober 2026.
Kehadiran Hikamat diharapkan menjadi warna baru dalam perkembangan perfilman Banua. Selain menghadirkan hiburan, film ini juga menjadi ruang bagi talenta lokal untuk berkarya sekaligus mengangkat atmosfer, cerita, dan kekayaan budaya Kalimantan ke layar lebar. (Indra/BN)
SebarkanBanjarbaru
Kontrak Media Pemprov Kalsel 2026 Kembali ke Biro Adpim, Anggaran 2027 Masih Dinamis
BalainNews.com, BANJARBARU — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) kembali menempatkan pengelolaan kontrak kerja sama media pada Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) pada 2026. Kebijakan tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya, ketika anggaran kontrak media berada di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalsel.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan silaturahmi antara Biro Adpim Pemprov Kalsel dengan sejumlah awak media yang menjalin kerja sama kontrak pada 2026.
Dalam pertemuan tersebut dijelaskan, perubahan pengelolaan anggaran kontrak media terjadi setelah adanya arahan Gubernur Kalsel. Sebelumnya, kontrak media berada di Biro Adpim, kemudian pada 2025 pengelolaannya berada di Kominfo, sebelum kembali ke Biro Adpim pada 2026.
“Sebelumnya kontrak media itu adanya di Biro Adpim. Kemudian pada 2025 kontrak media berada di Kominfo. Tahun 2026 kembali diserahkan ke Adpim atas arahan Pak Gubernur,” ujar Kepala Biro Adpim H Berkatullah dalam kegiatan tersebut.
Ia mengatakan, perpindahan pengelolaan tersebut bukan semata persoalan teknis, tetapi berkaitan dengan ketersediaan anggaran dan kebijakan pemerintah daerah.
Menurutnya, persoalan utama terjadi dalam perencanaan anggaran 2025 untuk pelaksanaan kontrak media pada 2026. Saat itu, anggaran kontrak media belum tersedia pada pos yang sebelumnya menangani kerja sama tersebut.
“Untuk 2026, perencanaannya dilakukan pada 2025. Saat itu anggarannya tidak ada. Sehingga pada akhir Desember 2025, atas arahan Pak Gubernur, anggaran tersebut disiapkan di Biro Adpim untuk kontrak media 2026,” jelasnya.
Kondisi tersebut, lanjutnya, membuat pengelolaan kontrak media 2026 akhirnya kembali berada di Biro Adpim.
Anggaran 2027 Sudah Disiapkan
Sementara itu, untuk tahun anggaran 2027, Biro Adpim menyatakan telah menyiapkan anggaran untuk kontrak kerja sama media.
Namun, posisi anggaran tersebut masih bersifat dinamis karena pembahasan dan pengesahan APBD 2027 belum selesai.
“Untuk 2027, anggaran kontrak media masih berada di Adpim sampai hari ini. Anggarannya sudah kami siapkan, tetapi masih dinamis karena anggaran 2027 belum disahkan,” katanya.
Ia memastikan, pemerintah daerah telah memasukkan kebutuhan anggaran tersebut dalam perencanaan. Namun, belum dapat dipastikan apakah pada tahap final pengelolaannya tetap berada di Biro Adpim atau kembali dialihkan kepada Kominfo.
“Apakah nanti pada finalnya diserahkan ke Kominfo atau tetap di Adpim, itu masih menunggu keputusan. Yang pasti anggarannya sudah ada dan sudah kami siapkan,” ujarnya.
Samakan Persepsi dengan Media
Pertemuan dengan media tersebut juga dimaksudkan untuk menyamakan persepsi mengenai mekanisme kerja sama kontrak media dengan Pemprov Kalsel.
Pihak Biro Adpim menilai komunikasi langsung penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai ketentuan maupun pelaksanaan kontrak.
