"Masya Allah" Lagu Pengantar Misbad Berpulang Ke Pangkuan-Nya, Ketua SMSI Kalsel : Orangnya Pekerja Keras - BalainNews.com
Connect with us

Banjarmasin

“Masya Allah” Lagu Pengantar Misbad Berpulang Ke Pangkuan-Nya, Ketua SMSI Kalsel : Orangnya Pekerja Keras

Published

on

Misbad, Kepala Perwakilan Banuaterkini.com wilayah Kalimantan Selatan. (Foto : Ist).

BalainNews.com, BANJARMASIN – SIANG Sabtu (23/12/2023) matahari persis di atas kepala. Sangat Terik. Cukup terkejut, dalam perjalanan menuju IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, saya membuka WhatsApp Group SMSI Kalsel.

“Inna lillahi wa Inna ilaihi Roji’un, lagu Masya Allah mengantar Misbach ke Peristirahatan Terakhir” tulis Eddy Darmawan dengan melampirkan foto seseorang yang sangat saya kenal. Belum yakin, saya pinggirkan mobil. Perlahan dengan perasaaan sedih dan penuh tanda tanya, saya chat di grup yang sama.

“Ini wartawan kami Misbad kah yg meninggal?,” tanya saya seolah belum percaya kalau Kepala Perwakilan Banuaterkini.com wilayah Kalimantan Selatan itu sudah pergi untuk selamanya.

Misbad, biasa teman-teman memanggilnya. Nama itu merupakan akronim dari nama dia dan nama orang tuanya, yaitu Misransyah bin Baderun. Nama itu juga sekaligus kode dalam karya jurnalistiknya di Banuaterkini.com. Saya lupa persisnya kapan pria kelahiran 10 Juli 1963 itu bergabung memperkuat skuad media kami, sekitar awal tahun 2022 lalu. Tetapi, dedikasi dan loyalitasnya sebagai jurnalis yang cukup tinggi, ditambah kerja tim yang luar biasa, media kami memiliki energi yang hebat untuk berbagi informasi.

Misbad pun menjadi salah jurnalis media kami yang sangat produktif. Ini terlihat dari karya-karya jurnalistiknya. Tak sulit menggambarkan betapa Misbad yang saya kenal, meski tak memiliki latar belakang yang secara khusus di dunia jurnalisme, ia menjadi sosok yang terus mau belajar dan mampu meng-upgrade kemampuannya menulisnya.

Tidak hanya itu, ia juga mampu membangun jejaring dan kemitraan, tak hanya dengan sesama jurnalis dari berbagai perusahaan media, ia juga membangun kerjasama dengan para pemangku kebijakan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Bahkan, salah satu pendapatan perusahaan media kami melalui iklan adalah buah dari kerja kerasnya yang memang luar biasa itu.

Salut. Mungkin satu kata yang tepat untuk melukiskan cara dia bekerja di dunia jurnalistik dan bisa menempatkan dirinya secara proporsional di antara teman kerja, mitra, kolega dan siapapun yang ada di sekitarnya. Bahkan, saat dia ‘berjuang’ bersama warga Kampung Batuah, di mana ia dilahirkan 60 tahun yang lalu itu, saat warga sedang ‘berhadapan’ dengan Pemko Banjarmasin yang hendak menggusur kawasan Pasar Batuah yang sejak awal merupakan kawasan perkampungan, Misbad tampil tak hanya melalui tulisan-tulisan kritisnya yang tajam, ia juga menjadi salah satu lokomotif perjuangan orang-orang kecil yang melawan penindasan penguasa saat itu.

Meski karya-karya kritis dan tajam yang ia tuangkan, Misbad sebenarnya adalah pribadi yang tak banyak bicara. Seperlunya saja. Lebih tepatnya ia seorang yang pendiam. Itulah salah satu gambaran saya dan teman-teman wartawan yang mengenalnya.

Mungkin tak banyak yang tahu, karena sifatnya yang lebih tertutup, Misbad memang pernah bercerita bahwa dirinya pernah didiagnosa mengidap penyakit jantung kronis. Beberapa kali bahkan sepanjang karirnya sebagai jurnalis dia harus dirawat di rumah sakit. Kepada saya ia juga mengaku pernah diminta dokter untuk menjalani operasi jantung, tetapi ia lebih memilih terapi alternatif.

