Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-20 KH Abdussyukur - BalainNews.com
Connect with us

Kalsel

Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-20 KH Abdussyukur

Published

on

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun di Pondok Pesantren Takhassus Darussalam. (Foto/Adpim)

BalainNews.com, MARTAPURA – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun di Pondok Pesantren Takhassus Darussalam, Jalan Tanjung Rema, Martapura, Kabupaten Banjar, Selasa (18/8/2026) malam.

‎Kehadiran Wakil Gubernur Kalsel pada kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap kiprah ulama sekaligus upaya memperkuat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.

‎Acara turut dihadiri Bupati Banjar Saidi Mansyur, Wakil Bupati Banjar H. Said Idrus Al-Habsyie, serta Mantan Gubernur Kalsel Periode 2005-2015 H. Rudy Ariffin, sejumlah habaib dan ulama yakni Habib Sholeh bin Abdullah Alkaff, KH. Hasanuddin Badruddin, KH. Abdullah Basya, KH. Ahmad Tarhib, KH. Ahmad Barmawi (Guru Kulur), Dr. KH. Muhammad Husein, hingga masyarakat. Jamaah juga memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian Maulid Nabi dan Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun.‎Dalam sambutannya, Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi dan haul sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

‎“Atas nama Pemerintah Provinsi, tentunya kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada para habaib dan alim ulama yang selalu membimbing kami serta memberikan teladan kepada kami,” sampai Wagub Hasnuryadi.

‎Menurut Wagub Hasnuryadi, keberadaan pondok pesantren dan para ulama memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga melahirkan guru, alim ulama dan generasi yang berkontribusi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

‎Wagub Hasnuryadi menilai peran tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pemerintah menjalankan pengabdian kepada masyarakat, agama, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

‎Karena itu, Wagub Hasnuryadi berharap sinergi antara ulama dan pemerintah dapat terus diperkuat untuk membangun Kalimantan Selatan yang religius, harmonis dan penuh kebersamaan.

‎“Semoga dengan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, kita dapat terus menjalankan apa yang telah diajarkan oleh beliau melalui para habaib, para alim ulama, dan guru-guru agama sebagai bekal kita kelak di akhirat,” katanya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Wagub Hasnuryadi juga menyampaikan doa bagi keluarga dan keturunan KH. Abdussyukur bin Badrun. Orang nomor dua di Kalsel itu berharap nilai-nilai kebaikan yang diwariskan almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya.

‎Wagub Hasnuryadi memandang, banyak keturunan dan murid beliau yang kemudian menjadi guru dan alim ulama. Hal itu menunjukkan bahwa ilmu dan keteladanan yang diwariskan KH. Abdussyukur terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎“Kami tentunya mendoakan dan mendukung semampu kami agar kita semua dapat terus menjalankan apa yang telah diajarkan oleh beliau,” pungkasnya.

‎Haul ke-20 tersebut menjadi momentum untuk kembali mengenang perjalanan hidup dan pengabdian KH. Abdussyukur bin Badrun, yang dikenal sebagai ulama alim, fakih, wara’ dan zuhud.

‎KH. Abdussyukur, yang juga dikenal dengan sebutan Abu Muhammad Madani atau Abah Dani, lahir di Kampung Melayu, Martapura, pada 25 Juni 1930. Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan religius dan menimba ilmu kepada orang tua serta sejumlah ulama di Martapura.

‎Perjalanan keilmuannya berlanjut di sekolah diniyyah Izharil Ulum dan Madrasah Darussalam Martapura. Ia kemudian dikenal tekun mendalami berbagai cabang ilmu agama, termasuk fikih, hadis, ushul dan ilmu-ilmu keislaman lainnya.

‎KH. Abdussyukur dipercaya memimpin Pondok Pesantren Darussalam Martapura pada 1992 hingga 2007. Di bawah kiprahnya, lembaga pendidikan Islam tersebut terus berperan dalam mencetak ulama dan cendekiawan muslim.