“Kalau ada hal-hal yang ingin ditanyakan, silakan kita diskusikan. Namanya juga silaturahmi antara Biro Administrasi Pimpinan dan rekan-rekan media yang berkontrak di Biro Adpim,” katanya.
Ia juga membuka ruang komunikasi bagi media yang belum dapat menghadiri kegiatan tersebut. Pertanyaan maupun hal yang belum jelas terkait kontrak dapat disampaikan langsung melalui kantor, WhatsApp, maupun telepon.
“Kalau penjelasannya tidak cukup atau tidak memadai, takutnya terjadi miskomunikasi. Makanya kita undang hari ini untuk silaturahmi dan menyamakan persepsi mengenai kontrak media yang ada di Biro Adpim,” tambahnya.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan media terkait keberlanjutan kerja sama publikasi serta kepastian penganggaran pada tahun berikutnya.
Meski anggaran 2027 disebut telah disiapkan, keputusan akhir mengenai perangkat daerah yang akan menjadi pengelola kontrak media masih menunggu proses pengesahan dan kebijakan Pemprov Kalsel. [adv/riv]
SebarkanDaerah
Wabup Tabalong Resmikan Sentra Kas Mitra Utama Bank Kalsel
BalainNews.com, TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf meresmikan Sentra Kas Mitra Utama (SKMU) Bank Kalsel Cabang Tanjung, Jum’at (4/9).
Peresmian ini berlangsung di Lantai II Bank Kalsel Cabang Tanjung, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 54, Kecamatan Tanjung.
“Bank Kalsel ditunjuk oleh Bank Indonesia (BI) sebagai SKMU, jadi cabang Tanjug ini ada enam kabupaten yang bisa menukarkan uang dan transaksi,” ujar Wabup.
Ia juga mengungkapkan hal ini dikarenakan Bank Kalsel Cabang Tanjung termasuk kelasnya paling tinggi, kelas utama sebagai mitra dan mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.
“Kita berharap dengan adanya kolaborasi ini bisa mempermudah masyarakat, melayani masyarakat khususnya terkait perekonomian bukan hanya bentuk cash tapi juga digitalisasi,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar menyampaikan, pihaknya akan mencoba mendorong perekonomian di daerah khususnya Tabalong dan daerah sekitarnya.
Ia juga mengatakan dengan adanya SKMU ini nanti uang yang ada di masyarakat itu benar-benar layak edar dan tidak ada lagi uang lusuh, lecek, hingga sobek.
“Bahkan kita nanti mencoba mendeteksi uang palsu, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan layanan inilah nantinya,” tuturnya.
Menurutnya, pelayanan ini bukan hanya untuk masyarakat tapi juga kelada perbankan yamg ada di wilayah banua anam ini.
Terpisah, Kepala Perwakilan BI Kalsel, Haris Munandar mengapresiasi naiknya Bank Kalsel menjadi SKMU.
“Artinya hal ini menjadi pengakuan bahwa perekonomian dan jasa perbankan di kawasan Tabalong ini sudah maju dan menjadi tulang punggung ekonomi,” jelasnya.
“Kedepannya kita berharap SKMU ini lokomotif pendukung percepatan pembangunan bukan hanya Tabalong tapi di segitiga emas (Kalsel, Kalteng, Kaltim),” pungkasnya. [adv/riv]
SebarkanBanjarbaru
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor Terdampak
BalainNews.com, BANJARBARU – Penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor terdampak akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang tengah terjadi dan mengakibatkan penutupan operasional dalam waktu tertentu di Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK) pada hari ini, (06/09).
Terdapat sejumlah penerbangan yang terdampak dengan data sebagai berikut.