“Yang penting ikhtiar, soal umur hanya Allah yang tahu,” ucapnya kala itu.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan, Anang Fadilah pun melukiskan pribadi Misbad sebagai sosok yang baik, sabar dan memiliki kepedulian yang tinggi pada organisasi.

“Almarhum sosok orang baik pekerja keras dan sabar. Ringan tangan, suka membantu. Kepeduliannya juga sangat tinggi. Jadi, dia bisa jadi panutan bagi rekan-rekan wartawan lainnya,” kata Anang.

Sosok Misbad, kata Anang, meski irit bicara tetapi kontribusinya bagi dunia jurnalistik di Kalimantan Selatan tak bisa dipandang sebelah mata.

“Di banyak kesempatan kegiatan SMSI, dia selalu meluangkan waktu untuk hadir. Dia juga banyak memberi saran termasuk pada kegiatan Lomba Karaoke yang ternyata mengantarkan dirinya menghadap-Nya,” ujar Anang lagi.

Anang kemudian mengisahkan, detik-detik sebelum Misbad menghembuskan nafas terakhirnya. Dikatakan Anang, Misbad meninggal dunia sesaat setelah tiba di RSUD Ulin Banjarmasin, usai mengeluhkan sakit dan sesak nafas selepas dia tampil mendendangkan lagu “Masya Allah” dalam sesi acara Lomba Karaoke antar wartawan yang diselenggarakan SMSI Kalsel, Sabtu (23/12/2023).”

“Usai membawakan lagu Masya Allah dengan penampilan yang prima, mengenakan baju yang rapi dan berbeda dari hari-hari biasanya. Ia sempat berganti baju, dan tak lama berselang ia mengeluh dadanya sakit,” tutur Anang.

Setelah Anang meminta panitia lomba dan sejumlah wartawan membawa Misbad ke RSUD Ulin Banjarmasin. Dokter sempat memeriksa kondisinya yang lemah, tak lama setelah itu sekitar pukul 12.40 WITA, ia menghembuskan nafas terakhirnya.

Anang dan hampir seluruh peserta lomba hari itu, tak menyangka siang yang tadinya penuh suka-cita dan kegembiraan, tiba-tiba berubah duka, karena salah seorang peserta yang memiliki talenta musik dan suara yang juga bagus saat bernyanyi, menghadap Yang Maha Kuasa.

Perasaan sedih dan duka, tak hanya dirasakan Anang, pengurus dan para wartawan Anggota SMSI se Kalsel, kepergian Misbad juga dirasakan salah seorang koleganya yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Ahmad Solhan.

“Innalillahi wainna ilaihi raji’un,” ucap Solhan singkat. Solhan yang menjadi Top Media Influencer Pemprov Kalsel ini mengaku tak mendapat firasat apa-apa, karena beberapa waktu terakhir tak sempat berkomunikasi dengan almarhum.

“Ulun dalam seminggu ini hendak nelponi sidin tapi kada sempat, tatunda lagi (Saya dalam seminggu terakhir ini mau telpon beliau, tapi belum sempat, tertunta terus),” ucap Ahmad Solhan dihubungi via telelon selulernya, Minggu (24/12/2023).

Kepada media ini, Kadis PUPR Kalsel yang sangat ramah dengan para jurnalis ini, mengaku sudah menganggap almarhum Misbad sudah seperti saudara sendiri.

“Sidin urang baik banar. Sidin sudah ulun anggap kaka/marina/keluarga ulun…, Ulun sekamar waktu Diklat Pim 4 dan sampai sekarang bekawanan, silaturahim wan sidin (Dia orangnya baik sekali. Dia sudah saya anggap seperti kaka/paman/keluarga saya sendiri. Saya sekamar waktu Diklat PIM 4 dan sampai sekarang masih berteman baik, silaturahmi terus dengannya),” ungkap Solhan masih dengan nada sedih.

Bagi anak sulungnya, Syaban Husin Mubarak, yang sekarang menjabat sebagai Koordinator Perwakilan Komisi Yudisial (KY) Provinsi Kalsel, adalah gambaran seorang ayah yang sangat bertanggung-jawab dan jadi panutan keluarga.

“Beliau adalah sosok ayah yang bertanggung-jawab dan jadi panutan keluarga,” ujar Syaban.

Dikatakan, dia terakhir berkomunikasi dengan almarhum Jumat sore, melalui telepon ayahnya sempat berpesan untuk manjaga adik dan ibunya.