‎Dalam tausyiahnya, KH. Muhammad Syarif Busthomi atau Guru Oton Guru Oton menyampaikan sejarah Masjid Darussalam memiliki sejarah panjang dan tidak terlepas dari jasa serta kontribusi almarhum Suleman Habib atau yang akrab disapa Abah Hasnur.Dalam momentum itu, Guru Oton mengungkapkan bahwa Masjid Darussalam juga memiliki keterkaitan erat dengan sosok Abdussamad Sulaiman HB. Bahkan, menurutnya, pernah ada pembicaraan agar masjid tersebut menggunakan nama Hasnur.“Sidin (Abdussamad Sulaiman HB) pernah berbicara lawan ulun. Ujar Sidin, ini masjid tolong namai Hasnur,” kenang Guru Oton.Guru Oton menuturkan, keberadaan Masjid Darussalam atau Masjid Hasnur Darussalam saat ini merupakan salah satu bentuk nyata dari kontribusi dan jasa almarhum Abdussamad Sulaiman HB atau Haji Leman.Guru Oton pun menyampaikan kepada seluruh jemaah untuk mendoakan agar segala amal jariah dan kebaikan yang telah diberikan almarhum Ayahanda Abdussamad Sulaiman HB terus mengalir hingga hari kiamat.“Mudah-mudahan amal jariah beliau terus mengalir sampai hari kiamat,” doanya.Dalam kesempatan itu, Guru Oton juga mengajak para santri agar tidak berhenti menuntut ilmu dan tetap memiliki semangat untuk berusaha.

‎Sebab, Guru Oton mengingatkan para santri agar tidak membatasi cita-cita dan terus memperluas pengetahuan.

‎“Raih ilmu itu sebanyak-banyaknya. Jangan dicukup-cukup,” ungkap Guru Oton tersenyum.

‎Guru Oton juga menekankan pentingnya semangat berusaha dalam kehidupan. Menurutnya, mencari rezeki dengan bekerja dan berusaha bukanlah sesuatu yang memalukan.

‎Dalam kesempatan itu, Guru Oton juga mengenang tradisi keilmuan para guru dan santri terdahulu yang tekun mempelajari berbagai kitab. Semangat tersebut diharapkan menjadi teladan bagi generasi santri saat ini agar bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

‎Peringatan Maulid Nabi dan Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan mengenang jasa ulama, tetapi juga menjadi momentum untuk meneruskan nilai-nilai keilmuan, keteladanan dan pengabdian beliau dalam kehidupan masyarakat.

‎Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pun berharap kebersamaan antara pemerintah, ulama, pesantren dan masyarakat dapat terus terjaga dalam membangun daerah yang religius serta harmonis. [adv/adpim]

Sebarkan

Entertainment

Casting Film Hikamat Digelar di Kandangan, 256 Peserta Disaring Jadi 50 Kandidat

Published

on

Casting Film Hikamat Digelar di Kandangan, 256 Peserta Disaring Jadi 50 Kandidat(Foto/Indra/BN)

KANDANGAN, BalainNews.com – Dunia perfilman Banua kembali bergeliat. Banua Production tengah mempersiapkan sebuah film lokal berjudul Hikamat yang mengusung nuansa horor mistis Kalimantan.

Proses casting film Hikamat dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Aula Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Kandangan. Casting berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

Film Hikamat disutradarai Rahman Faris, yang akrab disapa Om Damank. Ia dikenal aktif dalam produksi video dan karya visual serta memiliki pengalaman dalam pembuatan video graphic.

Dalam proyek ini, Rahman Faris pemilik Banua Production menggarap filim Hikamat, film yang membawa atmosfer horor mistis dengan sentuhan cerita dan nuansa lokal Kalimantan.

Antusiasme masyarakat untuk terlibat dalam film tersebut cukup tinggi. Sebanyak 256 peserta tercatat mendaftarkan diri dari berbagai penjuru Kalimantan.

Namun, 256 peserta tersebut sebelumnya telah melalui proses seleksi secara online. Setelah dilakukan penyaringan, sekitar 50 peserta kemudian dinyatakan lolos dan mengikuti casting secara langsung atau offline di Kandangan.

“Sebanyak 256 peserta mendaftar dari berbagai penjuru Kalimantan. Semuanya sudah melalui seleksi online, sehingga untuk casting offline hari ini sekitar 50 peserta,” ujar Rahman Faris, Sutradara Hikamat.

Rahman Faris menambahkan, setelah tahapan casting selesai, proses produksi atau syuting film Hikamat direncanakan mulai dilaksanakan pada Oktober 2026.