KEBERANGKATAN / DEPARTURE
1. GA533 | STD 07.00 WITA | BDJ-CGK
2. IU629 | STD 09.30 WITA | BDJ-CGK
3. GA535 | STD 10.20 WITA | BDJ-CGK
4. QG795 | STD 10.25 WITA | BDJ-SRG
5. IP617 | STD 10.55 WITA | BDJ-CGK
6. QG491 | STD 12.25 WITA | BDJ-CGK
7. IU627 | STD 13.20 WITA | BDJ-CGK
8. QG495 | STD 14.05 WITA | BDJ-SUB
KEDATANGAN / ARRIVAL
1. GA530 | STA 09.30 WITA | CGK-BDJ
2. QG480 | STA 09.55 WITA | SRG-BDJ
3. IP616 | STA 10.10 WITA | CGK-BDJ
4. QG490 | STA 11.55 WITA | CGK-BDJ
5. IU626 | STA 12.40 WITA | CGK-BDJ
6. QG794 | STA 13.35 WITA | SRG-BDJ
Seluruh penerbangan di atas dibatalkan untuk berangkat dan tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor dengan total penumpang terdampak sebanyak 1.187 penumpang keberangkatan dan 784 penumpang kedatangan.
”Informasi terkini yang kami dapatkan pagi ini, telah terbit NOTAM penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno Hatta hingga pukul 13.30 WIB/14.30 WITA, sehingga hal ini berdampak pada penerbangan dari dan ke tujuan CGK dan penerbangan dengan rute terkoneksi. Hingga saat ini kami masih terus menunggu perkembangan situasi”, terang Stephanus Millyas Wardana.
Akibat kondisi ini, Bandara Internasional Syamsudin Noor telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan seperti _parking stand_ untuk pesawat-pesawat yang terdampak dan memberikan _service recovery_ kepada para penumpang.
“Kami menyarankan para pengguna jasa untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya melalui informasi yang disampaikan oleh maskapai. Jika sudah berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor jangan ragu untuk menghubungi petugas dan mengikuti arahannya jika membutuhkan bantuan. Kami berterima kasih atas pengertian seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi selama kondisi ini berlangsung”, tutup Millyas. [riv/rls]
SebarkanBanjarmasin
Ombudsman Kalsel Luncurkan Buku 15/25 dan Buku Literasi Anti Maladministrasi
BalainNews.com, BANJARMASIN – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meluncurkan dua buku, yaitu buku bertajuk “15/25: Catatan Perjalanan Melayani dengan Hati, Ahli, Aksi” dan “Literasi Anti Maladministrasi”. Dalam kesempatan yang sama, Ombudsman Kalsel meluncurkan Aplikasi Monitoring Kerja Sama. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Perwakilan Ombudsman Kalsel, Kamis (3/9/2026).
Peluncuran ini dirangkai untuk memperingati dua momen penting: 15 tahun kehadiran Ombudsman Republik Indonesia (RI) di Kalsel dan 25 tahun kiprah Ombudsman RI di tingkat nasional. Kedua buku ini melengkapi 10 judul publikasi yang telah diterbitkan Ombudsman Kalsel sejak 2021 hingga 2025, termasuk Buku “15/25: Catatan Perjalanan Melayani dengan Hati, Ahli, Aksi” dan buku “Literasi Anti Maladministrasi” yang menjadi terbitan ke-9 dan ke-10. 10 buku dimaksud terdiri dari 6 buku reguler, 3 buku kompilasi dan 1 buku saku inspiratif, sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan beragam pengalaman, pemikiran, serta praktik pengawasan pelayanan publik.
Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra Tektona, yang hadir pada kegiatan peluncuran menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiasi aplikasi dan buku yang diterbitkan Ombudsman Kalsel. Harapannya akan meningkatkan budaya literasi di kalangan masyarakat terkait pelayanan publik dan maladministrasi. Juga semakin banyak yang mengetahui keberadaan Ombudsman RI serta memahami fungsi dan tugas yang diembannya. “Kami apresiasi para penulis yang sudah menyumbangkan tulisan dan pemikirannya. Kami meyakini hal ini akan membawa dampak positif dan memberi manfaat buat banyak pihak. Semoga insan Ombudsman lainnya di berbagai perwakilan makin banyak yang aktif menulis dan terdorong membuat buku seperti di Kalsel”, ujar Rahmadi.