“Rupanya, itu pesan terakhir dan isyarat beliau akan meninggalkan kami,” imbuh Syaban.

Kepergian Misbad, bukan hanya duka bagi keluarga besarnya. Kepergiannya adalah dukacita SMSI Kalsel, para wartawan dan semua orang yang mengenalnya.

Banyaknya kolega yang melayat jenazahnya di rumah duka, mengantarnya ke peristirahatan terakhir, di samping ucapan-ucapan belasungkawa yang ditujukan kepadanya, menggambarkan bahwa almarhum memang pribadi yang terpuji. Ia berhasil menapaki “perjalanan terakhir”-nya dengan husnul khatimah. Akhir yang penuh kebaikan.

Kita memang tak lagi bisa berbagi cerita. Tetapi, kisah yang kau bagikan dalam sejarah hidupmu bersama kami, keluarga SMSI, para jurnalis, dan semua orang yang mengenalimu, adalah episod terbaik yang pasti kami kenang sepanjang waktu.

Lagu “Masya Allah” yang jadi pengingat kami. Bahwa tutur kata, perilaku baik, adalah warisan terbaik dari jejak kehidupan kita di masa depan, di sini, di dunia ini, bahkan sampai akhirat nanti. Doa kami, semoga lapang tempatmu di sisi-Nya.

Almarhum Misbad dishalatkan di Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin dan dikebumikan di Alkah keluarga besar Hulu Sungai Selatan Jl Ahmad Yani Landasan Ulin (Seberang Pesantren Al Falah), Ahad (24/12/2023).

Selamat jalan sahabat, teman, saudara, dan orang baik. Semoga amal ibadahmu mendapat ganjaran yang setara dari Allah Yang Maha Kuasa. Amin Allahumma Amin.

Sebarkan

Banjarmasin

Bootcamp Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan

Published

on

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Kalsel gelar Bootcamp Duta Aksel 2026. (Foto : Ist)

BalainNews.com, BANJARMASIN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Kalsel menggelar Bootcamp Duta Aksel 2026 untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan sekaligus membekali generasi muda agar mampu mengedukasi masyarakat dan mencegah kejahatan keuangan digital.

Kegiatan bertema Learn, Create, Impact ini berlangsung pada 22–24 Oktober 2026 di Swiss-Belhotel Banjarmasin. Pesertanya merupakan perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan yang dipersiapkan menjadi Duta Akselerasi dan Inklusi Keuangan (Aksel) Banua.

Kepala Perwakilan OJK Kalimantan Selatan yang diwakili Andi Rahman, mengatakan perkembangan teknologi memberikan kemudahan dalam bertransaksi keuangan. Namun, masyarakat juga menghadapi risiko kejahatan digital, gangguan transaksi, hingga penawaran investasi ilegal.

Karena itu, OJK menginisiasi Program Penggerak Inklusi Keuangan Indonesia (PPIKI) dengan melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan. Mereka diharapkan tidak hanya memahami pengelolaan keuangan pribadi, tetapi juga mampu menyebarluaskan edukasi kepada teman sebaya, keluarga, sekolah, dan masyarakat.

“Generasi muda harus mampu menjadi penggerak edukasi sekaligus membantu melindungi masyarakat dari berbagai potensi penipuan dan kejahatan keuangan,” ujarnya.

Andi berharap peserta memanfaatkan pelatihan untuk memperdalam pengetahuan tentang produk dan layanan jasa keuangan, memahami risikonya, serta menyampaikan informasi secara kreatif dan tepat sasaran.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperkuat program literasi dan inklusi keuangan di Banua.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel yang diwakili Direktur Iwan mengatakan, keterlibatan Bank Kalsel merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan pemahaman keuangan, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, para Duta Aksel perlu dibekali kemampuan komunikasi dan kreativitas agar dapat menyampaikan edukasi melalui berbagai saluran, termasuk media sosial.

“Kami mendorong para Duta Aksel memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi yang positif dan bertanggung jawab. Pastikan informasi yang disampaikan akurat, bermanfaat, dan sesuai ketentuan,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan duta literasi keuangan tidak hanya diukur dari jumlah konten yang diproduksi, tetapi juga dari kualitas informasi dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Melalui program tersebut, Bank Kalsel berharap masyarakat semakin mengenal layanan perbankan, lebih percaya terhadap layanan keuangan resmi, serta bijak dalam mengambil keputusan finansial.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan SMA, Dedi Hidayat, mengapresiasi pelaksanaan bootcamp tersebut. Ia menilai kegiatan ini dapat mendukung pendidikan karakter dan kecakapan hidup peserta didik.