Kehadiran Hikamat diharapkan menjadi warna baru dalam perkembangan perfilman Banua. Selain menghadirkan hiburan, film ini juga menjadi ruang bagi talenta lokal untuk berkarya sekaligus mengangkat atmosfer, cerita, dan kekayaan budaya Kalimantan ke layar lebar. (Indra/BN)

Sebarkan
Continue Reading

Banjarbaru

Kontrak Media Pemprov Kalsel 2026 Kembali ke Biro Adpim, Anggaran 2027 Masih Dinamis

Published

on

H Berkatillah, Kepala Biro dan jajaran Adpim Pemprov Kalsel. (Foto : Balain)

BalainNews.com, BANJARBARU — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) kembali menempatkan pengelolaan kontrak kerja sama media pada Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) pada 2026. Kebijakan tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya, ketika anggaran kontrak media berada di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalsel.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan silaturahmi antara Biro Adpim Pemprov Kalsel dengan sejumlah awak media yang menjalin kerja sama kontrak pada 2026.

Dalam pertemuan tersebut dijelaskan, perubahan pengelolaan anggaran kontrak media terjadi setelah adanya arahan Gubernur Kalsel. Sebelumnya, kontrak media berada di Biro Adpim, kemudian pada 2025 pengelolaannya berada di Kominfo, sebelum kembali ke Biro Adpim pada 2026.

“Sebelumnya kontrak media itu adanya di Biro Adpim. Kemudian pada 2025 kontrak media berada di Kominfo. Tahun 2026 kembali diserahkan ke Adpim atas arahan Pak Gubernur,” ujar Kepala Biro Adpim H Berkatullah dalam kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, perpindahan pengelolaan tersebut bukan semata persoalan teknis, tetapi berkaitan dengan ketersediaan anggaran dan kebijakan pemerintah daerah.

Menurutnya, persoalan utama terjadi dalam perencanaan anggaran 2025 untuk pelaksanaan kontrak media pada 2026. Saat itu, anggaran kontrak media belum tersedia pada pos yang sebelumnya menangani kerja sama tersebut.

“Untuk 2026, perencanaannya dilakukan pada 2025. Saat itu anggarannya tidak ada. Sehingga pada akhir Desember 2025, atas arahan Pak Gubernur, anggaran tersebut disiapkan di Biro Adpim untuk kontrak media 2026,” jelasnya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, membuat pengelolaan kontrak media 2026 akhirnya kembali berada di Biro Adpim.

Anggaran 2027 Sudah Disiapkan

Sementara itu, untuk tahun anggaran 2027, Biro Adpim menyatakan telah menyiapkan anggaran untuk kontrak kerja sama media.

Namun, posisi anggaran tersebut masih bersifat dinamis karena pembahasan dan pengesahan APBD 2027 belum selesai.

“Untuk 2027, anggaran kontrak media masih berada di Adpim sampai hari ini. Anggarannya sudah kami siapkan, tetapi masih dinamis karena anggaran 2027 belum disahkan,” katanya.

Ia memastikan, pemerintah daerah telah memasukkan kebutuhan anggaran tersebut dalam perencanaan. Namun, belum dapat dipastikan apakah pada tahap final pengelolaannya tetap berada di Biro Adpim atau kembali dialihkan kepada Kominfo.

“Apakah nanti pada finalnya diserahkan ke Kominfo atau tetap di Adpim, itu masih menunggu keputusan. Yang pasti anggarannya sudah ada dan sudah kami siapkan,” ujarnya.

Samakan Persepsi dengan Media

Pertemuan dengan media tersebut juga dimaksudkan untuk menyamakan persepsi mengenai mekanisme kerja sama kontrak media dengan Pemprov Kalsel.

Pihak Biro Adpim menilai komunikasi langsung penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai ketentuan maupun pelaksanaan kontrak.

“Kalau ada hal-hal yang ingin ditanyakan, silakan kita diskusikan. Namanya juga silaturahmi antara Biro Administrasi Pimpinan dan rekan-rekan media yang berkontrak di Biro Adpim,” katanya.

Ia juga membuka ruang komunikasi bagi media yang belum dapat menghadiri kegiatan tersebut. Pertanyaan maupun hal yang belum jelas terkait kontrak dapat disampaikan langsung melalui kantor, WhatsApp, maupun telepon.

“Kalau penjelasannya tidak cukup atau tidak memadai, takutnya terjadi miskomunikasi. Makanya kita undang hari ini untuk silaturahmi dan menyamakan persepsi mengenai kontrak media yang ada di Biro Adpim,” tambahnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan media terkait keberlanjutan kerja sama publikasi serta kepastian penganggaran pada tahun berikutnya.