Sementara itu, Anggota Ombudsman RI, Abdul Ghoffar, turut senang dan berbangga atas lahirnya karya berupa aplikasi dan dua buku oleh Ombudsman Kalsel. Menurutnya, ini merupakan bentuk inovasi dan dedikasi jajaran Ombudsman Kalsel dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan pelayanan publik secara optimal. “Selain kerja-kerja substantif pengawasan, Ombudsman perlu memainkan perannya dalam peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat maupun instansi pemerintah, salah satunya melalui penerbitan buku sebagai sumber pembelajaran. Jadi bisa berdampak terhadap perbaikan kualitas pelayanan publik”, tekan Ghoffar.
Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman, menjelaskan bahwa buku “15/25: Catatan Perjalanan Melayani dengan Hati, Ahli, Aksi” adalah buku kompilasi setebal 333 halaman yang menghimpun 38 esai dari sembilan sudut pandang, mulai dari pimpinan Ombudsman, kepala daerah, instansi vertikal, insan media, hingga warga pelapor. Sementara buku “Literasi Anti Maladministrasi” merupakan buku reguler yang menyajikan 82 tulisan setebal 381 halaman karya insan Ombudsman RI dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kedua buku ini disiapkan sebagai rujukan praktis bagi siapapun yang peduli pada perbaikan layanan publik, sehingga tidak perlu bingung mencari sumber inspirasi dan referensi. Buku dimaksud juga bentuk aktualisasi diri dan akuntabilitas kinerja yang menjangkau luas dan lama lintas generasi serta dapat menambah perbendaharaan buku pada pojok baca maupun perpustakaan di tingkat daerah dan nasional,” jelas Hadi.
Selain meluncurkan dua buku, Ombudsman Kalsel merilis pula Aplikasi Monitoring Kerja Sama yang dilengkapi dengan Modul Operasional. Aplikasi tersebut diarahkan untuk membantu dokumentasi dan pengelolaan berbagai Nota Kesepahaman (MOU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara digital agar bisa terpantau isi, waktu dan tindaklanjutnya. Aplikasi ini menjadi sistem digital ketiga yang dikembangkan Ombudsman Kalsel setelah Aplikasi Monitoring Renja dan Buku Tamu Digital, yang telah berjalan dengan baik sampai dengan sekarang. [riv/jun]
Sebarkan-
Nasional3 tahun agoMajelis Ulama Indonesia Dan Masyarakat Spiritual Indonesia
-
Lifestyle3 tahun agoGeliat Kehidupan Malam Jakarta
-
Internasional3 tahun agoKTT Perdamaian Dunia HWPL Di Korea Selatan Turut Di Hadiri Ketua SMSI Kalsel
-
Banjarmasin2 tahun agoTidak Ada Yang Lebih Penting Daripada Air, Qum Water Solusi Kesehatan Masa Kini
-
Daerah3 tahun agoPolres Batola Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penjualan Obat Bebas Terbatas
-
Banjarmasin2 tahun agoOrang Tua Wajib Tahu ! Apa Saja Informasi Dan Syarat PPDB Online 2024 SMP Negeri 11 Banjarmasin
-
Banjarmasin3 tahun agoLulus Akmil 2023, Sejak Kecil Hikmal Aris Farendy Sudah Ingin jadi Jenderal
-
Daerah2 tahun agoDayat El, Anak Muda Dari Banua Resmi Dilantik Jadi Anggota DPD RI
-
Nasional2 tahun agoMengharumkan Banua, Karateka Muhammad Afif Lubis Bawa Pulang Medali
-
Banjarmasin2 tahun agoLantik PDK Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, Paman Birin : Terus Eratkan Kebersamaan Warga Banjar Di Seluruh Tanah Air