Menurut Dedi, pemahaman literasi keuangan perlu ditanamkan sejak dini, mulai dari membedakan kebutuhan dan keinginan, membiasakan menabung, hingga merencanakan keuangan sesuai kemampuan. Generasi muda juga harus kritis terhadap tawaran keuntungan besar, memeriksa legalitas produk keuangan, serta menjaga kerahasiaan data pribadi, PIN, dan kode OTP.

“Kami bangga karena sejumlah peserta didik dari sekolah di Kalimantan Selatan terpilih menjadi Duta Literasi Keuangan. Mudah-mudahan mereka berperan aktif menyebarluaskan edukasi dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Dedi menambahkan, sinergi antara OJK, Bank Kalsel, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat agar edukasi keuangan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Melalui Bootcamp Duta Aksel 2026, ketiga pihak berharap lahir generasi muda yang cakap mengelola keuangan, bertanggung jawab dalam menggunakan layanan digital, serta mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penipuan dan berbagai risiko di sektor jasa keuangan. [adv/riv]

Sebarkan
Continue Reading

Banjarmasin

UPZ Bank Kalsel Ucapkan Selamat Kepada BAZNAS Raih Prestasi Provinsi Terbaik

Published

on

BalainNews.com, BANJARMASIN – UPZ Bank Kalsel mengucapkan selamat dam sukses kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang meraih prestasi sebagai BAZNAS Provinsi Terbaik pada Grand BAZNAS Award 2026.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen, dedikasi, dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat serta upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Semoga prestasi ini semakin memperkuat semangat dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah serta terus menghadirkan program-program yang produktif, amanah, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.

UPZ Bank Kalsel berharap, pencapaian luar biasa ini semoga BAZNAS Kalsel semakin maju, terpercaya dan terus menebar kebermanfaatan.

Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv/riv]

Rekening Zakat, Infak dan Sedekah : Bank Kalsel Syariah 6500844928 (Zakat) 6500846214 (Infak dan sedekah) A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel

Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153.

Sebarkan
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Dukung Konsolidasi Delapan BPR Milik Pemkab di Kalsel

Published

on

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) konsolidasi BPR milik pemerintah daerah se-Kalsel. (Foto : Ist)

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel siap mendukung konsolidasi delapan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Kalimantan Selatan (Kalsel). Dukungan tersebut meliputi penyediaan fasilitas kantor pusat di Banjarmasin hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) untuk memperkuat kelembagaan dan memperluas akses pembiayaan masyarakat.Cari Peta Wilayah

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan hal itu seusai penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) konsolidasi BPR milik pemerintah daerah se-Kalsel di Hotel Galaxy, Banjarmasin, Selasa (13/10/2026) malam.

Delapan BPR yang akan dikonsolidasikan berasal dari Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Barito Kuala, Tapin, Kotabaru, dan Tanah Laut.Kelola Kas Bisnis

Fachrudin mengatakan, rencana penggabungan tersebut telah dibahas sekitar dua tahun terakhir dan kini dimatangkan bersama Pemerintah Provinsi Kalsel serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurutnya, konsolidasi diharapkan membuat kelembagaan BPR lebih sehat, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat koordinasi bisnis sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.Baca Berita Lokal

Sebagai dukungan konkret, Bank Kalsel siap memfasilitasi kebutuhan kantor pusat BPR hasil konsolidasi di Banjarmasin. Penguatan kapasitas komisaris, direksi, dan pegawai juga akan didukung melalui program pelatihan di Aksel University.

Fachrudin menegaskan, penggabungan kelembagaan tidak berarti menghapus program pembiayaan yang telah berjalan di masing-masing daerah. Program tersebut tetap dapat disesuaikan dengan visi dan misi kepala daerah serta kebutuhan masyarakat, termasuk pembiayaan berbunga nol persen bagi pelaku usaha.

Proses konsolidasi ditargetkan memasuki tahap pelaksanaan pada April 2027. Penyusunan format kelembagaan dan mekanisme penggabungan akan dilakukan sesuai ketentuan OJK agar transisi berjalan tertib tanpa mengganggu keberlangsungan operasional.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, H. Muhidin, mengatakan konsolidasi delapan BPR bertujuan memperkuat layanan permodalan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Buka Tabungan

Dengan pusat operasional di Banjarmasin dan jaringan kantor di kabupaten, BPR hasil konsolidasi diharapkan mampu memberikan layanan pembiayaan yang lebih terkoordinasi, sekaligus tetap mengakomodasi kebutuhan masing-masing daerah.