Meski anggaran 2027 disebut telah disiapkan, keputusan akhir mengenai perangkat daerah yang akan menjadi pengelola kontrak media masih menunggu proses pengesahan dan kebijakan Pemprov Kalsel. [adv/riv]

Sebarkan
Continue Reading

Daerah

Wabup Tabalong Resmikan Sentra Kas Mitra Utama Bank Kalsel

Published

on

Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf Bersama Direktur Bisnis Bank Kalsel Izhar, Kepala Perwakilan BI Kalsel Haris Munandar dan Jajaran. (Foto : Ist)

BalainNews.com, TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf meresmikan Sentra Kas Mitra Utama (SKMU) Bank Kalsel Cabang Tanjung, Jum’at (4/9).

Peresmian ini berlangsung di Lantai II Bank Kalsel Cabang Tanjung, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 54, Kecamatan Tanjung.

“Bank Kalsel ditunjuk oleh Bank Indonesia (BI) sebagai SKMU, jadi cabang Tanjug ini ada enam kabupaten yang bisa menukarkan uang dan transaksi,” ujar Wabup.

Ia juga mengungkapkan hal ini dikarenakan Bank Kalsel Cabang Tanjung termasuk kelasnya paling tinggi, kelas utama sebagai mitra dan mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.

“Kita berharap dengan adanya kolaborasi ini bisa mempermudah masyarakat, melayani masyarakat khususnya terkait perekonomian bukan hanya bentuk cash tapi juga digitalisasi,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar menyampaikan, pihaknya akan mencoba mendorong perekonomian di daerah khususnya Tabalong dan daerah sekitarnya.

Ia juga mengatakan dengan adanya SKMU ini nanti uang yang ada di masyarakat itu benar-benar layak edar dan tidak ada lagi uang lusuh, lecek, hingga sobek.

“Bahkan kita nanti mencoba mendeteksi uang palsu, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan layanan inilah nantinya,” tuturnya.

Menurutnya, pelayanan ini bukan hanya untuk masyarakat tapi juga kelada perbankan yamg ada di wilayah banua anam ini.

Terpisah, Kepala Perwakilan BI Kalsel, Haris Munandar mengapresiasi naiknya Bank Kalsel menjadi SKMU.

“Artinya hal ini menjadi pengakuan bahwa perekonomian dan jasa perbankan di kawasan Tabalong ini sudah maju dan menjadi tulang punggung ekonomi,” jelasnya.

“Kedepannya kita berharap SKMU ini lokomotif pendukung percepatan pembangunan bukan hanya Tabalong tapi di segitiga emas (Kalsel, Kalteng, Kaltim),” pungkasnya. [adv/riv]

Sebarkan
Continue Reading

Banjarbaru

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor Terdampak

Published

on

Counter Check In Bandara Internasional Syamsudin Noor. (Foto : Humas-In Journey)

BalainNews.com, BANJARBARU – Penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor terdampak akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang tengah terjadi dan mengakibatkan penutupan operasional dalam waktu tertentu di Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK) pada hari ini, (06/09).

Terdapat sejumlah penerbangan yang terdampak dengan data sebagai berikut.

KEBERANGKATAN / DEPARTURE
1. GA533 | STD 07.00 WITA | BDJ-CGK
2. IU629 | STD 09.30 WITA | BDJ-CGK
3. GA535 | STD 10.20 WITA | BDJ-CGK
4. QG795 | STD 10.25 WITA | BDJ-SRG
5. IP617 | STD 10.55 WITA | BDJ-CGK
6. QG491 | STD 12.25 WITA | BDJ-CGK
7. IU627 | STD 13.20 WITA | BDJ-CGK
8. QG495 | STD 14.05 WITA | BDJ-SUB

KEDATANGAN / ARRIVAL
1. GA530 | STA 09.30 WITA | CGK-BDJ
2. QG480 | STA 09.55 WITA | SRG-BDJ
3. IP616 | STA 10.10 WITA | CGK-BDJ
4. QG490 | STA 11.55 WITA | CGK-BDJ
5. IU626 | STA 12.40 WITA | CGK-BDJ
6. QG794 | STA 13.35 WITA | SRG-BDJ

Seluruh penerbangan di atas dibatalkan untuk berangkat dan tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor dengan total penumpang terdampak sebanyak 1.187 penumpang keberangkatan dan 784 penumpang kedatangan.

”Informasi terkini yang kami dapatkan pagi ini, telah terbit NOTAM penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno Hatta hingga pukul 13.30 WIB/14.30 WITA, sehingga hal ini berdampak pada penerbangan dari dan ke tujuan CGK dan penerbangan dengan rute terkoneksi. Hingga saat ini kami masih terus menunggu perkembangan situasi”, terang Stephanus Millyas Wardana.

Akibat kondisi ini, Bandara Internasional Syamsudin Noor telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan seperti _parking stand_ untuk pesawat-pesawat yang terdampak dan memberikan _service recovery_ kepada para penumpang.

“Kami menyarankan para pengguna jasa untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya melalui informasi yang disampaikan oleh maskapai. Jika sudah berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor jangan ragu untuk menghubungi petugas dan mengikuti arahannya jika membutuhkan bantuan. Kami berterima kasih atas pengertian seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi selama kondisi ini berlangsung”, tutup Millyas. [riv/rls]

Sebarkan
Continue Reading

Banjarmasin

Ombudsman Kalsel Luncurkan Buku 15/25 dan Buku Literasi Anti Maladministrasi

Published

on

Peluncuran 2 buku oleh Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). (Foto : Ist)

BalainNews.com, BANJARMASIN – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meluncurkan dua buku, yaitu buku bertajuk “15/25: Catatan Perjalanan Melayani dengan Hati, Ahli, Aksi” dan “Literasi Anti Maladministrasi”. Dalam kesempatan yang sama, Ombudsman Kalsel meluncurkan Aplikasi Monitoring Kerja Sama. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Perwakilan Ombudsman Kalsel, Kamis (3/9/2026).

Peluncuran ini dirangkai untuk memperingati dua momen penting: 15 tahun kehadiran Ombudsman Republik Indonesia (RI) di Kalsel dan 25 tahun kiprah Ombudsman RI di tingkat nasional. Kedua buku ini melengkapi 10 judul publikasi yang telah diterbitkan Ombudsman Kalsel sejak 2021 hingga 2025, termasuk Buku “15/25: Catatan Perjalanan Melayani dengan Hati, Ahli, Aksi” dan buku “Literasi Anti Maladministrasi” yang menjadi terbitan ke-9 dan ke-10. 10 buku dimaksud terdiri dari 6 buku reguler, 3 buku kompilasi dan 1 buku saku inspiratif, sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan beragam pengalaman, pemikiran, serta praktik pengawasan pelayanan publik.

Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra Tektona, yang hadir pada kegiatan peluncuran menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiasi aplikasi dan buku yang diterbitkan Ombudsman Kalsel. Harapannya akan meningkatkan budaya literasi di kalangan masyarakat terkait pelayanan publik dan maladministrasi. Juga semakin banyak yang mengetahui keberadaan Ombudsman RI serta memahami fungsi dan tugas yang diembannya. “Kami apresiasi para penulis yang sudah menyumbangkan tulisan dan pemikirannya. Kami meyakini hal ini akan membawa dampak positif dan memberi manfaat buat banyak pihak. Semoga insan Ombudsman lainnya di berbagai perwakilan makin banyak yang aktif menulis dan terdorong membuat buku seperti di Kalsel”, ujar Rahmadi.

Sementara itu, Anggota Ombudsman RI, Abdul Ghoffar, turut senang dan berbangga atas lahirnya karya berupa aplikasi dan dua buku oleh Ombudsman Kalsel. Menurutnya, ini merupakan bentuk inovasi dan dedikasi jajaran Ombudsman Kalsel dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan pelayanan publik secara optimal. “Selain kerja-kerja substantif pengawasan, Ombudsman perlu memainkan perannya dalam peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat maupun instansi pemerintah, salah satunya melalui penerbitan buku sebagai sumber pembelajaran. Jadi bisa berdampak terhadap perbaikan kualitas pelayanan publik”, tekan Ghoffar.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman, menjelaskan bahwa buku “15/25: Catatan Perjalanan Melayani dengan Hati, Ahli, Aksi” adalah buku kompilasi setebal 333 halaman yang menghimpun 38 esai dari sembilan sudut pandang, mulai dari pimpinan Ombudsman, kepala daerah, instansi vertikal, insan media, hingga warga pelapor. Sementara buku “Literasi Anti Maladministrasi” merupakan buku reguler yang menyajikan 82 tulisan setebal 381 halaman karya insan Ombudsman RI dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kedua buku ini disiapkan sebagai rujukan praktis bagi siapapun yang peduli pada perbaikan layanan publik, sehingga tidak perlu bingung mencari sumber inspirasi dan referensi. Buku dimaksud juga bentuk aktualisasi diri dan akuntabilitas kinerja yang menjangkau luas dan lama lintas generasi serta dapat menambah perbendaharaan buku pada pojok baca maupun perpustakaan di tingkat daerah dan nasional,” jelas Hadi.