Fachrudin berharap konsolidasi ini membuka peluang sinergi yang saling menguntungkan antara BPR dan Bank Kalsel. Pembagian peran bisnis yang jelas dinilai penting agar kedua lembaga dapat saling melengkapi dalam memperluas akses layanan keuangan dan pembiayaan produktif bagi masyarakat Banua. [adv/riv]

Sebarkan
Continue Reading

Banjarmasin

Tarif Papadaan Digulirkan, Dishub Kalsel Gandeng Aksel by Bank Kalsel

Published

on

Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar (kiri), Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi (kanan). (Foto : IG Dishub Kalsel)

BalainNews.com, BANJARMASIN – Tarif Papadaan resmi diterapkan pada semua moda transportasi perkotaan, yang dikelola Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Dishub Kota Banjarmasin dan Dishub Kota Banjarbaru.

Cukup membayar Rp5.000, dengan satu kali tap kartu pra bayar nir sentuh, atau QRIS, dan aplikasi dompet digital, maka pengguna dapat berganti moda transportasi publik modern, hingga 3 kali.

Dengan tarif terintegrasi antara Trans Banjarbakula, Trans Banjarmasin dan Trans Banjarbaru, pengguna dapat menikmati 3 noda angkutan ini, dengan satu kali bayar, berlaku hingga 90 menit.

Penerapan Tarif Papadaan ini, mendapat dukungan penuh dari Bank Pembangunan Daerah, Bank Kalsel melalui aplikasi Aksel.

“Dari aplikasi Aksel, fasilitasi proyek perubahan, implementasi tarif papadaan, yaitu tarif terintegrasi untuk Trans Banjarbakula dan Trans Banjarmasin. Kita berharap ini tidak hanya terkait dengan layanan angkutan perkotaan, tetapi juga digitalisasi keuangan, kemudian peningkatan pendapatan daerah, dan kreatif financing yang bisa dikerjasamakan Bank Kalsel dengan Dinas Perhubungan, serta dari kolaborasi antar pemerintah daerah,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi, Kamis (8/10).

Pada penerapan tarif papadaan ini, Bank Kalsel yang mengatur di balik layar, untuk mengintegrasikan tarif 3 moda transportasi perkotaan tersebut.

“Bahkan ke depan, asal Tarif Berlangganan, pembelian hanya di Aksel, lebih murah dan bisa melalui aplikasi,” tambah Fitri.

Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar mengatakan, Bank Kalsel akan selalu mendukung pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam seluruh kegiatan.

“Terutama sebagaimana komitmen kita dengan Bank Indonesia akan selalu mendukung digitalisasi Kalimantan Selatan, dengan salah satu kegiatan yang ada di Trans Banjarbakula ini, salah satunya mendorong untuk digitalisasi,” ujarnya.

Kehadiran tarif papadaan ini, diharapkan semakin membuat masyarakat nyaman menggunakan transportasi publik dengan harga terjangkau, dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. [adv/riv]

Sebarkan
Continue Reading

Banjarmasin

Hadiah Hingga Rp30 Juta Bagi Peserta Aktif Top Up ShopeePay Melalui AKSEL by Bank Kalsel

Published

on

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali mendorong peningkatan transaksi digital melalui aplikasi AKSEL. Kali ini, program Top Up Race khusus menyasar aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh waktu.

Program yang berlangsung 1 Oktober hingga 30 November 2026 tersebut menyediakan total hadiah hingga Rp30 juta bagi peserta yang aktif melakukan top up ShopeePay melalui AKSEL by Bank Kalsel.

Peserta yang dapat mengikuti program ini merupakan ASN dan PPPK penuh waktu yang memiliki rekening Bank Kalsel serta melakukan transaksi top up ShopeePay melalui AKSEL.

Peserta terbagi dalam dua kategori, yakni Existing AKSEL bagi pengguna yang telah melakukan aktivasi AKSEL sebelum periode program dan New AKSEL bagi pengguna yang melakukan aktivasi selama periode program berlangsung.

Persaingan peserta akan dinilai berdasarkan frekuensi top up terbanyak dan nominal top up tertinggi setiap bulannya.