Selain meluncurkan dua buku, Ombudsman Kalsel merilis pula Aplikasi Monitoring Kerja Sama yang dilengkapi dengan Modul Operasional. Aplikasi tersebut diarahkan untuk membantu dokumentasi dan pengelolaan berbagai Nota Kesepahaman (MOU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara digital agar bisa terpantau isi, waktu dan tindaklanjutnya. Aplikasi ini menjadi sistem digital ketiga yang dikembangkan Ombudsman Kalsel setelah Aplikasi Monitoring Renja dan Buku Tamu Digital, yang telah berjalan dengan baik sampai dengan sekarang. [riv/jun]

Sebarkan
Continue Reading

Kalsel

Entertainment17 jam ago

Casting Film Hikamat Digelar di Kandangan, 256 Peserta Disaring Jadi 50 Kandidat

KANDANGAN, BalainNews.com – Dunia perfilman Banua kembali bergeliat. Banua Production tengah mempersiapkan sebuah film lokal berjudul Hikamat yang mengusung nuansa...

Banjarbaru2 hari ago

Kontrak Media Pemprov Kalsel 2026 Kembali ke Biro Adpim, Anggaran 2027 Masih Dinamis

BalainNews.com, BANJARBARU Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) kembali menempatkan pengelolaan kontrak kerja sama media pada Biro Administrasi Pimpinan (Adpim)...

Daerah3 hari ago

Wabup Tabalong Resmikan Sentra Kas Mitra Utama Bank Kalsel

BalainNews.com, TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf meresmikan Sentra Kas Mitra Utama (SKMU) Bank Kalsel Cabang Tanjung,...

Banjarbaru7 hari ago

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor Terdampak

BalainNews.com, BANJARBARU – Penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor terdampak akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang tengah terjadi dan mengakibatkan...

Banjarmasin1 minggu ago

Ombudsman Kalsel Luncurkan Buku 15/25 dan Buku Literasi Anti Maladministrasi

BalainNews.com, BANJARMASIN Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meluncurkan dua buku, yaitu buku bertajuk 15/25: Catatan Perjalanan Melayani...

Ekonomi1 minggu ago

CSR Bank Kalsel Tak Sekadar Serap Anggaran, Dampak dan Kepatuhan Jadi Ukuran

BalainNews.com, SURABAYA – Program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel mulai ditempatkan dalam kerangka yang...

Ekonomi1 minggu ago

Media Gathering Bank Kalsel 2026: Perkuat Sinergi dengan Media di Tengah Transformasi Jurnalisme

BalainNews.com, SURABAYA – Bank Kalsel kembali memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan Media Gathering Bank Kalsel 2026 yang berlangsung...

Ekonomi1 minggu ago

Bank Kalsel Gandeng Tempo.co: AI Tak Gantikan Wartawan, Verifikasi Jadi Pembeda Utama Jurnalisme

BalainNews.com, SURABAYA Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan kemunculan homeless media mengubah lanskap produksi serta distribusi informasi. Di tengah perubahan tersebut,...

Ekonomi1 minggu ago

Media Gathering 2026: Dari Banua ke Pasar Global, Bank Kalsel Resmi Jadi Bank Devisa

BalainNews.com, SURABAYA – Bank Kalsel resmi menyandang status sebagai bank devisa sejak 22 Juni 2026. Perubahan status tersebut menjadi langkah...

Banjarbaru2 minggu ago

Hadirkan Perjalanan Seamless, Bandara Internasional Syamsudin Noor Siapkan Layanan Top-Up Kartu Elektronik

BalainNews.com, BANJARBARU – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) hadirkan layanan khusus untuk _top-up_ kartu elektronik di Bandara Internasional Syamsudin Noor....

Populer