Untuk kategori frekuensi, pemenang pertama memperoleh hadiah Rp2,5 juta, pemenang kedua Rp1,5 juta, dan pemenang ketiga Rp1 juta. Sementara untuk kategori nominal top up tertinggi, pemenang mendapatkan Rp1 juta.

Pemenang bulanan akan di-reset setiap bulan. Namun, peserta tetap memiliki kesempatan untuk bersaing memperebutkan hadiah utama atau Grand Prize “Si Paling Top Up”.

Grand Prize ditentukan berdasarkan akumulasi frekuensi top up terbanyak selama seluruh periode program. Juara pertama berhak mendapatkan Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta.

Bagi ASN dan PPPK yang belum menggunakan AKSEL, Bank Kalsel membuka kesempatan untuk segera melakukan pendaftaran dan aktivasi aplikasi tersebut sebelum mengikuti program.

Bank Kalsel juga menegaskan bahwa pemenang tidak dikenakan biaya dalam bentuk apa pun. Proses klaim hadiah akan diarahkan melalui kantor Bank Kalsel terdekat.

Melalui Top Up Race, Bank Kalsel tidak hanya menghadirkan program berhadiah, tetapi juga mendorong ASN dan PPPK untuk semakin terbiasa menggunakan layanan transaksi digital melalui AKSEL. [adv/riv]

Sebarkan
Continue Reading

Kalsel

Banjarmasin3 hari ago

Bootcamp Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan

BalainNews.com, BANJARMASIN슠 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Kalsel menggelar Bootcamp Duta Aksel 2026 untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan...

Ekonomi7 hari ago

Pemkab Tanbu Bekerja Sama dengan Bank Kalsel Siapkan Program Aksi Kredit Tanpa Bunga Bagi Pelaku Usaha Mikro

BalainNews.com, TANAH BUMBU Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu (Tanbu) tengah menyiapkan program Aksi Kredit Tanpa Bunga untuk memperluas akses permodalan...

Banjarmasin7 hari ago

UPZ Bank Kalsel Ucapkan Selamat Kepada BAZNAS Raih Prestasi Provinsi Terbaik

BalainNews.com, BANJARMASIN – UPZ Bank Kalsel mengucapkan selamat dam sukses kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang meraih prestasi sebagai...

Fashion1 minggu ago

Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show Meriah, Hadirkan UMKM HSS

BalainNews.com, KANDANGAN – Kegiatan Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show berlangsung meriah di Aula Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS). Acara...

Banjarmasin2 minggu ago

Bank Kalsel Dukung Konsolidasi Delapan BPR Milik Pemkab di Kalsel

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel siap mendukung konsolidasi delapan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Kalimantan Selatan...

Banjarmasin2 minggu ago

Tarif Papadaan Digulirkan, Dishub Kalsel Gandeng Aksel by Bank Kalsel

BalainNews.com, BANJARMASIN – Tarif Papadaan resmi diterapkan pada semua moda transportasi perkotaan, yang dikelola Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Dishub Kota...

Daerah3 minggu ago

Karhutla Handil Bakti Mengganas, Warga: Mana Peran dan Perhatian Bupati Batola

BalainNews.com, BARITO KUALA Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah titik kawasan Handil Bakti,...

Banjarmasin3 minggu ago

Hadiah Hingga Rp30 Juta Bagi Peserta Aktif Top Up ShopeePay Melalui AKSEL by Bank Kalsel

BalainNews.com, BANJARMASIN Bank Kalsel kembali mendorong peningkatan transaksi digital melalui aplikasi AKSEL. Kali ini, program Top Up Race khusus menyasar...

Banjarmasin3 minggu ago

10 Pemenang Pantung Challenge dari Bank Kalsel Dapat Hadiah 10 Tiket Nontong Pertandingan Barito Putera

BalainNews.com, BANJARMASIN – Bank Kalsel bersama klub sepak bola kebanggaan Banua, Barito Putera, telah resmi mengumumkan para pemenangnya kompetisi kreatif...

Banjarmasin3 minggu ago

Tiga Kesempatan Bunga Lebih Ringan 1%, Kredit Multiguna 3XTRA dari Bank Kalsel

BalainNews.com, BANJARMASIN – Kredit Multiguna 3XTRA 3 Kesempatan, Bunga Lebih Ringan! Punya rencana yang ingin diwujudkan? Saatnya manfaatkan Kredit Multiguna...

Populer